From: Somba Oloan Sitorus 

Perkenalan Pelayanan anak muda YOUR Ministries

Tuhan memiliki rancangan yang indah dan penuh dengan berkat bagi setiap anak 
muda (youth) kristiani. Tuhan ingin  agar setiap anak muda kristiani meraih 
masa depan yang cerah (Yeremia 29:11) yakni memiliki studi yang baik dan 
berhasil sehingga kelak boleh mendapatkan pekerjaan atau usaha yang mapan. 
Tuhan juga ingin agar setiap anak muda kristiani pada akhirnya menemukan 
pasangan hidup yang sepadan sebagai penolong yang telah Tuhan tetapkan bagi 
kehidupannya untuk membentuk keluarga yang ilahi, sehingga akan lahir 
generasi-generasi ilahi yang akan menjadi berkat bagi keluarga, komunitas, kota 
dan bangsanya (Maleakhi 2:15). 

Akan tetapi di sisi lain tantangan dari dunia ini (1 Yohanes 2:16), kian hari 
kian berat dan sulit. Narkoba, sex bebas, pornography, pergaulan buruk, 
hedonisme (paham yang menyukai hura-hura/kesenangan semata-mata), dsb dipakai 
oleh iblis untuk membuat anak-anak muda kristiani jatuh ditengah jalan atau 
gagal dalam menggapai masa depan yang Tuhan sudah sediakan itu. Survey telah 
membuktikan hal itu, dimana presentase kalangan yang paling banyak menggunakan 
narkoba dan pelaku sex bebas adalah dari kalangan anak muda.  Padahal dalam 
Kerajaan Surga, anak muda menjadi pioner yang sangat memiliki potensi dan 
peranan penting. Sebut saja Yusuf, Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego, Yosua, 
Daud, Timotius,dsb adalah anak-anak muda yang hidupnya memiliki dampak yang 
luar biasa.   

Bagaimana caranya agar setiap anak muda (youth) kristiani dapat bertahan dari 
jerat si iblis melalui kesenangan dunia yang hanya sesaat ini, sehingga setiap 
anak muda kristiani dapat berhasil menggapai rencana Tuhan atas kehidupannya ?  
Pesan Tuhan lewat surat Paulus kepada jemaat di Roma adalah sebuah pesan yang 
mulia sekaligus menjadi petunjuk bagi setiap orang percaya, dan juga bagi 
setiap anak muda krisitiani yang ingin berhasil dalam kehidupannya di dunia 
ini, yaitu agar hidup tidak serupa dengan dunia tetapi berubah oleh pembaharuan 
budi sehingga setiap kita dapat membedakan manakah kehendak Tuhan yakni apa 
yang baik yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna (Roma 12:2). 

Satu-satunya cara agar hidup kita sebagai orang percaya khususnya anak muda 
dapat berubah oleh pembaharuan budi kita sehingga dapat membedakan manakah 
kehendak Tuhan yakni apa yang baik dan yang sempurna yang berkenan kepada Tuhan 
selama kita hidup dalam dunia ini adalah dengan terpaut kepada Firman Tuhan itu 
sendiri. (2 Timotius 3:15-17) Dan secara spesifikTuhan menegaskan bagi setiap 
anak muda kristiani yang ingin hidupnya senantiasa bersih yaitu dengan menjaga 
hidupnya sesuai dengan Firman Tuhan.  Esensi itulah yang mendasari visi yang 
dimiliki Your Ministries yakni “Mentransformasi anak muda untuk diperlengkapi 
dan dimentor dengan Firman Tuhan sehingga dapat menjadi pemimpin yang 
berintegritas dan memiliki visi.” (Mazmur 119:9)

Sebagai tindakan nyata untuk mewujudkan visi yang dimiliki, maka kami yang 
tergabung dalam komunitas Your Ministries menjadi mentor bagi anak muda 
kristiani lewat seminar, pelatihan, pemberitaan Firman Tuhan di ibadah, maupun 
KKR, retret, rumah pemulihan dan juga pelayanan melalui situs ini, sehingga 
setiap anak muda krisitiani dapat bertahan dalam menghadapi tantangan dunia dan 
berhasil untuk menggapai rencana Tuhan yang indah bagi kehidupannya. 
Your Ministries rindu di Indonesia akan lahir anak-anak muda seperti Yusuf, 
Daniel, Yosua, Daud, yang kami sebut dengan 3G atau GENERATION OF GOD GLORY. 

Dalam situs ini memang porsi artikel sengaja lebih diperbanyak, salah satu 
tujuannya adalah agar nilai-nilai yang terkandung dalam Firman Tuhan dalam 
setiap artikel, dapat memberikan pegangan-pegangan yang kokoh bagi anak muda 
kristiani untuk meng counter nilai-nilai dunia yang tidak sesuai dengan 
prinsip-prinsip Kerajaan Surga (Filipi 3:20) 

Selain artikel kita juga bisa menyimak momentum-momentum anak muda yang sedang 
dan akan berlangsung, referensi-referensi produk yang akan membuat roh kita 
khususnya sebagai anak muda kristiani semakin excellent. Bagi setiap kita, 
khususnya bagi kamu-kamu anak muda yang punya talenta dalam hal penulisan, 
situs ini juga memberikan ruang bagi tulisan atau artikel kamu untuk dimuat 
sehingga  jadi berkat bagi anak-anak muda kristiani lainnya.

Akhirnya semoga situs yang sederhana ini dapat memberikan kontribusi yang 
berarti bagi kegerakan anak muda (youth) kristiani khususnya di Indonesia.

Dalam visi-Nya
Your Ministries Community
www.yourministries.org
==============================================
Sekedar info, tidak untuk perdebatan ;-)

 From: Yappy

 Note: Apakah kata Allah berasal dari bahasa Melayu?
 Melayu-melayu saat ini sudah lebih Arab dari Arab sendiri.
 =======
 Harian Analisa
 Edisi Sabtu, 22 Desember 2007

Malaysia Larang Penggunaan kata 'Allah' untuk Majalah Kristen

 Kuala Lumpur, (Analisa)

 Suratkabat mingguan Katolik di Malaysia diperintahkan  untuk menggantikan 
penggunaan kata 'Allah' di seksi  bahasa Melayu media itu jika ingin 
memperbaharui izin  terbit, demikian dikatakan seorang pejabat senior  
Malaysia, Jumat (21/12).

 Suratkabar tersebut, Herald, yang diterbitkan Gereja  Katolik Malaysia, 
menerjemahkan kata "God" menjadi  "Allah", 'terjemahan yang salah karena kata 
itu umum  diasosiakan dengan agama Islam,' menurut Che Din  Yousoff, seorang 
pejabat senior Unit Kontrol Publikasi  Kementerian Keamanan Dalam Negeri 
Malaysia.

 "Umat Kristen tak dapat menggunakan kata Allah karena  kata ini hanya bisa 
diterapkan pada agama Islam. Allah  hanya untuk Tuhan Muslim. Terjemahan yang 
salah ini
 bisa membingungkan umat Muslim," kata Chen Din.

 "Mingguan (Kristen) itu sebaliknya harus menggunakan  kata 'Tuhan' sebagai 
terjemahan 'God'," tegasnya.

 Isu-isu agama sangat sensitif di Malaysia, negara  dengan 60 persen dari 26 
juta rakyatnya adalah Melayu  Muslim. Etnis China, yang umum beragama Budha dan 
 Kristen, mencapai 25 persen dan etnis India, yang umum  beragama Hindu dan 
sedikit Kristen, mencapai 10 persen.

 Kelompok minoritas di Malaysia sering mengeluhkan bahwa mereka tidak 
mendapatkan kemerdekaan penuh dalam beribadah, Kelompok minoritas ini sering 
sulit mendapatkan izin membangan rumah ibadah dan warga Hindu akhir-akhir ini 
sering marah karena peruntuhan kuil oleh pihak berwenang.

 Mingguan Herald, yang memiliki sirkulasi 12.000 eksemplar untuk anggotanya, 
diterbitkan dalam empat bahasa: Inggris, Malaysia, Mandarin dan Tamil.

 Pendeta Lawrence Andrew, editor mingguan itu, mengatakan penggunaan kata 
'Allah' pada media mereka tak dimaksudkan untuk menghina warga Muslim.

 "Kami merujuk pada Injil. Injil dalam bahasa Malaysia menerjemahkan 'God' 
menjadi 'Allah' dan 'Lord' menjadi 'Tuhan'. Dalam doa dan kegiatan gereja, kami 
menggunakan kata 'Allah'," tegasnya.

 "Ini bukan hal yang baru. Kata 'Allah' telah digunakan di Malaysia sejak lama. 
Tak ada yang membingungkan di sini," katanya.

 Tapi Che Din mengatakan umat Kristen tak menggunakan kata 'Allah' dalam versi 
bahasa Inggris, 'jadi sebaiknya juga tak menggunakan kata itu dalam versi 
Malaysia.

 Tegas Din, ada empat kata yang hanya bisa digunakan umat Islam, dan tak bisa 
dipakai agama lain, yaitu:
 Allah untuk nama Tuhan, Sholat untuk sembahyang, 'Ka'bah' dan Baitullah. (AP/
============================================
From: Jeanne Kaligis 

Miracles from Kenya 
Mukjizat Kehidupan dari Kenya
Kira-kira pada awal Maret 2000, John K. Nduati, seorang gembala dari Nairobi 
(ibukota Kenya – Afrika), datang mengadakan KKR 4 hari di kota saya, Eldoret, 
Kenya. Ada banyak mukjizat kesembuhan dan karunia pengetahuan mengalir dengan 
bebas. Kami berdiri dengan penuh keheranan dan kekaguman tentang apa yang Tuhan 
sedang kerjakan; Roh Kudus berkuasa sepenuhnya di lapangan tempat KKR itu. Saya 
pernah mendengar atau membaca tentang hamba-hamba Tuhan yang memiliki karunia 
pengetahuan, karunia hikmat, dan karunia penyembuhan dan lain-lain. Namun, apa 
yang saya lihat di dalam pelayanan Pendeta Nduati sangat mencengangkan. Apa 
yang Tuhan telah karuniakan kepadanya, saya sebut sebagai “rentetan pewahyuan” 
dalam bentuk karunia perkataan pengetahuan, karunia perkataan hikmat, plus 
nubuatan. Kisah berikut ini adalah beberapa contohnya:

Pada malam kedua (saya tidak menyaksikan KKR malam pertama), ada ribuan orang 
di dalam KKR itu. Setelah hamba Tuhan selesai berkhotabh, ia berkata bahwa ia 
ingin berdoa bagi orang-orang yang hadir. Ia menunjuk ke suatu arah dan 
berkata, “Di sana ada seorang wanita di arah yang saya tunjukkan yang memiliki 
suami seorang pengemudi. Nama wanita ini Esther, dimanakah dia?” 

Seorang wanita mengacungkan jarinya. “Mari, maju ke depan!” Setelah wanita ini 
datang, inilah yang dikatakan hamba Tuhan itu, “Selama ini engkau diberi nafkah 
dari uang hasil curian. Suamimu adalah seorang pencuri. Tetapi sejak hari ini 
suamimu tidak akan mencuri lagi.” 

Kemudian hamba Tuhan ini mulai memanggil banyak orang di dalam KKR itu dengan 
nama mereka masing-masing – nama kecil maupun nama keluarga – untuk maju ke 
depan. Apabila namanya sama,Tuhan akan menentukan siapa di antara mereka yang 
dimaksudkannya. Ketika hal ini berlangsung begitu lama, beberapa orang mulai 
bertanya-tanya, dari mana hamba Tuhan ini tahu nama-nama setiap orang. Kemudian 
hamba Tuhan itu berkata, “Disini ada seorang pemuda di bagian belakang (sambil 
tangannya menunjuk ke suatu arah) dan namanya John. John, engkau telah 
bertanya-tanya kepada dirimu sendiri, ‘bagaimana pendeta ini tahu nama 
orang-orang di sini?’ Dimana engkau, John?” Seorang pemuda mengangkat 
tangannya. Hamba Tuhan ini berkata, “Majulah, John, saya akan memberitahukan 
sesuatu tentang dirimu.” 
Ketika Pendeta Nduati selesai berdoa bagi group pertama, mereka semua menerima 
mukjizat. Kebanyakan di antara mereka rebah dalam kuasa Roh Kudus. Kemudia 
pendeta itu berkata, “Di sini ada empat puluh orang yang positif mengidap sakit 
HIV AIDS. Majulah ke depan!” Tanpa malu-malu orang-orang itu maju. Ia 
menghitung ada 39 orang sudah datang ke depan. Ia tahu ada seorang yang masih 
ketinggalan. Kemudian Pendeta Nduati berkata, “Di sini ada satu orang pemuda di 
bagian belakang sana (sambil menunjuk ke suatu arah) bernama Philip Ruto. 
Pacarmu baru saja menularkan AIDS kepadamu tahun lalu, dan kamu sekarang belum 
maju ke depan.” Ketika namanya disebut, pemuda ini berlari ke depan. Setiap 
orang di KKR itu tertawa dan bertepuk tangan. Pendeta itu berdoa dan penyakit 
AIDS segera hilang dari antara mereka. 

Kemudian pendeta itu berkata lagi, “Di sini ada lima puluh wanita yang belum 
dikarunia anak. Ayo, maju untuk didoakan.” Ternyata ada 60 orang wanita maju ke 
depan. Maka hamba Tuhan itu berkata, “Lihatlah kepadaku. Jika kalian di sini 
belum memiliki suami, kalian boleh kembali ke belakang.” Beberapa wanita keluar 
dari kelompok itu. Kemudian hamba Tuhan itu meneruskan, “Jika di antara kalian 
ada yang memiliki suami kedua, kembalilah ke belakang.” Seorang wanita pergi ke 
belakang. Kemudian ia meneruskan lagi, “Jika pada masa lalu ada di antara 
kalian yang pernah menggugurkan kandungan dua kali, kembalilah ke belakang!” 
Ketika seorang wanita pergi, hamba Tuhan itu berkata kepadanya, “Saya tidak 
dapat berdoa bagi kamu untuk memperoleh anak lagi karena kamu telah 
menggugurkan kandungan dan membuang anak-anakmu ke dalam jamban. Salah seorang 
di antara anak-anak itu seharusnya akan menjadi seorang pengkhotbah. Kamu harus 
bertobat dan berdoa selama setahun sebelum Bapa mempertimbangkan akan memberi 
kamu anak lagi.” 

Akhirnya tepat 50 wanita berdiri di depan. Pendeta itu menyuruh semua wanita 
itu untuk bergeser ke sebelah kanan. Kemudian ia berkata, “Jika saya memanggil 
nama kalian, pindahlah ke sebelah kiri!” Dengan mengherankan pendeta itu 
memanggil satu persatu wanita itu dan mereka pindah ke sebelah kiri, 
seolah-olah hamba Tuhan ini membacakan daftar dua puluh lima orang, padahal dia 
belum pernah mengenal siapapun di kota ini. Esther, Jane, Chepchumba, …. dan 
lain-lain. Setelah mereka dipanggil, terbentuklah kelompok di sebelah kiri dan 
di sebelah kanan. Kepada group yang satu hamba Tuhan ini berkata, “Kalian yang 
di sebelah kiri, mulai besok kalian sudah boleh membeli perlengkapan bayi 
laki-laki. Bapa akan memberikan kalian anak laki-laki.” Dan kepada group 
lainnya, “Kalian yang di sebelah kanan, mulai besok kalian sudah boleh membeli 
perlengkapan bayi perempuan. Bapa akan memberikan kalian anak perempuan.” 
Kemudian ia menunjuk ke seorang wanita dan berkata, “Kepadamu, Tuhan akan 
memberikan bayi laki-laki dan perempuan, kembar. Mulai besok, persiapkanlah 
pakaian anak perempuan dan laki-laki.” Kemudian hamba Tuhan ini berdoa bagi 
mereka semua. 

Ketika hamba Tuhan ini selesai melayani mereka, ia bertanya berapa banyak di 
antara jemaat yang hadir yang ingin menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan 
Juruselamat pribadi mereka. Sekitar delapan ratus orang maju ke depan dan 
menerima Tuhan Yesus Kristus. (Kesaksian ini dikirim oleh Ibu Suharti Ali)

Diterjemahkan oleh Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN
http://pentas-kesaksian.blogspot.com 

Kirim email ke