Renungan Pagi,

Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:
"Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." ( Kejadian 3:2-5 )

Kadang ..... Tuhan katakan : "Jangan!" ...... Namun ada yang katakan : "Tak apa-apa." ......
Kadang ...... Tuhan katakan : "Tinggalkan!" ......
Namun ada suara yang katakan : "Nanti dulu lah." ......

Kadang ....... Tuhan katakan : "Kamu akan mati!" ....... Namun ......
Banyak suara di sekitar kita katakan : "Tidak. Semua juga melakukan kok.".....

Mana yang kita dengar ...... ? Mana yang kita pilih ..... ? Semua ada di tangan kita ......

Namun ..... Satu hal patut kita ingat ......
Tuhan tak pernah main-main dengan firman-Nya ...... Tuhan serius dengan firman-Nya ......
==================================================
Renungan Pagi,

Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:
"Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." ( Kejadian 3:2-5 )

Mari kita mencoba untuk jujur pada diri kita ......

Lebih betah manakah kita ....... ? "Berbicara" dengan Tuhan ....... Atau ......
"Berbicara" dengan Iblis ...... ?

Lebih ada waktu untuk apakah kita ...... ? Merenungkan firman Tuhan ...... Atau ......
Menimbang-nimbang perkataan "manusia" ..... ?
=================================================
Renungan Pagi,

Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan." ( Lukas 12:40 )

Dengan apakah kita siap sedia ..... ? Dengan meninggalkan pekerjaan kah ...... ?
Dengan keluar dari sekolah kah ..... ? Dengan menjual semua miliknya kah ..... ?
Dengan duduk manis menunggu di gereja kah ..... ?

Atau ...... Tetap bekerja ...... Tetap bersekolah ..... Tetap melakukan tugas seperti biasa ......
Untuk kemuliaan Tuhan ...... ?

Haruskah kita berhenti melakukan apa-apa ..... Saat kedatangan-Nya semakin dekat ..... ?

Dan .... Bila pun kedatangan-Nya sudah dekat ..... Haruskah kita menyia-nyiakan ......
Sedikit waktu yang tersisa itu ....... Untuk sibuk memikirkan diri sendiri ......
Dan tidak melakukan apa-apa lagi ...... ?

Atau ...... Justru semakin giat bekerja ...... Menjadi saksi-Nya .....
Untuk kemuliaan nama-Nya .... ?

=========================================
Renungan Pagi,

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan.
Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. ( Efesus 5:8-10 )

Jadi ..... Adakah kita saat ini ..... Benar-benar terang di dalam Tuhan ..... ?
Atau ..... Masih seperti dahulu ..... ?
Lalu ..... Apa buah kita ..... ?

Sedangkan terang ..... Hanya berbuahkan kebaikan ...... Dan keadilan ...... Dan kebenaran ......

Tetapi ..... Adakah "kebaikan" itu juga ada pada kita ..... ?
Adakah "keadilan" itu juga ada pada kita ..... ?
Adakah "kebenaran" itu juga ada pada kita ..... ?
Dan ..... Adakah kita ..... Sudah hidup sebagai anak-anak terang ..... ?
====================================================
Renungan Pagi,

Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.
( Ulangan 32:10 )

Siapa sih ..... Yang tidak senang dijaga Tuhan .....
Seperti Tuhan menjaga biji mata-Nya ...... ?

Siapa sih ...... Yang tidak ingin bernilai di mata-Nya ..... ?
Namun ..... Siapkah kita menjadi biji mata-Nya ...... ?

Yang "selalu" melekat pada-Nya ...... ? Yang "selalu" memandang .....
Seperti apa yang ingin Dia pandang ...... ? Yang "selalu" memancarkan isi hati Tuhan ...... ?

Dan siap "dikucek" ...... Saat ada sesuatu yang asing ....... Masuk dalam diri kita .......?

Bila kita siap menjadi biji mata-Nya ...... Dia pun akan menjaga kita .....
Seperti menjaga biji mata-Nya ......
Tapi ..... Bila tidak ..... ? Mari kita renungkan .....
===================================================
Renungan Pagi,

Lalu kata Yusuf kepada saudara-saudaranya itu: "Marilah dekat-dekat."
Maka mendekatlah mereka.
Katanya lagi: "Akulah Yusuf, saudaramu, yang kamu jual ke Mesir. Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu. ( Kejadian 45:4-5 )

Yusuf ..... Tidak lupa akan kejadiannya ......
Yusuf ..... Tidak lupa kalau saudaranya pernah menjual dia ......
Namun ..... Dia ampuni ...... Dia "lupakan" kepahitannya ..... Dia lupakan sakit hatinya ......
Adakah kita bisa mengampuni ...... ?
Atau ..... Justru sebaliknya ...... ?

Kejadiannya mungkin tidak begitu kita ingat ...... Bahkan mungkin kita mulai "lupa" .....
Namun ..... Mengapa kepahitannya ..... Tetap mengendap di hati kita ...... ?
"Pokoknya aku benci dia." ....... "Aku benci dia." ......
=====================================================
Renungan Pagi,

Lalu kata Yusuf kepada saudara-saudaranya itu: "Marilah dekat-dekat."
Maka mendekatlah mereka. Katanya lagi:
"Akulah Yusuf, saudaramu, yang kamu jual ke Mesir. Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu. ( Kejadian 45:4-5 )

Mungkin ...... Kita sudah dapat mengampuni .....
Tetapi ..... Apakah mengampuni saja sudah cukup ..... ?

Cukupkah hanya dengan : ...... "Pokoknya aku sudah mengampuni" ...... ?
"Pokoknya aku sudah tidak sakit hati" ...... ? "Pokoknya aku sudah tidak dendam" ....... ?
"Pokoknya tugasku mengampuni sudah selesai" ...... ?

Yusuf ...... Dia tidak sekedar mengampuni ......
Yusuf ....... Dia melakukan sesuatu yang lebih ........
Sebagai bukti nyata dari pengampunannya .......

Dia pulihkan hati saudaranya ...... Dia tak ingin ......
Saudaranya terus merasa bersalah .......
Bagaimana dengan kita ...... ? Masihkah ada waktu untuk itu ..... ?

Jadi ..... Adakah kita benar-benar sudah mengampuni ..... ?
__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

JNM Mailing list are managed by :
Indonesian Pentecostal Revival Fellowship (IPRF) Denver, USA (or GPdI Denver)
If you have any comment or suggestion about this mailing list, to : [EMAIL PROTECTED]
or If you want to contact IPRF Denver USA, to : [EMAIL PROTECTED]
Web Site : http://www.iprf.us
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke