From: Yogi Triyuniardi

Yesus Kristus adalah Tuhan.

Kata siapa ?

Kata Tuhan sendiri:
"... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" - yang berarti: Tuhan menyertai kita. (Mat 1:23b / Yes 7:14)

Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan:
"Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan." (Mat 3:17)

Kata Simon Petrus:
"Engkau adalah Mesias, Anak Tuhan yang hidup!" (Mat 16:16b)

Kata Markus, penulis Injil:
Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Tuhan. (Mrk 1:1)

Kata Iblis:
"Jika Engkau Anak Tuhan,...." (Mat 4:3,6)

Kata roh jahat:
"Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Tuhan." (Mrk 1:24b)
"Engkaulah Anak Tuhan." (Mrk 3:11b)
"Apa urusanMu dengan aku, hai Yesus, Anak Tuhan Yang Mahatinggi?" (Mrk 5:7)

Kata ahli Taurat:
"Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Tuhan sendiri?" (Mrk 2:7b)

Kata Yesus sendiri:
"Dan barang siapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku" (Mrk 9:37b)

"Barang siapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia." (Yoh 5:23b)

"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yoh 14:6)

Kata kepala pasukan ketika Ia disalib:
"Sungguh, orang ini adalah Anak Tuhan!" (Mrk 15:39b)

Kata malaikat Gabriel:
",ia (Yohanes pembabtis) akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Tuhan mereka, dan ia akan berjalan mandahului Tuhan (Yesus)..." (Luk 1:16-17a)

"Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Tuhan Yang Mahatinggi" (Luk 1:13)

Kata malaikat Tuhan:
"Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud." (Luk 2:11)

Kata Yohanes:
"Firman (Yesus) itu adalah Tuhan" (Yoh 1:1)

Sebenarnya masih banyak lagi ayat yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan, jika kita rajin membaca alkitab, terutama jika kita memilih untuk percaya kepadaNya dan Roh Tuhan sudah tinggal didalam diri kita. Tetapi jika seseorang tidak percaya atau bahkan dengan tegas menolak Yesus, alkitab mengatakan bahwa ia telah dibawah hukuman (Yoh 3:18).
Saya tidak menakut-nakuti siapapun, karena ini adalah firman Tuhan, dan suka atau tidak suka tetap akan terjadi.
Oleh karena itu, bagi yang belum percaya, buruan deh, putuskan, sebelum waktumu habis!

Tuhan Yesus memberkati.
=======================================================
From: Dewi Kriswanti

RANTING YANG BERBUAH
Bacaan: Yohanes 15:1-8

“Dalam hal inilah Bapaku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu.” (Yohanes 15:8)
Tuhan Yesus memberi perumpamaan tentang hubungan kita dengan Bapa, sepeRti pohon anggur, dimana Tuhan sebagai pemilik kebun, Yesus sebagai pokok anggur dan umatnya sebagai rantingnya. Satu hal yang pasti ada dibenak setiap petani, pastilah mendambakan suatu ketika nanti akan menikmati hasilnya. Demikian juga dengan Tuhan, Dia sangat mengharapkan setiap umatNya bisa menghasilkan buah-buah kehidupan yang dapat mempermuliakan Tuhan.
Didalam nats pembacaan hari ini, jika kita teliti betul maka tiga hal yang dapat kita pelajari, yakni:
1. Ranting yang terpisah dari pohonnya (ay.4). Satu hal yang mustahil bagi ranting jenis ini dapat menghasilkan buah. Jangankan untuk menghasilkan buah, bertahan hidup lebih lama saja ia tidak bisa. Sebab dengan terlepasnya ranting tersebut dari pohonnya, ini berarti terputus juga hubungannya dengan sumber kehidupan. Demikian juga bagi kita setiap umat Tuhan, jika kita hidup secara rohani hubungan kita dengan Kristus terputus. maka mustahil bagi kita dapat menghasilkan buah-buah kehidupan yang benar. Sebab hanya melekat pada Kristuslah membuat kita dapat hidup dan berbuah.

2. Ranting yang menempel pada pohon tapi tidak berbuah (ay.2a). Ranting jenis ini juga tidak berguna dan ia akan dipotong dan dibakar. Ini merupakan gambaran kehidupan setiap kita umat Tuhan, yang tidak mengalami pertumbuhan dalam hidup rohani kita. Tidak bertumbuh dalam pemahaman terhadap firman Tuhan, bahkan tidak mau menjadi pelaku firman. Berpuluh tahun iring Tuhan, hidupnya tidak berubah (bertobat).

3. Ranting yang berbuah banyak (ay.2b).Yang Tuhan kehendaki ialah kehidupan kita umatNya yang terus bertumbuh didalam Dia, bahkan menjadi ranting-ranting yang berbuah dan yang selalu siap menjadi ranting yang selalu dibersihkan. Artinya selalu siap dididik oleh Tuhan melalui setiap pencobaan , dimurnikan dengan setiap persoalan (lihat I Ptr.1:6-7, Ibr.12:5-11). Marilah kita menjadi seperti ranting yang dapat menghasilkan buah yang lebat, sehingga melalui dan oleh hidup kita Tuhan dipermuliakan. JHW

Doa: Bapa, jadikan kami menjadi anak-anakMu yang siap menghasilkan buah-buah pertobatan dalam hidup kami. Amin.

JADILAH RANTING YANG KUAT DALAM KRISTUS SEHINGGA MENGHASILKAN BUAH-BUAH YANG BAIK
==========================================

POTENSI HIDUP

Langkah ke 1
Langkah pertama untuk mencapai potensi hidup kita yang maksimal adalah PERLUASLAH WAWASAN kita. Kita harus mampu memandang kehidupan ini dengan mata iman. Kita harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan kita raih. Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benak kita, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadar kita, dalam perbuatan kita dan dalam setiap aspek kehidupan kita. (Yohanes 10:10)

Langkah ke 2
Langkah kedua untuk mencapai POTENSI  hidup kita yang maksimal adalah MENGEMBANG KAN  gambar diri yang sehat. Itu aartinya kita harus melandasi gambar diri kita diatas apa yang TUHAN katakana tentang kita. Keberhasilan kita meraih tujuan, sangat tergantung pada bagaimana kita memandang diri kita sendiri; sebab hal itu menentukan TINGKAT KEPERCAYAAN diri kita dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa, kita tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang kita bayangkan mengenai diri kita sendiri. (Mazmur 139:14-16)

Langkah ke 3
Langkah ketiga untuk mencapai potensi hidup yang maksimal adalah temukan kekuatajn dibalik pikiran dan perkataan kita. Target utama serangan musuh adalah pikiran kita. Ia tahu sekiranya ia berhasil MENGENDALIKAN & MEMANIPULASI seluruh kehidupan kita. Sungguh, pikiran menentukan perilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan. Itulah sebabnya Alkitab
memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran. (Ibrani 3:1)
__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke