KENAIKAN KRISTUS

"Tetapi kamu akan menerima kuasa [dunamis], kalau Roh Kudus turun ke
atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh
Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Sesudah Ia mengatakan
demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka [yaitu para murid di
Galilea], dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka
sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua
orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka:
"Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit?
Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang
kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."
 (Kisah Para Rasul 1:9-11)


Ketika Yesus ditangkap dan disalib murid-murid menjadi kacau dan tidak
percaya akan apa yang terjadi. Tetapi semua hal itu harus terjadi
untuk menggenapi nubuatan Kitab Suci bahwa Kristus harus pergi ke
penghakiman di kayu salib seorang diri dan murid-murid-Nya akan
tercerai-berai. Dan hanya setelah Tuhan membuka pengertian rohani para
murid, barulah mereka mengerti apa yang dikatakan tentang Dia di dalam
Kitab Suci.

Seperti misalnya, di Perjanjian Lama dalam kitab Zakharia 13:7-9 Tuhan
menubuatkan demikian:

"Hai pedang, bangkitlah terhadap gembala-Ku, terhadap orang yang
paling karib kepada-Ku!" [yaitu Kristus], demikianlah firman TUHAN
semesta alam. "Bunuhlah gembala, sehingga domba-domba tercerai-berai!
Aku akan mengenakan tangan-Ku terhadap yang lemah. Maka di seluruh
negeri, demikianlah firman TUHAN, dua pertiga dari padanya akan
dilenyapkan, mati binasa, tetapi sepertiga dari padanya akan tinggal
hidup. Aku akan menaruh yang sepertiga itu dalam api dan akan
memurnikan mereka seperti orang memurnikan perak. Aku akan menguji
mereka, seperti orang menguji emas. Mereka akan memanggil nama-Ku, dan
Aku akan menjawab mereka. Aku akan berkata: Mereka adalah umat-Ku, dan
mereka akan menjawab: TUHAN adalah Allahku!"

Ini adalah penghakiman yang Tuhan jatuhkan kepada umat milik-Nya
sendiri. Dan sepertiga dari jumlah rohani umat-Nya [yaitu .333] akan
dibersihkan dan diselamatkan, sedangkan sisanya yang dua pertiga
[yaitu .666] akan tersesat dan mati binasa. Ingatlah bahwa secara
rohani angka 6 menunjuk kepada "pekerjaan".

Dan ketika Kristus diangkat ke Surga dengan disaksikan oleh
murid-murid-Nya di Galilea, jumlah mereka yang berada disana pada
waktu itu hanya ada sedikit. Kita mengetahui hanya ada 120 orang murid
yang berada di ruang atas di Yerusalem, dan hanya ada 500 orang murid
di Galilea yang menyaksikan peristiwa kenaikan Kristus (1 Korintus
15:6). Ini adalah jumlah akhir dari hasil pelayanan Yesus dibumi dan
dimulai dari mereka-mereka inilah Injil Perjanjian Baru disebarkan ke
seluruh dunia sehingga menjadi seperti yang kita lihat sekarang ini.

Sewaktu Kristus diangkat ke surga Dia telah diberikan tubuh yang baru
yang kekal selama-lamanya, dan pada hari pengadilan yang terakhir kita
semua "dalam sekejap mata" akan diberikan tubuh yang baru yang sudah
dipermuliakan dan tidak dapat binasa ini. Kitab 1 Korintus 15:52-57
menjelaskan kepada kita demikian:

"dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab
nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam
keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena
yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan
yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. Dan
sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan
yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan
genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam
kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah
sengatmu?" Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.
Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita
kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita."

Kristus harus kembali kepada Bapa supaya Roh Kudus dapat dicurahkan
secara besar-besaran seperti yang Tuhan katakan dalam kitab Yohanes
16:7 demikian:

"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi
kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu
tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan
mengutus Dia kepadamu."

Perhatikan bahwa ayat ini menyebutkan nama lain dari Allah Roh Kudus,
yaitu "sang Penghibur". Ini berarti bahwa setelah Yesus kembali kepada
Bapa, Ia akan mengirimkan Roh Kudus. Dan hal itu terjadi pada hari
perayaan Pentakosta (yaitu hari perayaan panen) tepat tujuh minggu
setelah Kristus bangkit (Kis. 2). Dan dalam ayat ke 13 dari Yohanes
pasal 16 ini kita membaca lagi tentang Allah Roh Kudus demikian:

"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan MEMIMPIN kamu
ke dalam seluruh Kebenaran ... "

Ini adalah langkah berikutnya dari rencana Allah untuk mengirimkan
injil kepada dunia. Kita bisa berhasil dengan baik memberitakan Injil
kepada dunia karena Allah sudah mengirimkan Roh Kudus untuk berada di
garis depan.

Ingatlah bahwa tugas dari Roh Kudus adalah untuk "mengajarkan" dan
"mengingatkan" kita ke dalam seluruh kebenaran, yaitu menerapkan Injil
di dalam kehidupan orang-orang yang Tuhan rencanakan untuk Ia
selamatkan. Dalam kitab Yohanes 14:26 kita membaca demikian:

"tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam
nama-Ku, Dialah yang akan MENGAJARKAN segala sesuatu kepadamu dan akan
MENGINGATKAN kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu."

Ungkapan "segala sesuatu" di dalam ayat ini menunjuk kepada "semua"
yang ada tertulis di dalam Alkitab. Dan kemudian kitab Yohanes
14:16-17 mengingatkan kepada kita demikian:

"Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang
Penolong yang lain [yaitu Roh Kudus], supaya Ia menyertai kamu
selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia,
sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu
mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu."

Dan di hari terakhir, ketika Kristus datang kembali untuk kedua
kalinya, Ia akan kembali dengan cara yang sama ketika Ia diangkat.
Dalam kata lain Kristus tidak akan datang kembali dalam bentuk
gambar-gambar di tembok atau patung-patung yang menangis atau
tanda-tanda yang ajaib semacam itu, tetapi Ia akan berada "di atas
awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya".

Dalam kitab Matius 24:26-27 kita membaca demikian:

"Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia [yaitu Kristus] ada
di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di
dalam bilik, janganlah kamu percaya. Sebab sama seperti kilat memancar
dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian
pulalah kelak kedatangan Anak Manusia."

Ini adalah sama dengan yang kita baca dalam kitab Kisah Para Rasul
1:9-11 demikian:

"Sesudah Ia [Yesus] mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan
oleh mereka [yaitu para murid di Galilea], dan awan menutup-Nya dari
pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik
itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat
mereka, dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea,
mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat
ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama
seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."


"Ye also, as lively stones, are built up a spiritual house, an holy
priesthood, to offer up spiritual sacrifices, acceptable to God by
Jesus Christ"  (1 Peter 2:5)

Group Email Addresses:
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]

                      Ingat SEMBOYAN ini, Kitab Keluaran 18:21, Keluaran 23:8, 
Ulangan 16:19, Ulangan 27:25, Mazmur 100: 1 - 5 dan 1 Korintus 1:10
      
           











       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke