Iman dan biji sesawi (1)
(Ringkasan Khotbah 9 Okt 2006,
GRII Singapura, Kebaktian Pagi)
Bahan bacaan Alkitab:
Roma 1:17
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”
Roma 1:12
yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.
I Yohanes 5:4
sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.
Mat 17:20b; Lukas 17:6)
Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, - maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
Ayat yang ditulis dalam Roma 1:17 adalah kutipan Paulus akan perkataan dari Habakuk di dalam Perjanjian Lama. Persoalan iman yang dipergunakan ulang oleh Paulus dalam konteks Perjanjian Baru lalu diaplikasikan lagi oleh Martin Luther di dalam konteks waktu Tuhan memakai dia untuk memimpin kebangunan rohani yang mulai dari tempat yang kecil lalu bisa mempengaruhi sampai seluruh dunia. Iman di dalam tradisi gereja protestan, Lutheran, termasuk juga Calvinist (Reformed), memiliki tempat yang sangat penting (kalau tidak mau dikatakan central). Dan di dalam bagian ini kita melihat dasar Alkitab sendiri dari beberapa ayat yang kita baca baik dari I Yohanes 5:4, overcome the world yaitu iman kita. Lalu di Roma, Paulus mengatakan, orang yang benar (the righteousness) akan hidup oleh iman. Dan iman itulah yang seharusnya saling meng-encourage satu dengan yang lain di dalam kehidupan komunitas Kristen. Pada waktu kesulitan terjadi di dalam kehidupan manusia, kita juga bisa saling men-discourage. Bukan saling meng-encourage malah saling meng-discourage karena kita terlalu pesimis, hopeless. Ceritanya mau sharing pergumulan tapi akhirnya saling meng-discourage satu dengan yang lain, akhirnya semua orang makin discourage, dan berkata, ‘memang kita ada di dalam keadaan seperti ini, mau apa lagi?’ Tidak ada pembicaraan yang konstruktif, tidak ada pembicaraan yang membangun, tidak ada pembicaraan yang menggairahkan orang untuk terus mengikut Tuhan. Kita lihat keadaan yang makin suram, di dalam dunia pemikiran, landscape juga dark, gelap. Bagaimana pemimpin-pemimpin gereja di dalam pelayanan mereka tidak memberikan suatu pencerahan? Bagaimana bisa ada teladan untuk mengikut Kristus di dalam kehidupan yang memang makin lama akan makin sulit ini? Di Indonesia apalagi, dulu gempa, flu burung, lumpur Sidoarjo, sekarang kebakaran. Kebakaran ini yang mungkin terasa di sini (Singapore), tapi tentang lumpur Sidoarjo, mungkin kita tidak peduli. Sidoarjo itu urusan yang punya keluarga di Sidoarjo dan sekitarnya, kita aman-aman saja di sini. Flu burung? Kita sudah bebas dari dulu, Singapore clean, banyak stiker di mana-mana. Indonesia masih belum ada pengontrolan yang bagus. Tapi kebakaran, mau tidak mau kita harus teriak karena kita ikut kena. Kalau kita kena maka kita mulai sedikit memikirkan, sedikit berdoa, sedikit ikut campur karena turut terusik!
Inilah keadaan yang memang sudah dinubuatkan dalam kitab Wahyu, dunia ini makin lama akan makin decline. Makin turun dan makin rusak, dan sekarang bagaimana kita sebagai orang Kristen menyatakan keberbedaan kita yang percaya dan beriman bahwa Allah itu ada – lebih daripada setan yang juga punya iman bahwa Allah ada – melainkan juga iman bahwa Allah itu Maha Kuasa dan Maha Baik. Tidak seperti orang-orang yang suka mempertanyakan, Tuhan itu Maha Kuasa tapi tidak Maha Baik atau tidak Maha Kuasa tapi Maha Baik makanya ada penderitaan, dan selalu berputar-putar di situ. Justru panggilan kita adalah percaya Tuhan itu Maha Kuasa dan Maha Baik di tengah-tengah keadaan seperti ini, keadaan yang secara manusiawi sangat tidak menjanjikan ini. Di situ ketekunan kita di dalam beriman diuji. Maka Yohanes mengatakan, inilah yang mengalahkan dunia: iman kita, bukan didasari pandangan theological landscape, atau ecological landscape, atau economical landscape, atau political landscape, yang semuanya suram. Bagaimana kita sebagai orang Kristen bisa menyaksikan suatu kehidupan yang beriman di dalam pengertian Alkitab, tidak pesimis, tidak hopeless, tidak discourage, tidak hambar, tidak acuh tak acuh? Enthusias untuk Tuhan. Makin lama makin sulit dan dianggap seperti orang aneh tapi Tuhan memberikan ini sebagai satu tuntutan karakteristik yang mesti ada di dalam diri orang Kristen yang bertumbuh. Satu kalimat yang mengerikan yang dikatakan oleh Tuhan Yesus waktu berbicara kepada murid-murid-Nya mengatakan, „Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Luk 18:8) Iman menjadi sulit didapatkan, rare commodity – barang yang sangat langka. Kita tidak usah berbicara kasih – terlalu tinggi bicara kasih – anyway nanti semuanya akan menjadi hambar, orang semua akan jadi lebih egois. Iman saja dulu, adakah Tuhan akan menemui itu pada akhir zaman?
Alkitab mencatat bahwa ...

Rev. Billy Kristanto
 
Reformed Evangelical Church of Indonesia
= http://www.grii.de =         

For me to live is Christ, and to die is gain. If I am to live in the flesh, that means fruitful labor for me (Phil 1:21-22)
.

__._,_.___

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

If you have any comment or suggestion about this mailing list,
to : [EMAIL PROTECTED]

Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung
dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi
yang ada.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-





SPONSORED LINKS
Arizona regional mls Regional truck driving jobs Anda networks

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke