Dear Bu Imelda, Jangan gundah yah... Puji Tuhan ada seseorang penulis yang membuat Ibu memikirkan kembali apa yang Ibu yakini.
Tujuan Injil ditulis bukan untuk dijadikan bahan perdebatan. Sayang sekali.. apalagi dengan sesama saudara seiman. Jikalau kita tidak setuju dengan jawaban dari Bp Setiawan, justru memacu kita untuk menggali/mempelajari lebih lagi tentang perikop/ayat tersebut. Ini bukan berarti kita di pihak yang salah, melainkan Tuhan rindu kita lebih maju lagi dalam pengenalan akan Dia melalui tulisan pak Setiawan (terlepas dari benar salahnya tulisan tsb). Biarkan Roh Kudus membukakan maksud ayat tsb kepada kita secara pribadi. Contoh: Kita membaca DA VINCI CODE, lantas apakah kita akan mendebat penulisnya? Tentu tidak kan? Justru ibu akan mencari yang sejati benar itu yang mana. Mengemukakan pendapat pribadi itu sah-sah saja, tetapi harus dengan tanggung jawab penuh karena tulisan kita ini akan dibaca banyak orang. Jika tidak bisa dipertanggung-jawabkan (karena berlandaskan semata-mata hanya pendapat dan rasio pribadi) akan terperangkap dalam kepuasan diri sendiri dan malah menyesatkan banyak pembaca. Nah disinilah kita sbg Kristen harus tekun belajar dan peka kepada maksud Roh Kudus yang tertulis dalam Alkitab. Bapak Setiawan dalam kapasitasnya sebagai pengajar (karena dengan berani dan tegas menjawab pertanyaan) tentu memiliki dasar yang kuat dan tidak sembarangan memberikan jawaban tersebut. Beliau akan diukur dengan "ukuran sebagai pengajar" di hadapan Tuhan dan nantinya akan mempertanggungjawabkan apa yang dia tulis di surga juga. Di masa2 kini semakin banyak penyesat2 injil yang menyelewengkan injil menjadi barang murahan dan bisa dimanipulir dengan sesuka hati. Mereka ini orang2 terhormat yang lihai 'memelintir' ayat2 supaya sejalan dengan maksud mereka dan pasti terlihat rohani (itulah sebabnya dinamakan deception/ penipuan). Secara jangka pendek terlihat benar, tetapi dalam jangka panjang akan merapuhkan iman kita kepada Kristus. Jangan mendasarkan iman kita pada apa yang kita sangka benar dan menganggap salah semua yang tidak sejalan dengan pengertian kita. Allah itu bekerja di masa suka dan masa duka, dalam kelemahan atau kekuatan kita, dalam 'ketahuan' dan 'ketidaktahuan' kita, dengan tujuan supaya semakin mendekatkan diri kita kepadaNya. Tuhan memberkati Ibu. Salam, JDH --- In [email protected], Imelda Seloadji <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ya, benar Pak Marino. Saya juga capek. Beberapa ayat yang saya hadapkan untuk mengkritik tulisan beliau tidak pernah dijawab, tapi beliau bersikeras dengan pendapatnya. Kita doakan saja supaya Pak Setiawan tidak hanya tahu tentang Alkitab tetapi mengalami Kristus secara pribadi dan nyata. Bahwa kesembuhan, air menjadi anggur, 5 roti memberi makan 5 ribu orang, dan Allah Israel membelah lautan bukanlah ilustrasi, tetapi FAKTA. Saya akan berhenti untuk meng-counter tulisan-tulisan beliau karena nanti terjebak perdebatan tiada akhir. Hukum kekristenan yang utama bukanlah teologi tetapi Kasih. para ahli taurat tahu segala hal tapi tak punya kasih, jadi menghujat Yesus sebagai yang berasal dari Beelzebul. Maka kalau tubuh Kristus dibilang penyembah Iblis, ya bagaimana lah. Maka kita doakan saja agar Pak Setiawan mengalami Kristus secara pribadi dan nyata dalam hidupnya. GBU. > -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

