|
BRO WIEMPY QUOTE:
"Saudara kita kaum muslim menganggap Yesus (Isa)
hanya sebagai nabi, dan menyatakan bahwa seorang manusia tidak patut untuk
disembah sebagai Tuhan. Mereka mengira bahwa Yesus hanyalah manusia biasa, yang
berperilaku seperti manusia biasa, diutus untuk kaum israel saja dan tidak patut
untuk disembah. Walaupun dalam quran mereka tercatat kelebihan-kelebihan
yang sangat tak lazim dan tidak ada seorang manusia pun yang dapat disamakan
dengan Yesus, bahkan dengan muhammad sekalipun".
JAWAB: Itu benar, tapi itu persepsi
bahwa "Yesus adalah manusia" adalah persepsi atau tafsir dari pembacanya dan
tidak sesuai dengan apa yang tertulis di Al quran. Al quran
sebenarnya meninggikan Yesus, jauh lebih tinggi dari Nabi
Muhammad sekalipun sebagaimana yang Anda katakan. Ada banyak ayat di
Al quran yang menunjukkan bahwa Isa Anak Maryam adalah Oknum yang berkedudukan
sangat tinggi dan "bukan" dari kelompok manusia biasa. Beberapa contohnya
Al quran menyebutkan bahwa Isa dilahirkan dari rahim Maryam dengan cara
"dihembuskan dengan Roh". Bagaimana mungkin manusia biasa bisa dilahirkan
dengan cara seperti itu, contoh yang lain lagi adalah Isa merupakan imam besar
yang akan menjadi hakim atas dunia dan akherat. Mana ada manusia yang bisa
didudukkan menjadi hakim, bukan saja di dunia tetapi juga di
akherat.
Kitab Al quran sebenarnya juga sangat sering
mengutip ketika Allah bersabda dengan kata "KAMI". Di sini sebenarnya
sudah tergambar kesan "Trinitas", hanya saja sekali lagi persepsi atau tafsir
mereka mengatakan bahwa yang dimaksud dengan "Kami" adalah Allah dan para
malaikat-malaikat di surga. Mereka tetap berpegang pada ayat: "La illah
ilah Allah" yang berarti "Tiada allah lain selain Allah", yang pada akhirnya
membuat mereka mengambil kesimpulan Allah hanyalah Satu Oknum. Sebenarnya
sampai di sini konsep doktrin kita sebagai Kristen juga tidak terlalu jauh
berbeda, karena kita mengakui KEESAAN Allah (Tritunggal).
Yang pasti saya sangat mempercayai bahwa Allah juga
memiliki banyak mutiara-mutiara kebenaran pada umat-Nya di Timur (kaum Muslim,
tetapi muslim yang sejati dari keturunan Abraham bukan yang radikal yang
sebagian muncul saat ini).
Coba kita renungkan nubuatan nabi Yesaya yang satu
ini: "Kafilah unta yang besar akan datang dari Midian dan
Efah. Mereka akan datang dari Seba, membawa
emas dan kemenyan. Orang banyak akan
menceritakan kabar baik tentang apa yang telah diperbuat Tuhan! Semua
domba-domba Kedar dan Nebayot akan dibawa
kepadamu sebagai persembahan di atas mezbah yang akan menyenangkan
Tuhan. Tuhan akan menjadikan kaabah-Nya lebih mulia dari pada sebelumnya."
Yesaya 60:6, 7.
Coba perhatikan fakta-fakta sejarah di bawah
ini:
- Abraham memiliki beberapa keturunan dari Sarah
(yang akhirnya dari Ishak menjadi bangsa Israel dan kita sebagai "Israel
Rohani") dan Hagar (yang akhirnya dari Ismael menjadi orang-orang di Timur
Tengah dan pemeluk agama Islam yang hanif).
- Setelah Abraham meninggal dia mengambil Keturah
menjadi istrinya yang kemudian memberikan 6 putera baginya (keturunan Abraham
dari Keturah ini pun merupakan golongan yang sama dengan keturunan
Ismael).
- Keturunan Ismael adalah Nebayot,
Kedar, Abdeel, Mibsam, Misyima, Duma, Masa, Hadad, Tema,
Jetur, Nafisy, Kedma. Sedangkan keturunan dari Keturah adalah Zimran,
Yoksan, Medan, Midian, Isybak, Suah.
- Ismael adalah keturunan pertama Abraham, dia
dibawa lari oleh Hagar bukan karena diusir oleh Abraham, melainkan
karena takut kepada Sarah. Allah mengirimkan malaikat secara khusus
kepada Hagar untuk memberi nama kepadanya, Ismael artinya "Allah mendengarkan"
karena Hagar telah berkeluh-kesah kepada Tuhan. Itu menjadi peringatan
kekal akan kemurahan Allah kepada Hagar dan Ismael sebagai keturunan
Abraham. Allah berkata: "Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar."
Kejadian 17:20b.
- Adalah merupakan rencana Allah yang besar supaya
keturunan Abraham dapat bekerjasama untuk menghasilkan
perkara-perkara yang besar dalam pekerjaan-Nya, contohnya:
- Yusuf, putera dari Yakub (anak Ishak), pada waktu
dibuang oleh saudara-saudaranya justru ditolong oleh "orang-orang Midian",
bangsanya Ismael (lihat Kejadian 37).
- Musa yang melarikan diri dari Mesir justru dijaga
dan dipelihara oleh Jetro orang Midian (Keluaran 2). Kemudian Ayub pun
bukan orang Israel tetapi datang dari golongan ini (Ayub 1). Jetro dan
Ayub (Shu'aib dan Ayyub). Musa diajar tentang Allah yang Esa oleh anak
Timur.
- Pedagang di Timur yang menyediakan minyak dan
rempah-rempah untuk kepentingan perbaktian bangsa Yahudi di kaabah (Keluaran
30).
- Yusak (mewakili anak-anak Isak) dan Kaleb (nama
seorang Arab, mewakili anak-anak dari Timur) adalah 2 pemimpin yang membawa
bangsa Israel ke Tanah Kanaan.
- Balaam (seorang anak dari Timur) adalah orang yang
memberkati bangsa Israel ketika mereka akan memasuki Tanah
Perjanjian.
- Ratu Sheba (ratu dari timur) membawa hadiah kepada
Raja Salomo.
- Orang-orang Majus dari Timur membawa emas
(pengakuan Yesus sebagai Raja), kemenyan (pengakuan Yesus sebagai Imam
Besar) dan mur (pengakuan Kristus sebagai Juruselamat yang akan
mati).
- Orang Kristen menolong Nabi Muhammad pada awal
misinya, pamannya yang bernama Waraqah bin Naufal adalah seorang Kristen
Yahudi.
- Pengikut-pengikut Muhammad diselamatkan oleh raja
dari Ethiopia bernama Abesinia yang memeluk agama Kristen.
- Saling tolong menolong di padang gurun. Baik
pengungsi Yahudi maupun Kristen yang melintasi padang pasir akan disambut oleh
suku Arab di tenda-tendanya, bersama-sama mereka tetap menjunjung tinggi
tradisi yang luhur di semenanjung Arabia dan dikenal dengan sebutan
kaum "Hanifiyyah".
Ada di antara saudara-saudara kita kaum Muslim,
yang benar-benar muslim dan lurus. Mereka adalah sahabat-sahabat kita
dalam sesuai rencana Allah dalam menyelesaikan pekerjaan-Nya di
bumi. Mereka disebut Islam yang Hanif (yang
berarti "lurus").
Surah Al An'am 6:161 - "Katakan: Lihatlah! Bagiku,
Tuhanku telah membimbing aku di jalan yang lurus, agama yang benar, kaum
keluarga Ibrahim, yang lurus (hanif), dan bukan penyembah berhala."
Semoga masukkan ini ada manfaatnya.
Syalom.
Best regards,
R.D. Palandie
From:Wiempy [EMAIL PROTECTED]
Kenapa Allah harus menjelma
menjadi manusia?
Shalom,
Assalamualaikum,
Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan
Yesus,
Saudara kita kaum muslim menganggap Yesus (Isa) hanya sebagai
nabi, dan menyatakan bahwa seorang manusia tidak patut untuk disembah sebagai
Tuhan. Mereka mengira bahwa Yesus hanyalah manusia biasa, yang berperilaku
seperti manusia biasa, diutus untuk kaum israel saja dan tidak patut untuk
disembah. Walaupun dalam quran mereka tercatat kelebihan-kelebihan yang
sangat tak lazim dan tidak ada seorang manusia pun yang dapat disamakan dengan
Yesus, bahkan dengan muhammad sekalipun.
Di sisi lain, kita orang
Kristen, mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Ia datang kedunia dalam
rupa manusia untuk menebus segala dosa umat manusia, sehingga setiap orang
yang percaya kepadaNya dan menjadi pengikutNya tidak akan binasa (mengalami
siksaan kubur) melainkan akan memperoleh hidup yang kekal (menjadi warga
kerajaan Sorga).
Pihak muslim mengakui Yesus hanya sebagai ciptaan,
bukan Pencipta. Kamipun mengakui bahwa seorang manusia tidak dapat menjadi
Allah yang menciptakan langit dan bumi ini. Manusia tidak dapat menjelma
menjadi Allah. Tapi apakah Allah mampu menjelma menjadi manusia? Jikalau Allah
mampu, yang sesungguhnya tentu saja tidak ada yang mustahil bagi Allah, harus
ada alasan yang jelas. Inilah yang akan kita bahas pada tulisan
ini.
Untuk mengerti akan hal ini secara lengkap, kita harus flashback
di awal penciptaan. Sebelum Allah menciptakan manusia, Ia terlebih dahulu
menciptakan malaikat-malaikat. quran mengakui, setelah adam diciptakan,
malaikat-malaikat tsb diminta Allah untuk menyembah Adam.
Artinya mereka pun mengakui bahwa malaikat sudah
diciptakan sebelum manusia. iblis, tadinya adalah malaikat ciptaan Allah juga.
Nabi Yesaya mencatat bahwa karena iblis merasa paling indah dan hebat, ia
bersama dengan malaikat2 yang mengikutinya memberontak ingin merebut tahta
Allah. Lalu terjadilah peperangan di Sorga. Langit dan bumi menjadi hancur dan
iblis dan malaikat-malaikatnya dikalahkan dan dilemparkan dari sorga. Karena
iblis berdosa, yaitu telah menjadi sombong dan ingin menjadi allah, iblis
dihukum oleh Allah. Allah lalu menciptakan Alam Maut untuk menyiksa iblis
dan malaikatnya untuk suatu masa, dan pada akhirnya mereka semua akan
dibinasakan di dalam lautan api yang kekal.
Nah, setelah itu, Allah
menciptakan manusia. Adam adalah ciptaan Allah yang paling sempurna. Allah
memberikan kuasa kepada Adam untuk menjadi penguasa/kalifah di bumi ini. Adam
berkuasa atas segala mahluk ciptaan Allah, termasuk juga para malaikat. Allah
menempatkan Adam dan Hawa di Firdaus, yang letaknya berdekatan dengan Alam
Maut. iblis tidak senang akan hal ini. ia sangat membenci Allah dan masih
saja ingin mencuri kekuasaan Allah. Lalu ia menyamar menjadi seekor ular dan
menipu Adam dan Hawa untuk memakan buah yang telah dilarang oleh Allah untuk
dimakan.
Manusia pertama, Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa. Karena
mereka berdosa, kekuasaan milik manusia diambil alih oleh iblis. sekarang
iblislah yang menjadi penguasa dunia, atas segala mahluk di bumi, dan bahkan
malaikat Allah pun tidak bisa mengalahkan kuasa iblis. Allah lalu mengutuk
manusia dan mengusirnya dari Firdaus. Namun Allah tetap mengasihi manusia,
walaupun mereka berdosa. iblis melakukan dosa atas kehendaknya sendiri dan
tanpa penyesalan, sedangkan manusia berdosa atas bujukan iblis dan mereka
menyesal. Namun Allah tidak dapat begitu saja mengampuni dosa manusia, karena
sifat Allah adalah Maha Adil, artinya semua mahlukNya yang berdosa tetap harus
dihukum.
Lalu apa yang terjadi selanjutnya? Manusia, Adam dan Hawa,
telah menjadi mahluk yang berdosa, dan menjalani kehidupan di bumi, tubuh
mereka tidak lagi kekal, sehingga menjadi tua dan mati. demikian pula setiap
keturunan Adam. Semua manusia, mengalami akibat dari perbuatan Adam, yaitu
lahir di bumi, menjadi tua, lalu mengalami kematian. Itulah yang namanya
dosa asal, atau dosa warisan. Dosa warisan artinya bukan dosa yang sudah kita
miliki sejak lahir, melainkan akibat yang harus kita terima karena perbuatan
Adam dan Hawa.
Di sisi lain, iblis yang memperoleh kuasa dari manusia,
menjadi penguasa dunia dan Allah memberikan ijin kepada iblis untuk mencobai
manusia sampai iblis menerima hukuman terakhir. siksaan di Alam Maut akan
lebih ringan bagi iblis jika ada manusia yang mati dalam keadaan berdosa. Oleh
sebab itulah mengapa iblis begitu gencar untuk membuat manusia jatuh ke dalam
dosa. mereka mendapatkan kuasa untuk menyiksa manusia yang berdosa dan masuk
ke dalam alam maut.
Jika disimpulkan, semua manusia lahir di bumi,
berada dalam kuasa iblis, yang juga akan berusaha menjatuhkan manusia, supaya
manusia menjadi berdosa sampai mati dan kemudian disiksa iblis di alam maut,
sampai pada saatnya iblis dan malaikat2nya dan semua manusia berdosa akan
dibinasakan di lautan api. Wih, serem amat! Adakah jalan keluar bagi
manusia? Dalam sejarahnya, manusia tidak ada satupun yang luput dari dosa!
Allah tentu saja sangat ingin mengampuni orang-orang yang menyesal akan
dosanya, namun Ia pun harus tetap menjalankan Keadilan bahwa setiap dosa akan
mengakibatkan maut dan setiap orang berdosa yang mati akan masuk alam
maut.
Allah memiliki rencana, untuk mengampuni manusia dari
dosa-dosanya.
Ia mengatakan pada Hawa, bahwa suatu saat akan
ada keturunan perempuan yang akan meremukkan kepala ular, artinya akan ada
manusia yang bisa mengalahkan kuasa iblis, menang dari setiap godaan, dan
mengalahkan dosa! Lalu Allah membunuh seekor hewan dan memberikan kulitnya
untuk menjadi pakaian mereka. Allah mengajarkan bahwa akan ada seorang
penebus, yang akan rela menanggung dosa mereka, sehingga mereka bisa bebas
dari dosa.
Dapatkah hal itu terjadi? Rasa-rasanya tidak mungkin.
Seorang manusia, yang ketika lahir di bumi sudah harus tunduk pada kuasa
iblis, lalu selalu digodai iblis dengan berbagai cara selama ia hidup, dan
iblis memastikan bahwa tidak ada satupun yang boleh lolos dan menjadi penebus
umat manusia. Dalam sejarah manusia di alkitab, hampir2 tidak ada manusia yang
luput dari dosa. Tercatat hanya Henokh dan Elia yang diangkat ke sorga,
itupun tidak menjadi penebus, karena mereka tidak mati di dunia. Semua orang
pilihan Allah, yaitu Nuh, Abraham, Musa, Daud, Ayub, terbukti pernah melakukan
dosa, walaupun akhirnya mereka menyesali dan bertobat dari dosanya. Tidak ada
seorangpun yang sanggup menjadi Mesias, Al Masih, Kristus, orang yang diurapi
Allah untuk menjadi Juruselamat umat manusia.
Untuk itulah Allah harus
menjelma menjadi manusia. Allah mengutus FirmanNya, yang merupakan bagian yang
tak terpisahkan dari Allah, untuk menjelma menjadi manusia. Allah tahu bahwa
untuk menjadi manusia, Ia tidak boleh memakai kuasa dan wibawaNya sebagai
Allah, Allah tahu bahwa Ia harus lahir dalam rupa manusia biasa, hidup secara
manusia biasa. Dan sebagai Seorang Penebus, Allah tahu bahwa Ia harus mentaati
HukumNya sendiri (menjadi seorang hamba), hidup dalam keadaan tanpa dosa, dan
harus menanggung penderitaan sebagai seorang yang terhukum, yang terkutuk,
yaitu mati di atas kayu salib.
Dapatkah seorang manusia biasa mati di
kayu salib? Ya, tentu dapat. Namun, dapatkah seorang yang hidup tanpa dosa
mati di kayu salib? Jawabannya: Hanya Yesus yang dapat. Atau lebih jelas
lagi, seseorang yang berdosa mengalami kematian, tentu ini adalah hal yang
biasa. Tetapi, seorang manusia yang tanpa dosa, tidak layak untuk mati, bahkan
mati dalam keadaan layaknya orang berdosa. Adam yang pertama mati karena
berdosa, sedangkan Adam yang kedua (Sebutan untuk Yesus) mati dalam
keadaan tidak berdosa.
Apakah Yesus mati di kayu salib dan tidak
terjadi apa-apa setelahnya? Tidak, Yesus telah bangkit dari kematianNya
dalam tubuhNya yang kekal, tidak dapat binasa. Ia menyatakan pula bahwa segala
kuasa di bumi dan di Sorga adalah milikNya. Mengapa bisa terjadi demikian?
Saya jelaskan. Saat Yesus mati, JiwaNya dibawa ke Alam Maut. Namun disana
Ia justru mengalahkan iblis dan merebut kembali kuasa yang iblis curi dari
adam sehingga ia bisa menguasai dunia ini. Kenapa iblis bisa dikalahkan? sebab
tidak ada alasan bagi iblis untuk mendakwa Yesus, karena Yesus tidak
memiliki dosa! Karena Yesus sebagai manusia telah hidup di bumi tanpa dosa,
maka Ia berhak menerima kembali kuasa yang telah iblis curi. Selama tiga hari
Ia berada dalam alam maut untuk merebut kuasa iblis, memberitakan
keselamatan dari Allah, dan membebaskan tawanan yang telah dibenarkan oleh
Allah, yaitu orang2 yang beriman bahwa Juruselamat akan datang untuk menebus
manusia dari dosa-dosanya.
Karena satu orang manusia, yaitu Adam, jatuh
kedalam dosa, mengakibatkan seluruh manusia tunduk dalam kuasa dosa, menjadi
hamba dosa, maka, oleh satu manusia pula, yang telah mengalahkan dosa, yaitu
Tuhan Yesus Kristus, setiap orang yang percaya kepadaNya akan turut
dibenarkan, dan berhak menjadi anak-anak Allah, ahli waris kerajaan Sorga,
kembali ke pangkuan Bapa di Sorga. Oleh karena itu, PERCAYALAH KEPADA YESUS!
DIALAH ALLAH YANG TELAH MENYELAMATKANMU! DIALAH TUHAN DAN SANG JURUSELAMAT!
DIA YANG TELAH MENANGGUNG DOSA-DOSAMU DAN MENEBUSMU DENGAN
SEMPURNA.
Bagaimanakah keadaan orang yang mati dalam keadaan percaya
kepada Yesus dan sudah bertobat? Tubuh mereka tentu harus binasa karena pernah
melakukan dosa, namun jiwa dan roh mereka akan memiliki tubuh sorgawi, tubuh
kekal dan penuh kemuliaan, karena setiap orang yang mengakui Yesus,
dosa-dosanya telah diampuni, dan orang yang hidup dalam Kristus akan semakin
dijauhkan dari tabiat atau keinginan untuk berdosa, menang atas segala setan,
kutuk, penderitaan, sakit penyakit, dan bahkan maut. Sebab setiap orang yang
mati di dalam Kristus akan turut pula dibangkitkan bersama dengan
Kristus.
Akhir kata, kembali saya ingatkan, kenapa Allah harus menjelma
sebagai manusia? Jawabannya:
"KARENA BEGITU BESAR KASIH ALLAH AKAN
DUNIA, SEHINGGA IA TELAH MENGUTUS PUTRANYA YANG TUNGGAL, SUPAYA SETIAP
ORANG YANG PERCAYA KEPADANYA TIDAK AKAN BINASA, MELAINKAN MEMPEROLEH HIDUP
YANG KEKAL." (YOHANES 3:16)
TUHAN YESUS MEMBERKATI.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|