There is A Fountain
adalah salah satu lagu bertemakan Salib Kristus yang sangat menyentuh saya tiap kali lagu ini dilantunkan. Lagu yang ditulis di abad 18 oleh William Cowper ini memberi deskripsi yang jelas tentang siapa Kristus, siapa kita, dan kecintaan serta ikrar kesetiaan terhadap Salib ketika kita menyadari apa yang telah Kristus lakukan bagi kita. Bagi yang belum pernah mendengar lagu ini, jika lagu ini diterjemahkan bebas (tanpa berusaha mengikuti irama) maka bait pertama dan kedua akan berbunyi seperti ini:
Ada suatu sumber penuh darah
Mengalir dari nadi Immanuel
Dan orang berdosa terjun ke dalamnya
Dibebaskan dari cawan kesalahan mereka
Pencuri yang
sekarat (di sisiNya) waktu itu
Bersuka cita memandang sumber itu
Dan di sana juga
Aku yang sama jahatnya
Dibersihkan dari segala dosa.
Adakah kita lebih baik dari orang Farisi, tentara Roma, kedua penjahat di sisiNya, murid-murid yang mengaku setia lalu kabur ketakutan, atau juga massa yang berteriak Salibkan Dia pada saat ia disalib? Entah anda, tapi saya sadar saya tidaklah lebih baik. Saya mungkin di suatu waktu bertingkah serupa Farisi, yang merasa tahu kebenaran Alkitab, merasa paling benar dalam hal tafsir Alkitab, yang dengan percaya diri mengatakan, Ayat ini maksudnya.... tanpa mau mendengar dan menerima bahwa bagi orang lain ayat itu bisa saja menjadi Rhema yang berbeda.
Saya mungkin di suatu saat adalah Petrus, yang di dalam kalangan sendiri tampak begitu Kristiani, lalu di tengah umat yang lain, menyebut nama Yesus tidak berani. Atau mungkin juga penjahat di sisiNya yang menantang Dia, karena sering berdoa,Tuhan, kalau Engkau memang ada, tolonglah saya.
Namun Yesus datang untuk orang berdosa dalam segala wajah dan tindak tanduk mereka. Alkitab mengatakan orang yang banyak diampuni, akan banyak mengasihi Allah. Orang yang banyak diampuni adalah orang yang menyadari bahwa dosanya besar dan sungguh suatu kemurahan Allah yang
luar biasa ia beroleh pengampunan, dan pengampunan itu ada karena Seseorang mengggantikan dirinya. Banyak orang yang menertawakan Salib-Nya, tidak harus Nietszche si Anti Tuhan dan Dan Brown si pengarang The Da Vinci Code. Jika kita merasa diri kita baik, tanpa cacat, maka kita sedang menertawakan Salib itu. Alangkah konyolnya Kristus mati mengggantikan diri kita, jika dengan perbuatan baik atau kebijaksanaan kita bisa masuk surga? Kata kita dalam Yesaya 53 menunjukkan bahwa generasi yang jahat tidak hanya orang-orang Farisi yang hidup di jaman Yesus di dunia, orang-orang Yahudi maupun non Yahudi yang tidak percaya, namun kita adalah KITA.
Lagu There is A Fountain ditulis oleh seseorang yang menderita depresi berat dan hampir gila. Sulit bukan untuk diterima akal kita? Sosok William Cowper jauh berbeda dari Don Moen yang simpatik. Anehnya, lagu ini terus dikenang seperti Amazing Grace, tidak muncul dan lenyap seperti banyak lagu pop rohani yang sering kita dengar. Cowper dalam kelemahannya sadar siapa dirinya. And there may I though vile as he, wash all my sins away.
Alangkah bahagianya penjahat yang kepadaNya Kristus berkata, Hari ini juga Engkau
bersama dengan Aku di Firdaus! Seorang pendeta bisa saja gagal masuk surga. Namun orang ini, yang sepanjang hidupnya tak ada yang baik pada dirinya, berjalan bersama Yesus memasuki Gerbang Kemuliaan. Mengapa? Ia tahu siapa dirinya, dan Ia tahu siapa Sosok yang sedang disalib di sampingNya.
Bait keempatnya berbunyi demikian,
Dengan iman kulihat darah mengalir,
Dari luka-Mu (darah itu) terus memberi (kekuatan)
Kasih penebusan adalah tema hidupku
Selalu hingga akhir hayatku
Memperingati Jumat Agung dan Paskah ini, mari kita merenungkan siapa diri kita dan siapa Kristus yang mati disalib. Kita tak punya sedikit pun nilai untuk beroleh pengampunan Allah. Tak ada alasan yang lebih utama dari Salib itu selain CINTA. Darah yang mengalir dari bilur-bilur-Nya memberi kehidupan bagi tubuh-Nya. Jika kita percaya bahwa hanya Salib itu yang menjadi jalan, hanya Dia yang memampukan kita bertemu Bapa, jika kita mengasihi Dia, maka kita adalah satu tubuh di dalam Dia, apapun latar belakang denominasi kita.
Juga bagi sahabat-sahabat yang sedang merasa goyah, rekan-rekan yang sedang dekat dengan orang yang tidak memiliki iman yang sama, teman-teman yang sedang mengalami penganiayaan karena iman, teman-teman yang sulit memahami denominasi lain, saat ini biarlah salib boleh ada di hati kita, bukan semata logika kita. Dan Paskah ini, biarlah kita deklarasikan lagi, Kasih Penebusan adalah tema hidupku, selalu hingga akhir hayatku! Selamat Paskah teman-teman, Tuhan memberkati!
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]
JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "jesus-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

