Panggilan dari Tuhan lebih besar dari apapun - doa puasa GBI dago plaza

Doa puasa GBI dago plaza – hypermart pasteur 19.08.2006 – 10.00-12.00
Dilayani oleh Mr Wilson, Mr Alex, Mr Daniel (nabi dari new zealand dan malaysia).

Amsal 24:16
24:16 Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.

Rencana Tuhan atas seseorang yang sering kita sebut dengan panggilan atau ‘call’. Nilai panggilan itu lebih besar daripada dosa atau kejatuhan. Bukan berarti boleh berbuat dosa seenaknya.

2 Raja-raja 4:9-10
4:9 Berkatalah perempuan itu kepada suaminya: "Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada k ita itu adalah abdi Tuhan yang kudus.
4:10 Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan sebuah kandil, maka apabila ia datang kepada kita, ia boleh masuk ke sana."

Perempuan Sunem ini sadar bahwa Elisa itu nabi. Dia membuat kamar khusus di atas rumahnya. Perempuan Sunem mendahulukan nabi Tuhan di atas urusan keluarganya.

Anak adalah tujuan atau panggilan Tuhan. Dalam ayat selanjutnya, nabi Elisa memberikan janji kepada perempuan Sunem. Anak itu dilahirkan setelah diberikan perkataan profetik kepada perempuan Sunem.

2 Raja-raja 4:18-21
4:18. Setelah anak itu menjadi besar, pada suatu hari keluarlah ia mendapatkan ayahnya, di antara penyabit-penyabit gandum.
4:19 Tiba-tiba menjeritlah ia kepada ayahnya: "Aduh kepalaku, kepalaku!" Lalu kata ayahnya kepada seorang bujang: "Angkatlah dia dan bawa kepada ibunya!"
4:20 Diangkatnyalah dia, dibawanya pulang kepada ibunya. Duduklah dia di pangkuan ibunya sampai tengah hari, tetapi sesudah itu matilah dia.
4:21 Lalu naiklah perempuan itu, dibaringkannyalah dia di atas tempat tidur abdi Tuhan itu, ditutupnyalah pintu dan pergi, sehingga anak itu saja di dalam kamar.

Di kamar yang dikhususkan untuk Elisa, tidak pernah ada orang lain yang tidur atau tinggal di situ.
Setelah anaknya menjadi besar, anak itu akhirnya mengalami kematian.
Perempuan Sunem itu kemudian mengambil anaknya dan menaruh di kamar dari abdi Tuhan itu.

2 Raja-raja 4:18-21
4:26 Larilah menyongsongnya dan katakanlah kepadanya: Selamatkah engkau, selamatkah suamimu, selamatkah anak itu?" Jawab perempuan itu: "Selamat!"

Jawaban perempuan Sunem ini seakan-akan bertentangan dengan keadaan yang dialaminya. Tapi perkataan dia itu mengandung perkataan-perkataan yang bersifat profetik.
Karena semua masalah akan menjadi beres, bila kita kembali kepada Tuhan.

Perempuan Sunem itu kembali kepada nabi Elisa yang memberikan janji tersebut, bukan kepada Gehazi. Bila kita menghadapi masalah, kembali kepada Tuhan (sumber) yang memberikan janji.

Kamar Elisa itu memang dikhususkan dan tidak mengalami perubahan. Adakah kita memiliki kamar yang khusus buat Tuhan yang dimana letaknya lebih tinggi dari semua yang kita miliki.

Elisa kembali ke kamar itu dan mendapati bahwa anak itu sudah mati. Elisa menirap dan matanya bertemu dengan mata anak yang mati. Mulutnya juga  sama bertemu.

Di kamar itu Tuhan akan menemui masalah kita yang menyebabkan kematian dalam hidup kita. Tuhan akan membawa kita untuk melihat kembali apa yang pernah dia janjikan kepada kita. Mata dengan mata, mulut dengan mulut. Semuanya diperbaiki kembali seperti semula.

Kita sering kali lost vision / kehilanga n visi. Tuhan perlu bertemu muka dengan kita di kamar yang telah kita sediakan di dalam hati kita.

Yohanes 21:15
21:15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Yesus mengembalikan fokus visi dari Petrus yang sempat hancur. Dimana Petrus bersu mpah tidak kenal Yesus sebanyak 3 kali.
====================================================
 
MENJADI BESAR -
Pdt.Petrus Agung Purnomo
 
"Kauberikan kepadaku perisai keselamatan-Mu, tangan kanan-Mu menyokong aku, kemurahan-Mu membuat aku besar." ( Mazmur 18 : 36 )

Menjadi besar adalah kerinduan banyak orang. Tetapi bagaimana menjadi besar, hanya sedikit orang yang tahu.

Sebagian besar tidak bisa mengerti dan tidak mau mengerti bahwa menjadi besar itu bukan lahir dari usaha manusia semata. Ada faxtor X yang selalu menjadi penentu yang tidak dapat dimengerti oleh akal sehat kita.

Dan Daud, membeberkan faktor X itu : KEMURAHAN TUHANLAH yang membuat dia menjadi besar !!

Apa yang Tuhan lakukan dalam kemurahanNya ?
Ia membuat kita menjadi perkasa. Ia meratakan jalan kita. Ia mengokohkan hidup kita.
Ia mengajar tangan kita untuk berperang. Ia melindungi kita dengan perisai keselamatan-Nya.
Ia menyokong kita. ( Ayat 33 - 36 )

Inilah KEMURAHAN yang membuat kita jadi besar.

In HIS Grace,
Pdt.Petrus Agung Purnomo
__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

If you have any comment or suggestion about this mailing list,
to : [EMAIL PROTECTED]

Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung
dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi
yang ada.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional mls Regional truck driving jobs Anda networks

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke