|
From: "e-RH" <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal: Sabtu, 25 Februari 2006 Bacaan : Ibrani 3 Setahun: Bilangan 12-14; Markus 5:21-43 Nats : Karena kita telah menjadi bagian dari Kristus, asal saja kita berpegang teguh sampai akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula (Ibrani 3:14) Judul: MENOLEH KE BELAKANG Ada apa dengan bangsa Israel kuno? Mengapa mereka sangat sulit memercayai Allah? Dalam Ibrani 3, kita diingatkan bahwa mereka mendengar janji Allah tetapi mereka tidak mau memercayainya. Saya rasa saya tahu sebabnya, kita pun kini memiliki masalah seperti itu. Allah mencukupi kebutuhan bangsa itu dalam perjalanan mereka di padang gurun. Untuk beberapa saat mereka akan puas dan gembira, tetapi kemudian kegalauan baru akan muncul lagi. Mereka menatap "tembok-tembok" masalah mereka, menjadi takut, dan kehilangan iman. Sebelum Musa mendaki gunung untuk mendapatkan petunjuk dari Allah, bangsa Israel baru saja mengalahkan bangsa Amalek. Semuanya baik-baik saja. Namun, ketika Musa terlalu lama di atas gunung, orang-orang itu panik. Bukannya menoleh ke belakang dan mengingat bahwa Allah dapat dipercaya, mereka justru memandang ke depan dan tidak melihat apa-apa kecuali kemungkinan masa depan tanpa pemimpin. Maka mereka berusaha membuat "allah yang akan berjalan di depan" (Keluaran 32:1). Kepercayaan mereka telah tertutup oleh ketakutan masa depan. Padahal kepercayaan mereka itu dapat dikuatkan apabila mereka mau menoleh ke belakang, yaitu melihat pembebasan dari Allah. Mirip dengan hal itu, rintangan-rintangan kita tampaknya sangat besar. Kita perlu menoleh ke belakang dan meyakinkan kembali diri kita dengan mengingat apa yang telah Allah lakukan bagi kita. Pandangan ke belakang itu dapat memberi kita kepercayaan diri dalam memandang masa depan --JDB KETAKUTAN MENGHALANGI IMAN TETAPI KEPERCAYAAN MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI e-RH versi web: http://www.glorianet.org/rh/022006/25.html e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2006/02/25/ Ayat Alkitab: http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Ibrani+3 Ibrani 3 1 Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada
Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus,
2 yang setia kepada Dia yang telah menetapkan-Nya, sebagaimana Musapun setia dalam segenap rumah-Nya. 3 Sebab Ia dipandang layak mendapat kemuliaan lebih besar dari pada Musa, sama seperti ahli bangunan lebih dihormati dari pada rumah yang dibangunnya. 4 Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah. 5 Dan Musa memang setia dalam segenap rumah Allah sebagai pelayan untuk memberi kesaksian tentang apa yang akan diberitakan kemudian, 6 tetapi Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan. 7 Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, 8 janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun, 9 di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya. 10 Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku, 11 sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku." 12 Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak
percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup.
13 Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa. 14 Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula. 15 Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman", 16 siapakah mereka yang membangkitkan amarah Allah, sekalipun mereka mendengar suara-Nya? Bukankah mereka semua yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa? 17 Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun? 18 Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat? 19 Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.
Bacaan Alkitab Setahun: http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Bilangan+12-14;Markus+5:21-43 Diterjemahkan oleh Yayasan Gloria dengan izin Hak Cipta (c) pada RBC Ministries -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|

