From: [EMAIL PROTECTED] 

Sudah lupa tuh ! !

 Matius  6:12   
dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang 
bersalah kepada kami; 

Di televisi di tayangkan, kakak membunuh adik gara-gara berebut tanah warisan  
yang luasnya tidak seberapa; tetangga saling bacok hanya karena ayam tetangga 
masuk kehalaman rumah dan merusak pekarangan ; anak membunuh ayah kandungnya 
karena merasa dibedakan dengan saudara-saudaranya. 

Penyebat terbesar terjadinya  perselisihan dan berbuntut dendam di karenakan, " 
betapa sulitnya untuk melepas pengampunan" terhadap orang  lain ; merasa  harga 
dirinya di ijak-ijak. Hal sepele dapat memicu pertengkaran hebat, bahkan sampai 
tujuh turunan. 

Beberapa waktu yang lalu, aku mengantar ponakanku ke sekolah. Dia berjanji akan 
mengenalkan aku kepada sahabat-sahabatnya :-). Tapi apa yang terjadi ? Ternyata 
teman-teman yang selama ini dianggap sahabat tidak langsung mendatanginya, 
padahal dia sudah begitu bersemangat ingin memperkenalkanku pada mereka. 
Kenyataanya teman-temannya bergabung dengan teman-teman yang lain. Dari mimik 
wajahnya aku membaca ada kekecewaan yang tertahan :-(. 

"Adek marah ya ?", tanyaku. Gadis kecilku menjawab,"adek tidak marah, tapi   
kesal, padahal hari selasa kemarin dia sudah minta maaf   tapi kenapa hari ini 
diulang lagi". Rupanya ia tengah menghitung kesalahan yang telah dilakukan 
teman dekatnya. 

Aku tidak tau apa yang terjadi antara dia dan temannya hari selasa lalu, tapi 
dari jawaban yang  singkat dan wajah ditekuk, aku yakin dia marah karena merasa 
di "cuekin" oleh sahabatnya. Aku pegang tanganya dan sambil mengelus-elus 
kepalanya aku mencoba menenangkan hatinya. Aku katakan Tuhan kita Yesus senang 
mengampuni, jadi kita pun harus mengampuni orang lain. 

Sepulang dari sekolah, aku menanyakan  kegiatan disekolah sepanjang hari ini. 
Dengan lancar dan semangat dia bercerita kelucuan yang terjadi disekolah 
bersama sahabatnya, seseorang yang telah membuanya kesal :-). Terpancar 
keceriaan saat dia bercerita, sambil tertawa dia bercerita kejadian-kejadian 
bersama temannya, seakan-akan  tidak pernah terjadi perselisihan  antara dia 
dengan sahabatnya. 

Sahabat, 
Di Doa Bapa kami, ada sebaris kalimat yang begitu luar biasa ! "ampunilah kami 
akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada 
kami". 

Seberapa sering anda berdoa seperti yang Tuhan Yesus ajarkan ? 

Buat aku pribadi, setiap kali mengucapkan deretan kalimat yang satu ini, ada 
kalanya aku tertemplak, aku merasa berdusta kepada diriku sendiri dan kepada 
Tuhan  ; Sungguhkan aku sudah mengampuni orang yang bersalah padaku ? 

Benarkah kita sudah mengampuni, kalau kita masih mengungkit-ungkit kejadian 10 
tahun yang lalu ? 
Benarkah kita sudah lepas dari kebencian, padahal melihat sendal nya saja kita 
langsung kesal. 
Benarkah kita sudah bebas dari amarah, mendengar suaranya saja kita sudah mual 
..hiks... 

Soal pengampunan, kita tidak perlu belajar dari  pakar  motivator kelas dunia ; 
tidak perlu belajar sampai ke luar negri, tidak perlu sekolah sampai doktor, 
cukuplah  belajar dari anak kecil. Mereka tidak pernah memendam amarah ; saat 
mereka bermain dan tertawa bersama padahal baru lima menit yang lalu mereka 
saling pukul dan menangis. 

Memberi PENGAMPUNAN adalah sebuah "KEPUTUSAN" penting ; dan syarat utama jika 
ingin YHWH pun memberikan pengampunan kepada anda dan saya 

Masihkah  anda dan saya menyimpan dendam ? 
==================================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Silahkan periksa folder anda !! mana tau ada yang harus di buang

Yohanes 15:2   
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang 
berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. 

Beberapa bantex file karyawan sudah tampak menggembung, artinya sudah waktunya 
untuk membuang file-file yang umurnya sudah lebih dari  tiga tahun, atau 
file-file yang walau belum sampai tiga tahun tapi dianggap layak untuk dibuang. 
Buat aku pribadi, pekerjaan mem file dan merapikan dokument bukanlah pekerjaan 
yang menyenangkan. 

Sambil malas-malasan aku pergi ke ruang file dan mulai membongkar file. Satu 
persatu bantex  bongkar,memeriksa kertas-kertas yang ada didalamnya. Satu 
persatu kertas aku lepaskan, mulai dari file yang umurnya sudah diatas  tiga 
tahun,data karyawan yang sudah mengundurkan diri atas keinginan sendiri, file 
karyawan yang di PHK atau pensiun dipisahkan ke bantex yang berbeda dan begitu 
juga  file karyawan yang berhenti bekerja karena meninggal. 

Sahabat, 

Hati anda dan saya ibaratnya ruang file, yang terdiri dari bantex-bantex atau 
folder ; dan tentu saja setiap orang tidak sama isi foldernya, tergantung si 
pemilik folder :-) 

Apakah bantex anda berisi  akar kepahitan ? 
Apakah bantex anda berisi cemburu dan dengki ? 
Apakah bantex anda berisi kemunafikan ? 
Apakah bantex anda berisi cinta uang ? 
Apakah bantex anda berisi marah ? 
Apakah bantex anda berisi sakit hati ? 

Proses pembersihan berkas-berkas dari setiap folder yang berisi dendam, marah, 
sakit hati, kesal, yang seharusnya kita hancurkan bukanlah pekerjaan yang mudah 
untuk dilakukan ! Terjadi perang ego antara hati dan pikiran ! ayo ngaku ..  
:-). 

Hati ini terasa seperti di iris-iris jika "harus" memaafkan orang yang melukai 
kita begitu mudahnya, tanpa melakukan pembalasan ; dada  terasa  sesak nafas , 
jika harus memaafkan orang yang jelas-jelas telah berbuat curang pada kita. 

Tuhan Yesus berkata,"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah 
pengusahanya.Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap 
ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah". 

Artinya : jika folder yang  kita miliki berisikan hal-hal yang  bukan dari 
Tuhan, maka Tuhan sendiri yang akan bersihkan. 

SUKA TIDAK SUKA, MAU TIDAK MAU, TUHAN SENDIRI YANG AKAN MEMBERSIHAN FILE YANG 
TIDAK PENTING ADA YANG PADA DIRIKU DAN DIRIMU ! ! 

Silahkan periksa folder anda ! ! mana tau ada yang harus di buang
=================================================

From: [EMAIL PROTECTED] 

Agoi Amang, hacit nai !!! 

Wahyu 3:19   
Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan 
bertobatlah! 

Sepulang kerja aku bersama dua teman pergi ke salon untuk ke facial wajah. Lima 
menit pertama kami masih bisa saling bicara, hingga menit ke lima belas masih 
bisa saling canda, tapi setelah itu  suasana menjadi HENING ! !  sesekali 
terdengar jeritan kecil yang tertahanan. Awalnya berupa gumanan kecil tapi 
lambat laun jeritan kuat ! :-) 

Kakiku sampai keram menahan rasa sakit, tapi semakin aku mencoba melawan rasa 
sakit rasa sakitnya semakin menggigit. Detik-detik terakhir aku mulai tidak 
tahan dan nyaris menyerah dan meminta cukup sampai disitu saja  dan aku 
tersentak saat mendengar komentar si mbak petugas salon,"saya ngak mau berhenti 
mbak, tahan saja rasa sakitnya karena saya pribadi tidak merasa puas kalau 
harus stop ditengah jalan, nanti hasilnya tidak maksimal". 

Sahabat, 
Kata-kata yang terucap dari bibir si petugas salon mengingatkanku akan KASIH 
Bapa. Tuhan tidak pernah berhenti mengasihi kita dengan caraNYA yang tidak bisa 
kita pahami. Ada kalanya Tuhan mengijinkan kita merasakan sakit untuk membentuk 
kita menjadi sempurna, sebab rancangan kita bukan rancanan Tuhan, dan rancangan 
Tuhan pasti mendatangkan damai sejahtera. Elohim berfirman : Barangsiapa 
Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!. 

Kalau dipikir-pikir, dengan tidak dilanjutkannya proses facil sedikitpun si 
mbak petugas salon tidak dirugikan bahkan seharusnya dia merasa senang, bisa 
istirahat atau mengerjakan pasien yang lain, apalagi aku akan tetap membayar 
penuh biaya facial. Si mbak petugas salon berkata,"saya merasa puas dan senang 
kalau orang yang datang ke salon ini jadi tambah cantik dibanding sebelum dia 
dirawat disalon ini". 

Tekanan dalam hidup sering kali membuat kita berteriak kepada Tuhan, rasanya 
sudah tidak kuat lagi untuk melewati hari-hari yang semakin hari semakin berat. 
Sebuah pepatah mengatakan,"sudah jatuh ketimpa tangga" dan pepatah ini di 
perjelas lagi menjadi, "sudah jatuh ketimpa tangga .. eh .. digigit anjing gila 
lagi", artinya : hidup ini sudah tidak punya harapan lagi, rasanya 
keberuntungan pergi menjauh dari kita. 

Untuk membentuk emas yang indah dan kuat, tukang emas harus berkali-kali 
melakukan peleburan. Dan untuk menjadi seturut ke hendak Elohim, anda dan saya 
pun memerlukan peleburan ; ada harga yang harus kita bayar.  Mazmur 12:6  
(12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh 
kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. 

Nikmati rasa sakit dengan ucap syukur, bukti dari  kasih  YHWH bagiku dan 
bagimu 
jangan lihat sakitnya, tapi lihat apa dibelakang rasa sakit yang anda dan saya 
alami 
Yeremia 29:11  Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada 
pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai 
sejahtera dan bukan 

catatan : agoi Amang, hacit nai  : ungkapan rasa sakit yang luar biasai  (bhs 
batak toba) 

Kirim email ke