Persepuluhan

OPEN FORUM 042199 N
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Apakah Maleakhi 3:8-10 berbicara tentang zaman kita sekarang ini?

MR. C: Baiklah, mari kita baca di Maleakhi 3:8-11 demikian:
"Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!  Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam."

Dalam latar belakang sejarahnya ini sedang berbicara tentang bangsa Israel kuno pada zaman dahulu. Mereka seharusnya membawa persembahan persepuluhan dari penghasilan mereka, dari hasil bumi mereka, dari ternak-ternak mereka ke dalam perbendaharaan Bait Allah untuk menyediakan dana bagi pekerjaan para imam-imam dari suku Lewi supaya tersedia makanan rohani bagi umat, itulah tujuan dari persembahan persepuluhan.

Secara rohani bagian ini berbicara kepada kita semua. Persepuluhan dalam Perjanjian Lama menggambarkan bahwa kita harus membawa jiwa-jiwa kepada keselamatan. Dalam kata lain kita diselamatkan untuk melayani; kita semua diselamatkan untuk membuat pertambahan jiwa-jiwa yang dibawa masuk ke dalam kerajaan Allah.

Ketika Tuhan menyelamatkan kita, bukan maksud Tuhan bahwa kita hanya berkata, "Adalah bagus saya sudah diselamatkan, sekarang apa yang saya harus lakukan adalah hidup menurut Alkitab, berdoa dan menjalankan hidup saya, maka semuanya akan baik-baik saja." Tetapi itu adalah bukan apa yang Tuhan maksudkan.

Tuhan berkata bahwa Dia telah menyelamatkan kita, dan kita hendaknya menjadi saksi-saksi-Nya. Kita hendaknya pergi ke seluruh dunia dengan membawa Injil supaya ada peningkatan dari pemberitaan Injil. Ada orang-orang lain yang harus diselamatkan. Kita hendaknya menjadi saksi-saksi yang taat dan setia sehingga orang-orang lain dapat diselamatkan. Dan bilamana ada seseorang yang diselamatkan, itu adalah seperti membawa orang tersebut sebagai persembahan persepuluhan ke dalam kerajaan Allah.

Bagian ini tidak berbicara tentang uang. Menurut sejarah, memang itu berkata tentang uang, hasil bumi, ternak, dll. tetapi dalam Perjanjian Baru hal itu berbicara tentang memberitakan Injil sehingga orang-orang dapat diselamatkan. Dan sesungguhnya dalam Perjanjian Baru Tuhan tidak menginginkan sepuluh persen dari uang kita, tetapi Dia menginginkan seluruh kehidupan kita sebagai "persembahan" yang hidup.

Dalam kitab Roma 12:1 kita membaca demikian:
"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati."

Dan kitab Efesus 5:2 berkata demikian:
"dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah."

Kita harus hidup dengan sederhana dan membuat segala kemungkinan yang ada untuk membantu penyebaran Injil kepada dunia. Mereka yang diselamatkan itu adalah seumpama persepuluhan yang dibawa masuk ke dalam tempat penyimpanan di dalam bait rohani Allah. Adalah baik untuk memberikan sepuluh persen, tetapi itu adalah jumlah yang paling sedikit. Allah menginginkan seluruh kehidupan kita, Dia mau kita untuk menjadi saksi-saksi dari Injil.

Dalam kitab Yesaya kita membaca tentang "kurban" yang benar dan yang berkenan kepada Tuhan, Yesaya 66:20 berkata demikian:
"Mereka itu akan membawa semua saudaramu dari antara segala bangsa sebagai kurban untuk TUHAN di atas kuda dan kereta dan di atas usungan, di atas bagal dan unta betina yang cepat, ke atas gunung-Ku yang kudus, ke Yerusalem, firman TUHAN, sama seperti orang Israel membawa kurban dalam wadah yang tahir ke dalam rumah TUHAN [Yerusalem rohani]."

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea  (Habakkuk 2:14)
www.familyradio.com
===================================================
 
Injil Pekerjaan

In a message dated 12/7/2004 7:35:41 PM Pacific Standard Time, natasha_jm1985@ writes:

Saya sangat tertarik dengan pernyataan-pernyataan anda mengenai hukum-hukum upacara. Saya melihat bahwa segala sesuatu kejadian, peristiwa dan penyembahan atau apapun itu di dalam Alkitab selalu anda hubungankan itu dengan hukum upacara yang semuanya itu katanya hanya merujuk kepada satu tujuan yaitu kedatangan Yesus Kristus yang pertama. Yang ingin saya tanyakan ialah:

1- Bolehkah anda tuliskan secara mendetail dalam bentuk daftar apa-apa saja semua yang sebenarnya termasuk dalam hukum upacara Perjanjian Lama dan yang termasuk dalam hukum upacara Perjanjian yang Baru itu dan apa yang tidak termasuk?

2- Hukum-hukum upacara yang manakah diantara yang ada di dalam daftar anda itu yang sudah tidak berlaku lagi setelah kematian Yesus di kayu salib (dipakukan bersama Yesus dikayu salib sehingga tidak perlu lagi kita ikuti saat ini). Otomatis yang lainnya yg tidak termasuk dalam daftar itu masih berlaku dan harus kita ikuti sampai saat ini.

Terimakasih atas jawaban-jawaban yang nantinya anda berikan atas pertanyaan saya diatas itu.

GBU
Natasha Maria
------------------------------------------------------------------
Dear Beloved,

Ini adalah pertanyaan yang bagus, di Kolose pasal 2 kita melihat daftar hukum-hukum upacara dalam Perjanjian Lama yang sudah tidak perlu dijalankan lagi oleh gereja-gereja Perjanjian Baru, dalam kitab Kolose 2:16-17 kita membaca demikian:
"Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat [ke-tujuh]; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus."

Ayat ini menyatakan bahwa kita sudah tidak perlu lagi menjalankan hukum-hukum upacara mengenai makanan dan minuman yang haram, kita sudah tidak perlu lagi menjalankan perayaan bulan baru dan hari ke-tujuh sabat karena semuanya sudah "diwujudkan" dalam karya Kristus di kayu salib. Masalahnya kalau kita berkeras untuk menjalankan hukum-hukum upacara tersebut secara fisik itu berarti kita tidak mengakui bahwa Yesus Kristus sudah pergi ke kayu salib untuk menggenapi hal-hal tersebut.

Tetapi secara rohani, hukum-hukum upacara ini masih tetap berlaku untuk selama-lamanya.
Seperti misalnya perayaan hari ke-tujuh Sabat yang menyatakan bahwa bangsa Israel tidak boleh melakukan pekerjaan apapun pada hari Sabtu menunjuk kepada fakta rohani bahwa kita tidak dapat menggenapkan keselamatan kita melalui pekerjaan apapun yang dapat kita lakukan sendiri, tetapi Tuhan-lah yang harus melakukan seluruh karya keselamatan tersebut di dalam diri kita pada semua aspek-aspeknya (Efesus 2:8-9).

Jadi, pada hari sekarang ini kita tidak melanggar perintah Tuhan bila melakukan pekerjaan pada hari Sabtu, akan tetapi kita akan dihukum dengan hukuman yang kekal (yang digambarkan dengan hukuman rajam di dalam Perjanjian Lama) bila kita ingin menggenapkan keselamatan kita melalui pekerjaan kita sendiri.

Sama halnya dengan hukum upacara mengenai makanan dan minuman yang haram. Pada hari sekarang ini kita tidak melanggar perintah Tuhan bila memakan daging apa saja yang kita sukai (Markus 7:18-19, 1 Timotius 4:1-4, Kisah Rasul 11:7-10), akan tetapi secara rohani kita hanya boleh memakan daging dari binatang yang tidak haram (Yohanes 6:53-58).

Ingatlah bahwa Yesus Kristus juga disebut sebagai Anak Domba (Yohanes 1:29), dengan demikian kita hanya boleh mendapatkan makanan rohani kita dari Firman Tuhan Yesus yang adalah seluruh Alkitab, tidak ditambah dan tidak dikurangi (Wahyu 22:18-19).

Sedangkan mereka-mereka yang mempercayai adanya firman ilahi di luar Alkitab secara rohani adalah seperti orang-orang yang sedang memakan daging binatang yang haram menurut hukum upacara.

Dan sebenarnya masih ada banyak lagi hukum-hukum upacara yang dijalankan pada masa Perjanjian Lama, tetapi pada hari sekarang ini ketika kita membaca tentang hal-hal tersebut --kita hanya perlu untuk mencari arti-arti rohaninya saja-- dan kita sudah tidak perlu melakukannya lagi.

Hukum-hukum upacara dalam Perjanjian Lama adalah termasuk hukum-hukum mengenai mempersembahkan kurban bakaran dan kurban darah dari binatang yang tidak bercacat (Imamat 1), para laki-laki harus disunat secara jasmani (Kejadian 17:10-14), para laki-laki harus pergi ke Yerusalem setahun tiga kali (Ulangan 16:16), harus berpuasa secara jasmani pada saat-saat tertentu (Imamat 23:27-29), harus menyalakan api yang tidak boleh padam (Imamat 6:12-13), hukuman rajam bagi mereka yang melakukan pelanggaran berat (Ulangan 17:5-6, Ulangan 22:20-24, Ulangan 21:18-20), pengudusan hari ke-tujuh sabat (Keluaran 20:8-11), pengudusan tahun sabat (Imamat 25), para imam harus mencuci "tangan dan kakinya" dengan air sebelum masuk ke dalam tempat ibadah (Keluaran 30:19-21), para imam tidak boleh merusak tepi janggutnya (Imamat 19:27), para imam harus memakai pakaian kudus dengan serban lenan (Keluaran 28:4, Imamat 11:4), para imam tidak boleh berada terlalu dekat dengan mayat (Imamat 21), para imam harus memeriksa jemaatnya yang dicurigai menderita penyakit kusta yang menular dan memeriksa rumah jemaat yang dicurigai lapuk secara menular (Imamat 13-14), tidak boleh memakai pakaian dari dua jenis bahan yang berbeda (Imamat 19:19), tidak boleh menanam dua macam bibit yang berbeda pada satu ladang (Imamat 19:19), tidak boleh membajak dengan menggunakan lembu dan keledai bersama-sama (Ulangan 22:10), dll.

Dan ingatlah bahwa gereja-gereja Perjanjian Baru juga memiliki dua hukum upacara, yaitu upacara baptis air dan upacara perjamuan kudus.

Ada orang-orang yang berkata bahwa Tuhan tidak pernah berubah, tetapi kenyataannya Tuhan telah merubah hukum-hukum-Nya sendiri untuk membuat kemajuan rohani di dalam jemaat-Nya. Bila kita melihat peraturan-peraturan dalam Perjanjian Lama ada banyak sekali hal-hal yang dirubah. Yang tidak berubah adalah "sifat dan karakter" dari Tuhan yang selalu sama dari masa kekekalan yang lampau sampai masa kekekalan yang akan datang, tetapi hukum-hukum Tuhan mengalami perubahan-perubahan dan Tuhan sendirilah yang merubahnya.

Satu pengajaran Alkitab yang sangat penting adalah "Injil Kasih Karunia" (Injil Anugrah), yaitu kita tidak dapat diselamatkan melalui pekerjaan-pekerjaan yang dapat kita lakukan sendiri, dan hukum-hukum upacara adalah hal-hal yang kita lakukan sendiri (Injil Pekerjaan).

Hal-hal yang kita lakukan sendiri bagaimanapun terlihat baik, suci atau sangat alkitabiah (seperti misalnya melakukan upacara baptis air, upacara perjamuan kudus, menerima Kristus, menangis dibangku pengakuan dosa, berdoa suatu macam doa tertentu, melakukan sakramen-sakramen, menjadi anggota gereja, dll) tidak dapat menggenapkan keselamatan kita.

Tuhan-lah yang harus melakukan seluruh pekerjaan keselamatan di dalam diri kita pada semua aspek-aspeknya menurut jadwal-Nya (Efesus 2:8-9, Titus 3:5, Filipi 2:13, Roma 4:5-6, Roma 9:11, Roma 11:6, 2 Timotius 1:9, Galatia 2:16, Kejadian 6:8, 2 Tawarikh 30:12, Imamat 22:32-33).

Dalam kitab Yohanes 15:16 Tuhan berkata demikian:
"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamuÂ… "

Dan Roma 9:11 menerangkan demikian:
"Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, --supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya--"

Dan kitab 2 Timotius 1:9 menyatakan demikian:
"Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman"

Gereja-gereja Kristen pada zaman reformasi telah mengerti hal ini dengan benar, tetapi pada hari sekarang ini ada banyak orang-orang yang menentang ajaran ini dan sangat ingin untuk melemahkannya. Tetapi kitab Roma 11:5-7 menubuatkan kepada kita demikian:
"Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan kasih karunia. Tetapi jika hal itu [keselamatan] terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia. Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya"

Kunci dari masalah ini kita temukan dalam kitab Efesus 2:8-9 yang berkata demikian:
"Sebab karena kasih karunia [anugrah] kamu diselamatkan oleh iman [Kristus]; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."

Dan kitab Galatia 2:16 menyatakan demikian:
"Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam [milik] Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam [milik] Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat."

Dan kitab Roma 4:5-6 menambahkan demikian:
"Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran. Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya"

It is good that a man should both hope and quietly wait for the salvation of the LORD  (Lamentations 3:26)

May Christ's strength be with you,
Setiawan
__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke