Renungan Pagi,
Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu,
bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. ( Kolose 4:6 )

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih ..... Ya ..... tidak ada perkecualian .....
Namun ..... bagaimanakah dengan kita ..... ?

Dalam kejengkelan ..... Masihkah kita dapat menjawab dengan kasih ..... ?
Dalam kemarahan ..... Masihkah kata-kata kita penuh kasih ..... ?
Bila kita tersinggung ..... Masihkah kita dapat menjawab dengan kasih ..... ?

Atau ..... Sebagai anak Allah ...... Menjadi puaskah kita ..... Bila dengan kata-kata  .....
Kita mampu menyakiti orang lain ..... ?
Bila dengan kata-kata  ..... Kita mampu mempermalukan orang lain ..... ?

Firman Tuhan katakan :
"Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih ....."
Ya ..... Hendaklah kata-kata kita senantiasa penuh kasih .....

Bila bukan kita yang mulai ...... Siapa lagi ..... ?
Bila bukan sekarang kita mulai ..... Kapan lagi ..... ?
Haruskah kata-kata hambar itu ..... Tetap menjadi sahabat kita ..... ?
==================================================
Renungan Pagi,
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur
dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
( Ibrani 12:28 )

Bom.. Pemilu.. Kenaikan BBM.. Semua itu menggoncangkan kita..
Tetapi.. Kita bukanlah dari dunia ini
Kita adalah warga sorga.. Warga kerajaan yang tidak tergoncangkan..

Lalu.. Apa yang harus kita lakukan ??
Tetaplah mengucap syukur, Tetaplah beribadah kepada Allah, dengan cara yang berkenan kepadaNya, Dalam situasi apapun
=======================================================
Renungan Pagi,

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, Bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah
demikian. ( Yohanes 4:23 )

Mungkin kita sering menyembah Dia ..... Mungkin kita sering memuji Dia .....
Mungkin bahkan dengan suara yang merdu .....

Namun ....bukan hanya penyembahannya yang Tuhan lihat .....
Tapi terlebih lagi .....Penyembahnya ..... Ya ....Kita yang melakukan penyembahan itu .....
Itu yang Tuhan lihat .....

Sudahkah kita menjadi penyembah benar ..... ?
Tidak dapat hanya mengatakan ..... "Ah ... pokoknya sudah berdoa ....."
"Ah ... pokoknya sudah menyembah ..... "

Apakah kita masih tetap berjalan ..... Dalam kebenaran .... ?
Mungkin di gereja kita adalah pengerja .....
Mungkin di gereja kita adalah pendoa syafaat .....
Mungkin di gereja kita adalah pemimpin pujian .....
Bagaimana saat kita di kantor ..... ? Bagaimana saat kita di rumah ..... ?
Bukankah kebenaran itu ..... Tidak sama dengan sepotong baju .....
Yang dapat dengan mudah dilepas dan dipakai ..... ?

Mari kita bereskan hidup kita ..... Di hadapan Tuhan .....
==================================================
Renungan Pagi,

Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya,
membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas  api itu.
Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka. Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN,
lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN. ( Imamat 10:1-2 )

Pelayanan ..... Bukanlah hal main-main .....
Pelayanan ..... Bukanlah dapat dengan sembarangan .....

Benar ..... Tuhan sangat mengasihi kita ....
Benar ..... Tuhan sudah melayakkan kita .....

Namun .... Bukan berarti kita boleh sembarangan .....
Bukan berarti kita boleh seenaknya sendiri .....

Tuhan tetap menginginkan kekudusan ... Karena Dia adalah kudus .....
Adakah saat ini ..... kita masih memandang pelayanan sebagaimana seharusnya ..... ?

Kadang ..... Lebih baik kita berdiam diri dulu .....
Membereskan hubungan kita dengan Tuhan .....
Sebelum kembali melayani pekerjaan Tuhan ......

Namun ..... Sering kita tak kuat menahan malu ......
Kita yang sudah ada "di papan atas" ..... Malu terlihat turun sebentar .....

Walaupun kita tahu ..... Kita sedang dalam keadaan tidak layak .....
Untuk melayani pekerjaan Tuhan .....

Akankah kita tetap seperti itu ..... ?
====================================================
Renungan Pagi,
Inilah kasih itu:
Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. ( 1 Yoh. 4:10-11 )

Mengapa sulit untuk mengasihi ..... ? Mengapa kadang terasa terlalu berat ..... ?
Hanya dengan menyadari ...... Bagaimana Allah telah mengasihi kita .....
Bagaimana kita yang adalah seteru telah dikasihiNya ..... Kita dapat mengerti .....
Mengapa kita harus saling mengasihi .....

Bukan karena mereka telah berbuat baik ..... Bukan karena mereka telah menolong kita .....
Bukan karena kita membutuhkan mereka ..... Namun .....
Karena memang itu yang seharusnya kita lakukan .....
Karena .... Allah telah sedemikian mengasihi kita .....

Dan juga ..... Bukan karena kita telah berbuat baik .....
Bukan karena kita telah menolong Tuhan ..... Bukan pula karena Tuhan membutuhkan kita .....
Adakah kita masih mempunyai alasan ..... Untuk tidak saling mengasihi ..... ?
===================================================
Renungan Pagi,

Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel:
"Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan, ( Yesaya 30:15 )

Dalam tinggal tenang dan percaya ..... Terletak kekuatanmu .....
Mungkin saat ini .....kita tertekan oleh banyaknya pekerjaan .....
Kita tertekan oleh banyaknya masalah ..... Kita tertekan oleh banyaknya persoalan .....

Seakan waktu kita habis ..... Tak ada lagi sisa .....
Namun .... Itu pun tidak menyelesaikan masalah .......

Firman Tuhan pagi ini .....mengingatkan kita .....
Di mana ketenangan kita ..... ? Di mana kepercayaan kita ..... ? Di mana iman kita ..... ?

Adakah itu semua ..... Sudah mencuri kemesraan kita ..... Dengan Tuhan ..... ?
Mari ..... Kita duduk diam ..... Tenang sejenak ......
Libatkan Tuhan ..... Percaya ...... Itulah kekuatan kita .....

====================================================
Renungan Pagi,

Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata:
"Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"
Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat:
"Jangan takut, percaya saja!" ( Markus 5:35-36 )

Jangan takut .....Percaya saja .....
Satu kalimat pendek ..... Yang sering susah untuk kita praktekkan .....

Mengapa kita sering lebih percaya pada kata orang ..... ?
Sedangkan kalimat pendek tadi ..... Adalah firman Tuhan ..... ?
Mungkin semua orang katakan : "Percuma ....."
Mungkin mereka katakan : "Kamu hanya menyusahkan Tuhan ....."
Atau yang lebih sering ...... : "Kamu hanya menyusahkan dirimu sendiri ...... "
"Tak mungkin lagi ....... Percuma ..... "

Pagi ini ..... Tuhan katakan : "Jangan takut, percaya saja !"

========================================================
Renungan Pagi,

Lalu kata Yesus kepada mereka:
"Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar
dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" ( Lukas 20:25 )

Saat ini ..... Adakah keseimbangan itu pada kita ..... ?
Mungkin ..... Untuk pekerjaan ..... Kita rela menghabiskan hari-hari kita .....
Untuk pekerjaan ..... Kita rela pulang malam .....

Namun .... Saat kita sampai di rumah ..... Masih adakah di hati kita ..... Kerelaan .....
Untuk memberikan penghujung malam itu ..... Buat Tuhan ..... ?

Bagaimana dengan tadi malam ..... ? Bagaimanakah dengan nanti malam ..... ?
=======================================================
Renungan Pagi,

Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
"Pergilah dari tengah-tengah umat ini, supaya Kuhancurkan mereka dalam sekejap mata."
Lalu sujudlah mereka.
Berkatalah Musa kepada Harun:
"Ambillah perbaraan, bubuhlah api ke dalamnya dari atas mezbah, dan taruhlah ukupan,
dan pergilah dengan segera kepada umat itu dan adakanlah pendamaian bagi mereka,
sebab murka TUHAN telah berkobar, dan tulah sedang mulai." ( Bilangan 16:44-46 )

Hati yang mempunyai beban atas orang lain ...... Hati yang mempunyai beban .....
Untuk mendamaikan ..... Hati yang mempunyai beban ..... Untuk meredakan murka Tuhan .....
Adakah kita memilikinya ..... ?

Apakah yang kita ingin Tuhan lakukan ..... Atas orang-orang berdosa ..... ?
Atas orang-orang yang kita katakan jahat ..... ? Atas orang-orang yang berulang kali menyakiti kita ..... ? Mengecewakan kita ..... ?
Hukuman kah ..... ? Atau .... Pengampunan ..... ?

Tuluskah jawaban kita ..... ?
Lalu ..... Apa yang kita lakukan ..... ?

=======================================================
Renungan Pagi,

Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
semuanya itu mendatangkan murka Allah ( Kolose 3:5-6 )

Adakah yang kita lakukan di tahun 2005 ..... ? Adakah yang tetap akan kita lakukan ......
Di tahun ini ..... ?
Cabul ..... Najis ...... Hawa nafsu, nafsu jahat ...... Mungkin tidak .......
Tapi ..... Bagaimana dengan keserakahan ..... ?

Tidakkah selalu "merasa" kurang ..... Akan menyeret kita ke sana ..... ?


-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-




SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke