Samaria

In a message dated 6/22/2006 8:22:59 PM Pacific Standard Time, SMARIA@ writes:

Pak Setiawan,

Saya ingin tahu, pada zaman sekarang, orang Samaria berasal dari negara mana? dan apakah orang Filistin seperti yang banyak diceritakan dalam Alkitab perjanjian lama sama dengan negara/orang Palestina?

Terima kasih atas jawabannya. Tuhan memberkati.
----------------------------------------
Dear Beloved,

Samaria adalah nama dari salah satu ibukota di tanah Israel. Pada waktu itu, setelah kematian raja Salomo, bangsa Israel dibagi menjadi dua bagian, satu bagian disebelah Utara disebut sebagai "Israel" yang terdiri dari 10 suku (dengan Efraim sebagai suku yang terbesar) dan ibukotanya di Samaria, dan satu bagian lagi disebelah Selatan disebut sebagai "Yehuda" (Yudea) yang terdiri dari 2 suku (yaitu Yehuda dan Benyamin) dengan ibukota di Yerusalem.

Pada tahun 709 Sebelum Masehi, malapetaka menimpa sepuluh suku Israel. Tuhan membiarkan bangsa Israel untuk dihancurkan oleh bangsa Asyur, yaitu suatu bangsa yang bahasanya tidak dimengerti oleh umat Israel. Dan hanya karena Hizkia raja Yehuda yang baik telah menyingkirkan semua tempat-tempat penyembahan berhalanya maka Yerusalem tidak turut dihancurkan pada waktu yang hampir bersamaan.

Tetapi kemudian bangsa Israel berdosa kembali terhadap Tuhan dengan tempat-tempat penyembahan berhalanya. Mereka memang menyembah Allah Yehovah tetapi dalam waktu yang sama mereka menyembah Allah Yehovah mereka juga menyembah ajaran-ajaran dari ilah-ilah palsu. Sehingga pada tahun 587 Sebelum Masehi dua suku yang disebelah Selatan dihancurkan oleh bangsa Babel yang juga merupakan bangsa yang bahasanya tidak dimengerti oleh umat Israel.

Jadi Samaria dikuasai oleh bangsa Asyur dan kemudian raja Asyur mengisi kota-kota Samaria dengan orang-orang asing yang bukan berasal dari bangsa Israel. Dalam kitab 2 Raja-raja 17:23-24 kita membaca demikian:
"sampai TUHAN menjauhkan orang Israel dari hadapan-Nya seperti yang telah difirmankan-Nya dengan perantaraan semua hamba-Nya, para nabi. Orang Israel diangkut dari tanahnya ke Asyur ke dalam pembuangan. Demikianlah sampai hari ini. Raja Asyur mengangkut orang dari Babel, dari Kuta, dari Awa, dari Hamat dan Sefarwaim, lalu menyuruh mereka diam di kota-kota Samaria menggantikan orang Israel; maka orang-orang itupun menduduki Samaria dan diam di kota-kotanya.

Demikianlah bangsa Israel dibuang sebagai tahanan ke Asyur dan Babel sampai akhirnya kerajaan Media dan Persia menaklukkan kerajaan Babel tepat di tahun 539 SM sehingga kemudian bangsa Israel dapat dibebaskan dan bisa pulang kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali Bait Suci.

Sekarang kita mengerti mengapa di dalam Perjanjian Baru Tuhan membedakan Samaria dan Yerusalem. Samaria menunjuk kepada orang-orang asing yang bukan berasal dari bangsa Israel (mereka juga mungkin kawin campur dengan bangsa Israel tetapi itu tetap menjadikan mereka sebagai orang asing), dan Yerusalem menunjuk kepada bangsa Israel. Akan tetapi orang Samaria ini seringkali diceritakan sebagai orang yang lebih baik daripada orang Israel itu sendiri.

Bangsa Asyur dengan ibukota di Niniwe pada hari sekarang menunjuk kepada bangsa Syria. Sedangkan bangsa Babel pada hari sekarang ini menunjuk kepada bangsa Irak. Dan bangsa Filistin menunjuk kepada bangsa Palestina yang sampai saat sekarang ini masih tinggal di Gaza.

All scripture is given by inspiration of God, and is profitable for doctrine, for reproof, for correction, for instruction in righteousness  (2 Timothy 3:16)

May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit,
Setiawan
================================================
 
Matahari

OPEN FORUM 062201
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Saya punya pertanyaan mengenai Wahyu pasal 12. Apakah perempuan yang dimaksud adalah Maria atau Gereja?

MR. C: Di Wahyu 12:1-2 kita baca demikian:
"Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan."

Perempuan yang dimaksud disini adalah badan kumpulan orang-orang yang percaya (body of believers). Di ayat 5 dikatakan perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki. Tentu saja, seseorang harus menjadi Ibu yang melahirkannya, tetapi perempuan yang Tuhan maksudkan disini adalah bukan Maria, ini adalah "badan kumpulan orang-orang yang percaya", dan karena itulah Kristus menjelma menjadi manusia.

Kemudian perhatikan ketika sang Anak dirampas dan dibawa lari kepada Allah, yaitu, ketika Kristus mati dan kembali ke surga, perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah selama 1260 hari [= tiga setengah tahun = tiga setengah masa] seperti yang tertulis di ayat 6. Ini bukan membicarakan tentang seorang perempuan, ini sedang membicarakan kumpulan orang-orang yang percaya selama era Perjanjian Baru. Di Wahyu 12:14 kita baca demikian:
"Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa [total tiga setengah masa]."

Dan ayat 17 berkata demikian:
"Maka marahlah naga [Iblis] itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus."

OPEN FORUM 032601 M
SELAMAT DATANG DI FORUM TERBUKA

PENANYA: Saya mempunyai sebuah pertanyaan mengenai Yosua 10:13. Pertanyaan saya adalah apakah pada saat itu, matahari dan bulan memang benar-benar berhenti?

MR. C: Baiklah. Di Yosua pasal 10 kita membaca kisah yang sangat menarik ini. Di sana ada suatu pertempuran yang sedang berlangsung, mari kita membaca di ayat 12 dan 13 demikian:
"Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!" Maka berhentilah matahari dan bulan pun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh."

Kalau kita melihat istilah yang digunakan di sini dan meneliti kata-kata dalam bahasa aslinya Ibrani apa yang digunakan dalam ayat ini, maka kita tidak mendapatkan cukup informasi untuk mengetahui apa yang persisnya yang terjadi karena ada beberapa kata yang digunakan di sini, misalnya ungkapan "matahari berhenti" bisa dikaitkan dengan kesunyian, dan ini adalah istilah yang sangat sulit untuk dimengerti. Tidak mungkin kita bisa menentukan apa yang persisnya telah terjadi di sini, tetapi inilah yang kita ketahui, bahwa hari itu telah diperpanjang. Sudah pasti bahwa hari itu telah menjadi lebih panjang. Tetapi bagaimana terjadinya hal tersebut, Tuhan tidak mengatakannya kepada kita.

Kita harus ingat bahwa Tuhan adalah pencipta alam semesta. Dan Dia menetapkan segala hukum alam yang mengatur alam semesta, yang menetapkan posisi matahari dan bumi di dalam orbitnya dan mengatur panjangnya siang dan malam hari, dan lain sebagainya. Semua hal ini secara akurat diatur oleh hukum alam yang Tuhan telah tetapkan ketika Dia menciptakan alam semesta ini.

Tetapi dengan cara yang sama pula, karena Allah adalah pencipta, Dia sanggup mengesampingkan suatu hukum alam tertentu tanpa ada kekacauan di alam semesta, dan Dia tidak perlu mengatakan kepada kita bagaimana cara-Nya Dia melakukan hal tersebut. Sebagai contoh, ketika Yesus berjalan di atas air, hukum gravitasi berkata hal ini tidak mungkin, sama sekali tidak mungkin. Jika ada orang yang berusaha untuk berjalan di atas air maka ia akan tenggelam ke dalam air tersebut. Tetapi ternyata Kristus bisa berjalan di atas air. Nah, Tuhan tidak menjelaskan kepada kita bagaimana Dia mengesampingkan hukum gravitasi pada saat itu untuk melakukan hal ini.

Dan sekali lagi, di Yosua pasal 10 ini, tidak ada informasi di sini yang dapat menolong kita untuk memahami bagaimana Tuhan melakukan hal ini. Apakah hal ini mengacaukan seluruh keharmonisan benda-benda angkasa sebagai penunjuk waktu, di mana Tuhan menggunakannya untuk mengatur alam semesta, yaitu jam yang diatur berdasarkan gerakan dari planet-planet dan matahari serta bulan dan bumi? Jawabannya adalah tidak. Hal ini tidak mengacaukan apapun juga karena Tuhan adalah sang Pencipta, dan Dia melakukan apa saja yang Dia ingin lakukan dan semuanya akan kembali normal, meskipun hal ini sungguh-sungguh telah terjadi. Baiklah, terima kasih anda telah menyampaikan topik ini.

For the earth shall be filled with the knowledge of the glory of the LORD, as the waters cover the sea  (Habakkuk 2:14)
www.familyradio.com
===========================================
 
Mempercepat Hari Tuhan

In a message dated 6/20/2006 6:54:08 PM Pacific Standard Time, ruddy_aguse@ writes:

Shallom...
 
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk jawaban atas pertanyaan dari Sdri. Lanny Daud. Perpuluhan memang semata-mata bukan hanya berbicara mengenai uang, menurut saya perpuluhan bicara mengenai sikap hati kita yang dipersembahkan untuk Tuhan dan itu bisa berarti semua yang kita miliki, 10%-nya adalah milik Tuhan.

Saya tidak akan menanggapi masalah tsb, tetapi saya melihat inti pertanyaan Sdri. Lanny Daud mengenai PERPULUHAN BAGI ORANG BISNIS, apakah dari NETTO atau BRUTO??? Saya mohon jawaban yang langsung ke inti pertanyaannya, karena hal ini banyak menjadi pertanyaan bagi anak-anak Tuhan.

Terima kasih dan mohon maaf sebelumnya.
Tuhan Memberkati.
Ruddy  
----------------------------------------------

Dear Beloved,

Maaf kalau sebelumnya saya telah melewatkan inti pertanyaannya, maksud saya adalah bagi orang-orang bisnis maupun ibu-ibu rumah tangga besar persepuluhan yang Tuhan inginkan adalah sama dan hal itu tidak lagi dihitung dari jumlah penghasilan kita.

Hukum upacara Perjanjian Lama mengharuskan bangsa Israel kuno, yang merupakan gambaran dari orang-orang yang percaya, untuk membawa sepersepuluh dari hasil panen buah-buahan atau ternak mereka ke dalam "perbendaharaan rumah Tuhan" untuk menunjang kehidupan imam-imam suku Lewi yang tidak memiliki warisan tanah di Israel.

Dan hal ini merupakan gambaran bahwa di dalam Perjanjian Baru Tuhan akan menggunakan orang-orang yang percaya, yaitu umat Israel rohani milik Allah, untuk menanam benih-benih Injil ke seluruh dunia sehingga ada jiwa-jiwa yang dibawa masuk ke dalam perbendaharaaan Bait Suci rohani yang sedang mereka bangun (Yerusalem rohani).

Kitab 1 Petrus 2:5 menerangkan kepada kita demikian:
"Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah."

Memang paling sedikit kita ingin untuk memberikan sepuluh persen dari penghasilan kita untuk pekerjaan Tuhan dan adalah lebih baik kalau kita bisa memberikan sepuluh persen dari penghasilan kita sebelum pajak, tetapi sebenarnya di dalam Perjanjian Baru Tuhan menginginkan jauh lebih banyak dari peraturan yang berlaku dalam Perjanjian Lama, di dalam Perjanjian Baru Tuhan menginginkan seluruhnya.

Dalam kitab Roma 12:1 kita membaca demikian:
"Karena itu saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah"

Demi kebaikan kita, Tuhan ingin supaya kita menyerahkan seluruh kehidupan kita untuk pekerjaan Tuhan, sama seperti suku Lewi di dalam Perjanjian Lama yang merupakan gambaran dari orang-orang yang percaya pada hari sekarang ini.

Kitab 1 Petrus 2:9 mengajarkan kepada kita demikian:
"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani [yaitu imam-imam dan raja-raja], bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib"

Tentu saja, kita harus membayar rekening-rekening kita, tetapi kita harus hidup dengan sangat sederhana, dan semaksimal mungkin menggunakan hidup kita, pendapatan kita, keahlian kita, waktu kita, atau apapun yang kita miliki, untuk membantu memberitakan Injil Kristus ke seluruh dunia. Ketika Injil diberitakan kepada dunia, ada tuaian jiwa-jiwa baru yang dibawa masuk ke dalam kerajaan Allah, dan hal inilah yang digambarkan sebagai persembahan persepuluhan dari buah-buahan dan ternak di dalam Perjanjian Lama.

Tuhan Yesus Kristus sendiri merupakan contoh yang terbaik dari persembahan yang "terbakar seluruhnya" sebagai kurban yang berkenan kepada Allah. Kitab Mazmur 51:19 berkata demikian:
"Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar, korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu."

Dan kitab Efesus 5:2 menambahkan demikian:
"dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah."

Untuk mengasihi sesama kita manusia adalah untuk menginginkan yang terbaik bagi mereka, dan hal terbaik yang dapat terjadi kepada mereka adalah bilamana mungkin mereka juga boleh mendapatkan keselamatan rohani yang kekal.

Kita tidak dapat menyelamatkan satu orangpun, tugas orang-orang yang percaya adalah untuk memberitakan Injil Kasih Karunia Kristus dengan taat dan setia, kemudian biarlah Tuhan yang mencari dan menyelamatkan domba-domba-Nya yang hilang melalui pemberitaan Injil tersebut. Kita hanya harus memastikan bahwa tugas untuk memberitakan Injil dapat terus berjalan dan kita hanya mau memberikan bantuan kepada organisasi-organisasi yang taat kepada Alkitab. Dan ketika orang pilihan yang terakhir sudah mendengarkan Injil dan diselamatkan maka datanglah hari terakhir yang kita tunggu-tunggu tersebut.

Kitab 2 Petrus 3:11-13 berkata demikian:
"Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran."

Contoh lainnya mengenai persembahan kita temukan dalam kitab Lukas pasal 21 tentang seorang janda yang mempersembahkan "seluruh hidupnya". Dalam kitab Lukas 21:1-4 kita membaca demikian:
"Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya [dalam versi King James disini tertulis "seluruh hidupnya".]"

Dan satu ayat lagi yang menarik tentang persepuluhan kita temukan dalam kitab Wahyu 11 yang berbicara tentang keruntuhan kota Yerusalem dan "pemisahan" orang-orang percaya yang sejati dari kota "Yerusalem duniawi" untuk masuk ke dalam kota "Yerusalem surgawi".

Dalam kitab Wahyu 11:13 kita membaca demikian:
"Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota [Yerusalem] itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga."

Kita melihat disini bahwa ungkapan "sepersepuluh" ternyata juga menunjuk kepada orang-orang pilihan yang akan Tuhan selamatkan dari penghakiman yang terjadi atas kota Yerusalem (Lukas 21:20-22).

Dan tentang dua kota Yerusalem ini kitab Galatia 4:22-26 menerangkan kepada kita demikian:
"Bukankah ada tertulis, bahwa Abraham mempunyai dua anak, seorang dari perempuan yang menjadi hambanya dan seorang dari perempuan yang merdeka? Tetapi anak dari perempuan yang menjadi hambanya itu diperanakkan menurut daging [=injil pekerjaan] dan anak dari perempuan yang merdeka itu oleh karena janji [=Injil Kasih Karunia]. Ini adalah suatu kiasan. Sebab kedua perempuan itu adalah dua ketentuan Allah: yang satu berasal dari gunung Sinai dan melahirkan anak-anak perhambaan, itulah Hagar --Hagar ialah gunung Sinai di tanah Arab-- dan ia sama dengan Yerusalem yang sekarang, karena ia hidup dalam perhambaan dengan anak-anaknya. Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita."

Let the word of Christ dwell in you richly in all wisdom; teaching and admonishing one another in psalms and hymns and spiritual songs, singing with grace in your hearts to the Lord  (Colossians 3:16)

May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit,
Setiawan
__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

If you have any comment or suggestion about this mailing list,
to : [EMAIL PROTECTED]

Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung
dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi
yang ada.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke