From: <[EMAIL PROTECTED]>

Kue Brownies  yang pahit ! !

Mazmur 37:37 Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang 
jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;
Sungguh tragis dan dilematis, hanya gara-gara satu kotak kue brownies, Anton 
harus menerima kenyataan pahit, berhenti dari pekerjaanya ! Ada apa dibalik kue 
brownies ?

Pagi itu Nia mendapat pesan singkat di handphonenya dari Lola. 
"Mbak, beberapa hari lalu aku ada nitip kue brownise untuk Mbak Nita, apa sudah 
di terima ?". 
Lola  memang pernah berjanji akan mengirimkan contoh kue brownies buatannya. 
Ketika Anton, supir kantor diminta membayar uang kue untuk pesanan beberapa 
hari yang lalu, Lola menitipkan kue tersebut lewat dia.

Nia kaget begitu membaca pesan singkat ini. "Lola pasti berpikir aku tidak tau 
berterimakasih", guman Lia. Tanpa menunggu hitungan satu sampai tiga, Lia 
langsung menghubungi  bagian transportasi.Nia tidak tau mana yang benar, apakah 
pengakuan Anto yang mengatakan bahwa dia tidak menerima titipan berupa apapun 
dari Lola; tapi begitu atasan Anton meyakinkan akan keberanan ini, Lola dengan 
mantap mengatakan bahwa dia memang ada menitipkan kue.

Sebenarnya hal ini sangat sederhana tapi karena berbicara soal kejujuran 
ceritanya menjadi berbeda. Hasil rapat atasan anton dan pihak management 
akhirnya Anton di bebas tugaskan dari pekerjaanya, Anto di kembalikan ke 
yayasan yang mengsupply mereka ke perusahaan tempat Nia bekerja.
Mungkin anda berkomentar,"koq, masalah kecil dibesar-besarkan! padahal banyak 
yang lebih tidak jujur dari situ tidak di pecat".
Ternyata kejadian seperti itu bukan baru pertama kalinya terjadi, tapi Anto 
yang baru bekerja satu bulan kena batunya, sekali berbuat salah langsung kena 
hukuman. Jika hal kecil saja kita tidak mampu untuk setia, maka tidak mungkin 
kita bisa setia untuk hal yang besar.

Sahabat,
Sungguh tragis bukan ?
Hanya gara-gara sekotak kue brownies seharga 35.000 rupiah, asap dapur Anton 
tergoncang ! Sebuah kejujuran tidak dapat dinilai dengan materi; orang yang 
ketahuan melanggar kejujuran pasti mendapatkan ganjarang.

Dimanapun kita berada, baik dirumah, dikantor, digereja, pergaulan dan dimana 
saja, kejujuran adalah modal utama; harga kejujuran sangat mahal, sekali kita 
berbohong maka seterusnya kepercayaan itu akan hilang.
 
Raja Daud katakan,"orang jujur, punya MASA DEPAN !". Kalau kita lihat latar
belakang Raja Daud sebagai gembala, rasanya mustahil jika dia diangkat Tuhan 
sebagai Raja Israel  yang termasyur dan dari keturuan Raja Daud juga lahir Sang 
Juru Selamat. Hal ini dikarekan Daud  punya motto,"tidak ada yang tertutup 
dihadapanMu yang Alllah", sehingga Tuhan begitu mengasihinya.

JIka kita baca di Alkitab, Raja Daud juga pernah jatuh ! berlaku curang saat  
menginginkan istri orang lain. Tapi satu sifat Raja Daud yang luar biasa, 
ketika melakukan kesalahan cepat-cepat mengakui kesalahannya kepada Tuhan. Dan 
sekalipun sudah mengakui kesalahannya, Daud tetap mendapatkan hukuman atas 
perbuatannya.

 Orang pintar mudah ditemukan, tapi orang JUJUR, seperti mencari  jarum di 
tumpukan jerami.

Yuk ..................... mari kita tunjukkan Image KEJUJURAN dalam hidup kita.
============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

HALAL atau TIDAK HALAL

1 Korintus 6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. 
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh 
suatu apapun.

Sepulang  dari kantor, aku dan dua orang teman janjian untuk mencoba menu 
makanan di rumah makan baru yang kata orang rasanya  enak, tapi setelah di coba 
ternyata rasanya biasa-bisa saja :). Mumpung masih sore, begitu selesai makan 
kami tidak langsung pulang tapi masuk ke toko SERBU yang letaknya hanya 500 
meter dari rumah makan.

Begitu melewati  rak yang isinya kotak-kotak  yang bahannya terbuat dari 
plastik, ukurannya macam-macam, mulai dari  ukuran yang paling  kecil sampai 
yang paling besar, gunanya bisa untuk menyimpan ikan dikulkas, tempat menyimpan 
cemilan. Saat mataku melihat sebuah kotak kecil, aku langsung tergoda untuk 
membelinya ; sebuah kotak kecil dengan perpaduan warna hitam dan putih  yang 
sangat manis, pantas untuk tempat menyimpan kue kering atau kacang.

Hasratku untuk membeli jadi redup, begitu  temanku nyeletuk dari belakang, 
"bagus mbak, harganya murah lagi".

Aku yang tadinya begitu tertarik untu membeli, langsung tersadar, sangat konyol 
jika alasan membeli  karena harganya murah, bukan karena aku memang membutuhkan 
nya. Sambil tertawa aku menyahut,"gawat . . .membeli karena murah ya ? bukan 
karena perlu :) ".

Sahabat,
Tak jarang, tanpa pertimbangan atau tepatnya karena unsur ikut-ikutan, kita 
mengambil sebuah keputusan dan pada akhirya  timbul penyesalan, kenapa begini . 
..kenapa begitu . .. tapi sudah terlambat.

Jika kita baca di 1 Korintus 6:1-18, Rasul Paulus menjabarkan,"segala sesuatu 
itu halal bagiku". Namun  Rasul Paulus menekankan bahwa dia tidak akan 
membiarkan dirinya diperhamba oleh sesuatu apapun".

Terlebih dahulu kita samakan persepsi kita, makna  HALAL dan BERGUNA

Selama ini dalam pemahaman orang awam, kata HALAL identik dengan makanan.
Buat orang yang mengaku sebagai pengikut Kritus, jika berbicara seputaran halal 
atau tidaknya bukan berdasarkan makanan belaka. Yang namanya makanan, baik 
harganya mahal atau murah, cukup sebatas masuk ke mulut, di proses di 
pencernaan dan setelah itu keluar dan dibuang ke jamban :). Dan  bagi orang 
Kristen, yang perlu diperhatikan keHALALannya adalah APA YANG KELUAR DARI MULUT 
, perkataan kita ; tingkah laku dan perbuatan kita !. Jika PERBUATAN kita baik 
dan BERGUNA, itulah  yang dinamakan HALAL.

Surat Rasul Paulus kepada Titus mengingatkan untuk menjauh dari hal yang
tidak berguna [TIDAK HALAL] ; hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang 
bodoh, persoalan silsilah, percekcokan dan pertengkaran mengenai hukum Taurat, 
karena semua itu tidak berguna dan sia-sia belaka. [Titus 3:8-9].

Mari  kita sama-sama bertumbuh dan berubah, apakah LIDAH, BIBIR, MATA,
HATI, TANGAN, KAKI anda dan saya sudah HALAL  dan BERGUNA ?

1 Korintus 10:23"Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala 
sesuatu berguna. "Segala sesuatu diperbolehkan." Benar, tetapi bukan segala 
sesuatu
membangun.
============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

Rekanan kerja  TUHAN

Matius 25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai 
hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan
 memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan
turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Efektip  Februari 2008, hasil keputusan rapat Majelis gereja, setiap kali 
selesai pelayanan,seluruh pengerja [pelayan] mendapat  PK [pelayanan kasih]. 
Kalau selama ini yang mendapat PK hanya Hamba Tuhan yang membawa Firman Tuhan, 
maka sekarang tanpa terkecuali, mulai dari Workship Leader, Singer, Pemusik, 
Usher dan lainnya mendapat PK.

Idea memberikan PK kepada setiap orang yang ikut  pelayanan sangat membantu, 
karena ada beberapa pelayan yang belum bekerja. Dengan adanya  PK yang mereka 
terima bisa untuk biaya transportasi, dari rumah ke gereja atau sebaliknya.Tapi 
buat aku pribadi, begitu menerima keputusan ini, aku berniat begitu menerima 
amplop langsung memasukkan ke kantong persembahan. Dalam pikiranku, aku tulus 
ikut mengambil bagian digereja jadi tidak perlu dibayar.

Niatku cukup mulia :) , tapi ternyata keputusan mengembalikan PK bukanlah
keputusan yang terlalu tepat ! Sabtu malam, disaat latihan untuk persiapan 
Ibadah hari minggi, Roh Kudus berbisik,"kerinduan untuk mengembalikan PK 
kekantong persembahan sangat bagus. Apakah engkau tetap mengembalikan jika 
nilai PK itu ratusan ribu atau jutaan rupiah? Belajarlah dari hal yang kecil, 
cukup kembalikan  yang bukan menjadi hakmu [perpuluhan]".

Aku terperanjat dengan bisikan yang begitu lembut ditelingaku, artinya Tuhan 
mau aku setia dari hal yang kecil ; PK tidak perlu dikembalikan, cukup yang 
bukan menjadi milikku saja yang dikembalikan.Bagaimana mungkin aku setia pada 
hal yang besar, jika hal yang kecil saja aku sudah GAGAL !.
untuk pertama kalinya setelah  enam tahun jadi rekanan kerja Tuhan aku 
mendapatkan PK, hatiku penuh suka cita saat  menerima PK, kemudian menyimpannya 
 sebagai pemicu untuk lebih semangat menjadi rekanan kerja Tuhan !.

Sahabat,
Dalam menyatakan kabar baik,disepanjang  pelayanannya, Tuhan Yesus acap kali 
membuat perumpamaan, dintaranya "perumpamaan tentang talenta". Bercerita akan 
Hal Kerajaan Sorga,seumpama seseorang yang mau bepergian ke luar negeri, 
kemudian memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.Yang 
seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain 
lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. [Matius 
25:14-15]

Lalu apa yang dilakukan oleh ketiga hamba ini begitu Tuannya pergi ?

Hamba yang menerima lima talenta itu,menjalankan uang itu lalu beroleh laba 
lima talenta, dan hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga 
dan berlaba dua talenta, sementara  hamba yang menerima satu talenta itu pergi 
dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.

Si Tuan sangat bersuka cita saat mengetahui hamba yang pertama dan kedua mampu 
melipat gandakan talenta yang telah diberikan pada mereka, dan betapa murkanya 
saat bertemu dengan hamba yang ketiga.Saat mengetahui si hamba ketiga ini hanya 
menyimpan, maka si Tuan berkata, "campakkanlah hamba yang  tidak berguna itu ke 
dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak 
gigi."

Mungkin anda berkata,"saya tidak punya talenta ! saya hanya pencundang ...  ".

Tak seorangpun didunia ini yang tidak  Tuhan  titipkan TALENTA ! 
setidak-tidaknya satu buah talenta. Cepat atau lambat Tuhan akan menuntut 
TALENTA yang telah Dia titipkan bagi anda dan saya.

        Mari siapkan hidup kita menjadi Rekanan kerja Tuhan Yesus. 

Kirim email ke