|
From: "Donny A. Wiguna" <[EMAIL PROTECTED]>
Renungan Pagi
1 Kor 4:7 Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya? (Bacaan: 1 Kor 4:6-10) Orang itu memang kaya. Lihat mobilnya yang mengkilap itu, bukankah telah membuat iri beberapa pasang mata yang memandangnya? Beberapa pasang mata lainnya menatap dengan kekaguman ketika sang empunya kendaraan melangkah keluar dengan anggunnya, melangkah bagaikan raja hutan di antara rakyatnya. Cepat, tegas, kuat, dan berwibawa: dagu terangkat dan dada membusung, bahasa tubuh yang menyatakan kebanggaan. Dan tentu saja ia adalah seorang Kristen yang taat, bukankah ia tidak pernah lupa pergi ke Gereja setiap hari Minggu? Tapi di sini muncul kebingungan, karena sebagai seorang Kristen, ia mengakui bahwa segala kekayaan, segala kemakmuran dan kelimpahan, semuanya berasal dari Tuhan. Ia berkata, "Kalau bukan Tuhan yang memberkati, maka tidak mungkin saya bisa begini." Tetapi dalam sikapnya yang arogan, ia menuntut orang lain menghormatinya. Di saat lain ia berkata, "Kalian harus menghargai orang yang sudah bekerja keras, seperti saya." Sedemikian rupa, sehingga orang yang tidak berpakaian pantas tidak boleh duduk di dalam mobilnya yang mahal dan mewah. Kawannya adalah orang yang berhasil juga, walau sahabat karibnya bukanlah seorang yang sukses dalam bisnis, melainkan sukses dalam akademik yang turut memegahkan diri. Maka inilah pertanyaan Paulus: siapa yang menganggap engkau begitu penting? Jika semua ini adalah pemberian Tuhan, mengapa engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya? Apakah kita berada dalam lingkungan sang orang kaya dan berhasil itu? Renungkanlah situasinya. Bukankah kita pun mungkin turut berlaku serupa? Kita yang sudah diberkati Tuhan, sehingga bisa berkantor di antara gedung-gedung tinggi di jalan Thamrin atau Sudirman, bekerja dalam proyek-proyek besar, lantas merasa diri besar juga. Setidaknya kita berbeda dengan orang lain yang bekerja di kota kecil, bukankah mereka pun memandang kita dengan segan dan rendah diri? Tetapi ingatlah bahwa kita hanya menerima segala kesempatan baik ini dari Tuhan. Dialah yang berkuasa, bukan kita. Karena itu, janganlah menjadi sombong, melainkan takutlah akan Tuhan. Jika Tuhan menempatkan kita di atas, Ia memberi kesempatan agar kita bisa melakukan lebih banyak pekerjaan baik bagi-Nya. Terpujilah TUHAN! Salam kasih, Donny ===================================================
From: Donny A. Wiguna
Intemezzo: hitung-hitungan asuransi unit
link Salam dalam kasih Kristus,
Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih atas respon teman-teman terhadap artikel intermezzo, khususnya tentang asuransi. Sungguh diluar dugaan, banyak juga yang mereply per japri -- maaf kalau ada yang harus menunggu jawaban. Dan saya juga merasa terhormat sekali, karena ada yang meminta saya untuk menjadi agen asuransinya...wah, suatu penghargaan besar untuk memperoleh kepercayaan sedemikian rupa. Sayang, kita tidak tinggal di tempat yang sama, ya Pak? Jadi, tidak mungkin saya bisa melayani, karena salah satu aturannya adalah agen harus bertemu muka dengan nasabah/klien. Dari banyak pertanyaan yang masuk, ada beberapa yang mirip, khususnya tentang hitung-hitungan asuransi. Mungkin lebih baik kita bahas saja bersama-sama, mudah-mudahan bisa menjadi masukan juga bagi teman-teman yang lain, yang mungkin sudah lebih menguasai (atau mungkin juga masih bertanya-tanya). Di samping itu, saya juga merasa perlu membahas ini karena menemukan bahwa ada sebagian agen asuransi yang TIDAK pernah menjelaskan hitung-hitungan asuransi, khususnya asuransi unit link. Kenapa begitu? Karena, program asuransi unit link adalah program yang baru, yang berbeda dari asuransi tradisional. Kalau dalam asuransi tradisional, seringkali hitung-hitungannya sudah ditetapkan oleh kantor pusat -- pokoknya agen menawarkan apa adanya: untuk umur tertanggung sekian, dapat Uang Pertanggungan (U.P.) sekian ratus juta, bayar premi sekian tahun, syaratnya begini-begini, dst. Semua sudah fix, tetap, dari sononya begitu. Ada juga yang menggabungkan dengan investasi, tetapi klien tidak bisa mengotak-atik investasinya atau bunga-bunganya. Pokoknya premi sekian juta per tahun, akan mendapat U.P. sekian juta dan kalau tidak ada apa-apa akan mendapat nilai sekian juta di akhir kontrak. Itulah yang tradisional. Untuk asuransi unit link, keadaannya tidak seperti itu. Sejumlah agen yang malas belajar dan otak-atik akan cenderung menyamakannya dengan asuransi tradisional, meski sebenarnya ada perbedaan. Nah, hal hitung-hitungan asuransi unit link inilah yang ingin saya jelaskan. Mari kita mulai dengan sisi asuransi dari unit link. Bagaimana hitung-hitungannya? Dalam asuransi jiwa, pokok mendasar adalah UANG PERTANGGUNGAN yang harus dibayarkan ketika TERTANGGUNG meninggal dunia. Nah, dalam hal ini usia Tertanggung memegang peranan. Semakin muda usia tertanggung, semakin rendah pula resikonya meninggal...waktunya bukan dihitung dari umur tertanggung, melainkan UMUR POLIS. Pokok perhitungannya adalah berapa tahun polis berjalan, sampai tiba peristiwa yang membuat perusahaan asuransi harus membayar klaim? Misalnya saja, umur tertanggung baru 10 tahun. Secara statistik, kematian di usia muda lebih rendah, sehingga kemungkinan besar umur polis dapat mencapai puluhan tahun sebelum tertanggung meninggal. Sebaliknya, jika umur tertanggung sudah 50 tahun, mungkin umur polis hanya mencapai belasan tahun saja karena secara statistik banyak orang meninggal di umur 60-an. Nah, semakin panjang umur polis, semakin lama pula perusahaan asuransi dapat menginvestasikan premi yang diterima. Karena itu, untuk orang muda preminya lebih murah dibandingkan untuk orang tua. Berapakah BESARNYA uang pertanggungan? Secara matematis, semakin besar uang pertanggungan, maka semakin besar pula premi yang harus dibayarkan, dihitung dengan faktor umur tertanggung. Ilustrasinya kurang lebih begini: Jika tertanggung berumur 1 tahun, pembayaran premi 1 juta/tahun dapat uang pertanggungan sampai 120 juta. Jika tertanggung berumur 35 tahun, pembayaran premi 1 juta/tahun dapat uang pertanggungan sampai 80 juta. Apakah semua perusahaan asuransi akan memberikan angka yang sama? Tentu tidak, karena masing-masing memiliki actuariesnya sendiri, perhitungan berbeda sehingga hasil akhirnya pun akan berbeda. Beberapa catatan: biasanya, kalau perusahaan
asuransi dimiliki oleh orang asing, ada
biaya-biaya lain...jadi kemungkinan akan lebih mahal daripada kalau perusahaan asuransi itu sepenuhnya dimiliki orang domestik. Nah, cukup jelas bukan, besarnya premi yang mendasar ditentukan oleh besarnya uang pertanggungan. Satu hal perlu diperhatikan: meskipun diketahui premi mendasar hanya dibutuhkan sekian juta, seringkali perusahaan asuransi dan/atau agen asuransi menghitung LEBIH BESAR. Jadi, MISALNYA untuk uang pertanggungan 100 juta, mungkin ditetapkan bahwa preminya harus 2,5 juta, dst. Kelebihan premi akan menjadi nilai tambah bagi agen dan perusahaan, karena komisi yang agen dapatkan adalah persentase dari premi yang dibayarkan untuk asuransi. Kelebihan premi juga dapat dipakai untuk mendapatkan manfaat-manfaat perlindungan ekstra (yang disebut RIDER) yang bisa 'dibeli' dengan ketentuan tertentu. Berapakah LAMANYA pembayaran premi? Begini: untuk setiap nilai Uang Pertanggungan, ada nilai premi yang rumusannya tertentu. Nah, besaran premi ini merupakan hasil perhitungan actuaries dengan mempertimbangkan resiko dan umur dari tertanggung, dan hasilnya merupakan besaran yang TETAP. Jadi, sebenarnya perusahaan asuransi tinggal membagi besaran ini sekian tahun lamanya pembayaran polis -- disebut sebagai BIAYA AKUISISI -- yang berbeda dari tahun ke tahun. Apakah angkanya HARUS 10 tahun? Sebenarnya tidak; keharusan 10 tahun atau 8 tahun atau 5 tahun atau 3 tahun adalah hasil keputusan dari perusahaan asuransi. Dalam asuransi tradisional, pembayaran premi biasanya sudah ditetapkan sekian tahun (biasanya, antara 10 sampai 20 tahun) tapi sebenarnya biaya akuisisi dibayarkan pada beberapa tahun awal, selebihnya menjadi investasi yang akan diberikan pada akhir kontrak. Tetapi dalam asuransi unit link, waktunya jauh lebih fleksibel; penentunya hanyalah keputusan perusahaan asuransi tentang berapa lama biaya akuisisi mau dibagi. Nah, kenapa ada perusahaan asuransi yang mau berlama-lama membagi biaya akuisisi? Karena, dalam prakteknya mereka menambahkan KOMISI AGEN ke biaya akuisisi. Secara umum -- mungkin di semua perusahaan asuransi -- agen akan menerima komisi dari setiap polis yang mereka hasilkan dalam kurun waktu sepanjang pembayaran polis, dengan persentase menurun. Besarnya tentu saja tergantung kebijakan masing-masing perusahaan, tetapi tentu semakin lama memberi komisi, perusahaan asuransi itu akan tampak semakin menarik bagi agen, terutama agen-agen profesional. Dan agen profesional mampu menghasilkan lebih banyak polis, yang pada gilirannya akan membangun perusahaan asuransi menjadi semakin besar... Bagi klien, keadaannya justru sebaliknya: semakin cepat biaya akuisisi dibayarkan, semakin baik karena artinya premi mereka semakin cepat menjadi investasi yang berbunga-bunga dan menjadi keuntungan yang diharapkan. Hanya, karena saat ini lebih banyak klien yang tidak mengerti, rasanya kebanyakan perusahaan asuransi menetapkan waktu pembagian biaya akuisisi yang panjang, sekitar 5 sampai 10 tahun. Kalau bisa, carilah perusahaan asuransi yang membagi biaya akuisisinya di bawah 5 tahun, mungkin antara 3 atau 4 tahun. Pasti lebih menguntungkan! Selain biaya akuisisi, ada pula biaya yang disebut BIAYA ASURANSI (COST OF INSURANCE), yaitu biaya untuk mengelola asuransi dan administrasi. Ada perusahaan yang sudah memperhitungkan biaya asuransi sejak awal dan dimasukkan dalam biaya akuisisi, atau juga ditiadakan / tidak diperhitungkan. Tetapi, ada juga perusahaan asuransi yang menjadikan biaya asuransi sebagai biaya TERHUTANG, yang akan dibayar oleh hasil investasi pada tahun ke sekian, tergantung dari besarnya biaya asuransi yang dikenakan. Perusahaan yang menghitung biaya asuransi sebagai hutang tentu akan merugikan klien, karena nilai investasinya jadi tidak maksimal. TENTANG RIDER Suatu asuransi jiwa saat ini jarang yang hanya melindungi jiwa saja; pada umumnya produk asuransi unit link telah menambahkan manfaat perlindungan ekstra. Ada perlindungan terhadap kecelakaan. Ada perlindungan terhadap penyakit kritis. Ada perlindungan terhadap cacat tubuh. Ada perlindungan kesehatan dengan mengganti biaya rumah sakit. Sebenarnya, ada bermacam-macam rider, tetapi keempat perlindungan ini merupakan yang paling umum. Lantas bagaimana hitungannya? Untuk setiap rider, ada nilai yang harus dibayarkan, yang akan ditambahkan pada premi dasar. Dalam kesempatan ini mustahil saya menjelaskan setiap rider, namun teman-teman dapat memperhatikan hal-hal berikut ini -- tanyakan dan catat baik-baik jawaban agen asuransi yang datang! Hal-hal inilah yang harus diperhatikan: 1. Apa MANFAAT dari rider itu? Mintalah penegasan yang jelas, kalau perlu secara tertulis mendetail. Manfaat rider kesehatan, misalnya, apakah meliputi biaya rumah sakit karena melahirkan? (biasanya sih tidak) Apakah membayar biaya dokter, biasanya 1 dokter spesialis yang keliling tiap hari? Apakah membayar biaya bedah? Apakah nilainya berbeda kalau masuk ke ICU? Apakah ada limit tahunan? 2. Apa UNDERWRITING dari rider itu? Underwriting adalah kondisi-kondisi resiko yang diperiksa dan disepakati antara perusahaan asuransi dan klien. Misalnya, ada batas umur untuk membeli rider
kesehatan. Lalu, berapa lama masa pertanggungan diberikan? Berapa nilai premi
minimum yang harus dibayarkan untuk rider tersebut? Berapa lama masa tunggunya?
Bagaimana bila sudah ada kondisi sebelumnya? Apa hal-hal yang akan secara
otomatis menghentikan manfaat rider tersebut? 3. Apa PENGECUALIAN dari rider itu? Kita perlu tahu pengecualian rider agar tidak salah menilai; pada umumnya setiap rider pasti ada pengecualiannya. Seperti disebut di atas, biaya rumah sakit biasanya mengecualikan biaya melahirkan, aborsi, keguguran, dsb. seputar kandungan; hal-hal itu biasanya TIDAK digolongkan sebagai keadaan sakit. Lalu ada juga penyakit-penyakit khusus yang dikecualikan dalam beberapa bulan (antara 12-24 bulan) sejak awal polis ditandatangani. 4. Kapan BERAKHIRNYA rider itu? Setiap rider memiliki masa berlaku yang tergantung pada kondisi-kondisi tertentu. Misalnya, kalau polis menjadi polis bebas premi (polis yang tidak perlu bayar premi) maka rider kesehatan akan berakhir. Atau mungkin umur tertanggung sudah mencapai sekian tahun. Atau mungkin tertanggung pindah tinggalnya ke luar negeri. Ya, bermacam-macam. Pastikanlah kita mengerti SETIAP rider yang ditawarkan pada kita dengan menanyakan keempat hal di atas. Catat baik-baik pernyataan agen, lantas bandingkan catatan itu dengan pernyataan tertulis pada polis. Kalau sampai ada perbedaan, JANGAN TANDA TANGANI POLIS ITU sebelum kita mendapatkan penjelasan yang cukup dan jelas. Yang sering terjadi, orang tidak memikirkan bahwa dirinya mendapatkan rider ini atau itu; mereka hanya membayar premi saja. Itulah yang terjadi jika orang membeli polis asuransi hanya untuk membantu atau menyenangkan teman dan saudara. Tapi, nantinya tentu akan terasa cukup menjengkelkan, karena di saat kita mengajukan klaim ternyata perusahaan asuransi menolak membayar karena kita tidak memenuhi persyaratan dan kondisi rider (karena kita tidak mengerti). Nah, kalau sudah mendapatkan nilai TOTAL dari biaya akuisisi + biaya asuransi + biaya rider + komisi agen + biaya administrasi dll, itulah nilai sisi asuransi yang harus kita bayar pada unit link. Sisi lainnya adalah investasi, dan untuk investasi ini kita bisa menabung sebanyak-banyaknya! Jadi, misalnya saja total premi yang harus dipenuhi adalah 5 juta; kita bisa menambahkan 20 juta lagi untuk investasi, atau disebut sebagai TOP UP. Tapi, ada yang bilang, "lho, bukankah perusahaan asuransi sudah menetapkan perbandingan antara premi dengan top up? Katanya, program asuransi sudah menetapkan minimal 70% premi dan 30% top up." Tidak benar! Pada unit link, orang bisa saja membayar 70% premi dan 30% top up, karena situasinya adalah 5 juta premi dan 2 juta investasi. Kenapa begitu? Karena, 5 juta premi dibutuhkan untuk, misalnya, uang pertanggungan 200 juta dan rider kesehatan kelas menengah. 2 juta adalah investasi yang disetujui untuk ditanam setiap tahun. Namun dalam situasi ini, orang bisa saja menaruh 5 juta premi dan 25 juta investasi alias 17% - 83% -- tak ada batasan berapa besar investasi yang mau ditanamkan. Jadi, kenapa pula ada agen yang menjelaskan komposisi 70% dan 30%? Dugaan sementara, karena agen menginginkan komisi lebih besar. Jika premi tahunannya adalah 30 juta, maka pengaturan 70-30 akan memberi kan angka 21 juta di sisi premi dan 9 juta di sisi top up. Nah, perhitungan komisi agen 'kan bagian terbesarnya dihitung dari sisi asuransi. Jadi kalau agen menaruh angka 21 juta di premi asuransi, tentu dia akan mendapat komisi jauh lebih besar, daripada hanya 5 juta yang sebenarnya merupakan nilai minimum. Agen asuransi yang baik seharusnya mengerti dan mendahulukan kepentingan klien daripada kepentingannya sendiri. Hanya karena banyak klien tidak paham, jadi banyak juga agen yang bisa memain-mainkan angka seperti ini, dan ujung-ujungnya klien yang rugi, karena membayar premi asuransi yang besar tapi tidak mendapatkan manfaat sepadan. Perusahaan asuransi akan turut mendapatkan keuntungan dengan premi yang berlebih-lebihan, jadi tentu saja kebanyakan tidak melakukan apa-apa terhadap agen yang membesarkan nilai premi asuransi. Sekarang, tentang investasi itu sendiri, bagaimana menghitungnya? Sebenarnya, orang yang berinvestasi pada unit link dalam kenyataannya membeli UNIT, semacam unit reksadana. Bisa dihitung harga unit pada saat membeli, misalnya 1 Unit seharga Rp 1000. Setelah 5 tahun kemudian, harga 1 Unit menjadi Rp. 2500. Artinya, nilai investasi pada unit link itu telah berlipat 250% dalam kurun 5 tahun. Harga unit link ada di harian Bisnis Indonesia (bukan promosi Bisnis Indonesia lho!), cari saja bagian "Insurance Link" -- di situ ada daftar berbagai perusahaan asuransi beserta harga unitnya. Nilai investasi pada unit link merupakan nilai yang SETIAP SAAT bisa diambil oleh klien. Berbeda dengan asuransi tradisional, sebenarnya asuransi unit link mengijinkan penarikan dan penambahan investasi, walaupun di luar rencana semula. Kalau ada agen atau perusahaan asuransi yang mengekang kliennya dari menarik dana, mungkin agen itu kurang mengerti karena masih berpola seperti asuransi tradisional, atau memang perusahaan asuransinya kurang baik. Cobalah cari perbandingan antara perusahaan asuransi yang satu dengan yang lain untuk mendapatkan fleksibilitas yang terbaik. Misalnya saja; pada saat proposal, sudah diperkirakan bahwa jumlah investasi yang dibutuhkan untuk biaya anak masuk SMP adalah 5 juta. Tetapi, pada kenyataannya biaya itu membengkak jadi 8 juta. Jangan bingung! Selama ada saldo investasi di atas saldo minimum, klien seharusnya bisa mengambil dana lebih besar. Kalau memang butuh 8 juta, ya ambillah 8 juta walaupun sebelumnya diproyeksikan hanya 5 juta. Apakah ada resikonya? Kalau penalti sih seharusnya tidak ada. Tetapi pengambilan lebih biasanya beresiko menurunkan nilai pada kebutuhan berikutnya, misalnya pada saat mau masuk SMU atau Perguruan Tinggi. Karena itu, klien bisa mengatur untuk membayar lebih dengan menempatkan top up mendadak pada saat pembayaran premi berikutnya. Jadi seperti di bank: kalau tabungan untuk masa depan terambil hari ini, besok-besok kembalikan dana itu sebisanya! Mudah-mudahan, penjelasan-penjelasan ini bisa menjawab pertanyaan dari teman-teman. Tuhan memberkati! Salam kasih, Donny -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|

