From: "MANGUCUP" <[EMAIL PROTECTED]>

Artinya warna-warna Telor Paskah

Apakah Anda mengetahui artinya lambang dari warna-warna telor paskah?

1. Warna Merah: melambangkan Darah-Nya Yesus 1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu
tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu
warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula
dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah
Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat

2. Warna Biru: melambangkan awan biru - sorga: Kisah 1:11 mengapakah kamu
berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan 
kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik 
ke sorga

3. Warna Hijau: melambangkan warna Daun Yohanes 12:13 mereka mengambil
daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: "Hosana!
Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!"

4. Warna Perak/silver : melambangkan uang perak Yudas Matius 26:15 Ia
berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia
kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.

5. Warna Cokelat: melambangkan warna kayu salib 1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah 
memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di Kayu Salib, supaya kita, yang telah 
mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah 
sembuh.

6. Warna Hitam: melambangkan warna Paku Yohanes 20:25 Tetapi Tomas berkata
kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum
aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke
dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."

7. Warna Ungu: melambangkan warna Jubah-Nya Yesus: Yohanes 19:23 Sesudah
prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu
membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan 
jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya 
satu tenunan saja.

8. Warna Merah tua: melambangkan warna Angggur Markus 15:36 Seorang dari
mereka cepat-cepat pergi mengambil bunga karang, lalu mencelupkannya ke
dalam anggur asam. Kemudian bunga karang itu dicucukkannya pada ujung
sebatang kayu, lalu diulurkannya ke bibir Yesus, sambil berkata, "Tunggu,
mari kita lihat apakah Elia datang menurunkan Dia dari salib itu."

9. Warna Abu-abu: melambangkan warna Batu penutup kuburan Markus 16:3 Di
tengah jalan mereka berkata satu sama lain, "Siapakah yang dapat menolong
kita menggeserkan batu penutup pada lubang kubur?" Sebab batu itu besar
sekali. Tetapi setibanya di situ mereka melihat batu itu sudah terguling.

10. Warna Putih: melambangkan warna kain kafan Yohanes 4:13-14 Kedua orang
itu mengambil jenazah Yesus lalu membungkusnya dengan kain kafan bersama-sama 
dengan ramuan wangi itu menurut adat penguburan orang Yahudi.

Maranatha
Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.org 
=======================================
From: Dewi Kriswanti 

MENJADI PEMENANG
Bacaan Yosua 14:6-15; 15:1-19

“…karena ia tetap mengikuti Tuhan, Tuhan Israel dengan sepenuh hati.” (Yosua 
14:14c)

Yosua dan Kaleb terkenal sebagai tokoh yang dapat membawa bangsa Israel masuk 
ke tanah perjanjian. Hal di atas dapat terjadi karena mereka selalu menghadapi 
masalah dengan kaca mata iman. Sesuai dengan pembacaan di atas maka kita akan 
meneladani kehidupan Kaleb secara lebih khusus; mengapa ia memiliki hidup yang 
berkemenangan dalam Tuhan? Karena ia mengikuti Tuhan dengan sepenuh hati. Untuk 
tampil lebih dari pemenang ada beberapa hal yang harus diingat:
1. Kita patut selalu mengingat janji-janji-Nya seperti Kaleb yang mengingat 
janji-Nya (Yos. 14:10-11). Karena kalau kita selalu mengingat janji Tuhan yang 
memberi kekuatan kepada kita maka tidaklah mungkin kita akan lari dari hadapan 
Tuhan. Kita juga harus meyakini bahwa Tuhan adalah setia terhadap 
janji-janji-Nya sehingga Ia pasti menepati janji-Nya itu kepada kita yang 
selalu berharap dan berserah kepada-Nya.
2. Selanjutnya kita mencontoh kehidupan Kaleb yang bertindak dengan iman untuk 
mengalahkan musuh-musuh (orang-orang Enak) yang ada di tanah Hebron (Yos. 
14:13). Ia bertindak dengan iman untuk menghadapi musuhnya karena ia tahu 
apabila musuh-musuh itu dibiarkan akan menjerat bangsa Israel untuk jatuh di 
dalam dosa. Demikian kehendak Tuhan bagi kita agar kita setelah percaya kepada 
Kristus, mendapat jaminan keselamatan dari Tuhan maka selanjutnya kita patut 
bertindak waspada dan berjaga-jaga dalam iman yang teguh kepada Tuhan agar 
dapat mengalahkan setiap musuh-musuh (dosa, iblis, masalah) kita.
3. Tentang hal mengikut Tuhan dengan sepenuh hati berarti ada ketaatan atau 
kepatuhan kepada Tuhan sehingga akhirnya Kaleb dapat menduduki tanah Hebron 
sampai ajal hidupnya. Demikian juga jelas bagi kita orang percaya untuk membuat 
iblis lari dari hidup kita, Tuhan mau kita hidup dekat serta tunduk/taat kepada 
Tuhan (Yak. 4:7). Dan akhirnya apabila kita seturut dengan kehendak-Nya maka 
kekuatan dan pemeliharaan Tuhan akan mengalir dalam hidup kita sampai pada masa 
tua dan masuk dalam tanah perjanjian-Nya, yaitu sorga yang kekal. Jadi, apabila 
Saudara saat ini berada dalam masalah yang rumit jangan putus asa, ingat 
janji-janji Tuhan, bertindak dalam iman dan taat hanya kepada-Nya, maka engkau 
akan meraih kemenangan itu. (zbk)

Doa: KekuatanMu memberi kami kemenangan yang sejati. Amin!
KITA DISEBUT LEBIH DARI PEMENANG APABILA DAPAT MENYELESAIKAN PEPERANGAN ROHANI 
DENGAN BAIK
===============================================
From: Dewi Kriswanti 

DALAM PEMELIHARAAN TUHAN
1Raja-raja 17:1-24

“Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah 
Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.” (1Raja-Raja 17:4)

Dalam kehidupan ini ada saat kita mengalami kesukaan atau kesusahan. Sebagai 
orang percaya kita tidak perlu kuatir apapun keadaan yang kita hadapi dalam 
hidup ini, karena Tuhan kita sanggup memelihara kita dalam setiap keadaan. 
Memang percaya Tuhan disaat diberkati itu mudah tetapi percaya Tuhan disaat 
mengalami kesulitan itu tidak mudah. Hanya orang yang bisa mengerti tentang 
pemeliharaan Tuhan yang bisa tetap bertahan dalam kesulitan yang dihadapinya.
Satu hal yang perlu kita pelajari dari pembacaan di atas ialah bahwa sekalipun 
Tuhan mengijinkan Elia masuk dalam keadaan yang sukar, tetapi Tuhan tetap 
menyatakan pemeliharaanNya (ayat 1-6). Bahkan ketika sungai Kerit menjadi 
kering, Tuhan tetap menyatakan pemeliharaannya dengan menyuruh Elia ke Sarfat. 
Di Sarfat, Elia bertemu dengan seorang janda yang memberinya makanan. Di sini 
kita lihat bahwa Tuhan kita ialah Tuhan yang selalu memelihara umat-Nya dalam 
setiap keadaan. 
Jika hari ini kita berada dalam kesulitan, kesukaran, sakit penyakit, 
kekurangan, bahkan dalam ancaman bahaya sekalipun, ingatlah bahwa kita memiliki 
Tuhan yang senantiasa memelihara kita. Itu sebabnya ketika Saudara menghadapi 
masalah, cepat berdoa dan serahkanlah masalah itu kepada Tuhan, sebab Tuhanlah 
yang memelihara kita. Alkitab berkata:”Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang 
apapun juga, tetapi nyatakan segala keinginanmu kepada Tuhan dalam doamu.” 
(Fil.4:6).
Jika kita berdoa dan menyerahkan pergumulan kepada Tuhan, berarti kita sedang 
mempercayakan Tuhan untuk menyelesaikan masalah kita. Kita harus mempercayakan 
seluruh hidup ini dalam tangan Tuhan. Elia adalah orang yang mempercayakan 
hidupnya secara utuh kepada Tuhan. Itu sebabnya sekalipun Elia sendiri sudah 
lebih dulu tahu akan masa sukar yang akan dihadapinya, ia tetap tenang dan 
setia menjalankan semua perintah Tuhan kepadanya. Kita tahu bahwa tidak 
sedetikpun Tuhan meninggalkan Elia, Tuhan membuktikan bahwa Ia bisa pakai siapa 
saja untuk menolong kita. Mungkin Elia tidak pernah membayangkan Tuhan bisa 
memakai burung gagak dan janda di Sarfat untuk memelihara hidupnya. 
Percayakanlah hidup kita ke dalam tangan pemeliharaan Tuhan karena Ia sanggup 
memelihara kita! Max’s

Doa: Terimakasih ya Tuhan atas pemeliharaan-Mu dalam hidup kami. Karena itu 
kami tidak akan kuatir lagi karena kami tahu Engkau bersama kami. Amin!
PEMELIHARAAN TUHAN MEMBAWA KITA KEPADA HIDUP BERKELIMPAHAN DALAM DAMAI SUKACITA

Kirim email ke