WISMA INDONESIA
UIJEONGBU SI, UIJEONGBU 3 Dong 133 – 3, Elim Building 5th. Floor
E – mail: [EMAIL PROTECTED]
Groups: [EMAIL PROTECTED]
Telepon: (031) 8722363
Matius 23 : 8 - 17

Sejak pertama kali kita menyebut BIBLE itu ALKITAB dalam bahasa Indonesia, 
sampai hari inipun saya belum pernah mendengar ada Pendeta atau Penginjil atau 
Pembawa Firman Tuhan yang pernah meneliti tentang ALKITAB seperti halnya teman 
teman di Racine Wiscounsin USA yang pernah menjelaskan kepada saya tentang 
BIBLE, yaitu BIBLE adalah ringkasan dari BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING 
EARTH, atau dalam bahasa Indonesianya bisa diartikan sebagai INFORMASI DASAR 
SEBELUM MENINGGALKAN BUMI.

Memang kalau kita baru saja mau ke ruang angkasa, misalnya ke Stasiun Antariksa 
Internasional = ISS = INTERNATIONAL SPACE STATION yang relativ letaknya tidak 
terlalu jauh dari bumi, maka seluruh Kosmonot, Astrounout, Taikonot harus 
dilatih terlebih dahulu di bumi sebelum mereka diterbangkan ke ruang angkasa, 
karena di ruang angkasa itu, kita sudah terbebas dari gaya tarik bumi, tubuh 
kita bisa melayang walaupun kalau di bumi, berat tubuh kita kira kira sekitar 
60 kilogram atau mungkin lebih, dan air juga sudah berubah menjadi seperti bola 
bola dan bisa melayang juga. 
 
Kalau kita tidak mengikuti latihannya di bumi terlebih dahulu, tentu nanti 
kalau di ruang angkasa itu kita akan mendapatkan banyak kesulitan pada waktu 
mau tidur, atau pada waktu mau ke WC, untuk buang air besar dan buang air 
kecil, serta kalau mau makan makanan pada waktu kita lapar untuk itu perlu 
diadakan latihan latihan terlebih dahulu disamping latihan latihan lainnya.

Kalau jiwa kita mau meninggalkan bumi untuk selamanya, alias kita akan mati, 
dan kita tidak memahami makna dari BIBLE itu tentunya akan berabe sekali, 
karena di sana itu ada banyak jalan, diantaranya yang sudah kita ketahui 
sekarang ini yaitu jalan menuju ke Neraka atau jalan menuju ke Sorga, yaitu ke 
Allah Bapa, untuk itulah Tuhan Yesus sudah berkata di Injil Yohanes 14:6 "Kata 
Yesus kepadanya:"AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP. TIDAK ADA SEORANG PUN 
YANG DATANG KEPADA BAPA, KALAU TIDAK MELALUI AKU", dikitab suci yang lain belum 
ada yang pernah berani berkata seperti itu, selain YESUS sendiri saja.

Lha, tapi mengapa di Indonesia tidak disebut sebagai Bible tapi ALKITAB??? 
Hal inilah yang perlu kita renungkan bersama. Dan setelah saya selidiki melalui 
pembacaan berita dari e mail tentang perdebatan agama, renungan renungan yang 
jumlahnya banyak sekali, barulah saya ketahui, bahwa sebenarnya kata ALKITAB 
itu adalah ringkasan yang mengandung seluruh isi ALKITAB itu sendiri yaitu 
ringkasan kata  "AL-LAH  KI-TA  T-ETAP  A-MAT  B-ERJAYA".
Berikut saya cuplikkan beberapa buktinya, antara lain yang ditulis di Kitab 
Daniel 3:1 - 30, kalau kita tidak tahu maknanya, tentulah kita bisa bilang 
bahwa Sdr. Sadrakh, Mesakh dan Abednego itu adalah orang orang yang amat keras 
kepala, karena mereka tidak mau menyembah patung emas yang dibuat oleh Raja 
Nebukadnezar yang merupakan Rajanya sendiri, sehingga Raja Nebukadnezar itu 
menjadi amat marah karena beliau merasa terlecehkan, lalu beliau menyuruh untuk 
mengikat mereka, dan mereka itu dicampakkan kedalam api yang menyala nyala 
serta panasnya itu tujuh kali lebih panas daripada biasanya. 
 
Mengapa mereka tidak mau melakukan hal itu dan mereka itu berani melawan titah 
Rajanya sendiri? Karena menyembah patung itu adalah dosa, dan upah dosa itu 
adalah maut  yang ditulis di Kitab Roma 6:23 „SEBAB UPAH DOSA IALAH MAUT; 
TETAPI KARUNIA ALLAH IALAH HIDUP YANG KEKAL DALAM KRISTUS YESUS, TUHAN KITA“

Hal itu terbukti bahwa Algojo yang melemparkan saja bisa mati kepanasan, 
apalagi yang dilemparkan kedalam api, kan pasti akan menjadi daging panggang, 
tetapi apa yang terjadi? Mereka itu bahkan bisa berjalan jalan dengan amat 
leluasa di dalam api yang menyala nyala itu, dan hal itu membuat Raja 
Nebukadnezar keheran heranan, lalu mereka itu disuruh keluar dari api itu, dan 
ketika mereka sudah berada diluar api, ternyata tubuh mereka ini tidak mempan 
oleh api itu, bahwa rambut di kepala mereka tidak hangus, jubah mereka tidak 
berubah apa apa, bahkan bau kebakaran pun tidak ada pada mereka (Daniel 3:27), 
kan luar biasa bukan? Maka berkatalah Nebukadnezar: "Terpujilah Allahnya 
Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikatNYA dan melepaskan 
hamba hambaNYA, yang telah menaruh percaya kepadaNYA dan melanggar titah raja, 
dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah 
allah mana pun kecuali Allah mereka (Daniel 3:28),
 itulah salah satu bukti ALKITAB = ALLAH KITA TETAP AMAT BERJAYA. Kisah kisah 
seperti itu banyak ditulis di dalam ALKITAB itu sendiri.

Dulu juga ada seorang Pendeta di Kalimantan Timur , Indonesia yang diancam 
dengan Golok, karena beliau difitnah menyebarkan agama di dalam rumah Ibadah 
orang lain yang berbeda agama, tapi karena hal itu adalah fitnahan belaka, dia 
pun tidak takut apa apa, dan ternyata apa yang terjadi? Orang orang yang 
mendatanginya dengan golok itu bisa mati satu persatu tanpa diapa apakan sama 
sekali, karena Pendeta itu berpegang teguh pada Firman Tuhan yang ditulis dalam 
Kitab Roma 12:19 - 21 "Saudara saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri 
menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada 
tertulis: Pembalasan itu adalah hak-KU. AKULAH YANG AKAN MENUNTUT PEMBALASAN, 
firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, 
berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukan bara api di atas 
kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah 
kejahatan dengan kebaikan!"

Bacalah juga kisah dari Golliat melawan Daud di Kitab 1 Samuel 17:40 - 58 , 
Daud itu kecil mungil dan imut imut lho, pakaian perang pun tidak bisa dia 
pakai karena terlalu berat buat Daud, Daud hanya membawa tongkat dan umban, 
yaitu alat mirip dengan ketepel begitu. Sehingga Golliat yang memakai pakaian 
perang, membawa tombak, lembing dan pedang itu benar benar merasa diremehkan 
sama sekali oleh Daud dan dia berkata kepada Daud "Anjingkah aku, maka engkau 
mendatangi aku dengan tongkat?" (ditulis di kitab 1 Samuel 17:43), Tetapi Daud 
berkata kepada orang Filistin itu:"Engkau mendatangi aku dengan pedang dan 
tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta 
alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu. Hari ini juga TUHAN 
akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan 
memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan 
mayat tentara orang Filistin kepada burung
 burung di udara dan kepada binatang binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, 
bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN 
menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan 
TUHANlah pertempuran dan IA pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami" (Ditulis 
di 1 Samuel 17:45 - 47). Hal ini juga merupakan bukti kepada kita bahwa ALKITAB 
adalah ringkasan dari ALLAH KITA TETAP AMAT BERJAYA.

Di Kitab perjanjian baru, Yesus pun disalibkan sampai mati beneran di atas kayu 
salib, kalau kita tidak tahu makna sebenarnya dari ALKITAB, kita bisa mengolok 
Yesus, karena seorang NABI itu tidak akan disalibkan atau semua orang yang mati 
di kayu salib itu pastilah orang orang yang amat jahat dan dihukum mati di atas 
kayu salib.

Memang Yesus itu mati di atas kayu salib, tapi mengapa DIA harus mati di atas 
kayu salib? Itulah yang perlu kita ketahui dengan betul. 
 
DIA mati, karena DIA ingin melunasi dosa dosa umatNYA yang mau percaya dan mau 
tunduk serta mau melakukan kehendak BAPANYA di Sorga, lha kalau hanya menyebut 
YESUS, YESUS saja sih percuma saja, nggak ada faedahnya sama sekali, karena 
kita harus mau percaya kepada YESUS, kita harus mau tunduk kepada YESUS, dan 
kita harus mau melakukan kehendak BAPANYA di Sorga. "Bukan setiap orang yang 
berseru kepadaKU: TUHAN, TUHAN! AKAN MASUK KE DALAM kerajaan sorga, MELAINKAN 
DIA YANG MELAKUKAN KEHENDAK Bapaku YANG DI SORGA. 
 
PADA HARI TERAKHIR SEPERTI SEKARANG INI BANYAK ORANG AKAN BERSERU 
KEPADAKKU:TUHAN, TUHAN, BUKANKAH KAMI BERNUBUAT DEMI NAMAMU, DAN MENGUSIR SETAN 
DEMI NAMAMU, DAN MENGADAKAN BANYAK MUKJIZAT DEMI NAMAMU JUGA? Pada waktu itulah 
AKU akan berterus terang kepada mereka dan berkata: AKU tidak pernah mengenal 
kamu! Enyahlah dari padaKU, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Tomas yaitu murid Yesus sendiri saja tidak mau percaya kalau Yesus itu bisa 
bangkit kembali setelah mati dan dikuburkan selama tiga hari, Tomas baru mau 
percaya jika dia telah melihat bekas paku pada tanganNYA dan telah mencucukkan 
jarinyanya, kedalam  bekas paku itu dan mencucukkan tangannya ke dalam lambung 
Yesus, bacalah kisah ini di Injil Yohanes 20:25 atau bacalah sendiri 
selengkapnya kisahnya di Injil Yohanes 20:24 - 29. 
 
Kata Yesus kepada Tomas "Karena engkau telah melihat AKU, maka engkau percaya, 
Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya". Dan berbahagialah kita 
semua yang mau percaya kepada YESUS walaupun kita belum pernah melihat wajah 
asli dari YESUS itu sendiri, karena gambar gambar yang telah dilukis itu hanya 
sebagai kiasan dari Wajah YESUS yang asli.

Dalam hal ini, kita juga jangan mau dikecohkan dengan tambahan tambahan injil 
atau pengurangan pengursangan injil, karena sudah tertulis juga dengan jelas di 
Kitab Wahyu 22: 18 - 21 yang demikian bunyinya "Aku bersaksi kepada setiap 
orang yang mendengar perkataan perkataan nubuat dari Kitab ini:"Jika seorang 
menambahkan sesuatu kepada perkataan perkataan ini, maka Allah akan menambahkan 
kepadanya malapetaka malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau 
seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan perkataan dari kitab nubuat ini, 
maka Allah akan mengambil baginya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, 
seperti yang tertulis di dalam kitab ini" Ia yang memberi kesaksian tentang 
semuanya ini, berfirman:"YA, AKU DATANG SEGERA!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus! 
Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kita semua
Tulisan ini boleh diperbanyak melalui semua cara tanpa atau media tidak ada 
copy right, hanya copy left saja. Ditulis oleh: Njoo Hwat Ling Pada tanggal 27 
Juli 2008 di Seoul , Republik Korea. Bergabunglah di group kami, dengan 
mengirimkan e mail tanpa berita dan tanpa subject ke: [EMAIL PROTECTED]


----- Original Message ----
From: Bagus Pramono <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 30, 2008 5:00:02 AM
Subject: [pdsbali] Kabar-Baik : Olympic Bible




 
Kabar-Baik : Olympic Bible
 
 
"Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian 
bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." (Matius 24:14)


"Tidak ada Juruselamat dunia, tidak ada Tuhan!" demikian secuplik lyric lagu 
The Internationale, yaitu lagu wajib kaum komunis yang menolak keberadaan 
penguasaan Ilahi. Agaknya mustahil apabila ada pemerintah dengan sistem komunis 
memprakarsai mencetak sebuah Kitab-Suci sebuah "agama" yang mengakui keberadaan 
Tuhan dan Sang Juruselamat. Namun, yang mustahil itulah yang kini sedang 
terjadi dan beritanya masih hangat disiarkan di berbagai berita di jaringan TV 
Nasional CCTV dan beberapa TV asing beberapa hari ini.

Terhadap penyelenggaraan Olimpiade di Beijing, pemerintah setempat mendapat 
banyak pergunjingan dari berbagai pihak, terutama pihak barat, hal-hal yang 
berkaitan dengan isu HAM termasuk kebebasan beragama, baik dari kaum sekuler 
maupun kaum religius Kristiani. Ada beberapa website Kristen yang menulis 
adanya larangan para atlit dan pengunjung asing membawa Alkitab masuk ke China, 
dan rumor bahwa Alkitab di China hanya dapat diperoleh dengan menyelundup/ 
rahasia, dan juga rumor bahwa sampai sekarang hanya ada gereja bawah tanah 
disana. Untuk menanggapi rumor tersebut, Pemerintah China tidak memakai 
cara-cara kekerasan atau dengan cara diplomasi verbal menolak rumor tersebut, 
sebaliknya mereka memakai cara diplomasi yang elegan untuk menggapinya yaitu 
dengan tindakan membagikan-bagikan Alkitab edisi Olimpiade Beijing secara 
gratis yang disebar di gereja-gereja di Beijing untuk para pengunjung dan di 
kawasan 'Olympic Village' bagi para Atlit yang
 memerlukannya. Plus mereka menjamin tidak ada larangan gereja harus tutup, 
semua orang boleh ke gereja kapan saja. Mereka berusaha menjadi tuan-rumah yang 
baik, sebagai penyelenggara yang baik, mereka bahkan mengharuskan semua tempat 
dugem/ nite-club/ karaoke tutup total selama Olimpiade, ini lebih-lebih dari 
masa Ramadhan disini. Suatu langkah yang 'pintar' untuk membungkam rumor. 

Alkitab gratis edisi Olimpiade ini walaupun hanya berisi 4 Injil (Matius - 
Markus - Lukas - Yohanes), namun ini merupakan suatu pemilihan yang tepat, 
karena bagi umat Kristiani, di sinilah sentral dari Alkitab kita yang berisi 
tentang berita keselamatan dan pengajaran Kristus sendiri. Ke-4 Injil ini sudah 
merupakan simbol dan pernyataan yang tegas bahwa Alkitab kita tidak dilarang 
beredar di negeri dengan sistem Komunis itu. Tak perlu kita berfikir jauh-jauh 
bahwa pemerintah China "sudah bertobat" atau bahkan "sudah convert menjadi 
Kristen". Kita tahu betapa kuat mengakarnya komunisme sebagai ideologi negara 
itu. Barangkali ada diantara kita memandang langkah mereka dengan sinis : 
kemungkinan pencetakan Alkitab edisi Olimpiade hanyalah cara "marketing, public 
relation, propaganda" mereka demi suksesnya penyelenggaraan Olimpiade. Apapun 
alasannya, mari kita lihat kepada dimensi yang lain, bahwa hal ini juga bukan 
kehebatannya Hu Jintao sebagai pemimpin
 negara. Namun, ada campur tangan kuasa yang lebih tinggi yaitu Allah kita, 
dimana didalam penyelenggaraan Olimpiade ini nama Tuhan kita Yesus Kristus 
dimuliakan. Barangkali Allah sedang menunjukkan kehendak-Nya, bahwa ini saat 
yang tepat, dan Diapun dapat bekerja melalui orang-orang yang belum percaya 
kepada-Nya sekalipun.

Alkitab edisi Olimpiade ini dinyatakan sebagai yang pertama kalinya sebuah 
Kitab-Suci diproduksi secara khusus untuk event olah-raga dunia dengan logo 
Olimpiade tercetak di covernya. tak pelak hal ini membuat saya sebagai seorang 
yang percaya Kristus memandangnya sebagai hal yang luar biasa. Dan mengapa 
hanya 4 Injil yang dipilih? Inipun saya yakin pemerintah setempat telah 
mempelajarinya dan menimbangnya dengan seksama, mendengar penasehat-penasehat 
yang mengerti tentang Kristianitas atau bahkan mungkin mereka menempatkan 
kalangan rohaniawan Kristiani yang khusus in-charge dalam proyek ini. 

Betapa banyak kita mendengar berita bahwa begitu susahnya kekristenan dapat 
hidup dan berkembang disana, bahwa sampai sekarang konon "katanya" hanya ada 
gereja-gereja "bawah tanah". Kita juga tahu bahwa pemerintah setempat melarang 
adanya penginjil asing datang menginjili orang lokal, dan regulasi ini belum 
dicabut. Namun sebaliknya, kalau kita melihat perkembangan agama lain selain 
Kristen/Katolik disana, Agama-agama yang lain misalnya agama Islam dan Budha 
lebih leluasa berkembang. Bahkan ada propinsi dengan fasilitas otonomi khusus 
yaitu Xinjian dengan populasi 16-jutaan penduduk yang mayoritas beragama Islam 
dan mereka bebas beribadah dan berbudaya secara Islami disana, dan daerah itu 
merupakan daerah penghasil minyak yang besar. 

Kalau Islam dan agama-agama lainnya lebih mudah berkembang disana, mengapa 
Kristianitas tidak?. Perlu kita telaah apa sebab pemerintah China begitu 
"sensitif" terhadap keberadaan penginjil-penginjil asing? Mari kita tulus 
menengok kebelakang, dan bukan hanya mengecam. Karena larangan ini tidak 
berdiri sendiri, tentu saja ada latar belakangnya, ada sejarahnya. Bahwa memang 
penginjil-penginjil asing yang pernah dikirim kesana itu tidak semuanya tulus 
menginjil, ada diantara mereka adalah "penginjil-gadungan", agen rahasia atau 
penginjil yang sebenarnya tidak menginjil sebaliknya mengajarkan faham-faham 
"demokrasi" untuk melawan pemerintah. Kita perlu tahu bahwa ketegangan ini 
sudah lama sekali dihadapi partai Komunis mulai dari perang saudara dengan 
partai Nasionalis Kuomintang yang menjalin hubungan baik dengan pihak 
asing-barat. Dan kemudian Revolusi Kebudayaan tahun 1965 yang membabat semua 
kalangan intelektual dan budayawan yang disinyalir mempunyai
 hubungan dengan paham/ kebudayaan barat. Kekristenan disana tidak hanya 
dipandang sebagai agama namun juga dianggap sebagai bawaan budaya barat. Meski 
Kekristenan tidak lahir dari negeri barat, namun dalam perkembangannya kalangan 
penginjil barat yang paling giat mengabarkan "agama Kristen sistem barat".

Dewasa ini dengan perkembangan tekhnologi komunikasi yang luar biasa, kebijakan 
pelarangan terhadap laju perkembangan agama sudah kadaluarsa, karena walaupun 
penginjil asing dilarang datang, warganya yang berminat terhadap Kekristenan 
toh dapat mengakses informasi apasaja melalui internet, dll. Tidak ada lagi 
tembok pemisah, tidak ada lagi perbatasan negara yang dapat menghalau 
perkembangan sebuah keyakinan seseorang terhadap suatu agama. Pemerintah China 
sebenarnya sudah memberikan tanda-tanda untuk membuka pintu kepada 
Kristianitas, ketika negara itu diguncang dengan hadirnya sekte Falun-Gong. 
Pemerintah China mulai menimbang suatu kebijakan baru. Presiden Jiang Zemin 
mengunjungi Israel pada tahun 2000, dia mengunjungi tempat dimana Kristus lahir 
di Betlehem, Presiden Jiang kala itu berpendapat bahwa semua agama ada root-nya 
ada asal-usulnya : Kristen, Budha, Hindu, bahkan Islam ada root-nya, sebaliknya 
" Falun-Gong " tidak ada asal-usulnya. Mereka pun
 masuk dalam suatu pengertian, bukan atheisme yang dapat menghalau fanatisme 
sekte Falun-Gong, namun agama yang benar itulah yang dapat mereduksinya.Tentu 
saja, semua regulasi yang menyangkut kebijakan pemerintah perlu proses dan 
moment yang tepat. Puji Tuhan sekarang inilah moment yang tepat. Event 
olah-raga Olimpiade ini menjadi suatu titik awal lembaran baru, Kekristenan 
diterima secara terbuka di negeri yang berpaham komunis yang ditandai dengan 
"hadiah buku iman" tentang Kabar-Baik yaitu Injil Tuhan Yesus Kristus dalam The 
Four Gospels, Olympic edition.

Haleluyah!


Blessings,
Bagus Pramono
July 30, 2008 
 













Ingat SEMBOYAN ini, Kitab Keluaran 18:21, Keluaran 23:8, Ulangan 16:19, Ulangan 
27:25, Mazmur 100: 1 - 5 dan 1 Korintus 1:10, Amsal 3:5







 


      

Kirim email ke