From: <[EMAIL PROTECTED]>

Gadis BODOH dan Gadis BIJAKSANA

Matius 25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari 
maupun akan saatnya."

Begitu selesai saat teduh pagi, aku menerima sms yang isinya, "Taufiq Savalas 
meninggal karena tabrakan".

Berbicara soal "kesiapan"; Roh Kudus ingatkan saya akan Firman Tuhan, 
perumpama-an sepuluh gadis yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong 
mempelai laki-lakinya [Tuhan Yesus], diantara sepuluh gadis itu ada lima yang 
bodoh dan limanya lagi  bijaksana.

Dalam perjalanan hidup kita, dua peran ini sering kita lakoni, kadang kita 
menjadi gadis bodoh  tapi terkadang menjadi gadis bijaksana [asal jangan lebih 
sering menjadi gadis bodoh ? ha .. ha. . ]. Kita tidak tau kapan, dimana dan 
caranya gimana Tuhan panggil kita kembali pada-Nya.

Selayaknya Ibu Rumah, tau kapan pasta gigi atau sabun habis, tau kalau minyak 
goreng sudah menipis. Coba bayangkan, saat suami hendak mandi di pagi hari, 
siap-siap mau cari nafkah, eh .. taunya pasta gigi habis atau sabun habis ! 
saya yakin dan percaya suami akan kesal atau bahkan marah pada sang istri.

hoi .. teman-teman,

Semua kita akan kembali ke Rumah Bapa, dengan cara yang tidak sama. Ada
yang meninggal karena sakit, karena kecelakaan atau karena BUDI [bunuh diri], 
tapi bagaimana kondisi kita ketika itu, apakah Gadis Bodoh atau Gadis Bijaksana 
?

Tuhan senang memberkati kita, berkat materi, berkat kesehatan, berkat kekuatan, 
dan macam-macam berkat, tapi sering kali justru berkat itu membuat kita LENGAH 
untuk mempersiapkan pelita kita.

Apa ngak menyedihkan tuh, bertahun-tahun menjadi "pemburu dollar", tapi 
kemudian tidak menikmati, karena terlanjur sakit-sakitan atau keburu berpulang. 
[kerja mati-matian cari harta, eh .. taunya hartanya jadi milik orang lain,  
kerja keras kita menjadi milik orang lain]

Mari kita sama-sama belajar untuk menjadi Gadis Bijak, siaga kapan pun Tuhan 
menjemput kita.

Gbu,
SariHati   Indah  Tarigan
Ph : +62 - 549 - 21152   Ext. :  158 
==========================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

 LIDAHmu adalah hidupmu


Amsal 18:21  Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan
memakan buahnya.

Ibu Marta cukup populer dikalangan arisan istri karyawan  PT. Kencana, ini 
karena setiap arisan beliau selalu menjual  barang-barang yang menarik untuk 
wanita; mulai dari berlian yang bisa dicicil 4 sampai 5 kali, baju sutera, tas 
dan sepatu import, dan banyak lagi barang-barang yang berkelas.

Ibu Marta sunguh wanita yang sangat sempurna, cantik, langsing, modis dan
dilengkapi dengan kedudukan suaminya cukup tinggi di perusahaan, sekitar dua 
minggu lalu suaminya di promosikan menjadi Senior Manager di bagian Pemasaran.

Hanya saja, sifat dan perkataan  Ibu Marta seringkali tak secantik wajahnya, 
gemar memperbincangkan orang lain yang dianggap lebih rendah dari dia, 
lebih-lebih yang dianggap menjadi saingannya, pasti digosipin.

Biasanya Ibu Marta datang lebih awal dari ibu-ibu yang lain, sebelum arisan 
dimulai beliau memperkenalkan barang-barang dagangannya, tapi kali ini dia 
hadir saat hendak dilakukan penarikan nomer, katanya dia ada pertemuan dengan 
Ibu Walikota.

Begitu acara ramah tamah dimulai, maka mulailah Ibu Marta membuka dagangannya. 
Sekilas dia melihat  seorang ibu muda yang penampilannya sangat sederhana duduk 
 diam diantara  ibu-ibu yang sibuk berbincang-bincang. Pikirnya orang ini pasti 
orang baru, karena baru kali ini dia melihat wanita ini.

"Ibu orang baru ya ? kenalkan saya Ibu Marta, suami saya  Senior Manager di 
bagian pemasaran", dengan gayanya yang khas, Ibu Marta mulai membuka 
pembicaraan.

"Oh ya, nama saya  Ibu Nana, saya baru pertama sekali mengikuti arisan ini", 
balas Ibu Nana dengan ramah.

Melihat penampilan Ibu Nana yang jauh dari modis, Ibu Marta mulai mempromosikan 
 berlian yang dia pakai saat ini dan kalau Ibu Nana berminat dia punya yang 
terbaru  dirumah, karena terburu-buru tadi tidak sempat membawanya ke arisan.

"Aduh . . .  sebenarnya saya pengen sekali memakai perhiasan, tapi gimana. .. 
., kulit saya alergi kalau memakai perhiasan", jelas Ibu Nana.

"Alergi apa ngak kuat beli ?", celetuk Ibu Marta sambil terseyum sinis.

Begitu arisan selesai, semua ibu-ibu siap-siap untuk pulang dan Pak Evan 
direktur  Utama yang baru saja dilantik satu minggu lalu.

Dan betapa kagetnya Ibu Marta, saat tau ternyata  wanita yang ALERGI perhiasan 
adalah ISTRI dari DIREKTUR UTAMA !!! Seandainya saja dia tidak terlambat datang 
arisan, dan mengikuti acara pengenalan istri Direktur  yang baru saja diangkat, 
pastilah dia tidak akan malu seperti ini !!! MALU dech .. . .  : ) )
-----------------------

Sahabat,
Ketika ukuran api masih kecil, banyak manfaat yang kita peroleh; bisa memasak 
makanan buat orang-orang yang kita cintai; bisa  membakar sampah, tapi ketika  
api menjadi besar maka apipun bisa membakar tempat tinggal kita; bahkan melahap 
dan menghancurkan semua yang ada disekitarnya.

Begitu juga dengan LIDAH dan BIBIR, jika kita mampu mengendalikannya maka
lidah dan bibir bisa menjadi sarana untuk memuji dan menyembah Tuhan;
meyampaikan kabar baik akan Firman Tuhan kepada orang lain; menguatkan orang 
yang sedang kelemahan  dengan kata-kata lembut dan bijak dari lidah dan bibir 
kita.

Teman,
mari kita belajar untuk lebih hati-hati lagi menggunakan Lidah dan Bibir yang 
telah Tuhan berikan sempurna bagi kita semua.

Amsal 13:3  Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar 
bibir, akan ditimpa kebinasaan.

Gbu,
SariHati   Indah  Tarigan
Ph : +62 - 549 - 21152   Ext. :  158 
============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

YESUSku bukan Hitller


Amos  3 : 7
 Sungguh, Tuhan YESUS tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya
                    kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

"Bapa, aku tidak mau cinta dengan laki-laki itu ! aku tidak mau ditertawakan 
orang yang pernah dekat denganku, saat mereka tahu bahwa hanya seperti itu saja 
laki-laki yang menjadi pendamping hidupku", jerit  Clara dalam doanya pagi ini.

Biasanya dalam doa-doanya  Clara lebih banyak ber syafaat bagi orang lain, tapi 
 sudah dua minggu ini Clara hanya mampu menangis  dan berteriak pada Tuhan. 
Yang membuatnya heran, dia tidak mampu lari dari Jevon, lelaki yang begitu 
mengasihinya, setiap kali dia ingin melukai laki-laki itu, ada suara lembut 
yang dia dengar, "anak-Ku, jangan kau lukai pasanganmu".

Clara mulai putus asa dengan perasaanya sendiri, apalagi saat  Jevon 
memberikannya sebuah cincin tunangan, dia tidak kuasa untuk menolaknya. 
Berkali-kali Clara melempar cincin pemberian Jevon tapi dengan penuh kasih dia 
meminta Clara untuk mengenakan cincin itu.

Clara bingung harus berbuat apa ! kalau dipikir-pikir  tidak sulit untuk 
mengembalikan cincin dan meninggalkan Jevon, ada hal penting yang membuat dia 
tidak mampu meninggalkan Jevon begitu saja.

Dua tahun sebelum Clara bertemu Jevon, dalam mimpinya Clara  melihat sosok
laki-laki, dia begitu lembut dan penuh kasih. Tetapi sekalipun dalam mimpi!  
Clara menolak cinta laki-laki itu, banyak faktor yang membuatnya menolak, 
pertama dia sudah punya kasih, kedua laki-laki itu bukan lelaki yang di impikan 
selama ini, apalagi dimimpi itu juga diperlihatkan masa lalu lelaki itu yang 
kelam dan banyak lagi alasan yang lainnya.

Dua tahunpun berlalu, Clara sudah melupakan mimpinya, hanya dua minggu
sebelum mereka dipertemukan, kembali Clara bermimpi akan laki-laki itu, dan 
dari apa yang dia lihat dan alami, Clara merasa bahwa laki-laki itulah yang 
Tuhan sediakan  untuknya. Dalam mimpi ini pun  kembali Tuhan menunjukkan  wajah 
seorang laki-laki   yang telah Dia persiapkan untuk Clara dan laki-laki itu  
adalah JEVON ! !

Hati Clara galau, menolak kehadiran laki-laki itu sama saja dia lari dari 
rencana Tuhan, dan sebagai Pelayan Tuhan, dia mengerti  penghukuman yang dia 
terima, jika dia lari dari rencana Tuhan.

Berbulan-bulan Clara menangis, merasa "terjebak" dengan mimpinya, beberapa
klai dia memberontak dan lari tapi rencana Tuhan tidak pernah gagal, begitu dia 
lari maka pukulanpun menghajarnya. Berkali-kali Clara mencoba menantang rencana 
Tuhan dalam hidupnya, dan dengan KasihNya Tuhan membentuk Clara dan ada PROMISE 
dari Tuhan yang membuat dia tak kuasa untuk berlari lagi dari Tuhan, "anak-Ku, 
I had  prepared  for you ! kalau engkau ingin berjalan sesuai dengan apa yang 
engkau pikirlan, silahkan ! tapi AKU  LEPAS TANGAN ".

Satu tahun Clara  berkutet  di ambang kebimbangan, bersamaan dengan waktu dan 
tuntunan anak Tuhan dia mengerti bahwa Tuhan telah berbicara padanya dua tahun 
sebelum Tuhan Yesus menyatakannya. Dan Clara mengerti, semakin dia lari dari 
rencana Tuhan maka semakin berat pergumulan yang dia hadapi, semakin dia 
memberontak maka semakin berat beban yang dia rasakan.

Tuhan membuka mata dan hati Clara, dan sampai masanya dengan mantap Clara
berkata, " aku  berserah Tuhan ! ! ".

---------------------
Sobat,
segala sesuatu yang terjadi  dalam hidup anda dan saya, tidak berjalan dengan 
'KEBETULAN', semua sudah Tuhan 'TETAPKAN', sejak kita dibentuk dalam kandungan 
Ibu kita.

Tuhan tidak langsung memperhadapkan  Clara  pada Jovan, tapi DIA menyatakan 
lewat mimpi isi hatiNya sebagai  Wacana atau Warning  terlebih dahulu kepada 
Clara, walau pada akhirnya  keputusan ada ditanganNya.

Anda dan saya, adalah HambaNYA, mari kita nantikan suara-suara Surgawi atas 
masa depan kita yang cemerlang bersama Kristus.

YESUS  bukan Hitler ! ! ! !

Renungan :
   Apakah jalan kehidupan anda saat ini, pernah terpikirkan sebelumnya; 
Pernahkah anda rasakan, sebelum anda mengambil keputusan ada 'suara lembut'  
yang mengingat kan anda yang meminta anda untuk  berhenti atau meminta anda 
terus berjalan sekalipun ada tantangan didepan sana. Pernahkah anda rasakan, 
bahwa Tuhan ijinkan sesuatu yang anda tidak sukai  untuk membuat anda mengerti 
bahwa  rancangan Tuhan tidak sama dengan yang kita pikirkan dan DIA  
menyampaikan  isi hatinya pada kita sebelum IA membuat keputusanNya.

   Gbu,
   SariHati   Indah  Tarigan
   Ph : +62 - 549 - 21152   Ext. :  158 

Kirim email ke