PENGANGKATAN (RAPTURE)
"Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat
[yaitu pemimpin malaikat - Mikhael] berseru dan sangkakala Allah
berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang
mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang
hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka
dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan
selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan." (1 Tesalonika 4:16-17)
Ada banyak buku-buku Kristen dan komentar-komentar yang berkata bahwa
ketika orang-orang kudus diangkat (rapture), pesawat terbang dan
mobil-mobil akan bertabrakan, diseluruh dunia akan ada banyak
orang-orang yang hilang, dan semuanya akan menjadi gelap dan kacau
balau. Tetapi ini adalah murni cerita fiksi, ini adalah tipuan yang
sangat dahsyat.
Ada banyak orang-orang yang yang mengajarkan bahwa umat Kristen tidak
akan mengalami penganiayaan fisik di akhir zaman karena sebelum
penganiayaan itu terjadi mereka semua akan diangkat oleh Tuhan
(rapture). Akan tetapi kita harus ingat bahwa sebagai orang yang
percaya kita selalu berada di dalam penganiayaan, Tuhan berfirman
dalam kitab Yohanes 16:33 demikian:
"Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera
dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah
hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."
Sayangnya ada banyak umat Kristen yang menunggu-nunggu hal-hal ini
untuk terjadi secara fisik sehingga mereka sama sekali tidak siap
untuk melihat tanda-tanda rohani yang Tuhan berikan di dalam Alkitab.
Pada kenyataannya pengangkatan hanya akan terjadi "satu kali" di akhir
zaman, dan itu bisa jadi sudah sangat dekat. Pengangkatan itu akan
terjadi pada hari yang terakhir bersamaan dengan kembalinya Yesus Kristus
untuk yang kedua kali. Ini akan terjadi pada saat yang sama dimana
semua orang yang berada di dalam kubur dibangkitkan. Tubuh orang
percaya yang sudah mati akan dibangkitkan sebagai tubuh yang baru yang
sudah dipermuliakan dan mereka semua bersama dengan orang-orang
percaya yang masih hidup pada saat Kristus datang kembali, akan
terangkat bersama dengan Tuhan ke atas awan-awan di angkasa.
Disisi yang lain, orang-orang yang tidak diselamatkan akan berdiri di
hadapan tahta penghakiman. Itu adalah akhir dari dunia ini dan setiap
mata akan tertuju pada Kristus yang akan datang dengan kuasa-Nya yang
kuat dan kemuliaan-Nya yang besar.
Dalam kitab Yohanes 6:39 kita membaca demikian:
"Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari
semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang,
tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman."
Dalam kitab Yohanes pasal 6 ini Tuhan menjelaskan empat kali bahwa
"semua" orang-orang yang percaya akan dibangkitkan pada akhir zaman
(ayat 39, 40, 44, 54). Tuhan menegaskan hal ini empat kali sehingga
kita mengetahui bahwa "akhir zaman" itu adalah akhir dari dunia ini.
Dan dalam kitab Yohanes 12:48 Yesus berkata demikian:
"Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah
ada hakimnya, yaitu Firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan
menjadi hakimnya pada akhir zaman."
Firman yang sudah disampaikan Tuhan akan menjadi hakim bagi orang yang
tidak percaya pada akhir zaman. Mereka semua akan diadili. Dan dalam
kitab Yohanes 5:28-29 kita membaca lagi demikian:
"Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba [yaitu
bentuk tunggal], bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan
mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar
dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat
jahat akan bangkit untuk dihukum."
Jadi apakah yang dimaksudkan oleh Kristus ketika Ia berbicara tentang
saat kegelapan tepat sebelum Ia datang? Kita harus membaca BIBLE (BASIC
INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH = INFORMASI DASAR SEBELUM MENINGGALKAN DUNIA
ALIAS ALKITAB)
dengan sangat berhati-hati. Kitab Matius pasal 24 yang khusus
berhubungan dengan akhir dari dunia ini menjelaskan hal-hal yang akan
terjadi menjelang saat-saat terakhir. Sebagai contoh dalam ayat 21
kita membaca demikian:
"Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang
belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak
akan terjadi lagi."
Nah, siksaan apakah ini? Di berbagai waktu dalam sejarah orang-orang
percaya sudah menjadi martir, beratus-ratus orang dibakar di tiang
oleh sebab BIBLE (ALKITAB) ada juga mereka-mereka yang digantung dan dianiaya
sampai mati. Apakah ada hal yang bisa lebih buruk dari itu? Ya, tetapi
ini adalah jenis siksaan yang berbeda, ini adalah siksaan secara
"rohani" -- yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak akan
terjadi lagi. Ayat 24 dari Matius 24 menjelaskan kepada kita demikian:
"Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka
akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga
sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga."
Dan hal ini sedang terjadi pada hari kita sekarang ini tepat di depan
mata kita. Ada banyak macam gereja di seluruh dunia yang menampilkan
tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang mengherankan. Mereka mungkin
terdengar seperti Injil yang sejati, dan mungkin sulit untuk
membedakannya, tetapi kalau mereka menampilkan tanda-tanda dan
mujizat-mujizat yang mengherankan, maka mereka adalah injil yang palsu
yang dimaksud.
Ciri-ciri dari Masa Kesukaran Yang Besar atau Masa Siksaan Yang
Dahsyat adalah akan ada banyak orang yang terjebak dalam injil-injil
palsu. Lalu kita baca di ayat 29-30 demikian:
"Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan
bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit
dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda
Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan
mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di
langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya."
Dan ini adalah pararel dengan apa yang kita baca dalam
kitab Wahyu 8:10-12 demikian:
"Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari
langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia
menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. Nama bintang
itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan
banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit. Lalu
malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga
dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari
bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan
sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari."
Lalu ayat 31 dari Matius 24 berkata demikian:
"Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup
sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan
orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit
yang satu ke ujung langit yang lain."
Ini adalah pengangkatan dari semua orang-orang yang percaya. Mereka
yang tidak diselamatkan akan ditinggal di bumi untuk dihakimi. Ketika
pengangkatan terjadi, itu bukanlah kejadian sehari-hari seperti biasa
karena "matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak akan bersinar".
Alam semesta ini akan goncang karena Yesus Kristus akan datang kembali.
Ayat lainnya yang cukup menonjol adalah ayat 20 dari Matius 24 yang
kita baca demikian:
"Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada
musim dingin dan jangan pada hari Sabat."
Ungkapan "musim dingin" dan "hari Sabat" dalam ayat ini menunjuk
kepada Masa Kesukaran Yang Besar atau Masa Siksaan Dahsyat yang
terakhir. Ungkapan "musim dingin" berarti tidak ada kehidupan seperti
yang terjadi pada musim dingin, yaitu "tidak ada kehidupan rohani",
dan ungkapan "hari Sabat" berarti gereja-gereja akan mendasarkan
keselamatan mereka melalui pekerjaan-pekerjaan mereka sendiri.
Dunia ini sudah berada selama kurang lebih 13.000 tahun dan
gereja-gereja Perjanjian Baru sudah berdiri untuk selama 2.000 tahun
yang terakhir. Masa Kesukaran Yang Besar atau Masa Siksaan Yang
Dahsyat adalah saat-saat yang sangat sulit karena semakin sulit sekali
untuk menemukan kebenaran dari Injil yang sejati di dalam
gereja-gereja dan denominasi-denominasi. Perhatikan ayat 15-16
memberitahukan kita demikian:
"Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus,
menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel -- para pembaca
hendaklah memperhatikannya -- maka orang-orang yang di Yudea haruslah
melarikan diri ke pegunungan."
Itu berarti mereka-mereka yang berada di Yudea, yaitu orang-orang
percaya yang sejati, "melihat" bahwa gereja-gereja mereka sudah jatuh
dan tersesat, mereka harus segera meninggalkan organisasi
gereja-gereja tersebut dan melarikan diri ke pegunungan (yaitu lari
kepada Allah atau Firman Allah).
Kitab Mazmur 125:2 menjelaskan kepada kita demikian:
"Yerusalem, gunung-gunung sekelilingnya; demikianlah TUHAN sekeliling
umat-Nya, dari sekarang sampai selama-lamanya."
Lalu ayat 19 dari Matius 24 berkata demikian:
"Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada
masa itu."
Allah melambangkan Masa Siksaan Dahsyat yang terakhir dengan
penghancuran kota Yerusalem oleh bangsa Babel pada tahun 587 Sebelum
Masehi (2 Raja-raja 25). Pada waktu itu Bait Suci dihancurkan, dan
dalam latar itu nabi Yeremia meratap, dan Ia berbicara tentang
anak-anak. Dalam kitab Ratapan 2:11-14 kita membaca demikian:
"Mataku kusam dengan air mata, remuk redam hatiku; hancur habis hatiku
karena keruntuhan puteri bangsaku, sebab jatuh pingsan kanak-kanak dan
bayi di lapangan-lapangan kota. Kepada ibunya mereka bertanya: "Mana
ROTI dan ANGGUR?", sedang mereka jatuh pingsan seperti orang yang
gugur di lapangan-lapangan kota, ketika menghembuskan nafas di
pangkuan ibunya. Apa yang dapat kunyatakan kepadamu, dengan apa aku
dapat menyamakan engkau, ya puteri Yerusalem? Dengan apa aku dapat
membandingkan engkau untuk dihibur, ya dara, puteri Sion? Karena luas
bagaikan laut reruntuhanmu; siapa yang akan memulihkan engkau?
Nabi-nabimu melihat bagimu penglihatan yang dusta dan hampa. Mereka
tidak menyatakan kesalahanmu, guna memulihkan engkau kembali. Mereka
mengeluarkan bagimu ramalan-ramalan yang dusta dan menyesatkan."
Ini adalah ratapan dari kesedihan yang sangat mendalam karena kota
Yerusalem sedang dihancurkan, dan tidak ada harapan bagi anak-anak.
Dan inilah tepatnya yang terjadi pada Masa Siksaan Yang Dahsyat di
akhir zaman dimana orang-orang tua akan mengejar injil-injil palsu,
dan mereka akan mengejarnya pada hari sekarang ini seperti yang tidak
pernah terjadi sebelumnya, yang berarti anak-anak mereka juga akan
dilatih dalam jalan yang sama. Tidak ada harapan disana, injil-injil
yang palsu ini tidak dapat membawa mereka kepada keselamatan yang
sejati. Jadi anak-anak akan dilatih untuk menuju kepada kematian,
bukan kematian fisik tetapi kematian kedua, yaitu kutukan yang kekal.
For of Him and through Him and to Him are all things, to
whom be glory for ever.
Amen (Romans 11:36)
---------------------------------
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows on
Yahoo! TV.