On 03/11/2003 at 18:24 "Indomisi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Kelemahan terjemahan adalah "kitab-kitab asli tidak ada alias musnah, yang dipergunakan sebagai bahan penulisan adalah kitab-kitab salinan yang diperkirakan mendekati tulisan kitab aslinya yang musnah/hilang. Jika kita merenungkan sedikit didalam kitab Injil Yohanes 17:6a, bukankah Tuhan Yesus Kristus sendiri menjelaskan nama Bapa itu siapa? Bayangkan jika semua perkataan Tuhan Yesus ditulis atau dijadikan buku, maka yang bernama Alkitab saat ini pasti mempunyai sedikitnya ribuan kumpulan kitab-kitab dan surat, bukan 66 buah kitab dan surat bukan? Yang PATUT kita renungkan lagi adalah " masakah Bapa Sorgawi memberi tahukan namaNya yang KUDUS tanpa bisa diucapkan oleh umatNYA ?". Sedangkan Bapa sendiri yang berkata agar namaNYA dimasyurkan dan diberitakan ? Jika om YO bisa mengulas banyak isi Alkitab, saya yakin anda juga sudah tahu dimana ayat-ayatnya bukan ?

Yohannes:
Yohanes 17:6a tidak menyatakan bahwa nama Bapa di surga adalah Yahweh.

Yohannes 17:6, "Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu."

Jika Anda memahami bahasa Yunani, Anda akan tahu bahwa ayat di atas tidak menyatakan bahwa Yesus memberitahukan nama Bapa, melainkan menyatakan.

Yohanes 17:11, "Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita."

Perhatikan pula ungkapan nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku. Apakah nama yang telah diberikan oleh Bapa?

Tanya: mana yang lebih hebat, nama Yahweh atau nama Yesus Kristus?

Bagi saya, nama Yahweh, Yehovah, Yahuweh, Yah Hoveh, dst., elohim , Allah, tidak punya kuasa apa-apa, yang punya kuasa dahsyat hanyalah nama Yesus Kristus. Saya belum pernah lihat setan diusir pake nama Yahweh, kalo diusir pake nama Yesus, justru setannya 'ngacir terbirit-birit.

Tetragamon YHWH atau YHVH yang paling mudah tanya saja kepada orang Yahudi lafalnya seperti apa ? Dan tanya lagi apakah lafal YAHWEH itu salah, dan YAHWEH itu nama dewa berhala bangsa lain ?

Yohannes:
Orang Yahudi saja 'nggak berani mengucapkan kata YHVH, mereka membacanya 'adonây atau hasyem. Lafal Yahweh tidak berasal dari YHVH, jika dihubungkan dengan transliterasi Yunani dari kata YHVH maka lafal itu tidak salah, hanya saja bukan lafal Ibrani! And jangan lupa, Alkitab pernah menulis bahwa patung lembu emas disebut sebagai YHVH, bahkan tulisan-tulisan dari inskripsi di sekitar Israel dan berbahasa Ibrani menunjukkan bahwa YHVH pernah digunakan sebagai nama dewa.

Ada pula yang bilang -- dan yang bilang ini pendeta -- patung lembu emas bisa saja disebut Yahweh tetapi patung itu 'nggak bilang bahwa dia adalah Yahweh. Hal ini sama saja dengan senjata makan tuan, yaitu bahwa Allah dalam Al~Qur'an pun 'nggak pernah bilang bahwa Dia adalah berhala bangsa Arab. Lantas, apa dasarnya mengatakan bahwa Allah adalah nama berhala bangsa Arab? Dari sumber-sumber di luar Al~Qur'an? Sumber-sumber di luar Alkitab pun banyak yang nulis bahwa Yahweh adalah nama berhala!

Bukankah OM Mohammad sendiri yang menyatakan dirinya sebagai Rasul lebih hebat daripada Opa Genebradus dengan mengubah YHWH/YHVH menjadi ALLAH dengan mengubah kiblat ke Yerusalem menjadi kiblat ke Mekkah yang ditujukan kepada batu Hajar Aswad dan segala doktrinya yang mengharus umat percaya bahwa ALLAH adalah Tuhan satu-satunya.

Yohannes:
Al~Qur'an tidak menulis kata YHVH, bagaimana Anda dapat mengatakan bahwa Muhammad mengubah YHVH menjadi Allah? Nama YHVH justru tidak dikenal oleh Abraham, Ishak, dan Yakub.

Keluaran 6:3, "Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri."

Hebatnya mayoritas kristen Indonesia mendukung bahwa ALLAH adalah nama Tuhan mereka. PIKIR saja sendiri, mana lebih HEBRING Opa Genebradus, Opa Mohammad atau Anda ?

Yohannes:
Saya rasa justru Anda yang lebih hebat, saya bukanlah apa-apa dan siapa-siapa. Bagi saya, Allah yang saya sembah adalah Sang Khalik yang ada di surga. Alkitab menulis tentang 'elohey ha'ivrim (Allah orang Ibrani), 'elohim 'asyer-'âvdu 'avotêykhem 'asyer be'êver ('elohim nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat), ada pula 'elohey ha'emori ('elohim-nya orang Amori), 'elohim orang Aram, 'elohim orang Sidon, 'elohim orang Moab, 'elohim bani Amon, 'elohim orang Filistin (Hakim-hakim 10:6). Meskipun sama-sama menggunakan kata 'elohim, namun pribadi yang ada di sebalik 'elohim ini berbeda. Demikian pula Allah yang saya sembah, jelas berbeda dengan Allah yang disembah oleh orang kafir terutama bangsa Arab pra-Islam.

Umat Islam menyembah Allah yang disembah oleh Nuh, Ibrahim, Yakub, Yusuf, dan lain-lain. Apakah ada dua tokoh Nuh dan apakah ada dua peristiwa banjir besar di dunia ini? Bagaimana pula dengan Yesus Kristus di dalam Al~Qur'an? Apakah Anda mengakui bahwa nabi Isa dalam Al~Qur'an sebagai kalimatullah (firman Allah) dan roh Allah, masiihu 'iisabnu maryama rasuulullaahi wa kalimatuhuu alqaahaa ilaaa maryama wa ruuhum minhu?

Saya teringat kisah kelompok penentang Allah yang benar-benar mempropagandakan nama Allah sebagai nama berhala, di lain pihak mereka masih berusaha meyakinkan umat Islam bahwa Nabi Isa dalam Al~Qur'an sebagai kalam Allah dan roh Allah adalah Yesus Kristus yang ada di dalam Alkitab. Bukankah secara tidak langsung mereka menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah roh berhala orang Arab?

DI Alkitab LAIpun YHVH/YHWH tidak pernah disebut atau ditulis kecuali di dalam kamus yang menyatakan bahwa TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel, yaitu YAHWEH.

Yohannes:
Kamus Alkitab yang ada dalam Alkitab LAI adalah karya manusia yang menyusun, itu pun bukan merupakan terjemahan dari salinan naskah asli. Silakan periksa Alkitab terjemahan lain, apakah ada ditulis kalo YHVH itu dibaca Yahweh? Apakah kamus itu setara and satu level dengan Alkitab?

Dengan catatan kata "Allah" diterjemahkan dari "elohim" yang artinya adalah Tuhan bukan ?

Yohannes:
Apakah Anda dapat membedakan arti kata Tuhan dan Allah? Elohim itu bukan Tuhan dari segi makna leksikal atau konseptual.

Jadi nama Yahweh di Alkitab LAI bisa disebut ADA dan "SAH" sebagai nama Bapa sebab disalin menjadi TUHAN.

Yohannes:
Alkitab LAI adalah alkitab terjemahan dan bukan merupakan otoritas final, apalagi yang namanya Kitab Suci Umat Perjanjian Tuhan yang jelas-jelas 'nyiplak.

Jika anda masih berserikeras kepala TOLONG bicara kepada LAI agar kata TUHAN diganti semua dengan YAHWEH.

Yohannes:
Telah ditanggapi di atas. Jika LAI mengganti kata TUHAN dengan YAHWEH, pasti ada sekelompok orang yang bersorak-sorai.

Maka anda akan mendapatkan nama Bapaku yang disembah oleh Opa Abraham, Opa Ishak dan Opa Yakub.

Yohannes:
Lihatlah Keluaran 6:3 yang telah dikutip di atas, Abraham, Ishak dan Yakub hanya mengenal 'el syadai, bukan Yahweh.

Tidak usah jauh-jauh buka saja ALKITAB LAI dan lihat di bagian KAMUS.

Yohannes:
Kamus Alkitab hanyalah pelengkap dan bukan merupakan bagian yang tak terpisahkan seperti halnya pasal-pasal perjanjian Kontrak.

Yang jelas LAI punya alasan kuat demikianpun bangsa Israel berani melafalkan YHWH/YHVH dengan YAHWEH. Dewa Zeus dan dewa Yunani Yupiter bisa ditemukan di kitab Wahyu untuk jemaat di Pegamum dan Tiatira. Mengapa mereka bangsa berhala bisa memanggil dewa mereka mirip dengan nama Yahweh. Contoh : Nama Allah yang bisa menggantikan posisi nama Bapa Yahweh dan Tuhan Yesus Kristus, dapatkah anda sendiri melihatnya ?

Yohannes:
Perhatikan saja Alkitab terjemahan lain, Alkitab LAI bukanlah otoritas final.

Saya hanya berpikir sederhana, ndak perlu tahu grammar, tinggal bertanya saja kepada orang Yahudi YHVH/YHWH dilafalkan apa sih ? Guampang sekali saya kira. Ndak perlu harus memasuki pelajaran bahasa Ibrani atau Yunani , wong nama saja kok susah banget disebut. Bayangin kalau nama Yesus Kristus tulisan ibraninya nggak bisa dibaca, waaahhh..... manggilnya apaan yah ????

Yohannes:
Orang Yahudi -- terutama para rabbi Yudaisme -- 'nggak melafalkan YHVH dengan Yahweh. Kalangan Orthodox Judaism memanggil Hasyem, belakangan kalangan Messianic Judaism berani mengucapkan kata YHVH lengkap dengan vokal namun masih 'nggak seragam, ada yang bilang YAHUWEH, ada YAHEVEH, bahkan ada yang memisahkan YHVH menjadi YAH HOVEH. Mereka jelas tahu bahwa 'nggak ada konsonan ganda dalam bahasa Ibrani, oleh karena itu mereka 'nggak nyebut YAHWEH tetapi menyisipkan satu vokal tertentu antara H dan W. Tuuh, pengucapan nama YHVH akhirnya menjadi dugaan belaka. Saya 'nggak mau melandaskan iman saya kepada nama dugaan.

Setuju sekali namanya YHVH elohim bukan TUHAN Allah atau ALLAH Tuhan. Bisa tidak anda memuji namaNYA kalau anda sendiri tidak tahu bagaimana melafalkannya ? Bukankah anda dapat mengucapkan HaleluYAH, YAHshuah Hamasiah .. nah.. YAHnya itu nama siapakah ? Apakah tidak mempunyai arti bagi anda ? Gampang bukan ???? KOK dibikin ruwet !!!

Yohannes:
Saya memuji nama Yesus Kristus, saya tidak memuji nama Yahweh, lagi pula nama Yesus Kristus bukan Yahshua. Yahshua itu salah kaprah, 'nggak ada nama Yahudi yang suku kata pertama diucapkan YAH kecuali suku kata akhir seperti haleluYAH, eliYAH.

Sebagai hamba Tuhan, bahkan pendeta, Anda setidak-tidaknya pernah belajar bahasa Ibrani dan tahu bahwa 'nggak ada nama Yahudi yang dimulai dengan YAH. YAH adalah nama YHVH dalam bentuk singkat, ibarat Bapak menjadi Pak, tidak menjadi tak dan kata itu sudah dikenal luas hingga di era Yesus Kristus, oleh karena itu gampang saja 'nyebut YAH ketimbang musti Yahweh yang 'nggak jelas berasal dari YHWH atau dari IABE.

Nama Yesus Kristus dalam bahasa Ibrani pun bukanlah Yahshua, melainkan Yehosyua' atau Yesyua' (Ibrani-Aramaik). Menulis Yahshua dari kata Yehosyua' berarti menghilangkan huruf vav (waw), menulis Yahshua dari kata Yesyua' justru menambah huruf he. Bagaimana jika nama Anda dihilangkan salah satu huruf, atau bahkan ditambah huruf lain?

Minta tolong ke LAI dirubah semua tulisan "TUHAN" dengan "YAHWEH" sesuai kamus Alkitab yang diterbitkan LAI. Kok anda jadi pusing buaanggeet sih ??? Kalau tidak setuju, jangan membaca Alkitab LAI saja sebagai bentuk protes.

Yohannes:
He he he, jika diubah TUHAN menjadi YAHWEH justru Anda yang bakal bersorak. Sebaiknya kata TUHAN diganti dengan 'EHYEH lebih tepat karena itulah nama-Nya yang pertama kali diucapkan kepada Musa. Dan ini ada dasar ayatnya, tanpa perlu saya tunjukin. Dan bukan hanya LAI yang musti diminta tolong, semua Alkitab di dunia ini harus Anda ubah agar tulisan LORD menjadi Yahweh, bahkan Alkitab-alkitab di pelosok dunia, di daerah terpencil yang masih menggunakan Jehova, Yehova pun harus Anda usahakan agar menjadi Yahweh.

Saya sudah bilang bahwa saya orang sederhana, jadi kasih karunia Bapa kepada saya bukan perkara tulisan dan doktrin grammar. tetapi merupakan memuji, menyembah dan memuliakan namaNYA Yahweh atau Yesus Kristus Tuhan Pencipta Bumi Langit dan Segala Isinya Sang Juru Selamat Tuhan yang Dahsyat Raja diatas segala raja. NamaNya YAHWEH kekal untuk selama-lamanya.

Yohannes:
Silakan saja panggil Yahweh, asal jangan memaksakan kehendak kepada orang lain agar ikut-ikutan memanggil Yahweh.

Sayang saya tidak sempat baca lengkap asal usul diskusi sebelumnya, saya hanya sharing pengalaman saja dengan semua saudara terkasih di milis ini. Pengkotbah, gembala ataupun pendeta siapapun yang menyebut Allah bukanlah menjadi alasan bagi saya untuk meninggalkan gereja. Kecuali ada unsur kesengajaan yang memanipulasi jemaat dengan ditujukan kepada motivasi self centre. Apalagi jika ada pernyataan bahwa Yahweh bukanlah Tuhan Yesus Kristus atau Bapa Sorgawi. Pernyataan itu pasti akan membawa kaki saya keluar meninggalkan gereja Iblis itu. Jika pendeta menghina Yesus Kristus atau Bapa Sorgawi kan sama menjadi Hamba Iblis bukan ? Maka jangan tersinggung jika dipanggil menjadi Hamba Iblis.

Yohannes:
Bagi saya, Yesus Kristus adalah YHVH, bukan Yehovah, bukan Yahweh. Dia adalah Tuhan, Dia adalah Allah.

Anda menolak nama Yahweh adalah urusan anda sendiri dengan Tuhan. Setiap manusia diberikan hak untuk memilih dan menjadi raja atas dirinya sendiri. Saya tidak berhak mencampuri urusan hak pribadi orang lain. Silahkan saja om Yo menolak atau papaun terhadap Yahweh, kan tidak ada sangkut pautnya dengan saya bukan ? Karena Firman Tuhan berkata "setiap orang akan mempertanggung jawabkan perbuatannya masing-masing. Orang Kristen yang belum memanggil Yahweh memang masih banyak, jika Alkitab telah menulis kebenaran namaNya yang benar, om Yopun pasti akan memanggil Bapa dengan Yahweh bukan ? Tunggu saja tanggal mainnya. Ndak usah kesusulah..... dan tak ada komentar dengan mereka yang belum memanggil nama Yahweh sebagai Bapa Sorgawi. Tugasnya Roh Kudus kan, mosok aku yang serobot, namanya kan itu kurang ajar. Jadi semua kebenaran hanya dinyatakan oleh Roh Kudus sendiri. Jangan ribut yaaahhhhh ..... tenaaannngggg ... biarkan Dia yang bekerja.

Yohannes:
Telah saya tanggapi di atas. Saya 'nggak pernah mau memaksakan seseorang harus begini dan begitu. Kalo ada yang mau makan darah, silakan. Ada yang mau beribadah pada hari Sabtu (Advent), silakan. Ada yang mau dibaptis pake guyur, selam, ciprat, semprot, silakan. Tetapi jangan memaksakan pendapat kepada saya bahwa saya musti beribadah pada hari Sabtu, kalo hari Minggu itu 'nggak alkitabiah. Bahwa saya musti dipercik karena dibaptis selam itu 'nggak diajar Yesus Kristus. Bahwa saya musti manggil Yahweh dan 'nggak boleh manggil Allah. Hal inilah yang senantiasa saya tanggapi.

Saya yang justru mempelajari asal-usul kata YHVH ini, ada yang mengatakan dari kata hayah, ada pula yang memetakan menjadi hayah, hoveh, yihyeh; hayah vehoveh veyavo' dan seterusnya, bahkan semakin menemukan kebenaran bahwa kata YHVH itu bukan diucapkan Yahweh, thus Anda tunggu saja tanggal mainnya entah kapan saya akan memanggil "Bapa Yahweh".

Apakah anda setuju jika nama Tuhan dihina dengan sengaja didalam pertemuan jemaat ? Saya SANGAT SETUJU meninggalkan gedung pertemuan jika nama Tuhan saya dihina dengan sengaja !!

Yohannes:
Justru Anda musti cek kembali cerita sebelumnya. Jika seandainya ada gereja yang 'nggak mau mendengar kata Allah, gembala sidang musti bijaksana, jangan 'ngundang pendeta khotbah kalo pendeta tamu itu masih menggunakan nama Allah. Ini namanya mencoreng muka sendiri. Saya sering mendengar pendeta tamu khotbah tentang Yahweh, Elohim, Allah, toh 'ngapain musti ninggalin gereja? Bukankah Yesus Kristus hadir di tengah-tengah kebaktian? Meninggalkan gereja, bukannya meninggalkan pendeta yang khotbah, tetapi meninggalkan Yesus Kristus...

Atau -- seperti yang pernah saya tulis sebelumnya dalam thread diskusi -- barangkali Yesus Kristus 'nggak berada di tengah-tengah jemaat itu.

Ungkapan saya SANGAT SETUJU apalagi jika dibarengi tindakan 'ngajak jemaat meninggalkan gereja, adalah tindakan provokator. Saya 'nggak yakin kalo ada hamba Tuhan (baca: pendeta) yang jadi provokator.

Bagaimana perasaan Anda, jika Anda 'ngundang pendeta lain khotbah di gereja Anda, tahu-tahu jemaat Anda 'ngacir? Orang yang mendengar berita ini 'nggak bakal 'nyalahin jemaat, melainkan 'nyalahin yang jadi gembala sidang di situ.

Ibadah yang berkenan adalah ibadah yang memberikan pengharapan, pertolongan, pemulihan, kekuatan, hiburan, pembangunan iman, dan nama Bapa dipermuliakan. Itu AMIN. Jika pertemuan ibadah manjadi arena tinju itu sama saja dengan menghina Bapaku Yahweh Tuhan Yesus Kristus. Dan jauhilah pertemuan-pertemuan semacam ini. "Percuma mereka beribadah kepadaKu, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia." (Markus 7:7) "Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu !" ( 2Tim 3:5)

Yohannes:
Thus, jika ada teman-teman Kristen yang masih mengucapkan nama Allah, apakah Anda akan menjauhi mereka?

Seharusnya kita menggenapi hidup kita menjadi Tubuh Kristus yang saling melengkapi, berdoa bersama, bekerja keras bersama, sehingga tidak ada satu manusiapun yang patut binasa, sebab Bapa telah memberikan AnakNya Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat bagi manusia.

Yohannes:
Benar, seharusnya kita saling melengkapi tetapi nyatanya sejak nama Yahweh diseminarkan dan diproklamirkan, sedangkan nama Allah justru diinjak-injak dan ditentang, entah ke mana umat Kristen Indonesia ini bakal dibawa padahal nama Allah telah membawa banyak manusia bertobat dan mengenal Yesus Kristus sebagai Juru Selamat.

Akhirnya, ada yang berbisik di hati saya. Dengan gencarnya kalangan tertentu mempropagandakan nama Yahweh, akhirnya nama Yesus Kristus bukan lagi sebagai nama di atas segala nama, melainkan nama di bawah sebuah nama....

__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

If you have any comment or suggestion about this mailing list,
to : [EMAIL PROTECTED]

Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung
dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi
yang ada.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional multiple listing service United regional health care system Anda networks


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke