From: Wiempy
 
FAKTA-FAKTA TENTANG ALKITAB PERJANJIAN BARU

Di bawah ini akan diulas mengenai fakta2 yg terdapat pada Alkitab Perjanjian Baru.

Hukum Roh yang Penuh Kasih
Roma 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Dalam Perjanjian Baru Tuhan melakukan bagianNya dengan Mengaruniakan AnakNya yang tunggal yaitu Yesus untuk menebus dosa manusia dengan mati di kayu salib. Sehingga manusia tidak lagi di bawah kuasa dosa (Roma 6:14  Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia) dan roh manusia yang mati akibat dari dosa dipulihkan kembali, sehingga kita dapat melayani Tuhan dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut hukum Taurat (Roma 7:5).

Kebebasan
Gal 5:1. Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Manusia yang tadinya terikat, dibebaskan dan dimerdekakan oleh Kristus. Manusia tidak lagi hidup dibawah kuasa dosa dan menurut keinginan daging, tetapi menurut keinginan roh. Asal mula kutuk adalah akibat dosa Adam (Kej 3:14-19). Kutuk bisa datang oleh Tuhan (Kej 12:3), manusia (Yos 6:26), oleh orang berotoritas (Kej 9:24-25), oleh diri sendiri/perkataan (Kis 23:12-14) dan oleh setan (1 Sam 28:19). Akibat-akibat kutuk dapat terjadi pada manusia diantaranya adalah Penyakit, kemiskinan, penderitaan, kebinasaan. Semua belenggu dosa, kutuk dan roh nenek moyang yang mengikat manusia dapat dihancurkan oleh kuasa darah Yesus.
* Kristus telah menebus kita dari segala kutuk dengan jalan menjadi kutuk karena kita (Gal 3:13-14).
* Kita tinggal harus percaya kepadaNya. (Gal 3:7-11)
* Tinggal di dalam Kristus.

Darah Yesus
Ibr 9:12 dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. Darah Yesus yang tercurah di kayu salib telah menyelamatkan manusia dari kebinasaan, sesungguhnya darah binatang tidak dapat menebus dosa manusia.

Ada 2 hal makna darah Yesus yang tercurah:
* Menyucikan kita dari segala dosa, artinya segala dosa kita ditanggungNya, sehingga kita beroleh hidup yang kekal (1 Yoh 1:7)
* Kita memiliki keberanian untuk masuk ke tempat kudusNya Tuhan.(Ibr 10:19)

Darah yang tercurah cukup satu kali untuk menebus dosa manusia, sehingga apabila kita mengerti bahwa status kita telah diselamatkan dan dibenarkan dengan dibayar dengan harga yang mahal maka kita akan sadar bahwa keselamatan yang kita peroleh harus dipelihara dan dijaga dengan baik.

Dapat Membawa Kepada Keselamatan
2 Kor 5:18 Dan semuanya ini dari Tuhan, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 
Segala usaha dan perbuatan baik manusia tidak dapat membawa kita kepada keselamatan. Semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Tuhan.
(Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan), tetapi oleh iman kepada Yesus dapat membawa kita kepada keselamatan yang kekal.

Tuhan telah melakukan bagianNya dalam Perjanjian Baru yaitu:
1. Anugerah --> Oleh kasih karunia kamu diselamatkan (Ef 2:5)
2. Pertukaran --> Terjadi pertukaran tempat antara Yesus dengan manusia.
Manusia yang tadinya berdosa menjadi kudus, suci sedangkan Yesus yang tadinya tidak berdosa menjadi berdosa.
3.Penebusan --> Yesus yang 100% manusia harus melalui penyiksaan, kematian, bangkit dan turun ke kerajaan maut untuk mengambil kunci kerajaan maut. Kita yang telah diselamatkan dan dibenarkan tinggal memelihara keselamatan dan pembenaran itu, yaitu dengan melayani Tuhan sebagai prioritas di dalam hidup kita.

Kehidupan secara Rohani
1 Kor 15:22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Ketika kita percaya dengan iman kepada Yesus dan proses kelahiran baru itu terjadi, maka roh kita yang tadinya mati, dihidupkan kembali dan roh kudus hadir dalam kehidupan kita sehingga hubungan dengan Tuhan yang telah terputus juga dipulihkan kembali.

Sebenarnya manusia terdiri dari:
* Roh --> langsung diselamatkan
* Jiwa --> diproses terus menerus sesuai dengan pembaharuan budi.
Jiwa (pikiran, perasaan) yang sebelumnya lebih mengikuti keinginan daging, tetapi setelah roh kita dihidupkan kembali maka lebih mengikuti keinginan roh. (Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Tuhan: apa yang baik, yang berkenan kepada Tuhan dan
yang sempurna.) 
*  Tubuh --> tubuh memang binasa, tidak bisa diselamatkan.

Ada manusia batiniah, dan ada pula manusia lahiriah. Manusia lahiriah bukanlah pribadi kita. Manusia lahiriah hanyalah rumah kita hidup. Manusia batiniah itulah merupakan hakikat diri kita yang sesungguhnya. Manusia batiniah tidak pernah menjadi tua. Ia senantiasa diperbaharui dari hari ke hari. Ia merupakan manusia roh. Roh manusia adalah pelita Tuhan, oleh karena itu Tuhan akan membimbing kita melalui roh kita, maka kita harus menjajaki apakah sebenarnya roh kita.

Di bawah Anugerah
Roma 6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.
Oleh kasih karunia kita telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana. Karena kita dibawah anugerah maka kita memiliki kuasa untuk mengalahkan iblis (Roma 5:17) dan memiliki keberanian untuk masuk ke dalam tempat kudus Tuhan. Kita disucikan dan dikuduskan sehingga di mata Yesus yang nampak dalam diri kita.

Anugerah terbesar yang Tuhan berikan kepada kita adalah:
* Keselamatan
Merupakan suatu anugerah karena kita yang seharusnya mati/binasa tetapi beroleh keselamatan / hidup yang kekal karena Yesus
* Roh Kudus
Ada di dalam kita pada saat kita dilahirkan baru.

Mengikuti Roh
Roma 8:1. Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Karena roh kita dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Tuhan, maka jiwa (pikiran, perasaan) tidak lagi dikuasai oleh daging tetapi lebih dikuasai oleh roh. Untuk itu kita yang sudah dipulihkan harus hidup menurut roh (Gal 5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.)

Rasul Paulus mulai dengan bagian sebelah dalam dari manusia, bagian batin manusia, pusat dari keadaannya, yaitu rohnya, dan barulah ia mengarah kepada bagian luar.Tetapi banyak orang yang memiliki kesadaran akan tubuhnya lebih besar daripada terhadap rohnya.
Benda-benda duniawi lebih mempunyai arti bagi mereka daripada hal-hal rohani. Itulah sebabnya mereka mengutamakan perkara-perkara jasmani.
Kalau kita ingin dipimpin oleh Roh Tuhan, oleh karena kita mengetahui bahwa Roh Tuhan memimpin kita melalui roh kita, maka kita harus bertambah-tambah peka terhadap roh. Tempatkanlah roh pada kedudukan utama. Bertambahlah dalam kesadaran terhadap roh. Perhatikanlah manusia batiniah kita lebih banyak. Sadarlah bahwa kita adalah manusia roh. Ingatlah bahwa di dalam kelahiran baru kita menjadi ciptaan baru, yang diciptakan oleh Tuhan di dalam Yesus Kristus. Hal ini membantu kita bertumbuh secara rohani dan hidup mengikuti roh.

Pikiran yang dikuasai Roh
Roma 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Pikiran terus-menerus diproses dan diperbaharui sehingga pikiran kita diarahkan untuk mengerti rencana Tuhan bagi hidup kita. Pada saat kita dikuasai oleh roh maka pikiran-pikiran duniawi mulai dikeluarkan
dan diisi oleh firman Tuhan. Kita mengerti bahwa kita adalah anak Tuhan dan telah dibenarkan oleh kasih karunia, sehigga kita mengerti status kita dihadapan Tuhan, dan iblis tidak bisa mendakwa lagi atas hidup kita.
Tanamkanlah dalam pikiran kita bahwa kita adalah mahluk roh, kita mempunyai jiwa, dan kita hidup dalam sebuah tubuh. Menanamkan pikiran ini membantu kita kita untuk lebih sadar terhadap roh.

Serupa dengan Kristus
Roma 8:29. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Tuhan: apa yang baik, yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna. Pada saat Yesus menebus dan menyucikan dosa-dosa kita maka gambar Tuhan yang telah rusak di dalam
diri kita semenjak kejatuhan Adam dan Hawa, dipulihkan kembali menjadi serupa dan segambar dengan Yesus. Citra Tuhan ada di dalam hidup kita.
Sehingga Tuhan melihat kita sama dengan Tuhan melihat Yesus atau Tuhan melihat Yesus di dalam hidup kita.
=================================================

        MENJADI PILIHAN Tuhan

      Bacaan: 1 Samuel 16:1-13
  “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Tuhan; manusia melihat apa yang didepan mata, tetapi Tuhan melihat hati.” (1 Samuel 16:7b)

              Dalam bacaan di atas, kita sudah banyak mengetahui perihal kelahiran Tuhan Yesus. Ada sesuatu yang indah yang bisa kita pelajari dari pembacaan Alkitab di atas, yaitu tentang iman yang di demonstrasikan oleh Maria. Maria mendapat kasih karunia dari Tuhan, yaitu dipinjamnya rahim Maria untuk kelahiran Yesus Kristus.
  Pada waktu malaikat Tuhan datang menyampaikan berita tentang Yesus Kristus, mungkin Maria dalam pikirannya berkata: "Mana mungkin?" Mustahil !" dan segala macam pikiran yang tidak masuk akal. Hal ini wajar karena kita sebagai manusia umumnya sudah terprogram untuk berpikiran yang logis. Sesuatu yang terjadi di luar kebiasaan dan hukum cenderung akan diragukan kebenarannya. Tetapi apa yang dilakukan oleh Maria selanjutnya?
  Dia tidak berhenti sampai di situ saja. Kalau kita perluas makna perkataan Maria dalam ayat 38 di atas, maka bunyinya demikian: "Ya Tuhan aku ini ciptaanMu. Engkau menjadikan segala sesuatu yang ada oleh firmanMu. Apa yang telah keluar dari mulutMu, itu tidak akan kembali dengan sia-sia tetapi akan terlaksana. Engkau mampu mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada. Engkau sendiri yang berfirman kepadaku dan karenanya tidak ada yang mustahil bagi orang-orang percaya. jadilah padaku sesuai dengan firmanMu." Sebagai hasilnya? Maka mujizat dialami oleh Maria, Firman telah menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus.
  Apa masalah yang saudara hadapi hari ini? Bila saudara mau menerima firman Tuhan dan bertindak, maka firman itu akan tumbuh, cepat atau lambat akan melahirkan mujizat yang saudara perlukan. Setiap permohonan dan pergumulan kita akan menerima jawaban dari Tuhan, asalkan saudara setia, tulus dan selalu mencari kebenaran firman Tuhan. Karena iman kita bertumbuh melalui pergumulan doa dan pembacaan firman Tuhan, sehingga kita semakin kuat di dalam iman. Apapun permohonan kita, asal disampaikan kepada Tuhan dengan yakin dan tidak bimbang, tentu Tuhan akan mengabulkannya. (JH)
 
Doa:    Ya Bapa, kami mengucap syukur karena Engkau telah memilih kami. Sekarang ajar kami untuk dapat bertanggungjawab akan pemilihanMu itu. Amin!

      JADILAH ORANG-ORANG YANG SETIA DAN SIAP DIUTUS UNTUK MELAYANI TUHAN
==========================================
 
Firman Sebagai Pelita

Mazmur 119 : 105-112

Pelita atau sejenis mangkuk kecil yang terbuka, pada pinggirnya ada bagian kecil yang menonjol & diberi sumbu. Pelita agak janggal jika dipakai sebagai penerangan jalan.Orang dulu lebih suka memakai obor/suluh. Jika orang menggunakan pelita sebagai penerang pasa saat berjalan, maka harus berhati-hati sekali atau berjalan pelan-pelan. Jika tidak pelan-pelan, maka pelita akan mati.

Maksud pemazmur menggambarkan Firman Tuhan sebagai pelita artinya kita harus berhati-hati dalam membaca Firman Tuhan. Kalau perlu, di waktu membaca Alkitab, kita membacanya berulang-ulang dan pelan-pelan supaya tidak sia-sia tetapi dapat memberi penerang bagi jalan kita.

Membaca Alkitab bukan sekedar membaca, tapi juga harus mengerti bagaimana situasi ketika ayat tersebut ditulis. Supaya kita memahami maksud dari ayat tersebut, Firman Tuhan harus dibaca dengan hikmat. Selain itu kita juga harus membaca ayat-ayat sebelum dan sesudahnya.

Masalah kita masuk Kerajaan Surga atau tidak, tidak terkait sama sekali dengan pekerjaan/ jabatan kita. Tidak harus kita menjadi majelis atau aktivis gereja untuk bisa masuk kerajaan Tuhan. Hanya orang-orang yang melakukan Firman Tuhan dalam hidupnya, yang masuk kerajaan Tuhan.

GBU,
Leonard Bengs

__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke