|
Shalom, Pada tanggal 28
Pebruari 2006 Pk. 14.00 WIB yang lalu telah ditahbiskan GPR “Hodu la
Yahweh” Desa Kasiran Kopeng cabang Dusun Ngelelo di Lereng Gunung Merbabu
Kab. Dua hari sebelum pentahbisan tsb,
datang surat larangan ke Muspika (Camat, Polsek dan Koramil) dari Gereja Pantekosta
di Indonesia Dusun ngelelo yang ditanda tangani oleh Gembala Sidangnya dan
Majelisnya untuk melarang acara tersebut, padahal Pak Lurah dan masyarakat Dusun
Ngelelo sudah merestui. Satu hari sebelum
acara tersebut saya selaku Ketua Daerah Sinode Gereja Pimpinan Rohlkudus Jateng
dan DIY terpaksa harus mendatangi Muspika bersama Bp. Pdt. Drs. Iman Sudibyo
selaku Gembala Sidang GPR “Hodu la Yahweh” Desa Kasiran-Kopeng dan
wakilnya Bp. Pdm. Yefta Mulyanto. Dalam pertemuan yang diadakan di
Kantor Kecamatan Getasan yang dihadiri oleh Muspika dan Kepala Kantor Urusan
Agama, kami menerangkan bahwa Ajaran yang kami ajarkan tidak menyinggung Agama
Islam tetapi mengacu kepada Firman Tuhan berbahasa Ibrani bahwa Tuhan Pencipta langit
dan bumi yang kami yakini itu bernama Yahweh dan Yahweh itulah yang turun ke
dunia untuk menjadi Juru Selamat manusia dengan Nama Yeshua (sudah dikenal dengan
nama Yesus). Dalam pertemuan tersebut kami tunjukkan juga bukti-bukti keabsahan
legalitas hukum Sinode Gereja Pimpinan Rohulkudus yang bukan hanya SK Dirjen
Bimas Kristen saja, melainkan ada juga Akte Berita Lembaran Negara dan Tambahan
Berita Negara, Hak Cipta dan Hak Patent. Lalu kami terangkan
juga bukti-bukti bahwa dalam Kitab Suci Asli berbahasa Ibrani tidak pernah ada
kata Allah, kami terangkan juga bahwa ajaran ini bukan saksi Yehuwa (krn saksi
Yehuwa masih pakai kata Allah). Singkat cerita akhirnya semua/seluruh
pejabat tersebut merestui dan saat itu juga mereka menandatangani Berita besar yang luar biasa adalah
saat acara berlangsung ternyata untuk sound system bagian luar gedung memakai
speaker TOA yang ditaruh diatas rumah pakai bambu tinggi-tinggi dan TOA
tersebut dipinjami dari Masjid Dusun Ngelelo, bahkan Pemuda Masjid ikut
membantu membagi konsumsi. Para Pejabat Muspika juga hadir
dan ikut mengamankan acara dari awal sampai selesai. Rupa-rupanya saat
acara berlangsung ada beberapa orang GPdI Dusun Ngelelo mendatangi Kapolsek meminta
untuk memberhentikan acara tersebut, namun dari Polsek tidak memperdulikan
himbauan tersebut. Dalam acara tersebut dihadiri oleh
sekitar 150 orang hingga tempat untuk ibadah jadi penuh sesak karena masih memakai
rumah jemaat, sehingga banyak yang mendengar Firman Tuhan dari luar ruangan (tapi
dapat mendengar jelas karena ada speaker TOA) sehingga Nama Yahweh ditinggikan
dan Nama Yeshua semakin dikenal di desa tersebut. Memang akhir jaman “Dari
desa-desa dan dari pulau-pulau, akan mengagungkan Nama Yahweh (Yesaya 42 :
11) Inilah gerakan pemulihan Nama Tuhan diakhir jaman yang terus berkembang di
Indonesia sampai akhirnya akan tergenapi Kisah 3: 21 dan jika Tuhan ada dipihak
kita, siapa yang akan melawan?. Puji Tuhan bahwa
kami dihambat namun terus merambat dan Nama Yahweh HARUS dipulihkan di Salam, Yakub -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|

