From: [EMAIL PROTECTED] Pembenaran Diri nih ???
Yunus 4: 1 Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia. 2 Dan berdoalah ia kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Tuhan yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya. Dalam satu Ibadah kelompok kecil, Pelayan Firman berkotbah tentang "NERAKA" dan "SORGA". Neraka tempat yang sangat gelap dan terdapat kertak gigi, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam ; Neraka sangat panas ! ! Sementara di Sorga, tembok-temboknya terbuat dari permata yaspis, dan kotanya sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. Gerbangnya saja terdiri dari dua belas mutiara, dan jalan-jalan kota terdiri dari emas murni bagaikan kaca bening. Hamba Tuhan sangat berapi-api menyampaikan Firman Tuhan tentang Neraka dan Sorga, ditambah melihat para anggota PA pada mengangguk-angguk kepala, semangatnya semakin membara :-). Begitu ibadah bubar, salah seorang anggota PA yang kaya raya, memberi komentar,"saya mah . . ngak tertarik dengan apa yang di ceritakan Pak Pendeta, jalan-jalan di Sorga yang terbuat dari emas murni, gerbangnya terdiri dari dua belas mutiara; karena selama di dunia saja, emas dan mutiara yang saya punya sudah melimpah ruah". Begitu juga dengan jemaat yang satunya yang hobi selingkuh berkata,"kalau mengikuti apa yang ada di Alkitab, hidup ini rasanya ngak asyik, ngak boleh minum, ngak boleh cerai/selingkuh, ngak boleh begini . .begitu .. ! Lagian di neraka asyik juga koq, karena saya lebih suka panas dari pada dingin "asma" saya kumat ! ! ". Sahabat, Sikap pembelaan diri, atau pembenaran sering kali terjadi dalam hidup kita. Saat Yunus di perintahkan Tuhan ke Niniwe tapi kenyataanya Yunus justru menjauh dari Tuhan, dia melarikan diri ke Tarsis. Dengan kasih TUHAN, Yunus dibelokkan arahnya sesuai rencana Tuhan, hingga dia harus nginap tiga hari tiga malam di perut ikan :-). Niniwe ini merupakan sebuah kota yang mengagumkan besarnya dan waktu itu TUHAN memerintahkan Yunus untuk menyampaikan pesan TUHAN kepada seluruh penduduk yang ada di sana, bahwa dalam "empat puluh hari lagi, Niniwi akan di tunggangbalikkan". Mendengar kabar ini, orang-orang Niniwe percaya kepada Tuhan dan mereka bertobat, berpuasa dan mengenakan kain kabung tanda penundukan diri kepada Tuhan. Ups ! !, melihat pertobatan orang-orang Niniwe, Yunus kesal hatinya, lalu marah. Kata Yunus dalam doanya, "Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Tuhan yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya". Yunus mulai melakukan pembelaan diri, yang menjurus ke pembenaran diri, bahwa apa yang dulu dia lakukan melarikan diri dari Niniwi ke Tarsis adalah sikap yang benar, dengan kata lain TUHANlah yang kurang kerjaan. Sikap pembenaran merupakan wujud protes atau pembelaan diri, padahal sebenarnya kita sangat menyadari bahwa langkah yang sudah kita tempuh SALAH ! !, tapi tidak mau dipermasalahkan. a.. Jelas-jelas kita sudah korupsi (korupsi waktu, korupsi kesetiaan kepada pasangan, korupsi di pekerjaan), begitu mendengar Firman Tuhan yang keras, hati kita langsung panas. b.. Jelas-jelas kita malas kegereja (hanya Natal dan Paskah, atau ketika dapat berkat besar), begitu mendengar Firman Tuhan yang isinya menyinggung , hati langsung panas c.. Jelas-jelas kita sudah tidak jujur dikantor, tidak jujur dalam rumah tangga, tidak jujur dengan diri sendiri :-), begitu mendengar Firman Tuhan yang isinya menyinggung, langsung marah deh . .. .. d.. Pembenaran karena merasa "tidak lebih buruk" dari orang lain !. Mungkin anda katakan,"aku kan hanya telat masuk kantor 10 menit, lihat tuh si Amir . .. dia telat 60 menit ! ! Yang namanya telat, tetap telat kan ?? Sahabat, Mari ingat-ingat,pembenaran seperti apa yang telah anda dan saya lakukan sepanjang hari ini ?. Entah itu di rumah, dikantor dan dipikiran :-) Wahyu 21:15 Dan ia, yang berkata-kata dengan aku, mempunyai suatu tongkat pengukur dari emas untuk mengukur kota itu serta pintu-pintu gerbangnya dan temboknya. Wahyu 21:18 Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni. Wahyu 21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening. Matius 8:12 sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi." Markus 9: 43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggTuhan, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan; 44 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.) 45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggTuhan, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka; 46 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.) 48 di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam. ====================================================== From: [EMAIL PROTECTED] BURUNG GAGAK 1 Raja-raja 17:6 Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu. Suatu hari aku dibawakan "roti xxx", roti yang akhir-akhir ini laris manis di jual di airport, dan acapkali dijadikan oleh-oleh.Sebenarnya aku suka roti itu, tapi waktu aku mengingat temanku yang sanggup memakan sekaligus 3 buah roti xxx (ini doyan apa lapar ya . .h h.ehe.h), dan aku menyimpannya untuk temanku tersebut. Waktu aku mengatakan ada roti xxx di meja, dia hanya melirik saja, padahal biasanya sebelum hitungan ke tiga selesai, dia sudah melahapnya. Tapi beberapa waktu kemudian, kebingunganku terjawab, katanya,"rotinya aku beri buat istri temanku ya ? dia sama sekali belum pernah makan roti xxx" dan aku dengar istrinya penasaran untuk merasakan lezatnya roti xxx. Sahabat, Aku teringat kisah Nabi Elia,saat Tuhan berfirman dan menyuruh dia bersembunyi di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Disitu tidak ada yang bisa dimakan, tidak ada warung yang menjual makanan untuk dimakan, hanya ada air sungai Kerit yang bisa diminum.Tuhan adalah Tuhan yang bertanggung jawab ! dan saat DIA menyatakan tanggung jawabnya ada mujijat yang kita temukan.TUHAN mengirimkan "burung gagak" membawakan roti dan daging padanya. Mungkin saat ini anda sedang "menginginkan" sesuatu ; "berharap" ada mujijat dalam hidup anda. Ada yang menantikan pekerjaan, menantikan jodoh, menantikan keturunan, pengen punya rumah, dan banyak hal yang di impikan, tapi ternyata tak kunjung terwujud, bahkan hingga berada di " titik putus asa ", tetap belum ada tanda-tanda apa yang kita inginkan akan terwujud. Berapa lama kita membutuhkan waktu untuk menantikan Tuhan mengirimkan burung gagak ?. Jika di jamannya Nabi Elia, yang datang mengantar "berkat" benar-benar seekor burung gagak ! tapi di jaman sekarang,yang menjadi burung gagak bisa lewat seseorang yang ada disekitar kita, tapi tidak menutup kemungkinan di jaman hi-tech pun Tuhan mengirimkan burung gagak atau ular atau ayam atau cacing untuk menolong kita ;-),seperti kisah Tarzan, yang di tolong gorila atau mowgli yang ditolong oleh serigala. Pada saat kapan TUHAN mengirimkan "burung gagak" kepada anda dan saya ? Jika kita baca di 1 Raja-raja 14:5 dikatakan," Lalu ia pergi dan ia (Nabi Elia) melakukan seperti firman TUHAN" Lewat Firman TUHAN ini jelas dikatakan, burung gagak akan datang, jika kita menjadi pelaku Firman TUHAN yang benar. Jika saja pada saat itu Nabi Elia, menolak perintah Tuhan dan tidak mau di suruh bersembunyi ke tepi sungai Kerit saya yakin 100%, tidak akan ada mujizat lewat burung gagak, Nabi Eli akan mati kelaparan karena pada saat itu selama 3 tahun tidak turun hujan. Mungkin kisah "roti xxx" bukan hal spesial bagi anda, tapi bagi si Ibu yang berharap, suatu saat akan merasakan nikmatnya roti xxx, maka dengan mendapatkan apa yang dia inginkan, teman saya ini ibarat burung gagak yang di kirim TUHAN baginya. Teman, Jangan pernah berharap TUHAN mengirim "burung gagak", jika anda dan saya tidak menjadi pelaku firman TUHAN yang benar dan setia ! Renungan bacaan : 1 Raja-raja 17:1-24 ================================================== From: [EMAIL PROTECTED] Cas . . . cis . . . cus ! Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Beberapa hari yang lalu, sepulang dari kantor aku langsung ke dokter praktek, namun karena praktek dokter giginya baru buka jam 17:30, aku menghabiskan waktuku dengan membaca buku, dan sesekali berhenti untuk memperhatikan pasien yang lalu lalang didepanku. Di sebelahku duduk seorang Ibu, wajahnya sedikit memerah, tampak lemah tidak bersemangat. Milihat kondisinya, aku yakin si ibu ini sedang terkena demam tinggi. Ketika nama ibu ini dipanggil oleh perawat, dengan lemah si ibu melangkah memasuki ruangan Pak doker. Lima belas menit kemudian, si Ibu keluar dari ruangan dokter dan terjadi keajaiban , kondisi si ibu tersebut sepertinya membaik dan raut wajahnya terlihat lebih segar. Kenapa terjadi perubahan demikian cepat ? Padahal obatnya belum diminum lho.... :-). Dan begitu tiba dirumah, sipasien kembali merasakan sakitnya ! Begitu puas ber cas . .cis . .cus dengan dokter, sipasien langsung merasa lebih baik, bahkan ada yang langsung sembuh !.Pasien tidak membutuhkan obat, yang di perlukan adalah seseorang yang mau mendengarkan isi hatinya, seseorang yang bisa dia percaya dan seseorang yang bisa diajak berkomunikasi Sahabat, Tuhan Yesus berkata,"marilah padaKu, semua yang letik lesu dan berbeban berat . . .". Tuhan Yesus mengundang kita untuk ber cas . .cis . .cus padaNya, TUHAN rindu kita yang berbeban berat, datang kepadaNya. Jika anda bisa bicara terbuka kepada dokter, tanpa menutup-nutupin penyakit yang anda diderita (kalau ditutup-tutupin gimana dokternya bisa tau ya .. he.h.eh.ehe), tapi kenapa dengan Tuhan ada rasa ENGAN untuk curhat, begitu SULIT untuk berkonsultasi dan tidak punya waktu yang cukup untuk ber cas . .cis . ..cus pada Tuhan. Selanjutnya Yesus berkata , "..... Aku akan memberi kelegaan kepadamu". TUHAN berjanji, untuk mengangkat segala beban yang mengikat kita. Yang sakit disembuhkan (GRATIS), yang miskin di perkaya, yang lemah di kuatkan dan di beri jalan keluar !. Lebih lanjut lagi, Yesus berkata,"Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan". Perhatian yang TUHAN berikan, jauh lebih sempurna dibanding perhatian dari seorang dokter pada pasiennya, tapi justru kita sendiri yang enggan ber cas . .cis . . cus padaNya. Mungkin anda berkata, curhat sama Tuhan tidak plong, karena wujudnya Tuhan tidak tampak didepan mata !. Sementara kalau curhat sama manusia, kita bisa bertatapan muka, bisa mendengar komentarnya, kita bisa merasakan sentuhannya dan dalam waktu singkat kita bisa mencari solusinya. Benarkah demikian ? Sekali lagi, Yesus katakan, hai yang letih lesu dan berbeban berat datanglah padaKU. Yang menjadi perenungan, seberapa jauh anda dan saya meresponi undangan TUHAN ? * TUHAN tidak pernah berdusta Bilangan 23:19 Tuhan bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? * TUHAN merancangkan hal yang jauh lebih baik dari yang kita rancangkan Yesaya 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. * TUHAN tidak akan meninggalkan anda dan saya. Ibrani 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Tuhan telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." Apakah anda sedang berbeban berat ?

