From: Yakub YESHUA / YESUS BUKAN ELOHIM / TUHAN?
Alasan orang yang tidak menerima Yeshua (selama ini dikenal dengan Yesus)
sebagai Elohim/ Tuhan dan Juru Selamat Manusia (walaupun sudah mengakui Yahweh
sebagai Elohim/ Tuhan yang menciptakan langit dan bumi) adalah karena berfokus
hanya kepada Perjanjian Lama dan dengan dalih bahwa dalam Perjanjian Baru
berbahasa Ibrani, tidak pernah ada satupun pernyataan Yeshua secara langsung
kalau diriNya adalah Elohim/ Tuhan, dan semua apa yang telah diterjemahkan oleh
Lembaga Alkitab Indonesia dalam kitabnya dengan kata "Tuhan" aslinya bukan dari
kata Elohim melainkan Adonai.
Dasar-dasar tersebut lah yang menyebabkan orang yang sudah menerima
Yahweh sebagai Elohim sang Pencipta, kemudian menekankan/ bertumpu hanya ke
Perjanjian Lama serta kelompok dari Saksi Yehuwa (Jehova Witness) tidak
menjadikan Yeshua sebagai Juru Selamat Manusia.
Mereka lupa bahwa walaupun kata "Tuhan" dalam kitab Perjanjian Baru
berbahasa Ibrani berasal dari kata "Adonai" bukan "Elohim" namun
pernyataan-pernyataan Yeshua dan apa yang dilakukannya, telah membuktikan bahwa
Yeshua itu Juru Selamat manusia. Contohnya :
1. Malaikat telah menyatakan saat menjelang kelahiranNya.
Wehu yoledet ben we'qarata et-sh'mo Yeshua ki hu yoshia et-ammo mekhattoteihem
Ia akan melahirkan putra dan engkau akan menamakan Dia Yeshua, sebab Dialah
yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka. Mattai / Matius 1: 21
Ayat tersebut memberi pemahaman dengan jelas melalui malaikat
Yahweh, bahwa Yeshua lah yang akan menyelamatkan umat manusia.
2. Pernyataan Yeshua sendiri.
Laken amar'tti lakem ki tamutu ve'khattiteikem ki im'lo taa'minu-vi ki-a'ni
tamutu hu ve'khattoteikem
Karena itu Aku berkata kepadamu bahwa kamu akan mati dalam dosa-dosamu, jika
kamu tidak percaya bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosa-dosamu.
Yokhanan / Yohanes 8: 24
Ayat tersebut jelas menyatakan bahwa untuk masuk ke dalam sorga /
bebas dari dosa harus percaya bahwa Yeshua adalah Dia (Yahweh) sendiri.
3. Pernyataan dari rasul Polos / Paulus.
We'hem am'ru haa'mina baadon Yeshua Hamasiakh we'tiwasha nap'she'kha we'nepesh
beitekha
Percayalah kepada Tuan (Yang Mulia) Yeshua Hamasiakh / Yesus Kristus, dan
engkau akan selamat beserta seisi rumahmu. Kisah Rasul 16: 31
Ayat tersebut menegaskan bahwa untuk "Selamat" dan bisa masuk ke
dalam Kerajaan Sorga, HARUS percaya kepada PRIBADI Yeshua Hamasiakh. Bukan
kepada "SEBUTANNYA" Yeshua Hamasiakh.
Yeshua Hamasiakh bisa disebut dengan apa saja, baik Tuan (Yang
Mulia), Terang Dunia, Air Hidup, Roti Hidup dan lain-lain.
Dan perlu diingat bahwa sebutan "Tuan" (yang mulia) yang berasal
dari bahasa Ibrani "Adonai" (dari kata dasar "Adon") biasa dipergunakan oleh
orang Yahudi untuk menyebut sesembahan yang bernama Yahweh, yaitu Elohimnya
Avraham, Yitskhaq dan Ya'aqov, sebagai bentuk penghormatan akan kekudusan
Yahweh.
Jadi sebutan "Adonai" atau "Tuan" (Yang Mulia) terhadap pribadi
Yeshua, bukan berarti Yeshua itu hanya "majikan" / manusia biasa dan bukan
Elohim. Itulah sebabnya Yeshua dan Yahweh itu satu pribadi (Yokhanan 10: 30)
karena Yeshua itu Yahweh dalam ujud manusia.
Dengan demikian maka membenci Yeshua berarti sama dengan membenci
Yahweh yang adalah Elohimnya / Tuhannya Bapa Avraham, Yitskhaq dan Ya'aqov.
Demikian pula sebaliknya!.
Hassne oti hu sne gam-et-avi / Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga
BapaKu - Yokhanan 15: 23
Oleh :
Rev. Yakub Sulistyo, S.Th. MA
HP. 081-22-800-219 dan 081-66-545-32
Yeshua bukan Elohim.pdf
Description: Adobe PDF document

