From: Elly 

Poem To My Best Friend

Kata orang, 
- Meskipun kita punya pasangan hidup, sahabat tetap yang terbaik.
- Meskipun kita punya banyak uang, sahabat tetap harta yang tidak ternilai.
- Meskipun kita punya banyak saudara, sahabat tetap orang terdekat.
- Meskipun kita punya diary yang setiap hari diisi, sahabat tetap tempat yang 
nyaman untuk sharing.

Tetapi sahabat juga manusia, yang kadang2 begitu menjengkelkan dan menyakitkan 
melebihi cinta. Terhadap pasangan hidup, kita bisa putus dgn hal2 seperti itu. 
Tetapi tidak demikian dengan persahabatan.

Hal2 yang dimiliki oleh seorang sahabat, kadang kala juga dimiliki oleh 
pasangan kita, kecuali dalam hal menyatakan sesuatu yang menyakitkan. Sahabat 
berani menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau 
berubah, sementara pasangan hidup kita tidak berani melakukan karena alasan 
takut kehilangan.

Sahabat bukanlah yang paling bagus, tapi adalah yang penting untuk kita miliki. 
Karena seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara 
dalam kesukaran (Ams 17:17) bahkan ada juga sahabat yang lebih karib dari pada 
seorang saudara (Ams 18:24).

Sahabat karib mempengaruhi kehidupan kita, oleh sebab itu nilainya baru 
disadari setelah kehilangan.

Sahabat sejati adalah satu jiwa dalam dua raga (1 Sam 18:1) dan percayalah 
bahwa "Sahabat yang satu jiwa dalam dua raga" bisa benar2 ada dan bahkan sangat 
mungkin, ada sahabat yang memberikan kasihnya melebihi pasanganmu (2 Sam 1:26)

Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga 
yang begitu hancur karenanya. 

Akhirnya semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang 
berhasil mendapatkannya. Semua itu berpulang padamu untuk melakukan pilihan, 
apakah engkau ingin menjaganya atau tidak.

In His Love,
[EMAIL PROTECTED]
==============================================
From: Wiempy 

Shalom Aleichem,

MERESAPI MAKNA NATAL

Kata Natal yg artinya Mass of Christ atau biasanya disingkat Christ-Mass 
berasal dari Gereja Katolik Roma. Perayaan Natal tsb dirayakan sejak abad ke-4 
Masehi. Pada abad
ke-5 Masehi Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari 
lahirnya Yesus Kristus di dunia ini yg diambil dari hari pesta bangsa Roma yg 
merayakan hari "Kelahiran Dewa Matahari". Walaupun kita tdk mengetahui secara 
pasti hari kelahiran Tuhan Yesus, tdk menjadi masalah yg berarti bagi org2 
Kristiani yg merayakan Natal di seluruh dunia mengenai ditetapkannya tgl 25 
Desember sbg hari Natal.

Dlm memperingati Natal, yg perlu digaris bawahi adalah iman yg kita miliki. 
Iman yg kita miliki tdk akan berubah walaupun kita mengetahui bahwa Natal 
merupakan hari kelahiran dewa Matahari pada jaman Romawi. Kita semua harus 
mengembangkan iman kita yg tertuju kepada Yesus Sang Juru Selamat, yg lahir ke 
dunia ini demi menyelamatkan umat manusia dari dosa2. 
Yesus merendahkan dirinya serupa dgn manusia dgn harapan manusia mau bertobat 
dari dosa2 yg telah diperbuat. 

Dlm Perjanjian Baru tdk menekankan adanya perayaan kelahiran Tuhan Yesus. 
Perjanjian Baru menekankan hanya pada kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus. 
Bagi umat Kristiani makna Natal bukan hanya merayakan kelahiran Tuhan Yesus 
saja, akan tetapi yg terpenting adalah mengingat dan merenungkan tokoh sentral 
yg dirayakan pada Natal, yaitu Yesus Kristus Sang Imanuel, yg berarti Allah 
menyertai kita (Matius 1:23). Karena begitu besar kasih Allah kepada manusia, 
sehingga Allah mau merendah kan diri-Nya dlm wujud Tuhan Yesus. Yg perlu 
diingat adalah Allah itu sendiri adalah kasih. Yesus yg lahir dari anak dara 
Maria mewujudkan tindakan kasih-Nya selama Dia masih hidup di dunia ini. Di 
Alkitab Perjanjian Baru kita akan menemukan berbagai jenis tindakan kasih yg 
telah Yesus perbuat dan hendaknya dlm memaknai hari Natal yg akan tiba, kita 
semua diajak untuk merenungkan tindakan kasih yg berwujud nyata dan bisa 
membuat banyak org bertobat pada jaman Yesus.

Yohanes 3:16 menulis demikian:
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah 
mengaruniakan Anak-Nya yg tunggal, supaya setiap org yg percaya kepada-Nya tdk 
binasa, melainkan beroleh hidup yg kekal"

Hal ini dipertegas di 1 Yohanes 4:9-10 yg menulis demikian:
"Dlm hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah2 kita, yaitu bahwa Allah telah 
mengutus Anak-Nya yg tunggal ke dlm dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah 
kasih itu: Bukan kita yg telah mengasihi Allah, tetapi Allah yg telah mengasihi 
kita dan yg telah mengutus Anak-Nya sbg penebus dosa atas dosa2 yg telah kita 
lakukan"

Kasih Allah kepada kita tdk akan berkesudahan, kasih Allah akan tetap ada 
sampai selama2nya. Menyadari begitu kecilnya diri kita di dunia ini 
dibandingkan dgn kuasa Allah yg begitu besar, membuat diri kita semakin 
menemukan makna Natal yg sesungguhnya dlm hidup kita. Perlu adanya refleksi yg 
mendalam pada minggu2 advent menjelang Natal. Sudah berapa banyak pengorbanan 
telah kita berikan pada Tuhan 
Yesus sejak kita percaya sama Yesus dan memberikan diri kita untuk dibaptis. 
Sampai sejauh mana kelahiran Tuhan Yesus memberi sukacita yg mendalam bagi 
Saudara atau
Saudari sekalian. Bukan hanya sukacita dlm hal banyak hadiah & parsel yg kita 
dapatkan saat menjelang Natal, akan tetapi sejauh mana kita mampu bersyukur 
atas segala penyertaan yg telah Tuhan berikan pada diri kita sekeluarga pada 
hari ini dan juga pada hari esok. 

Akankah kita melewati hari Natal dgn biasa2 saja tanpa perlu merenungkan makna 
dibalik perayaan Natal itu sendiri. Makna Natal sesungguhnya sangat luas kalau 
mau
diartikan secara lebih spesifik lagi. Org yg benar2 percaya dan meresapi makna 
Natal, mampu menerapkan apa yg sdh Kristus ajarkan sewaktu dia masih hidup 2000 
tahun yg lampau. Ajaran-Nya yg penuh kasih dan pengampunan, jika kita terapkan 
dlm kehidupan sehari2, alangkah indahnya dunia ini. Kita diharapkan mampu 
memancarkan kasih yg
telah Tuhan Yesus ajarkan yg tercantum dlm Alkitab.

Tdk mudah memang dlm mempraktekkan tindakan kasih tsb, namun Roh Kudus akan 
memampukan kita berbuat hal2 yg sepertinya mustahil kita perbuat, namun bagi
Tuhan, tdk ada yg mustahil untuk dilakukan, asal kita mau membuka hati dan 
pikiran, maka kita akan benar2 dibimbing oleh Roh Kudus.

1 Petrus 2:9-10 berkata demikian:
"Tetapi kamulah bangsa yg terpilih, imamat yg rajani, bangsa yg kudus, umat 
kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu mwmberitakan perbuatan2 yg besar dari Dia, 
yg telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yg ajaib: kamu,
yg dahulu bukan umat Allah tetapi yg sekarang telah menjadi umat-Nya, yg dahulu 
tdk dikasihani tetapi yg sekarang telah beroleh belas kasihan"

Dlm ayat diatas sangat jelas dikatakan bahwa kita harus memberitakan perbuatan2 
yg besar yg telah diperbuat oleh Tuhan Yesus selama hidup-Nya. Mari kita mulai 
mengarah kan iman yg kita miliki tertuju pada Yesus Kristus Sang Imanuel, 
sehingga Dia akan selalu menyertai kita dlm hidup ini. Tuhan tdk akan pernah 
melupakan janji-Nya bagi anak Tuhan yg setia akan firman Tuhan yg tertera dlm 
Alkitab. Kepastian bahwa Tuhan akan selalu menyertai kehidupan org2 yg percaya 
sepenuhnya sama kuasa Tuhan, serta janji-Nya yg akan mengangkat kita semua ke 
surga yg benar2 taat dan tdk mau menyangkal iman yg kita miliki, sungguhlah 
indah. Dgn demikian terbukalah harapan untuk dapat hidup kekal bersama Bapa di 
sorga, semua itu karena kasih karunia dari Tuhan serta anugrah yg Tuhan 
berikan, yg akan diterima pada waktunya kita meninggal nanti.

Sungguh berat tugas gereja dan kita sbg org2 percaya untuk menghadirkan 
Kerajaan Allah di dunia ini. Melalui kelahiran bayi mungil yg diberi nama 
Yesus, Allah ingin menghadirkan Kerajaan Allah di dunia ini, dgn Yesus sbg 
tokoh sentralnya.
Belum terwujudnya Kerajaan Allah secara sempurna di dunia yg semakin dilanda 
kemelut ini, merupakan tantangan yg Tuhan berikan kepada kita sbg umat 
pilihan-Nya. Setidaknya kita semua patut bersyukur masih bisa merayakan Natal 
dgn kondisi yg sehat dan pertumbuhan rohani yg semakin bertambah kuat dari hari 
ke hari.

Akhir kata saya ingin mengucapkan Merry Christmas 2006 kepada segenap umat 
Katolik & Kristen di seluruh Indonesia dan di seluruh penjuru dunia, semoga 
damai Natal mampu menyejukkan hati org2 yg merayakannya.

Jesus Always Bless You & Your Family,
Wiempy Wijaya
Buitenzorg, 13-Dec-2006
============================================
From: nani saman 

How much do you love me?

 I'm sorry I gotta hit you with this but, one of my close friends hit me with 
it and I felt convicted and had to pass it on. 
A kid asked Jesus... how much do you love me? 
Jesus replied," I love you this much." and he stretched his arms to the cross 
and died for us. If you believe in God, you will send this to everyone on your 
list. 
If you delete this, I do not believe you will have a cold heart in 2006 (as 
they say). 
I like you because of who you are to me. I treat you as a true friend. 
But if I don't get this back, I get the hint. 

Kirim email ke