From: "sidoli pardjalang" <[EMAIL PROTECTED]>
 
*Si Buah Durian*
Salah satu pengalaman yang tak terlupakan adalah saat bepergian ke tempat yang sama sekali belum pernah dikunjungi. Bepergian dengan beramai-ramai ke tempat terkenal misalnya, katakanlah ke Kebun Durian, Kebun milik seorang pensiunan Prajurit Angkatan Darat yang terletak di bagian Tenggara Kota Hujan, Bogor. Kebun yang sudah sangat terkenal di media elektronik dan kalangan masyarakat pengagum buah "penuh tusukan" namun selalu menginginkan kandungan isinya.

Ke tempat itulah sepuluh orang anak muda pengagum durian berburu hanya untuk menikmati manisnya daging durian dibalik dari sakitnya tusukan durinya. Acara tersebut mereka sebut "Madura" atau "Makan Durian Rame-Rame". Dengan modal tanpa basa-basi, berangkat dengan kebersamaan yang penuh saling percaya serta dalam kesehatian.

Hhmm.., Durian.Harumnya menusuk hidung. Buah yang penuh tanda tanya. Kenapa? Yah, tentu saja. Kita tidak tahu bagaimana kita bisa mengetahui kesamaan luar dan dalamnya sebelum membelahnya.  Buah musiman yang selalu membuat penasaran para penciumnya hingga mencoba menerka-nerka.
Manis? Atau sebaliknya, pahit? Apakah daging yang membalut bijinya tebal atau tipis? Ataukah busuk dalamnya? Segudang pertanyaan yang timbul yang membuat penasaran para pencinta buah yang cuma satu-satunya berduri mengelilingi dirinya.

Mari kita bayangkan buah ciptaan Maha Agung tersebut di atas. Apa yang bisa kita pelajari dan kaitkan dengan kehidupan kita. Bukankah itu menggambarkan kondisi kita? Tuhan menciptakan buah itu supaya kita bisa belajar dari buah tersebut. Yah, kurang lebih mengenai kondisi hati kita. Banyak hal yang terjadi di sekeliling kita yang membuat kondisi hati kita berubah-ubah. Tak
jarang kita menyembunyikan kondisi hati kita dengan raut wajah yang sangat berbeda dengan kondisi hati kita. Bayangkan si buah Durian? Di luar seram tetapi di dalam sangat manis dan lembut? Kadang di luar hijau dan segar mau matang, tapi di dalam? Belum tentu matang. Bisa jadi keras, bahkan tak ada kelembutan dan manis sekalipun. Bisa jadi juga adalah rasa pahit atau? Busuk?

Pernahkah kita sadari bahwa kita selalu melihat kondisi "dalam diri" kita dengan tanpa terpengaruh oleh kondisi luarnya? Hati kita adalah landasan pertama dan terakhir setiap tindakan yang datang dan pergi terhadap diri kita.  Hati kita adalah tempat bertakhta Tuhan sebagai fondasi kita menjalani kehidupan ini. Oleh karena itu, kita tidak boleh menghindar dari pengawasan-Nya. Apapun dan seperti apapun yang ada di luar diri kita yang kelihatan oleh orang lain, Tuhan tetap melihat "dalam diri" kita; hati sebagai lentera hidup kita. Seperti dalam lagu berikut;

*Selidiki aku, lihat hatiku*
*Apakah ku sungguh mengasihi-Mu Yesus; *
*Kau Yang Maha Tahu, dan menilai hidupku*
*Tak ada yang tesembunyi bagi-Mu*
**

Reff:
*T'lah kulihat, kebaikan-Mu*
*Yang tak pernah habis dihidupku*
*Ku berjuang sampai akhirnya*
*Kau dapati aku tetap setia.*

Sudah kah kita menyenangkan Hati Tuhan dengan hati kita. Mari kita renungkan!

Tuhan memberkati..
salam,
marley goeltom
** Madura; 21 August 2006 at Cihideung.***
==========================================
From: *Oliver N*

*"JIKA"* KITA MAU

Sebuah peraturan baru pemerintah Amerika akan mengharuskan para pembuat makanan di Amerika Serikat mencantumkan jumlah lemak jenuh pada label sebagian besar produk makanan yang dapat dibeli di toko. Lemak jenuh, yang telah dikaitkan dengan penyakit jantung, kolesterol tinggi dan obesitas, adalah sesuatu yang harus dibatasi atau dihindari bersama-sama oleh kebanyakan orang.

Badan Pengawas Obat dan Makanan memperkirakan bahwa orang Amerika dapat menghemat sampai 1,8 miliar dolar dalam biaya medis jika mereka mengurangi konsumsi lemak jenuh.

Kata kuncinya adalah *"JIKA"*. Ini suatu peringatan bahwa informasi dalam label baru itu hanya akan bermanfaat bagi mereka yang mengubah kebiasaan makan. Bukan apa yang kita ketahui, melainkan apa yang kita lakukanlah yang penting.

Setelah Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya dan memberi tahu kepada mereka supaya mengikuti teladan-Nya dalam hal saling melayani, Dia berkata kepada mereka, "Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya, ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu,*Jika* kamu melakukannya" (Yohanes 13:16,17).

*Renungan :*
Dalam Alkitab, kita mengetahui kehendak Allah bagi kita. Ketaatan memindahkan pengetahuan dari kepala ke tangan kita dalam melayani orang lain. Dan tidak hanya itu, kita sendiri diberkati apabila menaati apa yang dikatakan firman Allah kepada kita untuk dilakukan. Tetapi semuanya
itu tergantung pada satu kata sederhana: *"JIKA"*
==============================================
From: Gouw Poo Tjoan

DUKUN JUGA MANUSIA
Baca: Markus 13:24-32

Catherine Carthwright adalah seorang perenang wanita dunia yang terkenal pada tahun 60-an. Dia tidak saja terkenal karena prestasinya yang selalu juara pada setiap perlombaan renang tapi juga karena aksinya menyeberangi selat antara London - Paris. Aksi tersebut dilakukannya karena pada masa tersebut wanita masih dianggap sebagai golongan kelas dua yang sering diremehkan, meskipun dia tinggal di benua Eropa.

Pada kali pertama dia mencoba aksi tersebut, seluruh persiapan sudah dilakukan termasuk perahu-perahu yang mengiringi dia berenang. Di dalam salah satu perahu tersebut, ibunya turut serta dan mengiringi dari dekat untuk berteriak-teriak memberi semangat. Namun pada jarak sekian ratus meter menjelang pantai Perancis, Catherine mengangkat tangannya tanda menyerah. Ibunya berteriak bahwa pantai sudah dekat dan supaya jangan menyerah, namun Catherine tetap minta diangkat naik ke perahu. Dia lalu berkata bahwa dia terpaksa menyerah karena selain sudah lelah, dia merasa putus asa karena tidak dapat melihat garis pantai itu oleh karena kabut.

Namun dengan penuh semangat, Cahterine masih mencoba kembali pada waktu cuaca lebih cerah dan kali itu dia berhasil menyeberangi selat London - Paris dan membuktikan bahwa dirinya sejajar dengan pria.

Di jaman sekarang, banyak orang yang juga seringkali putus asa sewaktu menghadapi masalah / cobaan dalam hidup, terutama apabila kabut persoalan menutupi jalan keluar dari masalah tersebut. Memang orang dapat datang kepada Tuhan untuk minta petunjuk jalan keluar sekaligus
pertolongan-Nya, namun seringkali Tuhan seperti diam tidak menjawab.
Oleh karena itu banyak orang yang mencoba mencari jalan termasuk pergi ke dukun/paranormal, melakukan ritual-ritual spiritual, astrology, dan lain sebagainya. Ini adalah orang-orang yang tidak sabar pada janji Tuhan dan hanya mencari jalan pintas.

Orang-orang ini juga seringkali mudah marah dan kecewa apabila jawaban Tuhan atas doa mereka ternyata tidak sesuai dengan harapan / keinginan mereka. Anehnya kalau dukun yang menyampaikan hal yang sama (yang tidak sesuai dengan keinginan mereka itu), mereka tidak marah karena mereka menganggap dukun juga manusia yang punya kelemahan yang sama.

Dunia ini pasti akan berlalu & berakhir. Peganglah sesuatu yang kekal dan pasti, yaitu janji Tuhan akan keselamatan. Mulailah dengan pertobatan dan melakukan semua Firman Tuhan. Perubahan hidup harus dimulai, jangan cuma bermimpi dan berangan-angan.

Written By : Leonard H
__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

If you have any comment or suggestion about this mailing list,
to : [EMAIL PROTECTED]

Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung
dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi
yang ada.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional mls Regional truck driving jobs Anda networks

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke