From: Yollie Wauran Renungan Pagi,
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. ( Joh 15:4 ) Sudah berbuahkah kita ..... ? Mungkin ..... Kita bisa katakan "YA" ...... Mungkin pula ...... Kita bisa ajukan sederet bukti ...... Yang menurut kita ...... Adalah buah-buah kita ....... Namun ...... Adakah kita tinggal di dalam Yesus ...... ? Adakah hati kita melekat pada-Nya ..... ? Adakah langkah kita sesuai jalan-Nya ...... ? Bila belum ..... Bila kita tidak tinggal dalam-Nya ...... Buah apakah yang keluar dari kita ...... ? Adakah benar ..... Itu yang dimaksud Tuhan sebagai buah ...... ? Atau ..... Adakah benar ...... Itu buah-buah kita ....... ? Atau ..... Kita hanya mengaku-ngaku saja ...... ? =============================================== Renungan Pagi, Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." ( Mr 12:31 ) Tapi ...... Bagaimana kita bisa mengasihi mereka ...... ? Bila kita tidak mengasihi diri kita sendiri ...... ? Mungkin ...... Kita bisa katakan ...... "Aku mengasihi diriku." ....... Namun ...... Kasih yang seperti apa ..... ? Memperhatikan penampilan kah ....... ? Memperhatikan pakaian kah ...... ? Memperhatikan kesehatan kah ...... ? Itu memang perlu ..... Tetapi ...... Bagaimana dengan kehidupan rohani kita ...... ? Bisakah kita katakan ...... "Aku perhatikan kehidupan rohani mereka." ....... "Aku memberi makanan rohani bagi mereka." ....... Sedangkan kita sendiri "kering" ...... ? Bagaimana kita bisa mengasihi mereka ...... Bila untuk diri sendiri saja ...... Kita tidak mempunyai kasih ...... ? ============================================== Renungan Pagi, Dan berkatalah Samuel kepada bangsa itu: "Jangan takut; memang kamu telah melakukan segala kejahatan ini, tetapi janganlah berhenti mengikuti TUHAN, melainkan beribadahlah kepada TUHAN dengan segenap hatimu. ( 1 Samuel 12:20 ) Mungkin ..... Kita sudah "jatuh" ...... Bahkan mungkin ...... Sudah yang ke sekian kali ...... Kita jatuh dalam dosa itu ...... Lalu ...... Apa yang kita lakukan ..... ? Adakah kita lalu meninggalkan Tuhan ...... ? Sekalian pergi dari-Nya ...... ? Semakin jauh dari-Nya ...... ? Merasa sudah terbuang ...... ? Seakan-akan ..... Tak ada jalan balik lagi ...... ? Atau ..... Segera berbalik ...... Bertobat ...... Tidak berhenti mengikut Tuhan ...... Beribadah kepada-Nya dengan segenap hati ...... ? ================================================ Renungan pagi, Mengenai aku, jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada TUHAN dengan berhenti mendoakan kamu; aku akan mengajarkan kepadamu jalan yang baik dan lurus. ( 1 Samuel 12:23 ) Adakah perasaan itu ada pada kita ...... ? Rasa bersalah ...... Rasa berdosa ...... Bila tidak mendoakan orang lain ..... ? Masihkah kita ingat sesama kita ....... Saat kita berdoa ...... ? Kapan terakhir kali kita berdoa ..... Untuk orang lain ..... ? Orang lain yang bukan keluarga ...... ? Orang lain yang bukan saudara ..... ? Mungkin ada baiknya ..... Pagi ini ..... Kita mulai katakan : ..... "Jauhlah dari padaku untuk berdosa kepada Tuhan ......... dengan berhenti mendoakan sesama." ......... ============================================ Renungan Pagi, Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. ( Roma 6:3-4 ) Sudahkah kita dibaptis ...... ? Mungkin ...... Banyak yang katakan "YA" ..... Namun ...... Sudahkah kita dikuburkan bersama dengan Dia ...... ? Apanya ..... ? Kesalahan dan pelanggaran kita kah ..... ? Kehidupan lama kita kah ...... ? Tetapi .... Benarkah kita sudah tinggalkan itu semua ..... ? Atau ..... Dikubur ..... Tapi masih hidup ...... ? Coba ..... Kita renungkan ....... Adakah kita benar-benar alami perubahan ...... Sebelum dan sesudah dibabtis ..... ===================================================== Renungan Pagi, Lalu kembalilah Musa menghadap TUHAN dan berkata: "Ah, bangsa ini telah berbuat dosa besar, sebab mereka telah membuat allah emas bagi mereka. Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis." ( Keluaran 32:31-32 ) Mungkin ...... Kita adalah seorang pemimpin ...... Mungkin pula ...... Kita adalah seorang atasan ...... Tetapi ...... Adakah kita juga seorang "bapak" ...... ? Apabila orang yang kita pimpin ...... Apabila orang yang di bawah kita ...... Berbuat suatu kesalahan ....... Apa yang kita lakukan ....... ? Mungkin ...... Kita adalah seorang pemimpin ...... Mungkin pula ...... Kita adalah seorang atasan ...... Tetapi ...... Adakah kita juga seorang "bapak" ...... ? =========================================== Renungan Pagi, Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. ( Yeremia 31:33 ) Berapa banyak firman telah kita dengar ....... ? Berapa sering tegoran yang sama terjadi atas kita ...... ? Tanpa terasa ..... Firman itu mulai tertanam dalam hati kita ...... Dalam batin kita ....... Dan ...... Mungkin saat ini pun ..... Hati kita sering teriak atas kita ...... Sering teriak atas apa yang kita lakukan ...... Mungkin saat ini pun ..... Kita tahu ...... Mana yang tidak benar dalam hidup kita ..... Dan ..... Mana yang harus segera diubah ....... Mungkin saat ini pun ...... Kita tahu ....... Kita harus bertobat ........ Namun ...... Yang menjadi pertanyaan adalah : ........ "Kapan kita mau melakukannya ?" .......

