|
From: [EMAIL PROTECTED]
NYANYIAN BARU "Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu [144,000] orang yang telah ditebus dari bumi itu." (Wahyu 14:3) Pertama-tama angka 12 di dalam Alkitab menunjuk kepada "kepenuhan" (fullness), seperti misalnya ada 12 suku Israel dalam Perjanjian Lama dan ada 12 rasul dalam Perjanjian Baru (total 24 tua-tua). Dan angka 144,000 (12 x 12,000) adalah bukan jumlah yang sebenarnya, tetapi ini adalah suatu angka simbolik. Angka ini menunjuk kepada jumlah kepenuhan dari seluruh bangsa --Israel rohani-- yang diselamatkan selama era Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (Ulangan 33, Kejadian 49). Kemudian setelah 144,000 orang ini diselamatkan (akhir dari era Perjanjian Baru dan masa gereja), dimulailah "masa siksaan [rohani] yang dahsyat", dimana dari masa siksaan rohani ini akan muncul "kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung jumlahnya" dan mereka menyanyikan nyanyian dari Injil Kasih Karunia yang berkata bahwa keselamatan hanya berasal dari Allah dan semua pujian atas karya keselamatan hanya diberikan kepada Allah saja. Di Wahyu 7:9-12 kita baca demikian: "Kemudian dari pada itu [yaitu setelah 144,000 orang diselamatkan] aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba! Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah, sambil berkata: "Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!" Kita mengetahui bahwa angka 144,000 menunjuk kepada bangsa Israel rohani karena di Wahyu pasal 7 ini ada disebutkan bahwa angka ini adalah jumlah dari "semua suku keturunan Israel" (12 suku), tetapi suku Dan dan suku Efraim tidak disebutkan, sedangkan suku Efraim adalah suku yang terbesar. Jadi, jumlah ini adalah jumlah rohani dari semua orang-orang percaya yang diselamatkan dimana secara rohani pada dahi mereka ada tertulis nama Allah-nya, yaitu Yesus Kristus (Yohanes 17:11b). Di Wahyu 14:1 kita baca demikian: "Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya." [Dalam Alkitab versi King James pada akhir dari ayat ini hanya ada tertulis "nama Bapa-Nya", disitu kita baca: "And I looked, and, lo, a Lamb stood on the mount Sion, and with him an hundred forty and four thousand, having his Father's name written in their foreheads."] Tanda rohani ini adalah berbeda dengan tanda rohani yang dimiliki oleh orang-orang yang belum diselamatkan. Semua orang yang belum diselamatkan mempunyai tanda rohani "666" di dahi atau di tangan mereka (Wahyu 13:16). Dan di dalam Alkitab angka 6 menunjuk kepada "pekerjaan" (Injil Pekerjaan), dimana itu berarti mereka masih belum mempercayai Injil Kasih Karunia (Injil Anugrah), dan "kehendak" mereka masih diserahkan kepada kerajaan gelap. Pada kenyataannya semua agama-agama lain percaya kepada "Injil Pekerjaan", dan mereka diajarkan bila anda berbuat ini atau itu, tidak berbuat ini atau itu, dan mengaku ini atau itu, maka anda sudah diselamatkan. Tetapi ajaran ini tidak sesuai dengan Injil Kasih Karunia dari Alkitab. Injil Alkitab mengajarkan bahwa keselamatan yang sejati terjadi 100% karena kehendak dan jadwal Tuhan (yaitu terjadi secara rohani), hal ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pekerjaan apapun yang dapat dilakukan sendiri oleh manusia bagaimanapun terlihat baik, suci atau alkitabiahnya pekerjaan tersebut (yaitu terjadi secara jasmani). Dalam kata lain tidak ada pra-syarat apapun juga yang harus dilakukan sebelum keselamatan dapat terjadi. Kemudian kita melihat bahwa 144,000 orang yang sudah diselamatkan ini menyanyikan suatu "nyanyian baru" yang tidak dapat dipelajari oleh orang lainnya. Nyanyian apakah itu? Di dalam Alkitab ungkapan "menyanyi" atau "bernyanyi" secara rohani sangat-sangat berhubungan dengan "bernubuat" (menyatakan firman Tuhan) untuk mengagungkan nama Tuhan. Dalam kitab Mazmur 40:3-4, raja Daud dibawah inspirasi dari Allah Roh Kudus berkata demikian: "Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN. Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN [yaitu kepada Firman Tuhan, Alkitab], yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!" Ini berarti Tuhan menempatkan nyanyian ini di dalam mulut semua umat Kristen. Kita menemukan referensi lainnya tentang hal ini dalam kitab Mazmur 96:1-13 yang mengutip dari 1 Tawarikh 16:23 dimana kita baca demikian: "Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib [yaitu mujizat dunamis] di antara segala suku bangsa. Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah. Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit. Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya. Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! [Yerusalem rohani] Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran." Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan TUHAN, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya." Perhatikan bahwa "perbuatan ajaib" yang dimaksud disini bukan menunjuk kepada "tanda-tanda mujizat yang mengherankan" (simeon - Matius 24:24), tetapi ini menunjuk kepada mujizat yang terbesar, yaitu "mujizat keselamatan" (dunamis). Mujizat ini adalah kekuatan terbesar yang pernah ada di alam semesta ini karena mujizat ini dapat memberikan hidup yang kekal kepada jiwa-jiwa yang tadinya mati secara rohani. Jadi "nyanyian" ini secara rohani adalah bukan seperti nyanyian duniawi yang digunakan untuk memuaskan hawa nafsu manusia, tetapi secara rohani orang-orang yang percaya bernyanyi dalam arti mereka mereka bernubuat. Dan nyanyian baru ini adalah pujian kepada Tuhan karena rencana keselamatan-Nya yang indah dan kemenangan-Nya terhadap Iblis. Itulah sebabnya di Wahyu 15:3 kita membaca demikian: "Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah [kitab-kitab Perjanjian Lama], dan nyanyian Anak Domba [kitab-kitab Perjanjian Baru], bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!" Nyanyian ini hanya bisa dimengerti oleh orang-orang yang percaya karena ini adalah nyanyian keselamatan. Sedangkan orang-orang yang tidak percaya belum pernah mengalami keselamatan, sehingga mereka tidak mengerti dan kurang menghargai karya Kristus pada peristiwa kayu salib. Dan ketika hari penghakiman tiba bahkan semua orang yang tidak percaya akan sujud menyembah Kristus (Filipi 2:10-11), tetapi pada saat itu sudah terlambat untuk bertobat dan menaruh percaya mereka kepada Kristus. Mereka tidak sempat mempelajari nyanyian baru untuk puji-pujian atas keselamatan. Di Kolose 3:16 Alkitab berkata demikian: "Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu." Dan "nyanyian baru" ini juga menggaris-bawahi peran dari kepatuhan --yaitu inti dari kasih-- yang terbentuk dari keinginan yang jujur, sungguh-sungguh dan terus-menerus dari umat Kristen untuk mematuhi perintah-perintah Alkitab baik di dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan (Yohanes 14:15). For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea (Habakkuk 2:14) May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit, Setiawan ==================================================
From: [EMAIL PROTECTED]
Salam Perkenalan Salam perkenalan.. Nama saya Elita, saya anggota keluarga besar Air Hidup. Saya mempunyai anak asuh Kristen (wanita) yang saya sekolahkan sejak kelas 2 SMP, dan sekarang telah berusia 21 th. Dia lulusan Surabaya Hotel School jurusan tataboga, bertalenta di bidang memasak, dan pernah bekerja di sebuah restoran steak di Surabaya sebagai Cook. Sayang tidak lama kemudian restoran itu tutup sehingga dia di-PHK. Sudah 9 bulan semenjak itu dia melamar ke sana-sini, tidak satupun yang menerima dia bekerja, padahal dia melamar ke beberapa jenis usaha dan bagian, tidak terpatok pada bidang masak-memasak/restoran. Maka menganggurlah dia sampai hari ini. Beberapa hari yang lalu dia mengatakan bahwa sudah jenuh dengan kehidupannya, dan dia memutuskan untuk bekerja di Kalimantan sebagai Babysitter dengan janji gaji Rp 800.000,- Saya sebenarnya tidak setuju karena tempat itu jauh dan saya tidak yakin dia cocok sebagai Babysitter. Selain itu saya mengkuatirkan keadaan di sana, apakah dia masih bisa berbakti kepada Tuhan Yesus, mengingat belum tentu dia masuk ke keluarga Kristen dan sama sekali tidak mengenal keadaan luar pulau. Saya juga tidak tahu bagaimana kualitas yayasan penyalur tenaga kerja yang dia masuki, padahal dia mentah pengalaman hidup dan jauh dari jangkauan kami yang di Surabaya (keluarga besar Air Hidup). Anak ini nampaknya sudah tertekan dan jenuh dengan kehidupannya. Kami sendiri prihatin tetapi tidak dapat memberikan pekerjaan untuknya, karena beberapa penawaran kerja nampaknya tidak cocok. Saya sedang bergumul supaya kalau memang Tuhan ijinkan, dia tidak usah pergi jauh, melainkan mendapat kerjaan di Surabaya saja supaya kami tetap dapat memantau kerohaniannya, mengingat dia juga masih labil. Maka pada kesempatan ini saya memohon bantuan Saudara-saudara seiman, barangkali ada yang terbeban dan bisa memberikan pekerjaan pada anak asuh tersebut di kota Surabaya. Pekerjaan tidak terlalu pilih-pilih, asalkan tidak terlalu spesifik yang membutuhkan keahlian khusus, dan tidak membutuhkan penampilan badan yang ideal, mengingat latar belakang pendidikannya dan pengalaman kerja yang sangat minim, dan figur badan yang cenderung gemuk. Siapa tahu ini adalah jawaban doa Tuhan bagi kami melalui Saudara sekalian. Jika memang ada informasi itu mohon dapat dijawab melalui email address ini (UP Elita) atau langsung ke email address saya: [EMAIL PROTECTED] Terima kasih atas perhatian Saudara sekalian, kiranya Tuhan Yesus senantiasa memberikan damai sejahtera bagi Saudara dan kami semua. Salam dalam kasih Kristus, Elita -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- YAHOO! GROUPS LINKS
|

