SATU BAPTISAN

"Hanya ada satu Tuhan, satu iman, satu baptisan"  (Efesus 4:5 BIS)

Alkitab menegaskan hanya ada "satu" baptisan. Bagaimana kita dapat mengerti hal ini dengan benar? Dalam Perjanjian Baru khususnya di masa sekarang ini ada berbagai macam metode baptisan yang dilakukan oleh berbagai aliran gereja-gereja dan denominasi-denominasi. Baptisan manakah yang sah menurut Alkitab?

Dari Alkitab kita mengetahui bahwa di dalam Perjanjian Lama para imam melakukan upacara baptis air secara percik sebagai tanda dari penghapusan dosa-dosa mereka. Tuhan berfirman dalam kitab Bilangan 8:6-7 demikian:
"Ambillah orang Lewi dari tengah-tengah orang Israel dan tahirkanlah mereka. Beginilah harus kaulakukan kepada mereka untuk mentahirkan mereka: percikkanlah [sprinkle - KJV] kepada mereka air penghapus dosa, kemudian haruslah mereka mencukur seluruh tubuhnya dan mencuci pakaiannya dan dengan demikian mentahirkan dirinya."

Dan kitab Yehezkiel 36:25 berkata kepada kita demikian:
"Aku akan mencurahkan [sprinkle - KJV] kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu."

Sebenarnya kita hanya dapat mengerti hal ini bila kita menyadari bahwa upacara baptis air hanyalah sebuah tanda atau "bayangan" dari isi rohani yang sebenarnya sama seperti hukum sunat dalam Perjanjian Lama yang merupakan sebuah hukum upacara. Sunat jasmani sendiri tidak memiliki isi rohani dan tidak dapat menjamin keselamatan seseorang karena sunat sesungguhnya yang dimaksud oleh Tuhan adalah "sunat rohani", yaitu sunat dihati yang dikerjakan oleh Roh Kudus (Ulangan 10:16, Ulangan 30:6, Yeremia 4:4, Roma 2:29).

Demikian pula halnya dengan upacara baptis air dalam Perjanjian Baru yang merupakan sebuah tanda atau bayangan dari isi rohani yang sebenarnya. Sama seperti bayangan dari sebuah pohon yang tidak memiliki isi pokok, pohon dapat hidup tanpa bayangan, tetapi bayangannya tidak akan ada tanpa pohon. Semakin dekat bayangan tersebut ke pohon, akan lebih jelas merefleksikan pokok pohon yang sebenarnya. Begitu pula dengan baptisan (yaitu penyucian dari dosa) yang dikerjakan oleh Tuhan adalah nyata, tetapi ini adalah --pekerjaan yang seluruhnya dilakukan oleh Tuhan-- (Injil Anugrah), karena baptisan yang dimaksud adalah pembasuhan yang dilakukan oleh Allah Roh Kudus.

Kitab Titus 3:5 mengajarkan kepada kita demikian:
"pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya [anugrah-Nya] oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus"

Dan itulah sebabnya dalam kitab Efesus 2:8-9 Tuhan berkata demikian:
"Sebab karena kasih karunia [anugrah] kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."

Sekarang kita mengerti mengapa Tuhan berkata hanya ada satu baptisan karena itu menunjuk kepada baptisan secara "rohani" (pekerjaan Tuhan). Sedang upacara baptis air secara fisik adalah pekerjaan yang kita lakukan sendiri dan pekerjaan yang kita lakukan sendiri bagaimanapun terlihat baik, suci atau alkitabiahnya tidak dapat menyelamatkan kita, karena hal itu hanyalah sebuah tanda atau perumpamaan dari pekerjaan yang sebenarnya.

Upacara baptis air hanyalah bayangan yang mengarah kepada pembasuhan/pencucian dari dosa seseorang yang diselamatkan, diharapkan hal itu sudah terjadi atau akan terjadi di dalam kehidupan orang tersebut.

Secara rohani tidak ada hal yang penting dalam tindakan upacara baptis air, seseorang bisa saja beribu-ribu kali dibaptis dengan air betulan baik secara percik maupun secara selam tetapi orang itu tidak pernah mendapatkan "kelahiran kembali dari atas" atau "kebangkitan jiwa yang baru" yang hanya Tuhan saja yang dapat memberikannya kepada kita melalui kasih karunia-Nya.

Marilah kita bandingkan hal ini dengan Yohanes 1:13, dimana Tuhan berbicara tentang mereka-mereka yang telah diselamatkan demikian:
"orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah."

Demikianlah baptis air adalah sebuah hukum upacara yang diperintahkan untuk dilakukan selama masa Perjanjian Baru tetapi "air" sendiri secara rohani menunjuk kepada "Firman Tuhan" atau Injil. Sesungguhnya kita harus dibaptis oleh Firman Tuhan supaya kita bisa mendapatkan hidup yang kekal.

Kitab Efesus 5:26 menyatakan kepada kita demikian:
"untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman"
[terjemahan yang benar dari bagian akhir ayat seharusnya adalah: "dengan air melalui firman"]

Ketika orang-orang yang percaya mendengarkan firman Tuhan, Allah Roh Kudus akan menerapkan firman tersebut di dalam kehidupan mereka dan mulai membersihkan dosa-dosa mereka.

Dan dalam kitab 2 Petrus 3:5 kita membaca demikian:
" … bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air"

Tidak diragukan lagi bahwa Alkitab menggunakan ungkapan "air" untuk menunjuk kepada Firman Tuhan. Dalam kitab Yohanes 7:38 Tuhan Yesus berkata demikian:
"Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

Sekarang pertanyaan besarnya tentang masalah baptis air ini adalah: Apakah gereja-gereja Perjanjian Baru sudah jatuh ke dalam perangkap yang sama yang dilakukan oleh gereja-gereja Perjanjian Lama (Synagoga umat Yahudi) ?

Umat Yahudi pada zaman dahulu telah gagal bahkan mereka telah menolak Tuhan Yesus karena mereka lebih percaya kepada pekerjaan-pekerjaan atau usaha-usaha yang mereka lakukan sendiri untuk menggenapkan keselamatan mereka (Injil Pekerjaan). Dalam kata lain mereka tidak mau bergantung sepenuhnya kepada Tuhan untuk menggenapkan keselamatan mereka.

Kitab Roma 9:31-32 berkata kepada kita demikian:
"Tetapi: bahwa Israel [yaitu umat Yahudi], sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu. Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman [=Kristus], tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan [yaitu tersandung pada Kristus atau tersandung pada firman Kristus]."

Betapa mengerikannya kalau hal ini juga telah terjadi pada gereja-gereja dan denominasi-denominasi yang ada pada hari sekarang ini.

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea  (Habakkuk 2:14)

May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit,
Setiawan
========================================
 
 Gempa Bumi

OPEN FORUM 030101 JP-G
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Di Hagai 2:6 Tuhan berkata, "Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat ...... " dan seterusnya. Pertanyaan saya bagaimana kita mengerti ungkapan "sedikit waktu lagi" ?

MR. C: Dalam Perjanjian Lama di kitab Hagai 2:6-7 kita baca demikian:
"Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam."

Ada tiga tempat di dalam Alkitab dimana kita membaca tentang Tuhan menggoncangkan langit dan bumi. Pertama ketika Tuhan memberikan hukum-hukum-Nya kepada Musa di atas gunung Sinai. Pada waktu itu seluruh gunung ditutupi oleh api dan asap dan gunung itu juga bergoncang dengan hebat (Keluaran 19:18), itu adalah pemandangan yang sangat menakutkan. Anda lihat disini bahwa Tuhan menurunkan hukum-hukum-Nya untuk membawa penghakiman kepada mereka-mereka yang tidak diselamatkan.

Kejadian kedua dimana Tuhan menggunakan gaya bahasa yang sama adalah ketika Kristus berada di atas kayu salib. Pada peristiwa ini penghakiman dijatuhkan kepada Tuhan Yesus karena Dia sedang menanggung upah dosa dari mereka semua yang Dia akan selamatkan. Yesus dinyatakan bersalah karena dosa-dosa kita, dan Allah menumpahkan murka-Nya atas Dia. Peristiwa inilah yang dinubuatkan di Hagai 2:6. Dan kemudian dimulai dari hari Pentakosta Tuhan mulai menyelamatkan banyak orang dari segala bangsa-bangsa yang lain selain dari bangsa Yahudi.

Nah, nubuat ini ditulis 520 tahun sebelum Kristus datang, tetapi dibandingkan dengan 10,500 tahun sejak pertama kali keselamatan dinubuatkan ketika manusia jatuh kedalam dosa, ini adalah "sedikit waktu lagi".

Sekarang, 2000 tahun telah berlalu sejak Kristus pergi ke kayu salib, dan saat ini tujuan dari orang-orang percaya yang ada di seluruh dunia adalah menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali. Kita menanti-nantikan kedatangan-Nya karena Dia akan mengumpulkan kita dari bumi yang sudah dikutuk karena dosa ini dan kemudian memberikan kita tubuh yang baru yang sudah dipermuliakan dan tidak dapat binasa (1 Korintus 15:52). Orang-orang yang percaya akan "memenuhi rumah Tuhan dengan kemegahan".

Dan selain untuk menyempurnakan keselamatan kita, kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, dengan seluruh kekuasaan dan kemuliaan-Nya, adalah untuk menghakimi orang-orang yang tidak diselamatkan dari segala bangsa yang ada diseluruh dunia. Itu adalah saat yang ketiga kali Tuhan berbicara tentang menggoncangkan langit dan bumi.


OPEN FORUM 011601 A
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apakah Iblis yang menyebabkan terjadinya gempa bumi dan bencana alam lainnya?

MR. C: Iblis tidak ada kaitannya dengan semua hal itu. Allah sendiri yang menyebabkan terjadinya suatu bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dll. Allah sendiri yang bertanggung jawab sepenuhnya atas hal-hal tersebut (Yesaya 45:7). Ini semua merupakan "gambaran" dari penghakiman terakhir yang Allah kirimkan atas dunia karena dosa-dosa manusia. Pada hari terakhir, semua orang yang tidak diselamatkan, orang tua, orang muda, pria, wanita, anak-anak akan dibuang ke dalam kutukan yang kekal, yaitu kematian kedua.

Jadi, peristiwa-peristiwa bencana alam adalah merupakan sebuah peringatan dari Tuhan bagi mereka yang masih hidup.


OPEN FORUM 122899A
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Bagaimana bisa Allah yang baik membiarkan hal-hal yang buruk terjadi?

MR. C: Pertanyaan itu sering kali diangkat, ketika kita melihat banyaknya penderitaan di dalam dunia, misalnya, kejahatan seorang manusia terhadap sesama manusia, dan bencana-bencana alam seperti gempa bumi, banjir, gunung meletus, angin topan, dll. Kita dipenuhi tanda tanya: "Mengapa dunia ini adalah suatu tempat yang begitu berbahaya?"

Pada waktu permulaan dunia tidak diciptakan seperti ini. Ketika Tuhan menciptakan alam semesta, itu sempurna adanya, dan tidak ada kejahatan macam apapun (Kejadian 1). Tidak ada bencana alam. Dan Tuhan menciptakan manusia sempurna dalam "gambar dan rupa Tuhan" (Kejadian 1:26-27). Manusia adalah wujud tertinggi dari penciptaan, mereka berkuasa atas segala ciptaan yang lain dibumi ini. Kemudian ketika manusia memberontak terhadap Tuhan, bumi ini --dikutuk-- oleh Tuhan sehingga kesempurnaan yang ideal itu tidak ada lagi (Kejadian 3).

Seluruh umat manusia sudah dijangkiti oleh "penyakit dosa" dan sudah menjadi begitu jahatnya. Alkitab berkata di Yeremia 17:9:
"Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?"

Dan di Markus 7:21-23 kita baca:
"sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

Oleh karena itu, kita dapat menduga adanya begitu banyak penderitaan yang disebabkan oleh kecenderungan manusia kepada kejahatan. Dan hanya karena Tuhan sendiri yang menahan-nahan dosa di dalam kehidupan seluruh umat manusia sehingga kejahatan tidak terlihat begitu nyata.

Manusia diciptakan sempurna, dan ia ditugaskan untuk memimpin atas ciptaan yang lain. Ketika manusia berdosa terhadap Tuhan, Alkitab menjelaskan bahwa Tuhan membuat semua ciptaan-Nya, termasuk binatang-binatang, tumbuh-tumbuhan, batu-batuan, ditaklukkan di bawah kesia-siaan (Roma 8:19-22, Pengkhotbah 1:14, Pengkhotbah 12:8). Orang berdosa tidak dapat memimpin atas ciptaan yang sempurna, dan jadi, dari sejak kejatuhan manusia kepada dosa, kita mendapatkan adanya semak duri, bakteri, virus, angin topan, banjir, dan segala macam bencana alam.

Ini adalah untuk memperingatkan manusia akan kejahatan mereka dan juga merupakan peringatan bahwa hari penghakiman akan datang. Sering kali, dalam suatu bencana alam ada banyak orang yang mati; ini adalah "gambaran" dari kenyataan bahwa akhir dari manusia adalah kematian yang mengerikan, yaitu kematian yang kedua (kutukan kekal).

Tetapi kita mengharapkan "langit yang baru dan bumi yang baru" (Yesaya 65:17, Yesaya 66:22, 2 Petrus 3:13, Wahyu 21:1). Pada hari terakhir ketika alam semesta yang sekarang ini dihancurkan dengan api, Tuhan akan menciptakan alam semesta yang baru yang sempurna dimana orang-orang yang percaya akan hidup untuk selama-lamanya disana (2 Petrus 3). Sedangkan orang-orang tidak percaya, orang-orang yang tidak diselamatkan, akan dihakimi dan sudah pasti akan ditemukan bersalah, dan dibuang ke dalam neraka dimana mereka akan berada di bawah murka Tuhan untuk selama-lamanya.

Oleh karena itu kita mau untuk mengirimkan Injil ke seluruh dunia sehingga melalui Injil, manusia dapat meloloskan diri dari akibat mengerikan yang disebabkan oleh dosa mereka. Mereka dapat datang ke dalam hubungan yang indah dengan Tuhan, dan mendapatkan warisan "langit yang baru dan bumi yang baru" dimana mereka akan berada bersama Tuhan Yesus untuk selama-lamanya dalam kekekalan.

PENANYA: Apakah kejahatan dan dosa di atas bumi disebabkan oleh Iblis, si penipu ulung dan bapa dari segala kebohongan, si pangeran dari kuasa langit?

MR. C: Iblis masuk dalam gambaran untuk dua alasan. Pertama, Iblis mencobai manusia untuk jatuh ke dalam dosa, dan kedua, Allah yang berdaulat, pemimpin tertinggi, membuat Iblis menjadi pemimpin atas manusia yang tidak selamat (Kolose 1:13). Iblis adalah isi pokok dari kejahatan dan kehancuran itu sendiri, tetapi ia tidak dapat membuat bencana alam. Allah-lah yang menyebabkan terjadinya banjir, gempa bumi, gunung meletus, virus, wabah flu, semak berduri dan semak belukar. Ini nyata terlihat karena bumi ini sudah berada di bawah kutukan Allah.

Iblis dapat menyebabkan orang jahat untuk mencoba membunuh orang-orang percaya, dan nyatanya, serangannya yang terutama adalah untuk melawan mereka yang percaya di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Iblis terus menerus berusaha untuk mencobai orang-orang percaya untuk serong dari kebenaran. Di masa kita sekarang ini ada banyak injil-injil palsu yang sangat berhasil karena Iblis sedang memimpin di dalam gereja-gereja (2 Tesalonika 2, Lukas 21:20-21, Matius 24:15-21), dan dia memenangkan banyak orang. Orang-orang yang tidak betul-betul percaya sudah menjadi kepunyaannya, dan mereka menjadi semakin terikat kepadanya ketika mereka mengikuti injil-injil palsu yang terlihat sangat indah dan menarik itu.

PENANYA: Maukah anda berkomentar tentang Yesaya 45:7 ?

MR. C: Allah berkata di dalam Yesaya 45:7:
"yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini."

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah menciptakan "nasib malang", tetapi itu tidak berbicara tentang dosa, melainkan nasib malang itu seperti misalnya nasib malang dari peristiwa bencana alam. Dan itu juga adalah nasib malang dari hari penghakiman, yang akan menjadi nasib malang yang sangat buruk mengenai kutukan kekal bagi orang-orang yang tidak diselamatkan. Allah bertanggung jawab penuh untuk nasib malang yang seperti itu.

Go ye into all the world, and preach the gospel to every creature  (Mark 16:15)
www.familyradio.com
__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke