|
From: sunanto choa
Memberhalakan Tuhan
Oleh: Sunanto Yoh 6:26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat
tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu
kenyang.
Pada satu waktu di dekat danau Tiberias orang
banyak berbondong-bondong mengikut Yesus sebab melihat mujizat-mujizat
penyembuhan terhadap orang sakit. Sekitar lima ribu orang laki-laki belum lagi
ditambah perempuan dan anak-anak mengikuti Yesus.
Lalu terjadilah sebuah kisah mujizat yang sangat disukai oleh anak sekolah minggu yaitu Yesus memberi makan lima ribu orang hanya dengan lima ketul roti dan dua ekor ikan. Bayangkan hanya dengan lima roti dan dua ikan cukup untuk memberi makan ribuan orang bahkan sisa dua belas bakul. Jika saja sekarang Yesus hidup di Indonesia maka pasti Dia akan dicari dimana-mana sebab banyak orang yang sedang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Ketika orang banyak itu melihat mujizat yang telah diadakan-Nya, mereka berkata: "Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia." Saya percaya melihat mujizat sedasyat itu pasti anda juga akan tercengang dan percaya bahwa Yesus benar-benar utusan Allah. Setelah melihat semua mujizat yang telah Yesus
lakukan maka orang-orang ingin menjadikanNya sebagai raja mereka.
Mungkin ada dalam pikiran mereka, bukankah enak jika punya raja seperti Yesus ? Jika ada yang sakit tinggal minta tumpangin tangan, jika lagi masa paceklik tinggal minta Dia memperbanyak bahan makanan, pokoknya serba menguntungkan deh. Oh Yesus Yesus bukannya malah menikmati pujian dan pengagungan dari orang banyak, malah Dia menyingkir ke atas gunung. Kemudian Dia pergi ke daerah Kapernaum untuk menghindari orang banyak itu. Orang banyak tidak mau menyerah, mereka terus
mengejar Yesus sampai ke Kapernaum.
Kelihatannya mereka merupakan orang yang haus dan berani bayar harga untuk mendengar pengajaran Yesus. Tetapi Yesus tidak dapat ditipu oleh orang banyak ini sebab Dia tahu mereka mencarinya hanya untuk mendapatkan makanan ( berkat ). Yesus sengaja mengatakan perkataan yang keras untuk mengusir orang banyak yang mempunyai motivasi salah ini. Alkitab mencatat mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. Bagi Yesus banyak tidaknya orang yang mengikuti Dia bukanlah ukuran kesuksesanNya sebab bagi Dia yang terpenting adalah melakukan kehendak Allah. Yesus tidak seperti kebanyakan pemimpin yang ada dimana berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan pengikutnya bahkan sampai mencuri domba orang lain. Buat apa punya pengikut yang banyak tetapi semuanya mempunyai iman yang palsu alias hanya mau mendapatkan keuntungan dari mengikuti Yesus. Orang yang mengikut Yesus hanya untuk mendapatkan keuntungan pasti akan goncang imannya saat masa sulit dan penganiayaan datang. Saudaraku, mohon maaf bila saya mengatakan bahwa
orang Kristen yang percaya Yesus hanya untuk mendapatkan keuntungan maka mereka
telah menyamakan gereja dengan gunung kawi.
Jika kita percaya kepada Tuhan hanya supaya hidup makmur, sehat dan aman maka apa bedanya dengan pergi ke gunung kawi ? Tanpa disadari banyak orang Kristen yang telah memberhalakan Tuhan dalam hidup mereka. Ah yang benar saja masak sih kita bisa memberhalakan Tuhan ? Seorang hamba Tuhan yang melayani di Singapura menceritakan bagaimana dia bertemu dengan seseorang yang mengaku sudah percaya kepada Yesus. Lalu hamba Tuhan ini bertanya mengapa anda mau percaya kepada Yesus ? Begini Pak Pendeta sayakan dulunya menyembah dewa ( god ) dan pergi ke klenteng. Seminggu sekali saya pergi ke klenteng untuk memohon kepada tuhan saya agar hidup saya makmur, sehat dan aman. Sebelum mengambil dupa saya harus membayar sejumlah uang kepada pengurus klenteng agar bisa menyembah tuhan saya. Lalu seorang tetangga saya yang kristen menceritakan bahwa dia bisa memohon kepada tuhannya tanpa perlu membayar terlebih dahulu. Setelah saya pikir-pikir maka lebih menguntungkan untuk menyembah tuhannya tetangga saya sebab tidak perlu membayar untuk menaikkan permohonan. Sikap seperti inilah yang dinamakan memberhalakan Tuhan dimana seseorang datang kepada Tuhan hanya untuk mendapatkan keuntungan. Saya tidak tahu mengapa pengajaran yang mengajarkan
bahwa datanglah pada Yesus maka Dia akan memberkati dan membuat hidup anda
menjadi mudah berkembang sedemikian menjadi sangat populer.
Padahal alkitab tidak pernah mengatakan bahwa dengan mengikut Yesus hidup akan menjadi lebih mudah. Yesus jelas-jelas mengatakan bahwa barangsiapa yang ingin mengikutiNya harus meninggalkan segalanya dan siap untuk menderita bersamaNya. Tinggalkan dunia, pikul salibmu dan menyangkal diri lalu ikutlah Aku demikian kata Yesus kepada setiap orang yang ingin menjadi muridNya. Memang benar Tuhan menjanjikan kebahagiaan kepada umatNya namun kebahagiaan itu bukanlah yang berasal dari dunia. Tuhan menjanjikan kebahagiaan ilahi kepada setiap orang yang mau mati terhadap dunia dan keinginan daging. Mungkin anda berkata ada ayat yang berkata sesungguhnya setiap orang yang karena Kerajaan Allah meninggalkan rumahnya, isterinya atau saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya,akan menerima kembali lipat ganda pada masa ini juga, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. Itu memang benar namun perhatikan kita harus lebih dahulu meninggalkan dan mati terhadap dunia baru kemudian akan menerima balasan. Serahkan dahulu hidup anda sepenuhnya kepada Tuhan dan biarlah kuasa salib mematikan manusia lama anda kemudian baru anda siap untuk menerima berkat yang melimpah dari Tuhan . Mari kita jadikan Tuhan benar-benar sebagai Tuhan ( kurios ) yaitu penguasa tunggal yang memerintah dan berkuasa atas seluruh aspek hidup kita ! ====================================================
From: sunanto choa
Orang Kaya
Sukar Masuk Ke dalam Kerajaan Sorga
Oleh : Sunanto Matius 19:23-24 Yesus berkata kepada
murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang
kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga .Sekali lagi Aku berkata kepadamu,
lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk
ke dalam Kerajaan Allah."
Karena gemar membaca maka saya sangat suka
mengunjungi toko buku baik yang umum atau yang rohani kala ada waktu
senggang.
Saya mengamati belakangan ini banyak sekali buku-buku best seller yang bertemakan bagaimana cara untuk menjadi sukses dan kaya baik itu dari karya penulis luar atau lokal. Peminat buku-buku motivational tersebut sangat banyak sehingga para penerbit berlomba-lomba untuk menerbitkan buku semacam itu. Tidak semua isi buku-buku motivational tersebut tidak benar tapi kita perlu berhati-hati untuk tidak terjebak dengan dorongan untuk mengejar kekayaan duniawi ini yang sebenarnya bukan akan membahagiakan kita melainkan akan menyengsarakan. Kekristenan jelas tidak melarang pengikutnya untuk
menjadi kaya , bahkan ada beberapa pahlawan iman dalam Alkitab seperti Abraham
dan Ayub kaya secara materi.
Yesus tidak mengatakan orang kaya tidak bisa masuk Kerajaan Surga melainkan sukar sekali masuk ke sana. Orang muda yang kaya itu sangat sedih ketika Yesus memintanya untuk menjual hartanya dan memberikan semuanya pada orang miskin sebab hartanya sangat banyak. Orang muda ini sebenarnya bukanlah orang kaya yang jahat melainkan orang kaya yang soleh dan taat beragama sebab ia berkata telah melakukan semua isi hukum taurat. Akan tetapi ia sulit untuk melakukan apa yang Yesus minta bila ingin mengikutiNya karena harta duniawi yang banyak itu telah menjeratnya. Murid-murid Yesus seperti Andreas, Petrus, Yohanes dan Yakobus lebih mudah untuk mengikut Yesus sebab mereka merupakan nelayan yang biasanya relatif miskin. Sekitar dua atau tiga dasarwarsa lalu pekerjaan
Pendeta kurang begitu diminati sebab identik dengan profesi yang miskin dan
menderita.
Namun sekarang ini menjadi profesi yang banyak diminati sebab telah berubah statusnya dimana identik dengan profesi yang menghasilkan kekayaan dan mobil mewah. Bahkan bila ada Pendeta yang miskin maka dianggap tidak rohani dan kena kutuk. Jangan salah paham, saya tidak bermaksud mengatakan seorang Pendeta harus hidup miskin dan menderita. Tetapi jangan mengasosiasikan kemiskinan dengan kutuk sebab jemaat Smirna yang merupakan jemaat yang dipuji oleh Tuhan itu justru mereka dalam keadaan miskin dan menderita ( Why 2:9 ). Tuhan tidak memerintahkan jemaat ini untuk melepaskan diri dari kutuk walaupun mereka miskin dan menderita. Sebaliknya Tuhan memuji mereka karena tekun dan setia sampai mati sehingga Ia akan mengaruniakan kepada mereka mahkota kehidupan. Hanya dua jemaat dari tujuh jemaat yang dikirimi surat yaitu jemaat Smirna dan jemaat Filadelfia yang dipuji tanpa ditegur oleh Tuhan. Hal ini jelas menunjukkan kemiskinan dan penderitaan bukanlah sebuah kutuk atau sesuatu yang tidak dikenan oleh Tuhan. Leonard Ravenhill ( sahabat A.W Tozer ) pernah
mengatakan Tuhan tidak pernah akan menjadi segalanya dalam hidup kita jika bukan
Dia hanya satu-satunya hal yang kita miliki.
Itulah mengapa Yesus mengatakan orang kaya sukar sekali masuk ke dalam kerajaan Sorga sebab hartanya yang banyak menjerat mereka untuk menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan. Untuk bayar perpuluhan tentu tidak sukar, untuk menyumbang pelayanan misi/pembangunan gereja tentu tidak sukar, untuk melayani tentu tidak sukar tetapi untuk menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan orang kaya lebih sulit daripada orang miskin. Bukannya tidak bisa melainkan akan lebih sulit dibanding orang yang tidak punya banyak kekayaan. Melalui tulisan ini saya tidak bermaksud meminta
dan mendorong anda untuk hidup miskin dan menderita. Saya juga tidak menyarankan bagi anda yang kaya untuk menjual harta dan membagikannya kepada orang miskin kecuali bila Tuhan memimpin anda melakukannya. Hal yang saya ingin tekankan adalah jangan mengasosiasikan kemiskinan dengan kutuk. Janganlah mengejar kekayaan dunia ini sebab hal itu justru akan mendatangkan kehancuran pada diri anda. Mari fokuskan hidup kita pada Tuhan sehingga dari waktu ke waktu hidup kita semakin diubahkan menjadi serupa dengan gambaranNya. Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya Bukankah setiap kita satu waktu pasti akan mati dan meninggalkan dunia ini walau sekaya apapun ? Semua harta yang kita miliki di dunia ini akan kita tinggalkan bila kita mati kecuali karakter Kristus yang akan kita bawa sampai kekekalan. Oleh karena itu marilah kita berlomba-lomba untuk menjadi kaya secara rohani yaitu kaya dalam hal memiliki karakter Kristus ! -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|

