From: djony_t 

#SHARING # 1

Akhir-akhir ini Roh Kudus sering mengingatkan saya agar senantiasa setia untuk 
merontokkan semua kedagingan saya dalam segala perkara-perkara duniawi. Untuk 
itu, bukan kebetulan Dia mempercayai saya menekuni apa yang sekarang saya 
kerjakan (terlibat dalam pelayanan PEKA-Pelayanan Kasih, khusus bergerak 
menyantuni anak-anak pra sejahtera...) Saya PERCAYA Tuhan memiliki rencana yang 
SUPER BESAR
dalam kehidupan pribadi & keluarga besar saya KELAK. Yang perlu saya lakukan 
adalah: PERCAYA TOTAL PADA PEMELIHARAAN TUHAN DALAM SEGALA
KONDISI, MENTAATI SEMUA PERINTAH-PERINTAHNYA, HIDUP KUDUS SENANTIASA, & BERANI 
BAYAR HARGA ketika PANGGILAN menghendaki.

Tuhan itu sungguh amat baik bagi setiap kita, anak-anakNya. Saya semakin 
menyadari hal ini setelah melewati banyak musibah-musibah berat dalam hidup 
saya. Pada saat saya menjalani 'padang gurun tsb' terlintas dalam pikiran saya 
jika saya BARANGKALI BERBUAT TERLALU BANYAK DOSA & TUHAN SUDAH TIDAK MENGASIHI 
SAYA SEPERTI YANG SAYA HARAPKAN... Tapi itu adalah PEMIKIRAN yang salah! Dia 
tetap Tuhan YANG SETIA &KASIHNYA KEKAL SELAMANYA. Saya baru sadar jika 
perbuatan baik saya tidak dapat menyucikan/mendekatkan saya kepadaNya. Hanya 
dengan PENGAKUAN SEDERHANA JIKA KITA BENAR-BENAR MEMBUTUHKANNYA dalam hidup 
ini, maka Ia sendiri yang akan datang MENJAMAH & MENGUBAH kita.

Saya ingin menguatkan & menyadarkan teman-teman semua yang sedang berjalan di 
padang gurun pemrosesan diri, bahwa apapun yang sedang teman-teman hadapi saat 
ini, PERCAYALAH BAHWA MASALAH/MUSIBAH-MUSIBAH TSB TIDAK CUKUP BESAR UNTUK 
MENGHANCURKAN KEHIDUPAN ROHANI & PRIBADI anda... karena ANDA MEMANG DICIPTAKAN 
UNTUK SUKSES MELALUI BADAI HIDUP UJIAN ITU. Dengan kesaksian hidup anda sukses 
melewati ujian tsb, umumnya, Tuhan sudah menyiapkan 1 pelayanan khusus untuk 
mulai anda tekuni... Tuhan tahu, bahkan kitapun tahu kelebihan, kekuatan & 
talenta kita setelah kita berhasil melewati masa-masa sulit tsb dengan 
kemenangan di tangan kita.

Tuhan punya rencana tersendiri untuk pelayananNya yang dititipkan ke 
masing-masing kita & Dia senantiasa memperindah kita semua agar kelak kita 
layak jadi pengantinNya. Saya menghimbau teman-teman semua agar tetap SETIA 
menekuni & MENYELESAIKAN ujian hidup ini sampai TUNTAS & PILIHLAH untuk PERCAYA 
TOTAL kepada Tuhan yang MEMPERCAYAI KITA dengan TUGAS-TUGAS & ujian hidup ini, 
dimana PASTIKAN KITA SEMUA BERHASIL KELUAR sebagai PEMENANGNYA. Percayalah 
bahwa ITU adalah hal yang TERBAIK yang memang setiap kita harus lalui. Tanpa 
menjalani masa-masa tersebut, kita tidak tahu siapa itu Tuhan yang kita sembah 
& siapa jati diri kita yang sesungguhnya di dalam Kristus.

Di PEKA, Tuhan mengajarkan hukum tabur tuai... Saya sadari untuk memberi dari 
kelimpahan itu tidak menyakitkan sama sekali... Tetapi MEMBERI SECARA 
BERKELIMPAHAN dari kekurangan kita, itu BENAR-BENAR MENYAKITKAN (untuk 
kedagingan kita), tetapi itu merupakan suatu kenikmatan surgawi yang tidak 
dapat ditukar dengan kesenangan semu. Saya percaya sekali bahwa dengan memberi 
secara berkelimpahan dari apa yang ada di tangan kita, kita TELAH MELANGKAH 
MASUK KE GERBANG KEMAKMURAN KEKAL...

Di 1 Tawarikh 28 & 29, Daud MENYATAKAN KASIHnya (1 Taw 29:3) kepada
Tuhan dengan "SEGENAP KEMAMPUANNYA" (1 Taw 29:2-3). Dia membangun
sebuah BAIT SUCI untuk Tuhan. Disini saya belajar 1 hal bahwa Daud mengasihi 
Tuhan bukan hanya dengan mulutnya saja/puji2an... tetapi dia MEMBERI YANG 
TERBAIK UNTUK RUMAH TUHAN, TERMASUK HARTA PRIBADINYA (29:3) berupa emas & 
perak. SAYA BERJANJI UNTUK MAU BELAJAR TAAT SAMPAI KE LEVEL YANG TUHAN 
KEHENDAKI DALAM HIDUP SAYA.
=========================================
From: djony_t 

#SHARING# 2

Tuhan baik... saya ditanam dipelayanan PEKA ini agar saya dapat belajar banyak 
tentang KASIHNYA YANG SEMPURNA DALAM HIDUP SAYA. Dan saya juga BELAJAR 
MENGASIHI DIA TANPA SYARAT/BATASAN-BATASAN dengan memberi seluruh hidup saya, 
talenta & harta pribadi saya untuk kepentingan rumah Tuhan & pelayananNya yang 
Dia titipkan ke tangan saya. Saya sadar sesadar-sadarnya bahwa uang & harta 
yang ada di tangan saya itu 100% milik Dia. Untuk itu, sudah selayaknyalah jika 
saya memberikan SEMUANYA untuk kepentingan rumahNya & pelayananNya di bumi ini.

~ Remember: MONEY WITH A PURPOSE IS CALLED A MISSION. MONEY WITH NO
PURPOSE IS CALLED MATERIALISM

Saya sering berpikir mengapa begitu sulit untuk kita memberi yang TERBAIK & 
TERBANYAK untuk Tuhan? Padahal kita sadar Tuhan telah memberi semuanya, bahkan 
nyawaNya gantikan kita... Selidik punya selidik, ternyata akarnya amat 
sederhana. Kita KURANG/TIDAK PERCAYA pada JANJI-JANJINYA & kita cenderung mau 
menjadi Tuhan sendiri dalam hidup ini!! Kita terlalu sombong untuk MAU 
menaklukkan diri dibawah salib Kristus. TAKUT AKAN TUHAN... SEPERTINYA TIDAK 
PERNAH EXIST BAGI MEREKA YANG MENGASIHI DIRI SENDIRI LEBIH DARIPADA MENGASIHI 
TUHAN.

Mengapa sulit untuk kita BERKORBAN MEMBERI YANG TERBAIK kepada sesama
yang membutuhkan? Mengapa kita hanya menabur setengah-setengah & ingin melihat 
hasil dulu baru berani menabur lebih banyak lagi? Bukankah kita, anak Tuhan 
berjalan & berpijak pada Kebenaran Firman & Iman?
Cara kita menerima berkat hanya dengan PERCAYA saja. Jadi jika kita percaya, ya 
kita pasti tidak menunggu/menunda menabur apa yang harus ditabur saat Tuhan 
meminta. Pada saat kita TAAT, PERCAYA TOTAL & MAU MELAKUKAN KEHENDAKNYA, SAAT 
ITULAH BERKAT ROHANI & JASMANI SUDAH DITANGAN.

Seringkali kita berpikir Tuhan pasti mengerti keadaan ekonomi keluarga kita 
jika kita tidak memberi perpuluhan dst... Untuk hal ini, ijinkan saya 
menjabarkan kebenaran ini... bahwa jika TUHAN MEMINTA HAL-HAL TERTENTU DALAM 
HIDUP KITA, PERCAYALAH BAHWA DIA INGIN KITA MEMBERKATI KITA DENGAN LEBIH LAGI 
SETELAH KITA LULUS MENTAATI KEHENDAKNYA INI.
DIA MAU KITA BERADA DI TINGKAT YANG LEBIH TINGGI LAGI DALAM MENERIMA
BERKAT-BERKAT & ANUGERAHNYA. Sadarlah bahwa tanpa ketaatan mutlak,
kita tidak mungkin menerima anugerah & kemurahan apapun dari padaNya... karena 
ANUGERAH & KEMURAHAN-KEMURAHAN TUHAN HANYA DIBERIKAN
KEPADA MEREKA YANG SETIA MENTAATI FIRMAN-FIRMANYA. 

Apakah anda penganut konsep: jika anda berhemat sekarang, kelak anda pasti jadi 
kaya? Bagaimana pendapat anda tentang menabur sekarang & kelak menuai kekayaan 
di 2 alam: surga & bumi? Mana lebih menguntungkan?? Menabur dengan iman karena 
taat akan Firman & pecaya Dia sendiri yang akan membuat anda & keturunan anda 
hidup berkelimpahan JASMANI & ROHANI?? Atau anda lebih percaya pada kekuatan
& kepandaian anda sendiri dalam mengumpulkan harta di bumi?? Jika anda belum & 
tidak yakin akan kemampuan anda mengumpulkan harta sebanyak yang anda inginkan 
di bumi ini, cobalah menabur / menebar harta, anda pasti kaya!!

Pernahkah anda berpikir bahwa uang yang seharusnya keluar (maksud saya uang 
Tuhan) jika anda tahan/tidak disalurkan ke tempat / pelayanan yang 
sebenarnya... dapat berubah menjadi kutuk dalam hidup anda? Lebih baik taat & 
memberi apa yang menjadi hak Tuhan daripada mengijinkan iblis yang 
mengambilnya, pasti ada kepahitan & sakit hati didalamnya.
Tetapi jik kita taat mengembalikan bagian Kristus, selain kita dapat berkat 
melimpah, sesuai dengan janjiNya, kita juga bahagia karena dapt menjadi berkat 
& membuat orang lain bahagia dengan pemberian kita.
===========================================
From: djony_t 

#KEBEBASAN#

Katakan statement2 ini dengan lantang setiap kali pikiran2 ini datang 
mengganggu anda. Buat keputusan untuk bebas dari segala macam belenggu yang 
mengikat anda.

> Saya telah BEBAS dari SEGALA KEGAGALAN oleh karena "Saya dapat berbuat segala 
> sesuatu melalaui Kristus yang menguatkan saya" (Filipi 4:13)

> Saya telah BEBAS dari SEGALA KEKURANGAN akan kebutuhanku, "Sebab Tuhanku akan 
> melengkapi semua kebutuhanku sesuai dengan kekayaaanNya dalam kemuliaan oleh 
> Yesus Kristus (Filipi 4:19)

> Saya telah BEBAS dari RASA TAKUT, oleh karena, "Tuhan tidak memberikan kepada 
> kita Roh ketakutan, melainkan kuasa, dan cinta kasih, dan akal yang sehat" (2 
> Timotius 1:7)

> Saya telah BEBAS dari RASA SANGSI, oleh karena, "Tuhan telah memberikan 
> kepada setiap orang ukuran bagi iman" (Roma 12:3)

> Saya telah BEBAS dari KELEMAHAN, oleh karena "Tuhan adalah kekuatan dari 
> kehidupanku" (Mazmur 27:1) & "Umat yang mengena Tuhannya akan tetap kuat & 
> akan bertindak" (Daniel 11:31)

> Saya telah BEBAS dari KUASA IBLIS, oleh karena "Lebih besarlah Dia yang 
> berada di dalam diri saya daripada dia yang berada di dalam dunia" (1 Yohanes 
> 4:4)

> Saya telah BEBAS dari KEKALAHAN, oleh karena "Tuhan senantiasa
mendatangkan bagiku kemenangan di dalam Yesus Kristus" (2 Korintus 2:14)

>Saya telah BEBAS dari RASA CEMAS, oleh karena "Saya telah melimpahkan
segalakeresahanku kepada diriNya" (1 Petrus 5:7)

>Saya telah BEBAS dari BELENGGU, oleh karena "Dimana terdapat Roh
Tuhan, maka disitulah terdapat kemerdekaan" (2 Korintus 3:17)

> Saya telah BEBAS dari PENGHUKUMAN, oleh karena "tidak terdapat penghukuman 
> bagi mereka yang berada di dalam Kristus Yesus, yang tidak hidup menurut 
> kehendak daging, melainkan menurut kehendak Roh" (Roma8:1)
==========================================
From: Dewi Kriswanti 

JIWA YANG HAUS
Bacaan: Mazmur 42: 1-6

"Jiwaku haus kepada Tuhan, kepada Tuhan yang hidup. Bilakah aku boleh datang 
melihat Tuhan? Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang 
hari orang berkata kepadaku: "Dimana Tuhanmu?" (Ay. 3-4)

Air sangat penting bagi kita, tanpa air tidak mungkin kita bisa hidup. Setiap 
hari kita harus minum air, kalau tidak kita akan kehausan. Bukan hanya itu 
saja, karena kekurangan air, tubuh kita akan menjadi lemah dan gampang jatuh 
sakit. Jadi air tidak dapat dipisahkan dari tubuh jasmani kita. Demikian juga 
dengan Tuhan dan kehadiran-Nya, sangat penting untuk kepuasan dan kepenuhan 
hidup rohani kita. Orang-orang percaya yang sejati akan selalu merasa lapar dan 
haus akan Tuhan dan kasih karunia-Nya, perbuatan adikodrati-Nya dan 
berkat-berkat-Nya. Biarlah hidup kita selalu merasa haus kepada Tuhan sebab 
kalau tidak, itu berarti hidup rohani kita sedang bermasalah atau kita sedang 
mengalami "kelesuan" rohani. 
Oleh karenanya kita tidak boleh membiarkan apa pun yang dapat mengurangi atau 
memadamkan kerinduan kita yang dalam, akan hal-hal dari Tuhan. Waspadalah 
terhadap kekuatiran hidup. Firman Tuhan berkata "serahkanlah segala 
kekuatiranmu kepada Tuhan, sebab Ia yang memelihara kamu" (1 Petrus 5:7). Juga 
waspadailah setiap godaan untuk mengejar hal-hal yang duniawi. Hindarilah 
berbagai kesenangan yang dapat memadamkan rasa haus dan lapar kita akan Tuhan 
serta kerinduan yang dalam untuk mencari wajah-Nya (Mark. 4:19). Berjaga-jaga 
dan berhati-hatilah karena ada ancaman dari penguasa kegelapan. Sebab ia datang 
untuk mencuri, membunuh dan membinasakan.
Kita harus tetap berdoa agar keinginan akan hadirat Tuhan semakin hari semakin 
kuat. Kasih yang ada pada kita dalam tuntunan Roh Kudus akan semakin nyata. 
Hasrat dan kerinduan kita akan Kerajaan Kristus dan kebenaran-Nya makin 
diperdalam sehingga kita akan berseru kepada-Nya siang, seperti rusa yang rindu 
air pada musim kemarau. Jadi, kerinduan yang dalam akan Tuhan tidak muncul 
begitu saja, tetapi kita harus tetap terus berusaha menjaga dan memelihara 
hubungan kita yang harmonis dengan Tuhan secara terus menerus baik melalui doa, 
saat teduh pribadi, mezbah keluarga, perenungan Firman Tuhan, dan 
kegiatan-kegiatan ibadah. Akhirnya marilah kita berusaha untuk membangun 
hubungan yang kuat dengan Tuhan sehingga kita selalu haus dan dahaga akan Dia 
yang membuat kita semakin bertumbuh secara rohani, Tuhan memberkati.

Doa: Kami percaya bahwa Engkau adalah Tuhan yang penuh kasih dan kuasa. 
Engkaulah sumber kelegaan sejati dalam kehidupan ini. Amin!
SUMBER KELEGAAN ORANG PERCAYA HANYA DALAM YESUS KRISTUS

Kirim email ke