HAI ORANG-ORANG KRISTIANI MARI KITA HORMATI DAN HARGAI "ALLAH" [ NAMA TUHAN SAUDARA-SAUDARA/ SAHABAT-SAHABAT KITA KAUM MUSLIMIN ]
Dengan cara : Semua agama mempunyai Tuhan. Orang Kristen punya Tuhan namanya Yesus, orang Islam punya Tuhan namanya Allah. Orang Buddha, Tuhannya/ yang disembah ya Buddha. Orang Hindu punya Tuhan namanya Sanghyang Widy Wasa / Trimurti [ Brahma, Syiwa, Wisnu ]. Orang Jepang/ agama Shinto punya Tuhan: Matahari. Orang Animisme punya Tuhan: patung-patung, pohon, dll. Nah apakah Yesus sama dengan Tuhan Tuhan lain ? Apa Yesus sama dengan yang namanya Allah ? Kalau sama buat apa saya jadi Kristen ? Untuk apa nginjilin mereka supaya percaya Yesus ? Kan sama ? Bila perlu, kita jadi Islam saja kan Tuhannya sama !! Oooooh dalam konsep "Kristen" [Bukan saya], Allah itu bukan nama, cuma gelar, sebutan, jabatan seperti Presiden, Lurah, Camat. Oke, saya bisa terima. Dalam Kristen, Allah itu sama dengan Tuhan, bukan "nama" tapi "Jabatan, Status". Saya ngerti...... tapi kalau memang dianggap sama kenapa tidak pakai "Tuhan" saja ? [Kan sama ?]. Sebab kita harus tahu ada Tuhannya orang Islam yang namanya Allah. Jangan pakai nama itu dong ! Hargai iman Islam mereka. Contoh: Nama anda Jacky Natanael, dipanggilnya bisa Jacky, bisa Nathan, bisa Nael. Tetapi tolong jangan panggil Jacky, karena ada kucing/ anjing [maaf] yang namanya Jacky. Ngerti kan ? Kalau panggil jacky Jacky terus ntar kucing/ anjing yang namanya Jacky nyamperin lho ! Oooooh, beda dong, kita nyebutnya/ mengejanya "Allah", mereka Auloh. Nih...... tulisannya Allah, orang Sunda nyebutnya Alloh, orang Indonesia, Auloh, orang Arab, Al'laah. Contoh: Tulisan Jesus. Orang Indonesia nyebutnya YESUS. Orang Amerika, Jisas. Orang Belanda, Yeises. Orang Cina/ Korea, Yesu................ Jangan bodoh dong, usahakan ngerti kehendak Tuhan..... Ooooooh tidak penting soal nama, yang penting hatinya ke Yesus, itu soal panggilan saja, tidak masalah ? Buat apa panggil Yesus tetapi hatinya gak ke Yesus ? Lho lebih baik memanggilnya Yesus, hati juga ke Yesus. Please dong aaaaah !! Kalau menghormati pribadi-Nya, hormati juga nama-Nya dong. Siapa bilang tidak masalah, justru ini masalah [Kel 23:13], apalagi Alkitab berkata: 'YESUS MASIH DI SORGA TUNGGU PEMULIHAN" [Kis 3:21]. Yang dipulihkan apa saja ? Salah satunya pemulihan nama pribadinya. Contoh: Istri anda namanya Yani, anda panggil istriku, kekasihku, sayangku, ..... dia happy. Tapi coba tes, anda panggil dia " Ooooh Rina ku, Ooooh Elly ku, Oooooh Fifiku..." , Apa dia mau ? Lalu anda jawab, mulut saya panggil Rina, tapi hati saya tetap ke kamu, Yani. Cobain deh. Kira kira istri anda bisa terima apa tidak ? Apalagi Tuhan, Dia kan cemburuan ! [Kel 34:14]. Bayangkan kalau istri anda yang namanya Yani, anda panggil Nani terus menerus, nanti yang punya nama tersebut dengar, lama lama ntar datang !! Karena nama Nani ada pribadinya. Anda panggil Nani..... Nani..... Nani...... nanti yang terbayang Nani. Apa yang keluar dari mulut asalnya dari hati. Kalau hatimu Yani, ya dimulut keluar Yani. Pohon mangga, keluar mangga. Masa jeruk ? Kalau hatimu Yesus, keluarnya ya Yesus [Yak 3:12]. Tidak usah jauh jauh,istri anda panggil anda Joko, Agus, Robert, apa anda mau ? Padahal nama anda Wawan, walau maksudh hatinya ke anda. Apalagi cowok itu bekas pacar istri anda. Jawab jujur, apa anda nggak kesel ? Oke kalau 1 kali keseleo panggil Joko tidak apa apa, bayangkan kalau terus-terusan ? Kalau anda bilang jangan dipersoalkan, justru ini harus dipersoalkan. Sudah berapa abad nama Yesus dipanggil dengan "Allah" [Nama Tuhannya orang Islam]. Nah kalau kita panggil Allah terus-terusan, nanti yang namanya Allah lama lama nongol, karena ada nama, ada pribadinya. Saudara kita dari Islam manggil manggil Allah, berarti Allah itu ada dong, ada pribadinya, ada spiritnya. Nah kalau terus terusan dipanggil, lama lama dia bisa hadir dalam hidup anda. Anda akan bilang "Alkitab" sudah ada dari dulu begitu, coba pikir masa god sama dengan Allah ? God itu sama dengan Tuhan, dewa. Orang Islam di Amerika tidak berkata God is akbar, tetapi Allah-hu akbar. God is God, Tuhan, Dewa. Sedang Allah itu bagi orang Islam adalah sebuah nama. Heran....... Orang Yahudi yang Tuhannya bernama "Yahweh" tidak suka dengan yang namanya Allah dan Yesus. Sampai Yesus disalibkan. Orang Islam Tuhannya bernama "Allah", tidak suka dengan yang namanya Yahweh dan Yesus. Lebih aneh lagi, orang Kristen yang Tuhannya Yesus, suka dengan yang namanya Allah, tidak suka dengan yang namanya Yahweh dan Tuhan. Aneh, aneh sekali sampai kalau kata Allah ditiadakan, ganti dengan Tuhan, dianggap sesat. Lucu banget.......... Disini letak "Keseleonya" LAI! Seharusnya God diterjemahkan dengan Tuhan, jangan Allah dong. Seperti ada orang bilang "Gedang'. Dalama bhs Jawa, artinya pisang, sedangkan dalam bhs Sunda, artinya pepaya, tergantung dalam bahasa apa ? Tetapi pisang itu tidak sama dengan pepaya dan tidak ada Tuhan yg namanya Pisang atau Pepaya. Ada lagi "Atos", dlm bhs Jawa, artinya keras. Dalam bhs Sunda, artinya Sudah. Iya tapi tidak ada Tuhan yang namanya "Sudah" dan "Keras", sedangkan Allah itu namana Tuhannya orang Islam, Allah itu nama, sedang Tuhan itu bukan nama. Nah Bhs Inggris God itu bisa diterjemahkan [Kata orang Kristen dulu] Tuhan, bisa juga Allah [Bukan nama]. Iya betul tetapi ingat Allah itu nama Tuhannya orang Islam, jadi tidak usah Allah deh, Tuhan saja !! Coba bayangkan LAI keseleo menterjemahkan "Allah" Israel ialah Allah [Kej 33:20]. Nah kalo Allah ke 1 itu nama atau jabatan ? Allah ke 2 itu nama atau jabatan ? Kalau : 1. Allah ke 1 itu artinya Tuhan [Jabatan], lalu Allah ke 2 artinya nama, maka ayat itu menjadi: " Tuhannya orang Israel namanya Allah". Jadi apa bedanya orang Yahudi sama Islam ? 2. Allah ke 1 itu artinya nama, lalu Allah ke 2 artinya nama juga, maka ayat ini menjadi lucu. Wawannya, Lily adalah Wawan, he he he...... atau George Bushnya Amerika adalah George Bush, ho ho ho ho....... 3. Allah ke 1 artinya Tuhan, lalu Allah ke 2 artinya Tuhan. Jadi lucu juga. Presidennya Israel ialah Presiden, he he he....... 4. Allah ke 1 artinya nama, lalu Allah ke 2 artinya Tuhan [Jabatan]. Jadinya "Allah Israel ialah Tuhan, George Bushnya Amerika ialah Presiden. Jadi Presidennya Amerika ialah George Bush, jadi yang namanya Allah itu Tuhannya orang Israel, lho lucu. apa bedanya sama Islam ? Disini kekacauan terjemahan Alkitab Indonesia, sebaiknya "Tuhan Israel ialah Tuhan" [ Artinya Tuhan orang Israel itu adalah benar benar Tuhan]. Oke kalau Allah sama dengan Tuhan, pelan pelan dirubah dong, sebut saja Tuhan atau Bapa, gitu aja kok repot ? Ada orang berkata, kenapa Allah diganti Bapa or Tuhan ? Lho bukan diganti, memang yang benar Tuhan kok !! (Katanya Allah sama dengan Tuhan ?) Oke kalau anda bilang sama, (Tuhan sama dengan Allah), berarti bukan mengganti dong, memang sama kok, so what gitu loh !! Nama anda Budianto, dipanggil Budi, kalau dipanggil Yant kan sama, bukan diganti. Kalau anda pikir Allah dalam konsep Kristen sama dengan Tuhan, kalau saya pake Tuhan kok disalahin ? Malah dibilang sesat. Aneh..... kasian deh lo...... Karena nama itu ada spiritnya. Contoh: Nama Allah dalam konsep orang Islam itu ada kan ? Ada wujudnya/ spritnya kan ? Bukan tidak ada, kalau tidak ada kenapa disembah ? Jadi ada kan ? Nah spiritnya ada dong !!! Karena ada kalu dipanggil terus menerus,kan dengar dan bisa datang kan. Seperti tadi, istri ada Yani, ada teriak teriak panggil Rina..... Rina..... berulang ulang, nanti yang namanya Rina bisa datang, tidak peduli hati anda ke Yani, ngerti kan ??? Coba kamu tanya ke orang Hindu, Islam, Jepang (Sintho), Buddha, punya Tuhan tidak ??? Jawabnya pasti punya.... !! Makanya ada Ketuhanan Yang Maha Esa, tetapi tanya orang Buddha, Hindu, Sintho... punya Allah gak ? Pasti mereka jawab tidaaaaaaak punyaaaaaaa........ !!! Yang heran orang Kristen kok punya, makanya tidak ada keallahan yang maha esa. Kalau anda pikir pakai nama Allah juga diberkati, heeeh...... banyak orang kafir juga diberkati kok. Gereja Sidang Jemaat Allah, GPDI keluarga Allah juga diberkati....... loh orang kafir juga diberkati kok. Orang Atheis juga diberkati, apalagi GSJA, GPdI Keluarga Allah. Yang membuat diberkati bukan karena "Allah"nya, tetapi karena "Gereja"nya. Gereja adalah kumpulan rang orang yang percaya Yesus. Ooooh, doa dalam nama Allah dikabulkan, ada kuasa.... bla ... bla.... bla.... Heeeeh...... dalam nama setan juga bisa ada kuasa, kesembuhan. Please dong aaah... Coba renungkan pelan pelan, sudah banyak gereja yang tidak pakai nama Allah, Pdt Yusuf Roni, Pdt Yakub Sulistyo, Pdt Romeo Sahertian, Pdt Benyamin Obaja, GPdI Pdt Roy Rombot, Pdt Daniel Alexander, dll. Rubah pelan pelan tiap baca ayat ada nama Allah, ganti Tuhan/ Bapa..... Kerajaan Allah sama dengan Kerajaan Surga. Kan sama saja ? Lucu ya kalau ada nama Allah diganti Bapa/ Tuhan/ Yesus .... kok protes, dibilang sesat, memangnya anda anti Bapa, anti Tuhan, anti Yesus !! Kalau anda mau terus terusan pakai nama "A",ingat nama Allah itu nama Tuhannya orang Islam yang disembah. Hargai, hormati Tuhannya saudara kita. Tapi pak, ada orang Philipina pakai nama Yesus ? Tapi tidak disembah, sedang nama Allah disembah, didewa dewakan. Kita orang Kristen juga harus menghormati Tuhannya orang Islam yang namanya Allah itu. Contoh: Walau kita beda agama dengan teman kita, tapi kita hormati ayahnya dong, apalagi Tuhannya. Sopir saya (Orang Islam) baca Alkitab, eeeeeeeeh..... di Kejadian 1:1 ada kata "Allah menciptakan langit dan bumi", nah dia langsung bilang "Tuh kan Tuhannya saya (Allah) yang ciptakansemuanya. Bukan Yesus!", apalagi Yesus disebut anak Allah. Mereka bilang, tuh Yesus anak dari Tuhannya orang Islam. Nah.... mampus kita !!!

