From: "e-JEMMI" <[EMAIL PROTECTED]>

   Salam dalam Kristus,

   Bagaimana merespons panggilan sebagai utusan? Apa yang harus Anda
   persiapkan? Bagaimana caranya menjalin relasi untuk mendapatkan
   dukungan? Langkah-langkah apa saja yang harus Anda kerjakan? Pakaian
   tebalkah sebagai jawabannya? Jika Anda hendak pergi ke daerah
   pedalaman atau negara yang memiliki empat musim, pakaian tebal
   mutlak disiapkan. Bagaimana dengan sepatu yang kuat? Tidak hanya
   supaya tahan lama tapi juga agar bisa bertahan dalam segala medan.
   Atau tas punggung yang besar supaya dapat memuat banyak keperluan Anda?

   Hal-hal di atas bukanlah sesuatu yang salah, bukan juga tidak
   penting untuk disiapkan. Tapi ada hal lain yang lebih penting dan
   utama daripada sekadar menyiapkan dan memikirkan barang-barang yang
   digunakan untuk menunjang kenyamanan tubuh Anda. Hal-hal apa sajakah
   itu? Nah, artikel kali ini akan menjawab pertanyaan tadi. Silakan
   dibaca, kiranya bisa menjadi referensi bagi Anda ataupun orang di
   dekat Anda yang mendapat panggilan sebagai utusan.

   Soli Deo Gloria!
   Redaksi e-JEMMi,
   Lisbet
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI

                          BAGAIMANA MEMULAINYA?
                          =====================
   Saat ini Anda sudah mengetahui syarat-syarat menjadi salah satu
   utusan Tuhan. Anda sudah mempelajari pelatihan yang harus mereka
   jalani dan strategi-strategi yang akan membantu mempersiapkan mereka
   bekerja dengan efektif.

   Anda juga sudah melihat tindakan apa saja yang dilakukan oleh utusan
   ini -- berjuang keras melawan rintangan dan menang dalam nama Yesus
   untuk membawa orang-orang yang belum terjangkau ke Jalan Kebenaran.

   Mungkin Anda mulai merasa tenang, namun ada desakan terus-menerus
   dari dalam diri Anda untuk terlibat lebih jauh lagi. Mungkin saat
   ini Roh Kudus sedang berbicara kepada Anda.

   Jika benar demikian, penting bagi Anda untuk meresponsnya.
   Berdasarkan cerita-cerita dari mereka yang telah terlibat dalam
   pelayanan misi, kita belajar bahwa dorongan-dorongan dari dalam pada
   awalnya sering kali tidak terlihat, sulit untuk diketahui. Tapi pada
   kenyataannya, bagi sebagian besar dari kita, pesan itu benar-benar
   menjadi tidak jelas sampai kita bertindak.

   Ini adalah proses pengambilan tindakan untuk merespons dorongan dari
   Roh Kudus yang sering kali memberikan kejelasan yang sesungguhnya.
   Tanpa merespons, Anda mungkin tidak akan pernah tahu.

   Anda ingat kisah Paulus ketika dalam perjalanan ke Damaskus? Tentu
   saja apa yang dia lihat ketika Yesus menampakkan diri kepadanya
   adalah dorongan terkuat yang sangat indah. Namun, pelayanannya tidak
   dikerjakannya sampai dia menerima konfirmasi lebih lanjut melalui
   kebutaan yang diikuti dengan pemulihan yang Tuhan berikan melalui
   tangan Ananias (Kis. 9:3-19)

   Ingat juga Gideon, yang Tuhan perintahkan untuk pergi dan
   menyelamatkan bangsa Israel dari bala tentara Midian, di mana
   orang-orang pada zaman dahulu terkenal menggunakan unta dalam
   berperang (Hak. 6:14). "Tetapi jawabnya kepada-Nya: 'Ah Tuhanku,
   dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku
   adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan aku pun seorang
   yang paling muda di antara kaum keluargaku'" (Hak. 6:15).

   Gideon mematuhi perintah Tuhan tanpa perlu diyakinkan dengan susah
   payah bahwa pesan itu benar-benar berasal dari Tuhan dan janji Tuhan
   adalah nyata. Sebelum akhirnya Gideon bertindak, Tuhan sudah
   meyakinkan dia melalui mujizat api yang muncul dari batu (Hak.
   6:19-21) dan dengan dua mujizat lainnya yang menggunakan bulu domba
   dan embun di tanah (Hak. 6:36-40).

   Jika panggilan Anda menjadi utusan adalah murni, Anda akan
   diyakinkan dalam panggilan ini. Namun, mujizat itu hanya akan
   terjadi setelah Anda mengambil tindakan.

   MEMBANGUN DUKUNGAN SPIRITUAL ANDA
   Langkah pertama dalam merespons panggilan ini adalah dengan
   berbicara kepada pendeta atau pembimbing rohani Anda dan meminta
   dukungan semangat serta doa. Anda mungkin juga perlu mendapatkan
   pengakuan di depan umum, mungkin melalui "altar call" di gereja Anda
   atau dalam kelompok PA yang Anda ikuti. Dukungan doa dan perhatian
   dari saudara-saudara sepersekutuan adalah penting, khususnya pada 
tahap-tahap 
   awal ketika komitmen Anda untuk mengikuti pelayanan asing mulai tumbuh.

   Tahap ini juga akan menjadi waktu untuk mulai mencari persiapan
   akademis yang lebih banyak lagi. Pelatihan yang Anda pilih
   tergantung pada banyak faktor, termasuk usia Anda, status keluarga
   Anda, dan apakah Anda tinggal di negara yang terbuka untuk Injil atau tidak.

   Ketika Anda mempersiapkan diri atas panggilan utusan, Anda mungkin
   diharapkan mencari dukungan dari organisasi-organisasi misi lokal.
   Atau mungkin Anda akan mencari dukungan itu ke tempat-tempat
   persekutuan, misalnya gereja Anda. Meskipun banyak bahan yang
   memberi tuntunan dalam hal mencari dukungan, Anda harus membuat
   keputusan sendiri melalui doa rutin dan mendengarkan dengan cermat
   rencana Tuhan yang diberikan kepada Anda.

   Setelah pelatihan, ketika panggilan Anda diuji dan diperjelas, Anda
   mungkin berharap ditugaskan melalui suatu pelayanan istimewa di
   gereja Anda atau melalui organisasi misi tertentu. Meskipun sebagai
   seorang misionaris mandiri yang kebutuhan finansialnya ditanggung
   sendiri, jangan pernah Anda berusaha keras untuk pergi tanpa dukungan 
  persahabatan, perhatian, dan doa yang dapat diberikan oleh persekutuan 
Kristen.

   "Diutus" ke ladang misi oleh gereja di mana Anda bersekutu memiliki
   banyak keuntungan, meskipun demikian pengutusan itu mungkin sekali
   melibatkan dukungan finansial maupun administratif.

   Pertama, Anda mendapatkan kepercayaan diri dan kekuatan dalam
   panggilan Anda melalui pengakuan umum atas maksud Anda. Kedua, Anda
   menerima suatu komitmen dukungan doa dari mereka yang akan
   menyaksikan penugasan Anda. Ini juga akan menjadi komunitas yang
   dapat Anda "lapori" dari waktu ke waktu selama pelatihan pelayanan
   Anda. Akhirnya, dengan berdiri di depan jemaat Kristen dan
   memproklamirkan keinginan Anda untuk melayani sebagai seorang
   utusan, Anda akan bersaksi tentang suatu komitmen yang dapat
   memberikan dukungan semangat kepada orang lain.

   PENEMPATAN DI LADANG MISI
   Satu cara untuk menjadi seorang utusan tentu saja adalah dengan
   sudah memiliki tempat kerja di suatu negara atau suatu kelompok
   masyarakat yang terpencil. Keadaan dan situasi lain yang lebih umum adalah 
mengenali suatu kelompok atau negara di mana kemampuan Anda akan digunakan.

   Ingatlah bahwa utusan Tuhan dapat membiayai kehidupan mereka dengan
   berbagai cara. Rasul Paulus adalah seorang pembuat tenda. William
   Carey adalah pembuat sepatu. Pilihan-pilihan lain sebenarnya dapat
   berupa profesi lain dan layak secara moral yang berguna di kelompok
   orang-orang yang sudah Anda pilih dan yang cukup berguna untuk
   pemerintahan sehingga Anda dapat berhasil di negara itu.

   Satu alasan mengapa Anda perlu mengemukakan keinginan Anda untuk
   menjadi utusan di depan umum, khususnya jemaat gereja Anda, adalah
   agar keinginan ini mendorong anggota-anggota gereja yang lain yang
   mungkin mempunyai saran atau informasi alamat kontak yang dapat menolong 
Anda.

   Jika Anda tidak pernah mempunyai pengalaman membawa seseorang kepada
   Kristus, Anda pasti akan membutuhkan pelatihan untuk usaha keras
   ini. Ada berbagai bidang pengetahuan yang tersedia untuk tujuan ini
   guna meningkatkan kemampuan Anda dengan baik.

   Beberapa orang akan mendapatkan banyak prestasi untuk Kristus
   sebagai pengabdian mereka. Namun, ada juga yang tidak mendapatkan
   apa-apa dan harapan saya mereka akan tergerak untuk pertama kalinya
   dan mulai merasakan pengalaman paling indah yang dirasakan oleh
   manusia. Jika Anda adalah penginjil yang pertama, tidak diragukan lagi Anda 
akan merasakan beberapa ketidaknyamanan dan mungkin juga perasaan was-was.

   Memiliki guru yang baik dalam penginjilan juga penting supaya
   berhasil dalam penginjilan. Guru yang baik ini mungkin bisa Anda
   temui di gereja Anda sendiri.

   Namun di beberapa denominasi, kemampuan untuk menginjili tidak
   begitu diutamakan. Jika Anda termasuk dalam salah satu denominasi
   ini, jangan putus asa. Anda berada di posisi yang bagus untuk
   menjembatani denominasi Anda dan beberapa gereja injili lainnya.
   Saya sarankan supaya Anda menghubungi pendeta salah satu gereja
   tersebut dan meminta pelatihan yang Anda butuhkan. Pendeta tersebut
   akan membantu Anda dengan senang hati dan Anda akan membantu membawa
   banyak jiwa menjadi satu dalam tubuh Kristus.

   Langkah terpenting yang sederhana untuk memulainya adalah dengan
   bersaksi tentang Kristus kepada orang lain. Ini akan menjadi bagian
   yang sangat mengejutkan karena Anda akan menjadi bagian dari
   orang-orang yang dipenuhi dengan sukacita pada apa yang
   dipersembahkan kepada mereka.

   Namun, ingatlah fakta yang menyedihkan, tapi nyata, yang dijelaskan
   Tuhan kita dalam perumpamaan tentang perjamuan kawin; meskipun
   "banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih" (Mat. 22:14).
   Pesan yang sama terdapat dalam perumpamaan tentang penabur di Matius 13:3-9.

   Anda hanya akan berhasil di bagian usaha penginjilan Anda -- mungkin
   hanya di satu pertemuan dari pertemuan yang berulang-ulang.

   PENGINJILAN LINTAS BUDAYA DI RUMAH
   Sebagai langkah berikutnya, ketika Anda sudah bertumbuh lebih
   efektif lagi dalam penginjilan kepada para pendengar yang sudah
   akrab dengan Anda, maka Anda akan ingin membangun kemampuan dalam
   bekerja sama dengan orang-orang yang berkebudayaan lain. Ternyata,
   dengan meningkatnya mobilitas populasi murid internasional,
   keinginan Anda ini akan lebih mudah dicapai.

   Melalui kontak dengan mahasiswa asing ini, Anda juga dapat menuntun
   diri Anda sendiri untuk masuk ke populasi di mana Anda dapat
   melakukan yang terbaik untuk pelayanan Anda.

   Keberagaman komunitas etnik (yang ada di tempat Anda -- red) dapat
   menjadi kelompok target yang ideal untuk pelatihan pelayanan lintas budaya 
Anda.

   Satu keuntungan istimewa yang dapat diperoleh dari bekerja sama
   dengan mahasiswa asing untuk mengasah kemampuan penginjilan Anda
   adalah agar Anda dapat mempelajari cara-cara baru menjangkau
   jiwa-jiwa baru. Berikut beberapa teknik yang sudah dimodifikasi,
   yang mungkin dapat digunakan oleh seorang utusan dalam menginjili
   mahasiswa asing di negara mereka sendiri.

   1. Pendekatan asimilasi (pembauran -- red) merupakan cara yang tepat.

   2. Fokuslah pada tujuan penginjilan, bukannya menjadikan mereka
      menjadi sama dengan Anda.

   3. Terimalah sifat-sifat manusia yang beraneka ragam, bahkan dalam
      setiap kelompok etnik sekalipun. Kelompok-kelompok etnis ini dibedakan 
oleh 
      sosial ekonomi, dan sering kali secara linguistik, keturunan, dan 
geografis.

   4. Gunakan ikatan komunal etnik yang kuat (persahabatan dan
      keturunan) sebagai kesempatan untuk menyebarkan Injil.

   5. Manfaatkan organisasi-organisasi "parachurch" untuk penjangkauan
      (outreach) Anda (misalnya, PA di rumah, dan bentuk-bentuk persekutuan 
lainnya).

   6. Berusahalah untuk belajar dan gunakanlah bahasa asli dari
      kelompok yang menjadi target Anda.

   7. Jika mungkin, bekerjasamalah dengan anggota kelompok yang sedang
      Anda jangkau yang sudah menjadi Kristen.

   8. Doronglah gereja Anda untuk memerhatikan pelayanan-pelayanan
      khusus atau misi-misi khusus untuk mendukung penjangkauan Anda
      kepada kelompok yang menjadi target penginjilan Anda.

   9. Lakukan sesuatu -- mungkin bersama-sama dengan gereja Anda --
      untuk menunjukkan dukungan Anda kepada kelompok yang menjadi
      target Anda. Contohnya, Anda bisa menggunakan salah satu hari
      libur nasional kelompok itu untuk berkumpul bersama beberapa orang dari 
mereka.

  10. Berdoalah agar Roh Kudus menguatkan Anda untuk membawa setiap
      orang yang belum mengenal Kristus dan dengan yakin di dalam nama-Nya, 
Anda 
     bisa menjangkau beberapa orang dalam kelompok pelayanan Anda. (t/Ratri)

   Bahan diterjemahkan dari:
   Judul buku        : God's New Envoys
   Judul asli artikel: How to Get Started
   Penulis           : Tetsunao Yamamori
   Penerbit          : Multnoman Press, Oregon 1987
   Halaman           : 147 -- 152
______________________________________________________________________
SUMBER MISI

Every Child Ministries ==>     http://www.ecmafrica.org
   Dalam pelayanannya, Every Child Ministries (ECM) lebih menekankan
   pelayanan kasih dengan menunjukkan kasih Yesus kepada anak-anak
   Afrika yang paling membutuhkan bantuan. Dalam pelaksanaannya, ECM
   melatih penduduk Afrika untuk melatih orang-orang dari negara itu
   sendiri. ECM juga melakukan pelayanan kepada anak-anak jalanan yang
   tidak memiliki tempat tinggal dengan cara membebaskan dan melatih
   anak-anak yang diperbudak. Selain itu, ECM juga terlibat dalam
   pelayanan kesehatan dan rehabilitasi kepada orang-orang sakit dan cacat.

Slavic Gospel Association ==>     http://www.sga.org
   Slavic Gospel Association (SGA) menjangkau Rusia sejak tahun 1934.
   Mereka memberitakan Injil di gereja-gereja yang ada di Rusia dan
   negara-negara persemakmuran yang tergabung dalam negara ini. Dalam
   pelayanannya, SGA membantu para hamba Tuhan dari gereja lokal dan
   menolong gereja-gereja dalam menjangkau orang-orang yang belum
   mengenal kebenaran Injil dan belum menaruh Yesus Kristus sebagai
   Juru Selamat melalui pelayanan pemuridan. Pelayanan SGA dilakukan
   melalui doa, pelayanan dengan strategi tertentu, dan melalui bantuan 
keuangan.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA

K O N G O
   Di Kongo, para pendeta saling mengajar satu sama lain. Para anggota
   Free Church of Congo menawarkan sesi pelatihan Alkitab kepada lebih
   dari lima ratus pengkhotbah yang memiliki sedikit pendidikan formal
   Alkitab. Setiap sesi terdiri dari empat mata pelajaran yang sudah
   disiapkan oleh para pendeta itu. Tom dari Evangelical Free Church
   Mission mengatakan, baru-baru ini mereka menghabiskan waktu selama
   dua minggu untuk menambah kosakata dan mengembangkan keterampilan
   pastoral mereka dan semuanya itu berjalan dengan sangat sukses.
   Tujuan mereka ialah dalam tiga tahun ke depan, kemampuan para
   pengkhotbah itu akan setingkat dengan para pengkhotbah terlatih di
   sekolah Alkitab. Tom berkata bahwa mereka sudah menerima laporan
   kemajuan yang positif. "Berdasarkan apa yang kami lihat sejauh ini,
   di tahap awal ini, mereka sudah kembali dan menggunakan bahan-bahan
   yang kami berikan ini secara langsung dalam khotbah-khotbah mereka,
   dalam pelajaran, dan dalam apa yang mereka bagikan kepada masyarakat
   mereka. ECFM sudah menciptakan program sponsor yang disebut CEFOC
   bagi siapa pun yang ingin membantu pelayanan ini.
   [Sumber: Mission Network News, Februari 2007]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Naikkan syukur atas kesempatan yang diperoleh para hamba Tuhan di
     Kongo untuk terus memperlengkapi diri mereka dalam pelayanannya.
   * Dukung dalam doa para pengkhotbah yang sedang belajar agar
     diberikan kemampuan untuk dapat mengikuti setiap tahap dalam
     pelatihan yang diadakan. Berdoalah juga untuk para pendeta yang
     sedang menyiapkan pelatihan agar diberikan hikmat dalam mengajar.

A M E R I K A
   Mahasiswa sekarang ini menghadapi risiko kecanduan seks dua kali
   lebih besar dibanding rata-rata orang Amerika lainnya. Kondisi ini
   disebabkan oleh tersedianya pornografi di internet. Celakanya,
   kondisi tersebut juga dikarenakan pornografi merupakan bagian dari
   kehidupan banyak mahasiswa, ujar Tony dari Campus Crusade for
   Christ. "Hal tersebut merupakan salah satu faktor yang memengaruhi
   perekrutan staf baru dan para misionaris yang pergi ke negara-negara
   lain. Bagaimana kita bisa membantu mereka menghadapi unsur
   pornografi dan seks dalam kehidupan mereka?" Campus Crusade
   menawarkan seminar tentang bahaya pornografi. Tony mengatakan bahwa
   tantangan pelayanan mereka adalah membantu para pelajar menemukan
   hubungan yang berarti, bukan hubungan yang hampa. Tidak hanya itu,
   "Seksualitas dan kerohanian merupakan dua hal yang berhubungan erat.
   Kami harus memulihkan kedua hal tersebut dalam kehidupan mereka.
   Kami ingin semua orang memiliki hubungan pribadi dengan Allah
   melalui Yesus, tapi semuanya itu akan terjadi saat Tuhan menyucikan
   dan mengampuni mereka."
   [Sumber: Mission Network News, Februari 2007]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Pornografi seakan sudah menjadi bagian dari kehidupan anak muda.
     Untuk sebagian besar orang mungkin pornografi merupakan sesuatu
     yang sulit untuk dilepaskan. Mari doakan para anak muda di Amerika
     dan di seluruh dunia agar berani mengambil keputusan untuk hidup
     suci dan kudus di hadapan Allah serta berani datang kepada Allah
     untuk memohon pengampunan.
   * Doakan tim Campus Crusade yang melayani orang-orang muda.
     Berdoalah agar mereka diberikan hikmat dalam merekrut staf dan misionaris 
baru.

I N T E R N A S I O N A L
   Bob dari Wycliffe Bible Translators memberi kita kabar terbaru
   tentang perkembangan Visi 2025. "Visi 2025 adalah suatu rencana
   untuk melihat suatu kemajuan penerjemahan Alkitab dalam setiap
   bahasa komunitas yang akan diperlukan sampai tahun 2025 nanti,"
   jelas Bob. Sejarah berharga selama 75 tahun telah menciptakan
   kemampuan untuk mendiskusikan bagaimana mereka bisa bekerja dalam
   beberapa proyek kelompok bahasa, dan bagaimana mereka bisa meraih
   tujuan mereka dengan berpikir di luar penerjemahan Alkitab
   tradisional. "Sudah ada 539 bahasa komunitas yang sudah mulai
   diterjemahkan sejak kami berkomitmen pada Visi 2025, yang mewakili
   sekitar 160 juta orang yang setidaknya sekarang memiliki akses untuk
   menerima firman Tuhan." Semua itu hanya masalah membangun kerja
   sama. Semakin luas dasarnya, semakin cepat kerjanya. Bob
   menambahkan, "Kami butuh sebanyak mungkin orang Amerika Utara untuk
   terlibat dalam penerjemahan Alkitab. Tuhan memang belum memanggil
   orang-orang Amerika Utara. Tapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa
   semakin banyak orang di luar Amerika Utara dan di luar Eropa yang
   terlibat dalam penerjemahan Alkitab, yang menciptakan kapasitas yang
   benar-benar kami perlukan untuk meneruskan langkah yang sudah kami
   tempuh sekarang ini."
   [Sumber: Mission Network News, Februari 2007]
   Pokok Doa:
   ----------
   * Bapa yang telah memberikan pelayanan dan Ia juga yang akan
     menyediakan para penggarap untuk mengerjakan pekerjaan di ladang
     dan menuai hasil tuaian. Marilah memohon kepada-Nya agar mengirim
     orang-orang Amerika Utara untuk turut berbagian dalam penerjemahan Alkitab.
   * Dukung dalam doa agar visi 2025 dapat tercapai dan Injil dalam
     berbagai bahasa memenuhi dunia sehingga semua suku bangsa memuji
     dan mengagungkan namanya.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA

                               PARA UTUSAN
                               ===========
   Pokok Doa:
   ----------
   * Mari mengucap syukur untuk anak-anak Tuhan yang terpanggil untuk
     melayani di ladang misi sebagai utusan. Berdoalah agar Bapa yang
     mempunyai tuaian mengirimkan lebih banyak lagi pekerja.

   * Ketakutan akan tempat baru, suasana baru, lingkungan baru, dan
     segala sesuatu yang baru mungkin dirasakan oleh saudara-saudara
     kita yang hendak terjun ke ladang misi. Dukunglah mereka dalam doa
     agar dikuatkan dan diteguhkan selalu.

   * Doakan agar mereka (yang akan menjadi utusan) tidak gentar dan
     merasa kecut karena Tuhanlah yang akan berjalan di depan mereka.

   * Berdoalah agar janji-janji Tuhan yang tersemat di dalam hati
     mereka bisa menjadi semangat bagi mereka untuk melangkah.

   * Doakan agar Roh Kudus senantiasa menolong mereka dalam bekerja
     sama dengan orang-orang yang akan terlibat dengan mereka.

   * Umumnya para utusan ini akan mengikuti sejumlah pelatihan guna
     memperlengkapi pelayanan mereka di ladang misi. Doakan agar Tuhan
     memberikan kemampuan, kesehatan, dan kekuatan untuk setiap
     pelatihan yang mereka ikuti.
______________________________________________________________________
URLS Edisi Ini
Mission Network News                http://www.missionnetworknews.org/
______________________________________________________________________

Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
    (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
     mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
______________________________________________________________________
                        Pimpinan Redaksi: Lisbet
   Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2007 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
   Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf e-MISI dan Staf Redaksi:               < staf-misi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan          :   < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti              : < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan:       < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi        :               http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi                   : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA                      :           http://www.sabda.org/ylsa/
Situs SABDA Katalog             :            http://katalog.sabda.org/

_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
 'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
 "Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
  Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)

Kirim email ke