From: Andre Widodo 

Hati dan pikiran adalah medan peperangan

Shalom,
Kita mengetahui bahwa di dalam Kristus kita semua adalah tentara-tentara 
Kristus. Kita semua adalah prajurit Kristus.
2 Timotius 2:3 "Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari 
Kristus Yesus."

Sebagai prajurit-prajurit Kristus, peperangan kita bukanlah melawan darah dan 
daging. Peperangan kita adalah melawan penghulu-penghulu dunia kegelapan dan 
melawan roh-roh jahat di udara.
Efesus 6:12 "karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi 
melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan 
penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara."

Tuhan Yesus telah memberikan kita perlengkapan senjata Tuhan untuk 
mempersiapkan diri dalam peperangan rohani.
Efesus 6:11 "Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Tuhan, supaya kamu dapat 
bertahan melawan tipu muslihat Iblis;"

Apa saja senjata itu?
Efesus 6:13 "Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Tuhan, supaya kamu 
dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah 
kamu menyelesaikan segala sesuatu."

Efesus 6:14 "jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan 
berbajuzirahkan keadilan,"
Efesus 6:15 "kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai 
sejahtera;"
Efesus 6:16 "dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan 
perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,"
Efesus 6:17 "dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman 
Tuhan,"
Efesus 6:18 "dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam 
Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak 
putus-putusnya untuk segala orang Kudus,"

Ini semua adalah perlengkapan persenjataan para prajurit Kristus. Lalu, 
selayaknya seorang prajurit yang telah siap berperang, lengkap dengan 
persenjataannya, hal yang terpenting untuk dapat memenangkan peperangan adalah 
memahami medan peperangan sebelum terjun dalam peperangan. Kita sering melihat 
dalam film-film dokumenter, bahwa strategi perang yang membawa kemenangan 
adalah jika para prajurit mengenal medan peperangannya dengan baik. Apakah 
medan peperangan kita sebagai prajurit-prajurit Kristus?
Mari kita bahas bersama.

HATI
Tuhan Yesus selama masa pelayananNya di bumi mengajarkan pada kita agar kita 
waspada terhadap isi hati kita.
Matius 15:19 "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, 
perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat." 

Demikian juga penulis Amsal mengingatkan kita dengan jelas untuk menjaga hati 
kita.
Amsal 4:23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah 
terpancar kehidupan."

Hawa jatuh kedalam dosa karena ia tidak menjaga hati dengan segala kewaspadaan. 
Hawa terkena tipu muslihat Iblis. Mari kita lihat bersama.

HAWA
Apa tipu muslihat Iblis terhadap Hawa?
Kejadian 3:4 "Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu 
tidak akan mati,"

Karena Hawa tidak menjaga hatinya, maka ia terkena tipu muslihat Iblis.
Kejadian 3:6 "Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan 
dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi 
pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga 
kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya."

KAIN
Kain juga termasuk manusia yang tidak menjaga hati. Ia terkena tipu muslihat 
Iblis sama seperti Hawa.
Kejadian 4:5-6 "tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. 
Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Firman TUHAN kepada 
Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?"

''Hati''...ya, ''hati''...''hati'' adalah medan pertempuran kita. Kita sebagai 
prajurit Kristus akan dapat memenangkan peperangan rohani jika kita menggunakan 
senjata-senjata Tuhan di Efesus 6:13-18 dan dengan mengenal medan pertempuran 
kita, yaitu ''hati''.

Bagaimana kita dapat mengenal hati kita?
Hanya dengan menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, maka kita dapat mengenal hati 
kita. Tuhan dapat menolong kita untuk mengenal hati kita, karena Ia mengenal 
hati semua manusia.

1 Raja 8:39b "sebab Engkau sajalah yang mengenal hati semua anak manusia, --"
2 Tawarikh 6:30b "sebab Engkau sajalah yang mengenal hati anak-anak manusia, --"
Kisah 1:24 "Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal 
hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang 
ini," 

Dengan mengenal Firman Tuhan, maka kita dapat mengenal hati kita, maka kita 
dapat menjaga hati kita seturut dengan Firman Tuhan. Dan dengan Firman Tuhan, 
kita dapat mengenal medan peperangan kita sehingga kita dapat memenangkan 
peperangan rohani kita. Inilah yang Tuhan Yesus teladankan kepada kita ketika 
Tuhan Yesus melakukan peperangan rohani melawan Iblis di padang gurun saat Ia 
berpuasa 40 hari 40 malam.

Jika kita meneliti di Matius 4:1-11, strategi Tuhan Yesus untuk menjaga hati 
dan mengalahkan Iblis adalah dengan mengandalkan Firman Tuhan saja. Tuhan Yesus 
3 kali mengatakan kepada Iblis : "Ada tertulis..."

Artinya adalah untuk mengalahkan Iblis kita harus memakai Firman Tuhan. Apa 
yang tertulis di Firman Tuhan, itulah yang kita pakai untuk menjaga hati kita. 
Apa yang tertulis di Firman Tuhan, itulah yang kita pakai untuk mematahkan tipu 
muslihat Iblis.

Lalu bagaimana dengan gereja yang juga menempatkan tradisi sederajat dengan 
Firman Tuhan? Tuha Yesus menegur setiap manusia yang menempatkan tradisi 
sederajat dengan Firman Tuhan. Bahkan Tuhan menegur manusia yang menempatkan 
tradisi di atas Firman Tuhan. Lihat bagaimana Tuhan Yesus menegur para ahli 
Taurat dan orang Farisi yang sangat kental dengan tradisi tetapi mengabaikan 
Firman Tuhan.

Matius 15:3 "Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Mengapa kamupun melanggar 
perintah Tuhan demi adat istiadat nenek moyangmu?"
Markus 7:8-9 "Perintah Tuhan kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat 
manusia. Yesus berkata pula kepada mereka: "Sungguh pandai kamu mengesampingkan 
perintah Tuhan, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri."
Markus 7:13 "Dengan demikian firman Tuhan kamu nyatakan tidak berlaku demi adat 
istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu 
lakukan."

Mari kita ''back to The Bible". Mari kita kembali kepada Firman Tuhan. Karena 
dengan Firman Tuhan adalah satu-satunya penuntun hidup kita.
Mazmur 119:105 "Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku."

Firman Tuhan adalah terang bagi jalan kita. Kita dapat menjaga kelakuan kita 
dengan baik hanya dengan menggunakan Firman Tuhan.

Mazmur 119:9 "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? 
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu."

Lalu bagaimana dengan pikiran kita?

PIKIRAN
Seperti yang telah Tuhan Yesus katakan di Matius 15:19, maka kita mengetahui 
bahwa segala sesuatu dimulai dari hati, lalu masuk ke pikiran.
Matius 15:19 "Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, 
perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat." 

Pikiran adalah juga medan peperangan kita. Firman Tuhan mengajarkan kepada kita 
bahwa setelah menjadi pengikut Kristus maka kita harus menaruh pikiran dan 
perasaan yang terdapat juga di dalam Tuhan Yesus.
Filipi 2:5 "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan 
yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,"

Mengapa kadang kita tidak memahami Firman Tuhan?
Karena kita tidak memiliki pikiran Kristus. Rasul Paulus dalam suratnya di 1 
Korintus 2:16 bahwa untuk dapat mengerti Firman Tuhan maka kita harus memiliki 
pikiran Kristus.
1 Korintus 2:16 "Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia 
dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus."

Setiap anak-anak Tuhan yang telah menerima Roh Kudus, maka mereka telah 
memiliki pikiran Kristus itu. Apakah pikiran Kristus itu?
Yohanes 14:21 "Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang 
mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan 
Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."

Yohanes 14:23 "Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti 
firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan 
diam bersama-sama dengan dia."

Inilah pikiran Kristus. Pikiran Kristus adalah melakukan apa kehendak BapaNya. 
Hal ini juga semestinya menjadi prioritas utama kehidupan ke-Kristen-an, yaitu 
melakukan kehendak Bapa di Sorga, sama seperti Tuhan Yesus taat kepada kehendak 
BapaNya, taat kepada Firman.

Pikiran kita harus kita isi terus dengan FIrman Tuhan, sehingga tidak menjadi 
tumpul. Jika pikiran tumpul maka kita tidak akan dapat mengerti setiap kali 
membaca Firman Tuhan. Pikiran tumpul ini perlu dilepaskan dalam Nama Tuhan 
Yesus Kristus.
2 Korintus 3:14 "Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada 
hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca 
perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat 
menyingkapkannya."

Hanya Tuhan Yesus sendiri yang mampu membuka pikiran tumpul ini sehingga kita 
dapat mengerti Firman Tuhan dan menundukkan diri kita di bawah otoritas Firman 
Tuhan.
Lukas 24:45 "Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab 
Suci." 

KESIMPULAN
Hati dan pikiran adalah medan peperangan kita sebagai laskar-laskar Kristus. 
Kita perlu banyak membaca Firman Tuhan agar kita dapat memenangkan peperangan 
rohani ini, sama seperti Tuhan Yesus hanya mengandalkan Firman Tuhan untuk 
mematahkan tipu muslihat Iblis. Ingat...hanya Firman Tuhan, tidak ada tradisi.

Sebagai pengikut Kristus kita perlu memiliki senjata-senjata Tuhan yaitu :
1. Kebenaran.
2. Keadilan.
3. Memberitakan Injil Kristus.
4. Perisai iman.
5. Pedang Roh yaitu Firman Tuhan.
6. Berjaga-jaga dalam doa.

Setelah memiliki senjata-senjata ini, maka kita perlu menaklukan hati dan 
pikiran kita menjadi seperti pikiran Kristus. Hal ini dapat terjadi jika kita 
mengalami Roh Kudus, hal ini akan terjadi jika Roh Kudus hadir dalam hidup 
kita, sehingga pikiran kita tidak menjadi tumpul, melainkan mengerti Firman 
Tuhan dan mengerti kehendak Tuhan.

Roma 12:2 "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah 
oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Tuhan: 
apa yang baik, yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna."
Efesus 5:17 "Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu 
mengerti kehendak Tuhan."
Kolose 1:9 "Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti 
berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan 
pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna,"
1 Petrus 4:2 "supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan 
manusia, tetapi menurut kehendak Tuhan."
1 Yohanes 2:17 "Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang 
yang melakukan kehendak Tuhan tetap hidup selama-lamanya."

Ingin hidup dalam kekekalan bersama Tuhan?
Kalau ya, lakukanlah kehendak Tuhan. Bagaimana kita mengetahui kehendak Tuhan? 
Hanya melalui Firman Tuhan maka kita akan mengetahui kehendakNya. Ingat...hanya 
Firman Tuhan, tidak ada tempat bagi tradisi, doktrin dan adat istiadat.

Tuhan Yesus memberkati.
Shalom

Kirim email ke