|
From: "e-RH" <[EMAIL PROTECTED]>
Tanggal: Selasa, 23 Mei 2006
Bacaan : Amsal 9:1-10 Setahun: 1Tawarikh 19-21; Yohanes 8:1-27 Nats : Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak (Amsal 15:5) Judul: SELAMAT DATANG KRITIK Peneliti kanker Dr. Robert Good adalah sosok pekerja keras yang secara cerdas dapat memunculkan ide-ide baru. Menurut artikel yang saya baca tentang beliau, ia memiliki kemampuan untuk menggunakan semua informasi yang pernah ia peroleh. Meskipun demikian saya sangat terkesan dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa ia bersedia mengakui kesalahan yang terjadi dalam berbagai teorinya dan meninggalkannya lebih cepat dari siapa pun dalam penelitian medis. Salah seorang rekannya berkata, "Dr. Good tidak pernah ~menikahi hipotesa-hipotesanya, jadi ia juga tidak merasakan sakitnya ~perceraian apabila salah satu hipotesanya terbukti salah." Amsal 9 sangat menghargakan kesediaan untuk menghadapi kesalahan dan mengakuinya. Renungan hari ini menggambarkan "orang bijak" sebagai orang yang mau belajar dari kesalahan nya. Apabila ia ditantang, ia menahan diri untuk tidak meninggikan punggungnya seperti layaknya kucing jantan yang terancam. Sebaliknya, ia menerima setiap nasihat dengan baik dan bahkan itu menjadi sarana penting baginya untuk menambah pengetahuan (ayat 9). Di pihak lain, apabila seorang "pencemooh" dikecam, ia menanggapinya dengan kemarahan dan kebencian (ayat 8). Karena rasa egonya terlalu besar, ia tidak mau mendengar apabila kesalahannya dikemukakan. Kita perlu mengikuti jalan yang penuh hikmat dengan memerhatikan kata- kata yang menegur kita. Untuk sungguh-sungguh menjadi bijak, kita harus ingat bahwa adakalanya kita juga melakukan hal yang bodoh --MRD ORANG YANG TIDAK MAU MENDENGARKAN KRITIK TIDAK AKAN PERNAH BELAJAR DARINYA e-RH versi web: http://www.glorianet.org/rh/052006/23.html e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2006/05/23/ Ayat Alkitab: http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Amsal+9:1-10 Amsal 9:1-10 1 Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya, 2 memotong ternak sembelihannya, mencampur anggurnya, dan menyediakan hidangannya. 3 Pelayan-pelayan perempuan telah disuruhnya berseru-seru di atas tempat-tempat yang tinggi di kota: 4 "Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari"; dan kepada yang tidak berakal budi katanya: 5 "Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur; 6 buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian." 7 Siapa mendidik seorang pencemooh, mendatangkan cemooh kepada dirinya sendiri, dan siapa mengecam orang fasik, mendapat cela. 8 Janganlah mengecam seorang pencemooh, supaya engkau jangan dibencinya, kecamlah orang bijak, maka engkau akan dikasihinya, 9 berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah. 10 Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Diterjemahkan oleh Yayasan Gloria dengan izin Hak Cipta (c) pada RBC Ministries -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- YAHOO! GROUPS LINKS
|

