From: Royanto Bonsajang Doa Seorang Kepala Asrama Untuk Anak Yang Hilang................. / Song " Tammy "
From: SH Tarigan, sourced by Eykman Panjaitan
1 Yohanes 4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Tuhan," dan ia
membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak
mengasihi saudara nya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Tuhan, yang
tidak dilihatnya.
Usia Yudi baru genap sembilan tahun, tapi kenakalan dan keusilannya
melebihi anak-anak yang seusianya. Kenakalan yang dilakukannya tidak hanya
membuat
orang tua malu tapi juga merugikan orang banyak dan tak terhitung sudah
berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan orang tua untuk membayar hasil
perbuatannya yang merugikan orang lain
Kalau kenakalan yang dilakukan sebatas mencuri mangga tetangga, bolos
sekolah masih bisa dikategorikan kenakalan anak-anak yang sedang menc! ari jati
diri, tapi kenakalan Yudi lebih dari itu ! Akhirnya kedua orang tua Yudi angkat
tangan tanda menyerah tidak mampu lagi mendidik anak lelaki mereka satu-satunya.
Demi kebaikan Yudi, dengan sangat terpaksa orang tua Yudi memasukkannya
ke sebuah Asrama Kristen yang cukup dikenal kedisiplinannya, banyak anak-anak
yang tadinya "super nakal" setelah dididik beberapa waktu, berubah menjadi
anak yang baik.
Setelah beberapa minggu tinggal di Asrama, Yudi mengalami PERUBAHAN
PESAT!! menjadi lebih bringas; lebih kasar dan kalau sedang marah apa saja yang
dekat pasti dibanting, entah sudah berapa biaya yang dikeluarkan Asrama untuk
mengganti kaca jendela yang pecah karena di pecahkan oleh Yudi, belum lagi
kerusakan-kerusakan yang lainnya.
Satu-satunya penghuni Asrama yang masih menyimpan! kesabaran hanya Ibu
Debora, Ibu Kepala Asrama yang selama ini senantiasa memperhatikan setiap
tingkah laku Yudi dan mengerti bahwa Yudi memperlukan sentuhan kasih sayang
dari orang yang dekat dengannya.
Telah enam bulan Yudi menjadi penghuni Asrama dan sedikitpun tidak
terlihat ada perubahan positip dalam tingkah lakunya, justru semakin hari Yudi
semakin nakal.
Sampai suatu hari, Yudi diusir dengan kasar dari Asrama, karena Yudi
memukul
Ibu Debora yang saat itu tengah berada di kamar kerjanya sampai pingsan.
Begitu pulih dari sakitnya, sambil menangis Ibu Debora berdoa kepada
Tuhan Yesus, "hambaMu gagal mengenalkan kasihMu pada sianak terhilang, hambaMu
sudah tidak kuat lagi . . . hambaMu menyerah".
Dalam mimpinya, Tuhan menjawab Ibu Debora, beliau mendengar suara sangat
jelas berkata,"anakKu, jangan putus asa, tetap berdoa bagi si anak terhilang,
engkau sudah melakukan bagianmu dan saatnya AKU akan melakukan bagianku,
KasihKU yang mengalir padamu, akan membuat si anak hilang berbalik kepadaKU".
Seisi Asrama gempar dan geram, saat mengetahui Ibu Debora membawa! si
badung Yudi kembali ke Asrama.
Baik orang tua Yudi dan Yudi sendiripun dibuat bingung dengan keputusan
yang diambil oleh Ibu Deborah, karena setelah peristiwa pemukulan kemarin,
mereka berpikir kalau pihak Asrama akan melaporkan Yudi ke polisi, tapi
sebaliknya Ibu Deborah justru meminta Yudi kembali ke Asrama.
Satu bulan pun berlalu, terlihat mulai ada sedikit perubahan pada Yudi;
dia sudah mau ikut doa pagi di chapel bersama teman-teman yang lain; Yudi sudah
mau bergabung membersihkan kamar mandi dan taman bersama-sama teman yang
lainnya, walau masih terlihat ada keraguan di matanya dan sensitip saat
beberapa teman berusaha mencairkan suasanya dengan cara saling menggoda.
Dibalik perubahan-perubahan itu, ada seorang wanita yang tak pernah
putus-putusnya berdoa untuk sianak yang hilang, dia adalah Ibu Deborah.
Sudah terlalu lama Yudi mendengar kata-kata makian dan larangan dari
orang-orang disekitarnya, yang Yudi butuhkan adalah PELUKAN dan PERHATIAN, dan
hal itu tidak pernah dia dapatkan dari orang tua dan saudara-saudaranya.
Sahabat,
Mari belajar untuk memberikan PELUKAN HANGAT tanda CINTA KASIH,
memberikan SETETES PERHATIAN kepada orang-orang disekitar kita.
Sadarilah dan buka mata anda dan saya, banyak pribadi-pribadi disekitar
kita yang HAUS AKAN PELUKAN dan CINTA KASIH.
1 Yohanes 4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barang siapa
mengasihi Tuhan, ia harus juga mengasihi saudaranya.
Galatia 1:13 Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam
agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Tuhan dan berusaha
membinasakannya.
.
tammy2.mid
Description: audio/mid

