From: Yollie Wauran 

Renungan Pagi, Selasa 27 Maret 2007

Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu 
orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan 
anak-anakmu,
sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi 
kamu tidak mau. ( Lukas 13:34 )

Jadi ..... Mengapa sering ...... Seakan kita lepas dari perlindungan-Nya ...... 
?
Lepas dari pemeliharaan-Nya ..... ?

Bukan Tuhan tak mau .....
Dia rindu ..... Dia berusaha .....
Bukan hanya sekali ...... Namun ..... Berkali-kali ......

Tetapi ...... Bukankah sering ...... Kita yang tidak mau ..... ?
Jadi ..... Adakah saat ini ..... Pagi ini .....
Kita sedang di bawah sayap-Nya ..... ?
===========================================
Renungan Pagi, 

Mereka menceritakan kepadanya:
"Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu 
berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya.
Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan 
sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana. ( Bilangan 13:27-28 
)

Mereka semua orang pilihan ...... Terkemuka di sukunya .....
Kepala-kepala di antara orang Israel .....

Mungkin ..... Saat ini pun ..... Kita menempati posisi yang sama ......
Kita dipercaya untuk memimpin ...... Terkemuka .......

Sadarkah kita ....... Ucapan kita ...... Mampu membuat orang lain bangkit ......
Ataupun terpuruk ..... ?

Ucapan kita ..... Mampu membuat orang lain bersemangat .....
Ataupun lemah ..... ?

Jadi ...... Masih sempatkah kita memikirkan .....
Setiap kata yang keluar ..... Dari mulut kita ..... ?

Kita dipercaya ...... Biarlah kita dapat menjadi ..... Orang yang dapat 
dipercaya .......
================================================
Renungan Pagi, 

"Lalu kamu menjawab, katamu kepadaku:
Kami berbuat dosa kepada TUHAN. Kami mau maju berperang, menurut segala yang 
diperintahkan kepada kami oleh TUHAN, Tuhan kita.
Dan setiap orang dari padamu menyandang senjata perangnya, sebab kamu 
menganggap mudah untuk berjalan maju ke arah pegunungan.
Tetapi TUHAN berfirman kepadaku:
Katakanlah kepada mereka:
Janganlah kamu maju dan janganlah kamu berperang, sebab Aku tidak ada di 
tengah-tengahmu, nanti kamu terpukul kalah oleh musuhmu. ( Ulangan 1:41-42 )

Saat Tuhan perintahkan maju ..... Mereka tidak mau ......
Saat Tuhan perintahkan balik ..... Mereka malah maju ......
Saat Tuhan katakan ...... Bahwa Dia menyertai ....... Mereka tak mau berangkat 
......

Saat mereka berangkat ....... Mereka anggap mudah ......
Seakan tak memerlukan Dia ......

Pernahkah kita lakukan hal serupa ...... ?

Pertobatan yang terlambat ..... Pertobatan menurut cara sendiri ......
Tidak percaya penyertaan Tuhan ...... Tapi ...... Merasa bisa melangkah 
tanpa-Nya ......

Adakah kita juga akan melakukannya ..... ? Mengulang kesalahan mereka ..... ?
==============================================
Renungan Pagi, 

Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong,
dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu. ( Mazmur 88:14 )

Apakah saat ini kita mengalami masalah ....? Apakah saat ini kita merasa 
tertekan ....?
Apakah saat ini kita butuh pertolongan ....?

Jika ya ..... Sudahkah kita minta tolong ....? Kepada Tuhan ....?
Atau ..... Kepada yang lain ....?

Mari ..... Pagi ini ..... Kita berteriak padaNya ..... Mohon pertolongan 
dariNya .....
Melalui doa kita .....

Ya ..... Doa kita ..... Bukan mantera kita .....
Doa ..... Yang bukan hafalan .....
Namun .... Yang lahir dari hati yang hancur .....
===========================================
Renungan Pagi, 

Kata Yohanes kepada Yesus:
"Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu,
lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."
Tetapi kata Yesus:
"Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat 
demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku. ( Markus 9:38-39 )

Bagaimana dengan kita saat ini ..... ? Tidakkah kita ......
Kadang lakukan yang lebih buruk ..... ?

Mencegah ...... Atau setidaknya mengatakan "sesat" ......

Bukan kepada orang lain ..... Bukan kepada yang "bukan pengikut kita" .....
Namun ...... Sesama pengikut Tuhan ......

Hanya saja ...... Beda gereja ..... Beda aliran ..... Beda cara ibadah .....
Lalu ...... Jujur dalam hati kita ..... Apa yang Yesus katakan pada kita ..... ?

Lalu ..... Kapankah Yesus ..... Temukan "tubuh"-Nya utuh ...... Di dunia ini 
..... ?
===============================================
Renungan Pagi, 

Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah 
berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. ( Efesus 6:8 
)

Tuhan tidak melihat status kita ...... Tuhan tidak melihat posisi kita .....
Tuhan tidak melihat jabatan kita .....

Posisi di tempat kerja tidak ...... Jabatan di gereja juga tidak .....

Tuhan ...... Melihat perbuatan kita ......

Satu pernyataan ...... Satu pengertian ...... Yang pasti sudah ada dalam hati 
kita ......
Kita tahu itu ..... Kita sudah tahu .....

Namun ..... Bagaimana perbuatan kita ..... ?
Juga ..... Bagaimana kita memandang sesama kita ..... ?

Adakah status mereka ...... Mengubah penilaian kita terhadap mereka ..... ?
Juga ..... Adakah status kita ..... Posisi kita ...... Mengubah tingkah laku 
kita ..... ?
===============================================
Renungan Pagi, 

Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan suling. Mazmur Daud.
Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN, indahkanlah keluh kesahku.
Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Tuhanku, sebab kepada-Mulah 
aku berdoa.
TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur 
persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu. ( Mazmur 5:1-3 ( 5:2-4 ) )

Bangun pagi ...... ? Mungkin kita sudah lakukan .....
Bangun pagi teriak minta tolong pada Tuhan ..... ?
Mungkin pula sudah kita lakukan .....

Tuhan pun ..... Pasti sudah dengar seruan kita ......

Namun ..... Bagaimana dengan ..... Mengatur persembahan bagi Tuhan ...... ?
Sudahkah itu kita lakukan ...... ?

Adakah bedanya ..... Sekedar teriak minta tolong ..... Dengan berdoa ..... ?
Adakah bedanya ..... Mengangap Dia sekedar sebagai tempat meminta .....
Dengan melihatnya sebagai Tuhan ..... ?
===========================================

Renungan Pagi, 

"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia 
diasinkan?
Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. ( Matius 5:13 )

Adakah saat ini ...... Kita dalam posisi itu ..... ?

Seakan tidak dilihat orang ...... Seakan tidak diinginkan kehadirannya .....
Serasa dianiaya ....... Serasa dimusuhi ....... Seakan diinjak orang ...... ?

Pagi ini ...... Dengan hati yang bersih .......
Mari kita coba untuk melihat diri kita sendiri ......

Jangan-jangan ...... Memang kita sudah kehilangan "keasinan" kita ......

Tak ada pengaruh positif bagi sekitar kita ..... Kehilangan fungsi sebagai 
terang .....
Kehilangan fungsi sebagai garam .....

Jadi ...... Tidakkah wajar ..... Garam yang tawar itu .....
Dibuang dan diinjak orang ..... ?

Tuhan memberkati.

Kirim email ke