From: Dewi Kriswanti MENJADI PEMENANG Bacaan Yosua 14:6-15; 15:1-19
".karena ia tetap mengikuti Tuhan, Tuhan Israel dengan sepenuh hati." (Yosua 14:14c) Yosua dan Kaleb terkenal sebagai tokoh yang dapat membawa bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian. Hal di atas dapat terjadi karena mereka selalu menghadapi masalah dengan kaca mata iman. Sesuai dengan pembacaan di atas maka kita akan meneladani kehidupan Kaleb secara lebih khusus; mengapa ia memiliki hidup yang berkemenangan dalam Tuhan? Karena ia mengikuti Tuhan dengan sepenuh hati. Untuk tampil lebih dari pemenang ada beberapa hal yang harus diingat: 1. Kita patut selalu mengingat janji-janji-Nya seperti Kaleb yang mengingat janji-Nya (Yos. 14:10-11). Karena kalau kita selalu mengingat janji Tuhan yang memberi kekuatan kepada kita maka tidaklah mungkin kita akan lari dari hadapan Tuhan. Kita juga harus meyakini bahwa Tuhan adalah setia terhadap janji-janji-Nya sehingga Ia pasti menepati janji-Nya itu kepada kita yang selalu berharap dan berserah kepada-Nya. 2. Selanjutnya kita mencontoh kehidupan Kaleb yang bertindak dengan iman untuk mengalahkan musuh-musuh (orang-orang Enak) yang ada di tanah Hebron (Yos. 14:13). Ia bertindak dengan iman untuk menghadapi musuhnya karena ia tahu apabila musuh-musuh itu dibiarkan akan menjerat bangsa Israel untuk jatuh di dalam dosa. Demikian kehendak Tuhan bagi kita agar kita setelah percaya kepada Kristus, mendapat jaminan keselamatan dari Tuhan maka selanjutnya kita patut bertindak waspada dan berjaga-jaga dalam iman yang teguh kepada Tuhan agar dapat mengalahkan setiap musuh-musuh (dosa, iblis, masalah) kita. 3. Tentang hal mengikut Tuhan dengan sepenuh hati berarti ada ketaatan atau kepatuhan kepada Tuhan sehingga akhirnya Kaleb dapat menduduki tanah Hebron sampai ajal hidupnya. Demikian juga jelas bagi kita orang percaya untuk membuat iblis lari dari hidup kita, Tuhan mau kita hidup dekat serta tunduk/taat kepada Tuhan (Yak. 4:7). Dan akhirnya apabila kita seturut dengan kehendak-Nya maka kekuatan dan pemeliharaan Tuhan akan mengalir dalam hidup kita sampai pada masa tua dan masuk dalam tanah perjanjian-Nya, yaitu sorga yang kekal. Jadi, apabila Saudara saat ini berada dalam masalah yang rumit jangan putus asa, ingat janji-janji Tuhan, bertindak dalam iman dan taat hanya kepada-Nya, maka engkau akan meraih kemenangan itu. (zbk) Doa: KekuatanMu memberi kami kemenangan yang sejati. Amin! KITA DISEBUT LEBIH DARI PEMENANG APABILA DAPAT MENYELESAIKAN PEPERANGAN ROHANI DENGAN BAIK =============================================== From: Wiempy Shalom Aleichem, ESKATOLOGI Menurut kamus Webster, kata Eskatologi berasal dari bahasa Yunani "Eschatos" yg berarti teologi yg membahas peristiwa2 terakhir dlm sejarah dunia dan manusia. Namun hal ini haruslah tdk kita anggap sebagai suatu definisi yg paling benar mengenai arti eskatologi, karena hal2 yg mendasari eskatologi terlalu besar kalau cuma dibatasi oleh definisi mengenai apakah itu eskatologi. Dalam eskatologi, kita dapat menemukan bahwa semua kehidupan dapat dilebur ke dlm suatu prinsip. Eskatologi merupakan ajaran teologi mengenai akhir zaman (yaitu hari kiamat, kebangkitan org mati, kekekalan jiwa, konsep2 mengenai sorga dan neraka, pemulihan firdaus dan datangnya Kerajaan Tuhan di dunia ini). Pada umumnya eskatologi mengacu kepada doktrin Yudeo Kristen mengenai akan datangnya Kerajaan Tuhan dan perubahan bentuk dari sejarah kedatangan Yesus Kristus untuk yg kedua kalinya. Perbedaan antara perubahan bentuk dan transcendence mencerminkan perbedaan antara Perjanjian Lama yg mencari datangnya Kerajaan Tuhan di dalam suatu kerangka historis, dan Perjanjian Baru yg mengharapkan pemutusan secara total hidup yg kita jalani ini pada hari kiamat nanti. Mulai dari Perjanjian Lama sampai dgn Perjanjian Baru kedatangan Yesus untuk yg kedua kalinya sangat dinantikan oleh umat-Nya yg percaya. Kedatangan Yesus untuk kedua kalinya bukan saja dipercaya oleh umat Kristiani saja, umat muslim juga percaya ttg kedatangan Yesus untuk kedua kalinya, akan tetapi dgn cara pandang dan berpikir yg berbeda dgn umat Kristiani. Dlm Gereja Katolik Roma, Eskatologi itu termasuk di dlmnya "Beatific Vision", api penyucian dan limbo (tempat2 org buangan yg tdk layak masuk surga). Agama Islam mengadopsi dari doktrin Yudaisme dan Kekristenan mengenai penghakiman di akhir zaman, kebangkitan org mati serta hukuman2 yg akan diterima berdasarkan pahala yg diperbuat selama org tsb hidup di dunia ini. Eskatologi dihidupkan kembali oleh para ahli teologia pada abad 20. Consistent Eschatology yg dicetuskan oleh Johannes Weiss dan Albert Schweitzer, lalu ada Realized Eschatology yg dicetuskan oleh CH Dodd dan Rudolf Otto, lalu ada Dialectic Eschatology yg dicetuskan oleh Karl Barth dan Rudolf Bultmann, dan terakhir Eskatologi "death of God" yg dicetuskan oleh Thomas JJ Altizer dan para ahli teologia radikal lainnya yg berusaha mendefinisikan ttg Eskatologi. Asal muasal doktrin Eskatologi itu sendiri sama tuanya dgn umat manusia itu sendiri, dimana pada Jaman Batu Kuno dahulu kala terdapat suatu konsep yg elementer dari kekekalan. Menurut Consistent Eskatologi yg dianut Albert Schweitzer, Yesus yakin bahwa diri-Nya akan menjadi Mesias Israel, dimana Yesus tahu bahwa Dia akan ditolak. Oleh sebab itu ajaran Yesus sewaktu Dia masih hidup 2000 tahun yg lampau dirancang untuk sementara antara permulaan pelayanan rohani-Nya dan manifestasinya di dlm kemuliaan. Ketika kematian Tuhan Yesus sudah menghancurkan kondisi2 eskatologi, pernyataan Kerajaan Tuhan itu sendiri lalu digantikan oleh pengajaran gereja. Schweitzer mendasarkan pandangannya tsb diambil dari Matius 10 ayat 23 yg menulis demikian: "Apabila mereka menganiaya kamu dlm kota yg satu, larilah ke kota yg lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota2 Israel, Anak Manusia sudah datang" Dodd sbg pencetus Realized Eskatologi menafsirkan perumpamaan2 Yesus dlm kaitannya dgn menggunakan istilah tantangan yg dihadapi pendengar2-nya di dlm pengumumannya bahwa Kerajaan Tuhan telah tiba. Dodd memandang Kerajaan Tuhan mulai dari kelahiran Yesus Kristus, kehidupan Yesus Kristus, kematian Yesus Kristus, dan kebangkitan Yesus Kristus, untuk menggambarkan kejadian ini di dlm perspektif yang tepat utk pekabaran kabar baik dari Kerajaan Tuhan. Penebusan Yesus Kristus di kayu salib menentukan manifestasi kuasa Tuhan yg hendak mengusahakan keselamatan bagi dunia yg telah cemar oleh dosa. Mengapa kita perlu mengetahui ttg Eskatologi ? Eskatologi penting bagi kita semua karena itu adalah ilmu pengetahuan tentang hidup yg diajarkan oleh Yesus, yg diletakkan di dlm masa kini untuk dipelajari, agar kita dgn mudah memahami cara menyampaikan pikiran, yg dilucuti dari selubung mistik agama. Hingga kini, tidak ada seorangpun individu telah mencapai derajat tingkat tinggi tentang pemahaman dari ilmu pengetahuan ini bahwa Yesus akan datang untuk yg kedua kalinya di dunia ini. Meskipun demikian, kita semua harus yakin bahwa akan datang waktunya nubuatan ttg akhir jaman itu akan digenapi. Eskatologi penting bagi kita semua karena mengajar ttg kasih Tuhan akan dunia ini serta janji Tuhan kepada umat-Nya yg sungguh2 setia dan percaya. Sungguh pasti kita semua akan mengakui bahwa kasih adalah unsur yg paling penting di dlm hidup kita. Sungguh pasti kita akan mengakui bahwa kasih itu universal, dapat menembus batas umur, bahasa, suku, agama bahkan batas negara. Dimana pada akhir zaman nanti kita sbg org2 percaya yg taat dan setia pada perintah Yesus akan diangkat ke surga dan disitu tdk akan ada lagi tangisan dan air mata. Dan juga yg perlu kita ingat, mari kita buka Kolose 3 ayat 1 s/d 4 yg menulis demikian: "Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dgn Kristus, carilah perkara yg diatas, dimana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Tuhan. Pikirkanlah perkara yg diatas, bukan yg di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dgn Kristus di dlm Tuhan. Apabila Kristus, yg adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dgn Dia dlm kemuliaan" Janji Tuhan Yesus pada akhir zaman nanti adalah tdk ada penghukuman atas diri org2 yg mengutamakan keinginan Roh, bukanlah keinginan duniawi. Hal ini terdapat dlm Roma 8 ayat 1 yg berbunyi demikian: "Demikianlah sekarang tdk ada penghukuman bagi mereka yg ada di dlm Kristus Yesus" Pada akhir zaman nanti, semua nubuatan yg ada di Alkitab Perjanjian Lama maupun Alkitab Perjanjian Baru akan digenapi. Kita semua janganlah takut menjalani masa2 Tribulation (masa2 sengsara), dimana masa tsb terjadi sebelum Tuhan Yesus datang ke dunia untuk yg kedua kalinya. Semuanya itu atas seizin dan sepengetahuan Sang Khalik Yesus Kristus, dimana genaplah apa yg tertulis dlm Alkitab mengenai kedatangan Yesus Kristus yg kedua kali, yg akan membawa kita semua sbg org percaya menuju kekekalan dan kemuliaan sorgawi. JBU, Wiempy Wijaya Buitenzorg, 26-Feb-07 ======================================================== From: "MANGUCUP" <[EMAIL PROTECTED]> Loe ke Sorga Only By Hokie ! Hampir semua agama sebenarnya secara langsung atau tidak langsung telah mengakui, bahwa orang masuk sorga itu bukannya berdasarkan pahala, kelakuan baik atau apapun namanya melainkan hanya berdasarkan "Hokie" ato dalam bahasa Londonya "Pure Luck". Masalahnya sebelum kita dilahirkan, setiap manusia sudah ditentukan terlebih dahulu apakah ia akan jadi pemeran Wong Ireng ato Wong Putih, apakah ia akan menjadi WN Sorga ataukah WN Neraka ! Kalho hokie loe gede, otomatis terpilih jadi calon WN Surgawi. Kita manusia dilahirkan sebenarnya mirip seperti pemain sandiwara. Kita boleh akting di panggung selama beberapa puluh tahun setelah itu kudu masuk kotak lagi baca Liang Lahat. Sedangkan story board ato jalan ceritanya udah ditulis sebelumnya oleh Sang Dalang Agung seperti film sinetron begitu. Di pelem manapun juga selalu ada pemeran wong jahat dan wong baik. Untuk mengetahui peran apa yang kudu loe mainkan ? Ini bisa dilihat sendiri dari jalan hidup loe dimasa lampau sampai sekarang. Dalam bahasa kaum agamis story board kita ini disebut suratan hidup atau Takdir. Anda langsung lari terbirit-birit apabila mendengar bunyi Azan. Tidak pernah lupa berdoa, berkali-kali sehari, bahkan iklhas menderita sebulan penuh pada saat bln puasa, tetapi tanyalah sama diri sendiri untuk apa semuanya ini ??? Toh nasib hidup anda telah ditentukan sebelumnya. Ayat tersebut dibawah ini membuktikan, bahwa jalan hidup anda dari awal s/d akhir telah dipateri di dalam kitab kehidupan (story board) yang telah ditulis oleh Sang Dalang Agung ! Kalho nasib loe baik ato banyak hokie; pasti masuk sorga, tapi kalho lhoe apes; ya wis n'rimo azah untuk dipanggang jadi sate di api neraka. Dan jangan harap loe bisa merobahnya entah itu melalui doa maupun melalui puasa. Maklum Tuhan itu tidak mengenal Tip-ex maupun karet penghapus. Lagi pula Tuhan itu benar adanya; jadi Ia tidak pernah membuat kesalahan, sehingga apa yang telah ditetapkan oleh-Nya kekal adanya dan berlaku terus, tanpa ada satu manusia pun yang akan bisa mengoreksinya ataupun menambahkan dengan titik ataupun koma lagi. Amin Dia (Tuhan) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah menetapkannya" [Al-Furqaan : 2] Sesungguhnya itu semua telah ada dalam kitab, sesungguhnya itu sangat mudah bagi Tuhan" [Al-Hajj : 70] Tuhan menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat" [As-Safat : 96] Apakah umat Kristen beda ? Tidak, mereka juga percaya akan adanya takdir dalam bahasa Latin disebut "Praedestinatio" dalam bahasa Indonesia disebut Predestinasi. Pre = sebelumnya Destinasi = tujuan. Jadi tujuan hidup loe itu telah ditentukan sebelumnya apakah ke arah Sorga ato ke Neraka ! Ajaran atau kepercayaan ini telah dikenal dan diketahui ratusan tahun sebelumnya oleh Santo Agustinus dari Hipo (354 - 430). Kepercayaan ini bukan hanya sekedar dianut oleh umat Katolik saja melainkan juga oleh mbahnya umat Protestan; Yohannes Calvin. Ajaran Calvin ini lebih dikenal dengan ajaran predestinasi ganda, sebab hanya ada dua pilihan saja Black Or White seperti juga lagunya si Mikel Jekson. Dan yang menentukan semuanya ini adalah Sang Dalang Agung jadi bukannya loe. Loe boleh dicuci dan di bilas (dipermandikan) ratusan kali, kalho kulit loe udah dari sononya ireng tetap azah ireng. Begitu juga dengan takdir kalho udah ditakdirkan Go To Hell jangan harap loe bisa jadi putih lagi. Di dunia kita kenal dengan sistem aturan pemutihan tetapi di sorga itu ora ono Mas ! Ah moso sih, manusia sudah ditakdirkan sebelumnya masuk neraka ? Kagak percaya lihat tuh si Yudas, ratusan tahun sebelumnya ia dilahirkan ia telah ditakdirkan (predestinasi), bakalan dipilih jadi lurahnya di Neraka. Dari awal mula ia telah diberikan peran sebagai sang penghianat, ia memainkan perannya sedemikian hebatnya; sampai Mell Gibson azah mencoba ingin mengulangnya lagi dalam filmnya The Passion. Itu adalah salah satu contoh pemeran takdir terbaik sepanjang masa yang bisa dijadikan panutan bagi semua umat Kristen. Ialah nerimo azah peran yang telah diberikan oleh Sang Dalang kepada kita. Kagak percaya buka tuh Alkitab: Yoh 17:12 .dia yang telah ditentukan (ditakdirkan) untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tuhan Yesus sendiri mengetahui peran yang harus dimainkan oleh Yudas, sehingga Ia tidak menghalanginya, bahkan menganjurkannya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera!" (Yoh 13:27) Maka dari itu kalho loe udah disuru memainkan peran sebagai koruptor, lakukanlah terus, sebab percuma azah loe tobat juga, udah kepalang basah dan kotor. Maklum udah dari sononya loe ditakdirkan jadi koruptor. Begitu juga dengan mang Ucup yang sudah dari sononya ditakdirkan jadi jai-hwa-cat atau sipemetik daun muda, percuma robah juga. Lebih baik nikmatilah hidup ini sesuai dengan takdir yang telah ditentukan. Lupakan segala macam ajaran agama, rumah ibadah maupun segala macam pantangan. Minum dan maboklah setiap hari, makanlah makanan haram seabreg-abgreg, sebab daging babi itu enak lho, kagak percaya try it ! Sedangkan kebalikannya mereka yang termasuk wong hokie sudah tercantum dalam Alkitab: "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (Roma 8:29) Terjemahan dalam bahasa Londonya: "For whom He foreknew, He also predestined [to be] conformed to the image of His Son, that He might be the firstborn among many brethren. (Roma 8:29 NKJV) Sedangkan dalam agama Buddha, takdir ini disebut "Kamma" atau Karma, kalho karma loe udah buruk jangan harap loe bisa rubah lagi di dalam kehidupan sekarang ini. Sedangkan orang Tionghoa menyebut predestinasi atau takdir ini dengan kata "yuanfen". Jadi tidaklah salah apa yang man Ucup tulis dibawah ini: "Loe bisa masuk sorga: "Not By Grace, but By Hokie !" Mang Ucup - The Drunken Priest Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.net

