|
From: John Adisubrata
BUAH MULUT
(GOSIP) - 8
Oleh: John Adisubrata
"KESIMPULAN GOSIP"
(1)
"Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang tidak
adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! ...,
pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan
Allah." (1 Korintus 6:9a,10b)
1. Asal Mula Gosip
Gosip
adalah suatu tindakan yang bisa berbentuk lisan atau tertulis,
di mana seseorang menyampaikan suatu informasi kepada orang-orang yang lain.
Tetapi ia tidak menjadi bagian dari informasi tersebut, dan ia juga
bukan merupakan solusinya. Tindakan itu bisa berbentuk sebagai suatu
percakapan sambil lalu saja, atau perbincangan dengan tujuan untuk
mendiskreditkan nama orang (atau orang-orang) lain. Tidak
jarang gosip mempunyai sepercik dasar kebenaran yang dipergunakan
sebagai awal percakapan yang dilakukan oleh paling sedikit dua orang, tetapi
lebih sering perbincangan tersebut berasal dari daya khayal mereka
sendiri. Jadi perbuatan gunjing bisa mempunyai sebab-musabab
(asal-mula), tetapi terkadang juga tidak.
Pada umumnya gosip terjadi oleh karena ketidak-mampuan
seseorang untuk mengendalikan lidah atau
mulut, ketidak-mampuan untuk menguasai diri atau emosi,
kesombongan, rasa unggul diri (atau kebalikannya: rasa minder),
ketidak-sopanan, kekurang-ajaran, ketidak-sabaran,
kemarahan, kekasaran, keinginan hati untuk membalas
dendam, dan yang paling utama: kecemburuan atau iri hati!
Bukan merupakan sesuatu hal yang mengherankan lagi,
bahwa sering kali gunjing dilontarkan dari atas mimbar-mimbar gereja di balik
penyampaian firman Tuhan. Semua itu dilakukan dengan maksud untuk
menista atau melecehkan orang-orang tertentu di dalam jemaat yang
kebetulan tidak hadir di sana, begitu pula pencercaan terhadap
hamba-hamba Tuhan lainnya yang belum tentu bersalah. Akhir-akhir ini
gosip yang menyangkut tema-tema seperti itu juga disebarkan dengan pesat melalui
internet di dalam bentuk e-mails, atau artikel-artikel tulisan
orang-orang yang menafsirkan isi Alkitab menurut pengertian mereka sendiri,
dengan tujuan untuk memojokkan kelompok atau denominasi Kristen tertentu
lainnya. Bahkan tidak jarang tindakan-tindakan mereka juga bisa disebut sebagai
penggosipan firman Tuhan.
Kebiasaan-kebiasaan tidak terpuji seperti itu sering
kali menjadi penyebab-penyebab utama kesedihan hati,
keputus-asaan dan perpecahan-perpecahan, yang akhirnya
mengakibatkan kehancuran persahabatan dan persekutuan kudus yang ada di dalam
tubuh Kristus.
Ketahuilah, 'Kasih' adalah lambang utama Roh
Kudus, seperti yang diutarakan oleh firman Tuhan di dalam 1 Korintus 13:4-7: "Kasih itu sabar; kasih itu murah
hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan
tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak
sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia
tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia
tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia
menutupi segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar
menanggung segala sesuatu."
Apakah Roh Kudus akan mendukung sikap-sikap di luar
kasih, meskipun dilakukan oleh salah seorang hamba-Nya dari atas mimbar
gereja, atau ... melalui dunia sibernetika? Tentu saja tidak! Sikap bergunjing
jelas berlawanan dengan ciri-ciri khas Roh Kudus, yang adalah
Kasih itu sendiri!
"Allah adalah kasih, dan barang
siapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di
dalam dia." (1 Yohanes 4:16b)
2. Gosip adalah
Dosa
Pada umumnya persepsi orang-orang kristiani mengenai gosip amat
berbeda-beda. Ada yang mempunyai pendapat seperti masyarakat sekuler. Mereka
menganggap, bahwa 'buah mulut' adalah sesuatu hal yang lumrah
terjadi di dalam lingkungan hidup sehari-hari. Suatu kenyataan yang tidak bisa
dihindari! Mereka tidak mengkategorikan gosip sebagai suatu tindakan dosa, atau
paling sedikit, ... bukan seperti dosa-dosa lain yang sudah dipandang oleh umum
sebagai dosa-dosa yang nyata, seperti: percabulan,
perzinahan, pembunuhan, perampokan atau pencurian
harta-benda sesama, dan lain sebagainya.
Padahal gosip sebenarnya mempunyai hubungan sangat erat dengan perintah
Allah yang kesembilan kepada umat Israel: "Jangan mengucapkan saksi dusta tentang
sesamamu." (Keluaran 20:16) Di dalam kitab yang sama Tuhan
berfirman: "Janganlah engkau menyebarkan kabar
bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi
saksi yang tidak benar." (Keluaran 23:1)
Ayat-ayat tersebut jelas menyetarakan kedudukan gosip dengan taraf
dosa-dosa lain yang sudah dianggap sebagai dosa-dosa besar oleh
orang-orang percaya! Sebab bergunjing dapat menyebabkan konsekuensi
yang sering tidak terduga sebelumnya oleh para penggemarnya, baik yang
dilakukan oleh masyarakat umum, maupun yang dikerjakan oleh orang-orang
kristiani, entah mereka adalah jemaat biasa ataupun para pemimpin gereja yang
terpandang.
Perbuatan gosip, beralasan ataupun tidak, adalah perbuatan dosa!
3. Iblis Selalu Bersembunyi di Balik
Gosip
"karena perjuangan kita bukanlah melawan
darah dan daging, tetapi melawan
pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu
dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di
udara." (Efesus 6:12)
Alkitab mengatakan bahwa Setan adalah 'pendakwa
saudara-saudara kita'. (Wahyu 12:10) Adalah pekerjaan Iblis untuk
mempersalahkan, mengadu, dan mengkritik
anggota-anggota keluarga Allah. Setiap kali kita melakukan hal yang sama,
kita sedang dipakai oleh dia
untuk melakukan pekerjaannya. Rasul Paulus menulis: "Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan
damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun."
(Roma 14:19)
Di Efesus 6:10-20, ia juga menjelaskan tentang peperangan yang sedang
berlangsung di alam pikiran kita, yang merupakan medan pertempuran
rohani musuh-musuh terbesar kita, yaitu: roh-roh jahat di udara.
Mereka terus bekerja keras untuk menaburkan bibit-bibit racun gosip yang jahat
ke dalamnya, dengan memberikan kepada kita informasi-informasi yang
keliru, mempergunakan segala macam tipu daya untuk melemahkan,
bahkan menghancurkan iman kita. Mereka selalu bersembunyi di balik setiap
gosip-gosip jahat yang tersebar di mana-mana di antara orang-orang
kristiani, apapun motivasinya.
Janganlah menambahkan bahan-bahan tidak bermutu di medan
pertempuran rohani kita yang dapat dipergunakan oleh Iblis sebagai alat, untuk
menyuapi dan mengelabui pikiran kita, yang pada akhirnya hanya
akan merugikan pertumbuhan iman kita sendiri. Bahkan yang bisa mengakibatkan
timbulnya perpecahan-perpecahan di dalam tubuh Kristus, disebabkan oleh karena
keterlibatan kita di dalam menyebar-luaskan bahan-bahan gosip tersebut.
Sebab memang itulah yang menjadi tujuan utama Iblis!
Sadarilah selalu, orang-orang Kristen yang lain, sebagaimana pun besar
perbedaan pendapat mereka dengan kita, bukanlah musuh-musuh kita yang
sebenarnya. Setiap waktu yang kita pergunakan untuk
membanding-bandingkan atau mengkritik orang-orang percaya lainnya, adalah
waktu yang seharusnya kita pergunakan untuk membangun tubuh Kristus.
Rasul Paulus menasehati jemaat di Efesus untuk mengenakan seluruh
perlengkapan senjata Allah, yaitu firman Tuhan, agar mereka
mendapatkan kekuatan untuk bertahan melawan tipu muslihat Iblis.
Nasihat yang sangat berguna bagi umat Tuhan di akhir zaman ini. Sebab
memang hanya firman-Nya saja yang harus menjadi dasar terpenting dalam kehidupan
kita sehari-hari untuk bisa menelanjangi tipu daya Iblis di balik semua
penggosipan, baik tentang umat Tuhan yang lain, maupun tentang
kebenaran firman-Nya.
(Bersambung)
BUAH MULUT
(GOSIP) - 9
"KESIMPULAN GOSIP"
(2) -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM - Daftar : [EMAIL PROTECTED] Keluar : [EMAIL PROTECTED] Posting: [email protected] JNM Mailing list are managed by : Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver) If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED] or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED] Web Site : http://www.iprf.us -=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|

