From: -= Henky =- Puluhan ribu orang datangi Desa Meko, Kabupaten Poso Mujizat! Bocah 8 Tahun Sembuhkan Banyak Orang
Desa Meko di Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso (Sulteng), tiba-tiba menjadi buah bibir. Puluhan ribu orang kini berduyun-duyun menuju desa yang berjarak sekitar 60 km dari Kota Tentena tersebut. Apa pasal? Seorang gadis cilik berumur 8 tahun bernama Selvin Bungge, dikabarkan mampu menyembuhkan banyak orang sakit. Hebatnya, gadis cilik yang kini dijuluki 'dokter kecil' tersebut, menyembuhkan orang hanya lewat doa "Bapa Kami" dan diiringi lagu "Tuhan Kuasa Melakukan Segala Perkara". Warga meyakini penyembuhan yang dilakukan Selvin karena mendapatkan kekuatan dari Tuhan Yesus Kristus. Warga Kecamatan Meko, Morpan seperti dilansir Nuansa Pos, Senin (19/03) lalu menuturkan, peristiwa mujizat tersebut sudah terjadi sejak 9 Januari 2007 lalu, di mana awalnya Selvin mampu menyembuhkan penyakit ibunya. Hal ini diamini Pdt Rainaldy Damanik saat dikonfirmasi Komentar tadi malam lewat telepon. Ketua Umum GKST (Gereja Kristen Sulawesi Tengah) ini membenarkan tentang penyembuhan yang dilakukan Selvin. "Awalnya dia menyembuhkan ibunya," kata Pdt. Damanik yang sudah menemui langsung bocah cilik tersebut dan ibunya. Menurut Damanik sebagaimana cerita ibu Selvin, kisah menggemparkan itu terjadi 6 Januari 2007. Saat itu pada malam hari sekitar Pukul 22.30 Wita, di rumah mereka yang sangat sederhana, Selvin sedang memijit kaki ibunya yang menderita penyakit rematik akut. Tiba-tiba keesokan harinya, Ibu Selvin merasakan kakinya tidak sakit lagi. "Ibu Selvin merasa sangat sehat. Ini kemudian ditanyakan ibunya kepada Selvin," cerita Pdt. Damanik. Selvin kemudian menceritakan kepada ibunya sebuah peristiwa ajaib yang dialaminya. Menurut Selvin, pada malam dia melihat cahaya terang di kamarnya. Dalam cahaya itu, ada wujud Tuhan dengan seorang malaikat. Tiba-tiba Selvin mendengar sebuah suara yang berbunyi, "Saya akan memberikanmu banyak...!" Selvin yang tidak mengerti dengan suara itu, lantas menjawab, "Berapa? 5000?" Suara itu kembali terdengar. "Tidak, justru lebih banyak lagi. Tapi harus kau bagikan kepada semua orang. Namun keluargamu harus benar-benar patuh pada perintah Tuhan." Seketika itu wujud tersebut hilang dari pandangan Selvin. Keesokan harinya setelah ibu Selvin sembuh, mereka menuju Kota Palu. Di sana ada kakak Selvin yang sedang sakit. Berkat doa, kakak Selvin itu kemudian disembuhkan. Kabar penyembuhan itu kemudian menyebar ke tetangga dan kemana-mana saat Selvin dan ibunya kembali ke Meko. "Karena kabar itu, kini Desa Meko dipadati orang-orang yang datang dari berbagai denominasi, terutama yang menderita penyakit kronis," ungkap Pdt. Damanik. Pdt. Damanik sendiri mengakui telah melihat langsung penyembuhan yang dilakukan Selvin ketika datang di Meko. "Yang buta bisa melihat, yang berada di kursi roda bisa berjalan, dan banyak yang sudah disembuhkan," aku Pdt. Damanik. Hal ini diamini Morphan, warga Meko. "Desa Meko yang tadinya sepi kini menjadi ramai didatangi orang-orang dari segala penjuru, baik orang yang sedang sakit dan ingin mendapat kesembuhan maupun orang-orang yang ingin melihat langsung proses penyembuhan yang menghebohkan," katanya. Menurutnya, ada sebagian orang yang tidak disembuhkan saat itu, namun oleh Selvin disuruh pulang dan bertobat dulu, serta meminta maaf ke-pada siapa saja yang pernah berseteru dengan orang itu. Selvin akan memintanya kembali jika orang itu sudah benar-benar siap dalam iman. "Saya sendiri penasaran dengan kabar itu, sehingga saya pulang kampung dan kaget bukan main ketika saya tiba di kampung begitu banyak orang-orang yang bertenda di lapangan sepak bola, tinggal di baruga dan rumah-rumah penduduk. Saya juga menyaksikan langsung orang lumpuh bisa berjalan setelah mendapat pengobatan dari dokter kecil itu," aku Morphan. Tidak hanya itu, di halaman rumahnya kini terdapat ratusan tongkat dan kursi roda dari orang-orang yang telah disembuhkan. Selain itu lanjutnya, Selvin tidak mau menerima pemberian uang dan lainnya. Begitu juga ketika dipotret, dia tidak mau. Karena hal itulah sehingga wartawan dan siapa saja yang akan mengambil gambarnya, dilarang oleh keluarga Selvin atau warga Meko. Pernah ada seorang pasien yang disembuhkan, hendak memberikan uang Rp 5 juta pada Selvin. Namun Selvin hanya mengambil Rp 1.000 dan mengatakan, uang itu akan didermakannya untuk gereja di hari Minggu. Perilaku Selvin sendiri, ketika dalam keseharian dan tidak melakukan penyembuhan, terlihat seperti bocah seumurnya. Siswi kelas 3 SD itu terlihat bermain, atau bermanja kepada orang tuanya. Tapi ketika melakukan penyembuhan, Selvin seperti berubah menjadi seorang dewasa yang bijak. "Kini dari informasi yang saya dengar-dengar, sudah sekitar 10 ribu orang yang datang ke Meko untuk memperoleh kesembuhan," katanya. Senada disampaikan ibu rumah tangga bernama Rosyana (37). Rosyana mengaku telah melihat langsung proses penyembuhan sang 'dokter kecil'. Namun kini, Selvin sedang berada di Jakarta bersama seorang ibunya. "Selvin sendiri yang meminta ke Jakarta, dan belum diketahui apa maksudnya ke Jakarta," terang Rosyana. Sementara itu, di depan rumahnya yang berdekatan dengan balai desa dan lapangan, saat ini telah berdiri tenda-tenda yang dibikin oleh masyarakat untuk menampung orang-orang yang hendak meminta kesembuhan Tuhan lewat Selvin.(np/rik) -------- "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.." (Yoel 2:28-32) =========================================== From: <[EMAIL PROTECTED]> Jangan putus asa saat TERJEPIT masalah by,Sari Aku senang sekali, ketika suamiku menyampaikan kabar, bahwa jatuh tempo pembayaran untuk proyek dengan PT.Kurnia, akan dibayar tanggal 15 nanti, pikirku," aku tinggal menunggu tujuh hari lagi".. "Bang, aku ingin belikan abang dua kemeja dan satu celana panjang, supaya kamu bisa sama-sama aku ikut pelayanan di gereja kita", jelasku dengan mata berbinar-binar. Mendengar niat baikku, suami ku hanya tersenyum dan bertanya,"kalau kamu sendiri pengen beli apa dek ?". Dengan tulus aku menjawab,"aku ngak pengen beli apa-apa bang, setelah kita pisah kan dari perpuluhan, sisanya kita tabung saja, abang setujukan dengan rencanaku ini ? " Tapi suka citaku tiba-tiba surut dan aku yakit raut wajahku sedikit kecut saat suamiku menyampaikan bahwa pembayaran di tunda menjadi tanggal 24 nanti. Kata yang bisa keluar dari mulutku, hanya sebuah pertanyaan singkat,"emang ada apa bang, kenapa sampai ditunda lagi ?". "Katanya sih, keterlambatan pembuatan invoice, kamu ngak marah kan ? tanya suamiku Kalau aku boleh jujur, sebenarnya aku kecewa sekali, tapi aku tidak ingin ada pertengkaran diantara kami, apalagi aku tau suamiku juga pasti sedih karena telah mengecewakanku dan aku tidak ingin menambah beban pikirannya, jadi aku putuskan mengambil sikap tenang dan berusaha untuk tetap tersenyum. "ngak apa-apa koq bang, hitung-hitung nabung deh . . . .", jawabku sambil mencoba bercanda. Diam-diam aku menghitung hari, kapan uang itu akan cair, aku tidak mau suamiku sampai tahu akan hal ini ^_^. Beberapa hari setelah itu, tepatnya tanggal 18, sepulang dari gereja dan kami masih berada di teras rumah, Ibu mertuaku menelphone, aku tidak tau apa yang mereka bicarakan karena suamiku menjauh dariku, tapi setelah pembicaraan selesai, aku melihat mata suamiku merah, artinya suamiku menangis! Aku mendekati dia dan menanti dia bercerita apa yang mereka bicarakan di telephone. Setelah mampu menguasai diri, suamiku mulai angkat bicara,"Ibu sakit, kata dokter terjadi pembengkakan jantung. Ibu minta kita mengirim uang sebelum tanggal 30 nanti". Aku diam sejenak, sambil memegang tanggannya aku katakan,"bang, kita pasti akan mengirim uang yang ibu butuhkan". Setelah itu aku meninggalkan suamiku sendirian di ruang tamu, aku pun masuk kekamar mencoba mendengar suara Tuhan, mencoba mencari tau kenapa kabar ini begitu mendadak, kenapa Ibu tiba-tiba ada masalah dengan jantung, karena selama ini Ibu sehat-sehat saja. Beberapa detik setelah aku diam, dengan sangat jelas aku mendengar suara lembut di hatiku, "Anakku, sekarang engkau mengerti, kenapa Aku menunda pembayaran yang seharusnya tanggal 15 kemarin kan? Kalau saja pembayaran itu tepat waktu, engkau pasti sudah membeli macam-macam, atau kalaupun tidak di habiskan untuk membeli apa yang engkau sukai, engkau sudah memasukkan ke dalam tabungan dan kemungkinan sangat sulit untuk mengiklaskannya untuk dikeluarkan dari tabunganmu". Aku yakin suara yang aku dengar itu, adalah bisikan Roh Kudus, suara yang menenangkan jiwaku dan meneguhkan hatiku dan membuat aku damai sejahtera. Aku keluar dari kamar dan berkata pada suamiku,"bang, sekarang aku tau kenapa Tuhan menunda pembayaran yang seharusnya kita terima tanggal 15 kemarin ? dan sekarang aku BERSYUKUR atas penundaan itu". Dari mimik wajahnya, aku tau suamiku bingung dengan kata-kataku. "Maksud kamu apa?", tanya suamiku. Aku menarik tangan suamiku, menatap matanya dan dengan tersenyum aku jelaskan,"Roh Kudus baru saja bicara padaku di kamar,dan menjelaskan kenapa Tuhan menunda pembayaran itu". "Kalau saja uang itu dibayar tanggal 15, pasti kita sudah membeli sesuatu yang kita sukai. Walau uang itu kita pakai untuk hal yang penting, mulai dari perpuluhan, kita mau membeli kebutuhan untuk pelayanan abang dan selebihnya uang itu kita tabung. Tapi, kita sama sekali tidak mengingat Ibu yang sudah janda yang ada dikampung. Ini teguran Tuhan untuk kita berdua, dan kalau sampai uang itu habis dan kita tidak punya uang lagi untuk mengirim biaya berobat untuk Ibu, saya yakin kita akan stress bagaimana caranya mencari uang untuk biaya ibu berobat ! dan Tuhan tidak mau kita bertengkar gara-gara uang". "Tuhan itu memang luar biasa", jelasku pada suamiku. Suamiku tidak bergeming, walau dia tidak berkata satu patah katapun tapi aku tau penghiburan Roh Kudus yang aku rasakan juga dia alami. ============== Seberapa sering kita menggerutu karena rancangan kita 'meleset' ? kenyataan yang kita terima jauh dari apa yang kita harapkan ? Marilah kita sama-sama belajar, untuk tidak melihat apa yang tampak didepan mata kita saja tapi belajar melihat bahwa dibalik tetesan air mata; dibalik suatu kondisi yang tidak menyenangkan ada hal yang indah yang Yesus siapkan bagi kita. Roma 11:33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Tuhan! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! 11:34 Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? 11:35 Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya? 11:36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Gbu, SariHati Indah Tarigan Ph : +62 - 549 - 21152 Ext. : 158 =========================================== From: "-= Henky =-" <[EMAIL PROTECTED]> Visit RDSB.org & Ob.or.id (updated) FRESH FROM RDSB.ORG http://rdsb.org --------------------------------------------------------------- +_Pertobatan Rapper Kondang, MC Hammer_+ Dia sangat tahu seluk beluk industri musik, sebagai dedengkot musik yang berhasil menjual lebih dari 25 juta album diseluruh duia, dan yang memenangkan tiga Grammy, tujuh piala American Music Awards dan dua piala MTV Awards. Tapi kemudian dia memilih mundur dari ketenarannya, Artis Rap MC Hammer telah menghilang dari peredaran beberapa tahun lalu. Sekarang Hammer kembali, Dan dia berkata, "saya ikut Yesus" Oktober 1997 dia berujar dimuka pemirsa televisi TBN, Trinity Broadcasting Network : "Malam ini kita bersama-sama membuang manusia lama, saya ingin berjalan dalam hidup yang baru bersama Kristus" Beberapa hari kemudian di Barbados, diantara asap dan kembang api diatas kepalanya, Hammer hadir dalam acara World Gospel '97 untuk memperbaharui komitmennya kepada Tuhan. Dengan menggunakan pakaian ala Rapper lengkap dengan kemilau kalung logam berukuran besar, penyanyi ini memuji Tuhan dengan gayanya. Selengkapnya : http://www.rdsb.org/modules.php?name=News&file=article&sid=139 +_Iman Yang Benar_+ Banyak orang Kristen merasa hidup dalam iman tetapi sesungguhnya tidak. Itu sebabnya, kalau berdoa tidak yakin, kalau menghadapi masalah bingung, khawatir dan masih banyak lagi. Mengapa? Karena mereka tidak menerapkan iman sungguh-sungguh. Padahal iman itu merupakan sarana yang sangat penting kalau kita mau menikmati berkat-berkat dan kasih karunia Tuhan. Yohanes 1:12: "Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Tuhan, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya". Maksud dari ayat ini adalah jika ada seseorang yang menerima Firman Tuhan dalam hatinya dengan iman, maka dia diberi hak untuk menjadi anak Tuhan. Dan menerima pengampunan dosa serta mendapat keselamatan. Namun iman kita kepada penebusan Tuhan Yesus tidak cukup sampai disitu saja. Sejak saat itu kita harus mengerjakan sesuatu. Apakah itu? Selengkapnya : http://www.rdsb.org/modules.php?name=News&file=article&sid=138 +_Iman Yang Memindahkan Gunung_+ Apakah hukum Tuhan itu? Hukum Iman. Ternyata berurusan dengan Tuhan kita tidak dapat mengelak dari iman. Sebab hukum dari Tuhan adalah masalah iman. Roma 8:7: "Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Tuhan, karena ia tidak takluk kepada hukum Tuhan; hal ini memang tidak mungkin baginya ". Orang Kristen yang masih hidup dalam kedagingan pasti tidak akan pernah memliki iman yang benar kepada Tuhan Yesus. Mengapa? Sebab orang seperti ini tidak akan bisa tunduk kepada hukum Tuhan. Sedangkan hukum Tuhan adalah iman. Dan hukum Tuhan berseteru atau tidak cocok dengan keinginan daging. Selengkapnya : http://www.rdsb.org/modules.php?name=News&file=article&sid=137 FRESH FROM OB.OR.ID http://ob.or.id ------------------------------------------------------------ Seorang anak sembuhkan ratusan orang di Poso, Batasina: Tuhan Yang Memberi Karunia Pucuk Pimpinan KGPM Gbel Tedius Batasina, Rabu (21/03) menegaskan, dalam teologi Kristen mujizat dapat terjadi atas kehendak Tuhan. Karena Tuhan teleh memakai orang-orang yang diberi karunia. Seperti halnya yang dialami gadis cilik berusia delapan tahun bernama Selvin Bungge, asal Desa Meko di Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso (Sulteng) yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan ratusan orang sakit. Selengkapnya : http://www.ob.or.id/modules.php?name=News&file=article&sid=454 OTHER NEWS : · Kisah mujizat dari Desa Meko, Keluarga Turang: Mujizat Tuhan Memang Terjadi... · Kisah mujizat dari Desa Meko : Selvin: Ampunilah Orang yang Bersalah · Pdt Damanik: Ini mujizat luar biasa, Orang Buta Melihat yang Lumpuh Berjalan.. · Mujizat! Bocah 8 Tahun Sembuhkan Banyak Orang · Dongeng Gay untuk Anak TK Bikin Kelompok Agama Marah · Ahli Sejarah: Itu Bukan Makam Yesus

