true story: dari bedinde jadi mevrouw

Kisah nyata ini terjadi di dalam suatu keluarga Kristen dari suku Ambon yang inggal di Bintaro  Jakarta Selatan. Semoga menjadi berkat buat rekan-rekan semua...
            
             Beberapa tahun lalu keluarga ini memiliki 2 orang pembantu yang satu bernama Iyem dan sudah agak lama bekerja di dalam keluarga ini, dan yang satunya bernama Atun dan baru 1 minggu bekerja di dalam keluarga ini. Keluarga ini adalah keluarga yang sungguh-sungguh dan taat dalam Tuhan. Di rumah mereka mengadakan persekutuan doa setiap minggu. seperti biasanya yang lazim dalam keluarga dari keturunan Ambon manise ini setelah selesai acara mereka mengadakan acara jamuan makan malam bersama seluruh yang hadir dalam persekutuan doa tersebut. Setelah 1 bulan bekerja dalam keluarga itu si Atun mulai tidak betah karena dia merasa terlalu capek karena setiap Rabu malam harus
bebenah cuci piring gelas dan beres2x rumah sampai larut malam setiap acara doa dan makan2x berakhir.
            Akhirnya dalam kelelahan si Atun ngerumpi dengan temannya si Iyem yang ternyata sudah menjadi orang Kristen karena sering diajak Nyonyanya utk ikut dalam PD tersebut. Kemudian apa yang dikatakan Atun kepada Iyem : Aku gak kerasan kerja disini apalagi sama orang Kristen, setiap minggu harus kerja ekstra seperti ini.
            
             Si Iyem dengan entengnya menjawab: "Tun dimanapun kowe kerjo yang namanya jadi pembantu ya seperti ini, pasti ada kekurangan dan kelebihannya, kalau aku sih sudah betah kerja di sini karena keluarga mereka sangat baik karo aku.
             Bagi aku yang penting majikan kita baik sama kita itu udah cukup Tun." Mendengar jawaban Iyem, Atun akhirnya berubah pikiran dan mau mencoba bertahan untuk tetap bekerja dalam keluarga ini.
            
             Hingga pada suatu saat PD itu berlangsung lagi akhirnya si Atun mencuri-curi dengar kotbah yang  disampaikan oleh seorang pendeta, sepintas dia mendengar Firman bahwa apapun yang kamu minta dalam nama Yesus, kalau kamu percaya dengan Iman maka kamu akan menerimanya dengan kata lain doamu akan terkabul.
Sampai larut malam si Atun gak bisa tidur dia terus bertanya sama si Iyem, "Yem apa bener Tuhan nya orang Kristen yang namanya Yesus itu Tuhan yang hidup dan kalau kita minta apa saja sama dia doa kita akan terkabul seperti yang dikatakan oleh Bapak Pendeta tadi?
Si Iyem menjawab, " Oh ya pasti itu.
Si Atun bertanya lagi, "Tapi kan aku sudah punya agama sendiri jadi gimana dong caranya supaya aku bisa doa kepada Yesusnya orang Kristen itu?"
            
             Si Iyem dengan polosnya menjawab : Begini aja lho, kalau kamu sholat 5 waktu kamu titip aja doamu itu kepada Tuhan Yesus, terserah mau gimana caranya kamu berdoa yang penting jangan lupa titip aja doamu itu sama Tuhan Yesus.
            
             Karena masih penasanan Atun bertanya lagi, jadi aku harus menghadap kemana dong (Kiblat) maksudnya, si Iyem manjawab terserah mau ke Barat, Timur, Utara, Selatan gak masalah. Karena masih terus terngiang  perkataan pendeta tadi akhirnya si Atun memberanikan diri bertanya lagi kpd Iyem: Yem, kalau aku minta  sesuatu kepada Yesus,
pasti terkabul ya, Yem? Karena  sudah mengantuk dan lelah Iyem balik bertanya: Atun, Atun, sebenarnya apa sih yang kamu mau minta? Begini lho jawab Atun: Kalau Tuhannya orang Kristen itu  Allah yang hidup aku cuma mau minta satu hal aja dalam hidupku, aku mau nasibku dirubah dari seorang pembantu menjadi seorang majikan! Itu saja kok, Yem.  Saking terkejut mendengar jawaban ini si Iyem sampai  melonjak terduduk dari  ranjangnya
kemudian berkata : Wah Tun kalo itu  permintaanmu, ya?..gimana ya? ya? sulit toh Tun, wong namanya pembantu kok mau jadi majikan. 
            Piye toh Tun. Kita ini kan  sama memang sudah nasibnya jadi pembantu ya sudah gak usah aneh aneh wis turu wae.
            
             Akhirnya mereka tidur, tapi dalam hatinya Si Atun sudah bertekad bulat bahwa mulai besok dia akan  titip doanya itu kepada Tuhannya orang Kristen, dan tekad itu benar2x dilaksanakan oleh Si Atun. Setiap kali dia melakukan sholat 5 waktu ditambah dengan  sholat Tahajud dia meminta kepada Tuhannya orang  Kristen supaya nasibnya dirubah dari seorang  pembantu bisa menjadi seorang majikan! Minggu demi  minggu,
bulan demi bulan dia lakukan itu dengan  tekun.
            
             Akhirnya tibalah Tuhannya orang Kristen membuka  jalan buat merubah hidup si Atun dari seorang  pembantu Bedinde menjadi seorang Mevrouw/ Nyonya.

             Ceritanya seperti ini:            
             Majikan mereka masih memiliki saudara di Belanda sana yang sudah puluhan tahun gak pernah ketemu, akhirnya minta dikirmkan foto keluarga, singkat cerita pada suatu sore tukang foto keliling yang biasa lewat di depan kompleks dipanggil utk membuat  foto keluarga yang akan dikirim ke Belanda. Pada saat berfoto tiba2x si Atun merengek
katanya,
"Nyonya, Atun boleh ikutan difoto bersama ya, akhirnya permintaan Atun dikabulkan oleh si Nyonya, nah dari foto keluarga itu cuma si Atun sendiri yang nyempil dewe, wis ireng gak karuan dan cuma giginya aja yang putih. Setelah jadi, foto langsung dikirim ke Belanda.

            Seperti biasanya dalam kebanyakan  keluarga dari suku Ambon, mereka  meletakkan  foto album keluarga di ruang tamu, hingga pada suatu  ketika mereka didatangi oleh teman baik mereka orang Belanda yang masih muda dan belum  berkeluarga begitu bolak balik album foto tiba2 dia  melihat foto keluarga yang dari Bintaro dimana  gambar si Atun terselip di dalam foto keluarga itu, entah kenapa semakin dilihat semakin si londo ini  kepincut sama si Atun, akhirnya dengan memberanikan diri dia bertanya siapa sebenarnya orang satu yang ada di dalam foto ini? 
            Temannya menjawab oh itu si  Atun staff dari keluarganya yang tinggal di Jakarta
            
             Yang bikin bungung gak karuan cowok londo itu  benar2 mabuk kepayang dan naksir berat sama si  Atun, akhirnya dia memberanikan diri utk mengirim surat ke Jakarta dan minta berkenalan dengan Si Atun.
            
             Si Atun yang tiba2 menerima surat dari Londo kaget setengah mati dan merasa gak pernah punya pen  friends di Londo sana, kok bisa tiba2x ada yang tau dan kenal dia? Singkat cerita mulailah terjalin hubungan surat menyurat yang berkelanjutan antara si Atun dan cowok Londo ini, akhirnya cowok itu janji akan datang ke Jakarta untuk melamar si Atun, kemudian setelah tiba di Bintaro, dia minta izin kpd majikan Atun utk mengajak Atun pulang kampung ke Tegal selama 2 hari karena akan melamar Atun, dan izin diberikan. Sampai di Tegal orang satu kampung gempar begitu melihat si  Atun pulang kampung dengan menggandeng seorang pemuda Belanda!!!
            
             Karena mendapat persetujuan dari orang tua si Atun dikampung akhirnya penikahan pun dilangsungkan, setelah itu si Atun diboyong ke Belanda.
            
             2 tahun kemudian si Atun kembali ke Jakarta dan berniat menginap di rumah majikan yang di Bintaro  tersebut, dia membawa suaminya dan membawa anak dari hasil perkawinan mereka yang di beri nama Erick Van Houten.di Bandara Atuns and Family dijemput oleh eks Mevrouwnya yang orang Ambon tsb.
            
             Begitu tiba dirumah eks Mevrouwnya itu si Atun langsung menuju kamar belakang di mana dulu dia  tidur bersama Iyem dan bermaksud untuk tidur di kamar itu, tapi Nyonya mantan majikannya melarang katanya Tun, kamu gak usah lagi tidur di belakang,  kami
sudah menyiapkan kamar tamu untuk kamu dan  keluargamu!
            
             Tibalah hari Rabu, seperti kebiasaan mereka mengadakan persekutuan doa di rumah tsb.

            Si Atun ikut dalam PD tersebut kemudian dengan air mata berlinang Atun bersaksi bahwa Yesus adalah Allah yang ajaib dan hidup, dia ceritakan cerita di atas secara singkat, bagaimana waktu itu selama 1 tahun dia bergumul meminta Tuhan untuk
mengubah nasibnya dari seorang Bedinde/Pembantu  menjadi seorang Mevrouw/ Nyonya dan hari ini dengan terisak-isak Atun menyaksikan segala apa yang  dialaminya dan Tuhan Yesus sudah menjawab doanya dan  mengubah nasibnya, hari itu juga Atun memberikan  dirinya untuk di Baptis dan menerima Yesus sebagai  Tuhan dan Allah nya. Dari seorang Atun Sriatun menjadi Nyonya Van Houten!!!

Sang Nyonya yang tidak mengetahui pergumulan si Atun waktu itu gak tahan dan menangis kemudian memeluk si Atun, semua yang  hadir dalam persekutuan doa tidak ada yang tidak menangis menyaksikan kebesaran dan karya Yesus dalam  kehidupan si Atun.
            
             Dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya  dari pada-Nya, karena kita menuruti segala  perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan  kepada-Nya.   
           
Nama Organisasi: Yayasan Tou Kawanua
Akte Pendirian: No. 11 Tgl. 8-Aug-2001
Notaris: Yoko Verra Mokoagow SH
NPWP: 02.100.478.3-003.000

Nama Account: Yayasan Tou Kawanua
Nama Bank: BCA Cabang Jakarta Menara Mulia
Account No.: 255-3018200 (IDR)

Website: WWW.TOU-KAWANUA.ORG


-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke