|
From: Daniel Alamsjah
Pendoa
Syafaat
Biasanya pendoa-2 syafaat sering dilupakan oleh orang dalam suatu kegiatan kerohanian, karena perannya dibelakang layar dan sering tugas yang satu ini dilupakan orang, padahal pendoa syafaat memegang andil besar dalam keberhasilan suatu kegerakan atau misi yang akan dijalankan, misalkan dalam suatu penginjilan daerah baru, pendoa syafaat diumpamakan dalam medan perang adalah spion-2 yang diterjunkan kedaerah musuh untuk lebih dahulu menguasai permedanan lawannya, dia menguasai dan menyerang daerah lawan, berada di-tengah2 musuh, penghubung dengan Panglimanya untuk menguasai daerah musuh dan sekaligus menjadi pendamai. Pendoa Syafaat adalah Kawan Sekerja Allah, Tuhan ingin bekerja sama dengan kita untuk mencapai tujuannya agar setiap manusia dapat diselamatkan! Oh betapa luar biasa Tuhan kita !, kita dianggapnya sebagai mitra kerjaNya, Dia tidak memandang kita berlatar belakang berpendidikan atau tidak, Dia hanya melihat hati dan kerinduan kita, apakah kita mengasihi Dia yang telah berkorban utk kita? dan Tuhan berkata Dan barang siapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-KU dan AKU pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKU kepadanya (Yohanes 14 : 21b), pertanyaannya sekarang apakah kita mengasihi Dia??? Kalau jawaban Saudara ya turutilah perintahNya (Yohanes 14: 15), dan Tuhan pasti akan menyatakan diriNya dalam kehidupan Saudara dan memberikan hati yang mengasihi orang lain, baik untuk didoakan agar orang yg didoakan itu diselamatkan, dan kita diperintahkan juga untuk berdoa tak-putus2nya bagi saudara2 kita dan orang2 Kudus (Efesus 6 : 18-19)., dan Saudara telah menjadi Kawan Sekerja Allah, dan Tuhan akan membukakan rahasia2 dan memberitahukan hal-2 yang kau tidak ketahui (Yeremia 33:3) Ketika Saudara mulai merasakan beban atau kebutuhan utk berdoa bagi seseorang , maka yakinlah bahwa Tuhan Yesus/Roh Kudus ada mempunyai rencana atas keselamatan orang tsb.. dengan membuat Saudara menjadi Mitra dalam doa akan membuat dampak yg berpengaruh atas orang yg didoakan utk diselamatkan. Tindakan Pendoa Syafaat adalah untuk : a. Peperangan : Berhadapan dengan setan, dan menguasainya dalam nama Tuhan Yesus Kristus mewakili orang atau daerah yang kita doakan. b. Mengerang : Berhadapan dengan Bapa Surgawi mewakili seseorang melalui ratap tangis, berdoa , memohon untuk seperti orang tsb. Pengaruh dan Kuasa seorang pendoa syafaat : Pendoa syafaat sejati selalu datang menghadap Tuhan mewakili orang2 lain Aku mencari ditengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahan negeri itu dihadapanKU, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi AKU tidak menemuinya. Yehezkiel 22 : 30 Didalam Alkitab perjanjian lama ada contoh seorang tokoh Abraham sebagai pendoa syafaat untuk menyelamatkan kota Sodom dan Gomora, bagaimana Abraham tawar menawar dengan Allah yang hendak membinasakan kedua kota tsb., Disini kita dapat mengetahui betapa Allah
menghargai seorang Pendoa Syafaat, walaupun toh Sodom dan Gomora achirnya
dihancur leburkan oleh Allah karena disana tidak ada orang benar kurang
dari 10 orang, dan Allah sebelumnya membuka rahasia rencanaNya utk
memusnahkan
kedua kota tsb. kepada Abraham /pendoa syafaat (Kejadian 18 : 17), jadi sangatlah mulia seorang pendoa syafaat dihadapan Tuhan, yang membuat Tuhan berpikir dan membicarakan rahasia2 rencanaNya pada pendoa syafaat. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa IA, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. Kita tahu sekarang , bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikn bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah (Roma 8 : 27-28). Bagaimana doa-2 syafaat dipanjatkan dan tepat sasaran : a. Doa syafaat harus mengalir keluar dari hati yang terjalin dengan Allah secara terus menerus sebagai pekerjaan runtinitas yg perlu dikerjakan karena Tuhan yg menaruh beban2 doanya dengan tidak jemu2nya. b. Doa syafaat bukan Pertemuan Doa seperti yang biasa dalam event2 KKR hanya tampak ceremonial saja, Tetapi Gaya Hidup yang mempunyai hubungan dengan Tuhan Yesus sebagaimana Dia sedang berdoa syafaat Kepada Bapa menjadi perantara antara manusia dengan Bapa Surgawi (Roma 8 : 34) c. Doa syafaat adalah kemitraan dengan Tuhan Yesus bukan pertunjukan seperti dalam concert doa, dan berdoa atas Apa yang menjadi pikiran Roh Allah, tidak tergantung pada berapa lama kita berdoa, atau pakai metode2 utk berdoa. d. Pendoa sejati mulai dari dalam hati Bapa yg ditanamkan kedalam pendoa syafaat melalui Roh Kudus(Roma 8 : 26). e. Pendoa Syafaat sejati adalah seorang pendamai Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai (Yakobus 3 : 18). Mari kita jadikan doa sebagai Gaya Hidup orang percaya, minta kepada Roh Kudus untuk menuntun kita dalam doa, agar Tuhan menyingkapkan rahasia2 yang direncanakan untuk negeri kita ini, kita mulai berdoa untuk Saudara2, orang tua, Tetangga dan teman2 terlebih mereka yang belum mengenal Tuhan Yesus. Tuhan memberkati! Pondok Doa Bukit Rhema Borobudur. Website : http://bukitrhema.multiply.com ====================================================
From: MANG UCUP
Buta itu Cinta ! Ini bagi saya merupakan berkat yang sangat indah, karena kita bisa menikmati karunia melihat ini semuanya, apakah Anda bisa membayangkan bagaimana kalau kita dilahirkan dalam keadaan buta? Hidup kita dalam kegelapan terus-menerus? Jangankan gelap terus menerus, lampu mati satu jam saja kita sudah bingung! Ada seorang mahasiswa yang ingin mencoba bagaimana rasanya menjadi orang buta? Kesulitan apa saja yang harus dihadapi oleh mereka yang tidak bisa melihat? Untuk itu ia mencoba melakukan experiment, dimana ia menutup matanya selama tiga bulan. Hal pertama yang ia rasakan ialah kehilangan kemandiriannya, jangankan untuk jalan keluar untuk mengambil pakaian saja tidak bisa, disitulah ia baru bisa merasakan betapa menderitanya seseorang yang tidak bisa melihat. Pada saat akhir experiment, setelah ia bisa membuka mata dan melihatnya kembali, ucapan pertama yang ia ucapkan ialah: "Terima kasih Tuhan, bahwa Tuhan telah memberikan kepada saya kesempatan untuk bisa melihat semua ciptaan Tuhan!" Disisi lain ia telah bisa mendapatkan hikmah untuk bisa menilai sesuatu bukan hanya dari kulit luarnya saja, bukan dari bungkus atau mereknya saja. Apakah penting merk pakaian seperti Aigner, Boss, Christian Dior? Apakah penting mobil bergengsi seperti BMW, Mercedes? Apakah penting gereja yang indah? Apakah penting kosmetik pemoles wajah? Apakah penting untuk menilai seseorang dari warna kulit? Apakah penting menilai seseorang hanya dari wajah apakah ia bermata sipit, atau bermata biru ataukah ia botak? Apakah penting penampilan wajah maupun paras cantik? Apakah penting rumah dan kebun yang indah? Apakah penting untuk tinggal di daerah permukiman elit? Untuk orang tunanetra semua ini sudah tidak mempunyai daya tarik lagi, ia tidak membutuhkan semuanya ini! Ia tidak akan tergoda lagi oleh segala macam merek dan segala macam barang yang indah2, sebab semuanya itu tidaklah penting bagi dia! Ia tidak lagi tertarik dari segi dekorasi atau bentuknya makanan, melainkan rasanya itu jauh lebih penting daripada dekorasinya. Ia tidak tertarik dan tidak membutuhkan penampilan luar! Maka dari itu saya yakin hidup kita akan jauh jauh lebih murah kalau mulai besok kita belanja atau membeli sesuatu tidak berdasarkan bungkus, maupun penampilan luarnya! Dan sayapun yakin kita akan mendapatkan lebih banyak kawan, kalau kita tidak menilai seseorang hanya dari segi bungkus dan penampilannya saja! Ketika si Pulan dilahirkan ia masih bisa melihat s/d usia 8 th, tetapi karena kena penyakit akhirnya ia menjadi buta total dan tidak bisa melihat lagi. Tentu Anda bisa membayangkan bagaimana perasaannya si Pulan kalau dengan seketika dunianya menjadi gelap gulita, se-akan2 layar tabir kehidupannya ditutup, sehingga ia tidak bisa melihat dan menikmati lagi keindahan alam ini. Ia menjalani sisa kehidupannya sebagai seorang tuna netra. Walaupun demikian ia merasa beruntung, karena telah bisa mendapatkan pasangan hidup, seorang wanita yang tidak buta tetapi bersedia untuk dijadikan istrinya. Kenapa wanita ini memilih seorang tuna netra sebagai calon suami? Karena wajah wanita itu sendiri telah rusak kebakar, sehingga ia tidak bisa mendapatkan seorang suami, jangankan untuk mendapatkan jodoh, pergi keluar rumahpun ia sering sekali menjadi bahan ejekan dan tertawaan orang, bahkan anak kakaknya sendiri yang masih kecil merasa takut melihat wajahnya. Oleh sebab itulah ia mencari seorang suami yang tidak menilai dia dari segi wajahnya, ia mencari suami yang bisa mengasihi dia bukan berdasarkan dari segi penampilan luarnya. Mereka berdua bisa hidup bahagia dengan penuh keharmonisan dan kasih sayang bahkan mereka telah dikaruniakan dua orang anak sehat. Pada suatu hari si Pulan pulang dengan perasaan riang gembira: "Mam, aku punya satu surprise yang sangat menyenangkan?"kata si Pulan, "Aku akan bisa melihat lagi, masa gelap hidup saya akan berakhir!"ucap si Pulan kembali. Bagi si Pulan ini merupakan hadiah yang terindah dan terbesar yang Tuhan akan berikan selama hidupnya. Maklumlah karena hal inilah yang ia impi2kan dan yang ia dambakan di dalam kehidupannya. Tiap hari si Pulan berdoa ber-kali2 kepada Tuhan, dan memohon agar sekali saja di dalam hidupnya, walaupun hanya untuk beberapa detik sekalipun juga untuk bisa melihat wajah istri dan anak2nya yang tercinta. Rupanya Tuhan telah mengabulkan doanya dimana dalam waktu yang dekat ini ia akan bisa melihat lagi seperti sediakala. Seorang Dr. ahli mata dari Jerman, telah menyatakan kesediaan nya untuk mengoperasi si Pulan, sehingga akhirnya ia bisa melihat lagi. Berdasarkan hasil pemeriksaannya ia menyatakan bahwa ia yakin bisa menolong si Pulan sehingga ia bisa melihat lagi. Dan minggu yang akan datang ia sudah bisa di operasi. Apakah Anda bisa membayangkan, bagaimana perasaan si Pulan setelah 22 tahun buta, akhirnya ia akan bisa melihat lagi? Ia akan bisa melihat kembali, semua keindahan alam yang pernah ia lihat sebelumnya selama 8 th, bagaimana hijaunya rumput itu, bagaimana birunya langit. Ia akan bisa melihat dan menikmati lagi isi dunia ini dengan segala macam warna yang indah2, tetapi yang lebih penting dari segala2nya ialah ia akan bisa melihat wajah istri dan anak2nya yang terkasih, yang belum pernah ia lihat selama hidupnya. Apakah surprise ini menyenangkan istrinya? Disatu pihak ia merasa senang kalau suaminya bisa melihat kembali, tetapi dilain pihak ia merasa sangat takut sekali. Ia merasa takut, apakah kehidupan kekeluargaan mereka akan bisa tetap berjalan seperti sediakala dengan penuh kasih dan keharmonisan? Ia takut perkawinannya akan menjadi kandas, ia takut rumah tangganya akan menjadi hancur. Ia merasa takut, bagaimana kalau suaminya nanti melihat wajahnya yang buruk dan sudah rusak ini. Ia merasa takut suaminya tidak akan bisa dan mau mengasihinya lagi, bahkan ia takut di tinggal oleh suaminya, karena penampilan luarnya yang buruk dan rusak terbakar. Bahkan ia berdoa kepada Tuhan memohon pengampunan dosa, karena ia merasa bersalah, sebab ia tidak mampu berbagi rasa dan bisa turut merasakan perasaan gembira bersama suaminya. Ia merasa perasaan egoisnya terlalu besar, karena ia terlalu mengasihi suaminya. Perasaan gembira bahwa suaminya akan bisa melihat kembali, telah di tutup oleh rasa takut tak terhingga. Apakah salah kalau ia sangat mengasihi suaminya? Apakah salah kalau ia merasa takut ditinggal oleh suaminya? Walaupun demikian ia tidak mau mengungkapkan perasaan ini kepada suaminya, ia tetap pendam di dalam hatinya. Semakin mendekati hari H, dimana ia akan bisa melihat kembali, semakin senang perasaan si Pulan, bahkan kawan2 maupun tetangganya sekampung sudah mengetahui berita bahagia ini dan semuanya turut mengucapkan selamat dan turut menyatakan kebahagiaan mereka, hanya istrinya seorang semakin mendekati hari H, semakin cemas ia rasakan dan rasa takutnyapun semakin besar. Istrinya tetap tidak mau mengungkapkan perasaannya, karena ia tidak mau merusak kebahagiaan maupun harapan dari suaminya. Walaupun ia tidak mengucapkannya, tetapi hal ini terasakan sekali oleh suaminya, karena istrinya yang tadinya periang se-olah2 berubah menjadi semakin pendiam dan sering melamum. Hari H pun tiba, sejak jam 4 pagi si Pulan sekeluarga telah bangun, karena bagi si Pulan hari ini adalah hari yang terindah di dalam kehidupannya. Dan juga seperti persyaratan dari Dr. sejak kemarin ia sudah puasa tidak makan maupun minum lagi. Tepat jam 8.00 pagi bel bunyi rumah bunyi, rupanya supir taxi yang akan menjemput si Pulan telah tiba, si Pulan berjalan keluar untuk membukakan pintu, tetapi istrinya pergi ke kamar tidur untuk berdoa sambil menangis. Ia tidak mau dan tidak bisa pamit lagi dari suaminya, karena perasan takutnya sudah tidak tertahankan lagi. Pada saat ia berlutut dan berdoa, sambil berlinang air matanya keluar, tiba2 ia merasakan belaian tangan yang membelai kepalanya dari belakang dengan penuh kasih sayang. Ternyata itu adalah tangan suaminya, ia berkata: "Mah, saya tidak jadi pergi, saya telah membatalkan jadwal operasinya, karena saya tidak jadi dan tidak akan mau di operasi lagi. Bagi saya kasih sayangmu ada jauh lebih indah dan lebih berharga daripada bisa melihat. Buat apa saya bisa melihat, kalau setelah itu hubungan dan keharmonisan hidup kita berdua menjadi rusak. Kasih sayangmu ada jauh lebih berharga dan lebih indah, daripada mata yang bisa melihat lagi. Biarlah saya tetap buta sampai dengan akhir ajal saya, yang penting kita bisa berkumpul dengan penuh kasih sayang untuk se-lama2nya.!" Karena kasih kepada istrinya ia rela berkorban. Ia rela untuk hidup sebagai seorang tuna netra untuk se-lama2nya, apakah kita bersedia dan mau berkorban untuk orang yang kita kasihi seperti cerita yang tersebut diatas? Tidak semua orang tunatera ingin bisa melihat kembali seperti pengarang dari lagu "Blessed Assurance", dimana ia memberikan kesaksiannya dalam lagu tersebut. Fanny Crosby, yang telah membuat komposisi dari ribuan lagu, pada saat ia berusia 6 minggu ia menderita penyakit infeksi yang mengakibatkan ia menjadi buta dan dalam usia 8 tahun, pada saat anak2 lain sedang bermain diluar dengan cerianya ia menulis puisi yang tercantum dibawah ini: Oh, what a happy soul am I! Although I cannot see, I am resolved that in this world contented I shall be. How many blessings I enjoy that other people don't. To weep and sigh because I'm blind, I cannot--and I won't! Maranatha Mang Ucup Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.net ========================================================
From: Erwin Siregar
Fund raising u/ pel. anak jalanan/pemulung
Batam Yth: Bapak/Ibu Pimpinan Perusahaan Di Batam Salam Sejahtera,... Melalui e-mail ini kami dari Yayasan Philia Batam bermaksud melakukan "fund raising"/ penggalian dana untuk pelayanan/pembinaan bagi anak jalanan/pemulung Batam yang sudah kami lakukan sejak 1997. Adapun saat ini kami membina 75 orang anak jalanan/pemulung di perkotaan Nagoya Batam, dan untuk itu kami membiayai pelayanan kami dengan usaha pembelian barang rongsokan... Untuk itu kami menawarkan kepada Bapak/Ibu untuk membeli segala jenis barang rongsokan/ besi tua berupa koran bekas, kardus , kertas, segala macam botol bekas, aki bekas, besi scrap, alumunium, kaleng minuman, botol aqua, tembaga, kuningan, oli bekas, plastik ember---yang akan kami beli dengan harga yang pantas(sesuai dengan harga pasaran)---selain itu kami juga menyediakan jasa pembersihan sampah/ cleaning service. Untuk itu kami mohon Bapak/Ibu pimpinan perusahaan agar sudilah menjual segala jenis barang rongsokan kepada kami-karena dengan demikian Bapak/Ibu sudah secara tidak langsung ikut membina anak jalanan/pemulung Batam. Untuk itu kami bisa dihubungi di sekretariat kami di Perum GMP.Tanjung Sengkuang Blok G 01 No 03 dan di gudang kami di samping Hotel Oasis Bukit Abdullah Sei Jodoh Batam dengan Herman Surbakti -Hp: 0812-77-35420.dan Kami akan menjemput setiap barang yang kami beli (untuk wilayah Batam) Atas perhatian Bapak/Ibu Kami dari Yasasan Philia Batam/pemulung Batam mengucapkan terima kasih Tuhan memberkati Herman Surbakti Ketua Erwin Siregar Sekretaris -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|

