From: FRS Sowong Kuberikan Hatiku
Bacaan: Matius 6: 9-13 6:9. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. 6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya 6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; 6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) ------------------------------------------------------------- KS-ILT Mat 6:9 Oleh karena itu, hendaklah kamu berdoa demikian: Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah Nama-Mu, 6:10 datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu seperti di surga juga di atas bumi. 6:11 Berikanlah kepada kami hari ini roti kami sehari-hari, 6:12 dan ampunkanlah kepada kami utang-utang kami, seperti kami juga mengampunkannya kepada para pengutang kami. 6:13 Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat; karena punya-Mulah kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selamanya. Amin. KJV Mat 6:9 After this manner therefore pray ye: Our Father which art in heaven, Hallowed be thy name. Mat 6:10 Thy kingdom come. Thy will be done in earth, as it is in heaven. Mat 6:11 Give us this day our daily bread. Mat 6:12 And forgive us our debts, as we forgive our debtors. Mat 6:13 And lead us not into temptation, but deliver us from evil: For thine is the kingdom, and the power, and the glory, for ever. Amen. "Kub’rikan hatiku dan jiwaku, semuanya bagi-Mu", demikian kata-kata dalam sebuah lagu rohani. Memang kita sering mengucapkan kata "hati", tetapi mungkin kita tidak memahami apa yang dimaksud dengan kata tersebut. Secara harfiah, dalam bahasa Indonesia "hati" menunjuk organ vital di dalam tubuh manusia yang terletak di bagian kanan atas rongga perut yang berfungsi sebagai penyerap sari-sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu. Namun dalam bahasa asing, yang dimaksud bukan hati yang itu, melainkan jantung (Inggris: heart; Yunani: καρδία, kardía; Ibrani: לֵב , lêb) yang memompa darah ke seluruh tubuh. Tetapi dalam pembicaraan Kristen, umumnya kalau seseorang menyebut kata "hati", tidak bermaksud hendak menunjuk organ tubuh, melainkan secara figuratif hendak menggambarkan keadaan manusia batiniah atau rohaniahnya, yaitu bagian hidup manusia yang tidak kelihatan. Seperti kita ketahui, setiap kita terdiri atas manusia lahiriah atau fisik yang kelihatan, dan manusia batiniah yang tidak kelihatan. Hati juga sering dipahami sebagai inti dari pribadi seseorang. Kalau berbicara mengenai hati seseorang, maka itulah diri orang itu, wataknya, sifat dan karakternya. Itulah sebabnya bila orang berkata seseorang hatinya jahat atau hatinya baik, maksudnya adalah orang tersebut sifatnya baik, atau sifatnya jahat. Dengan demikian hati adalah representasi dari diri dan kehidupan seseorang, perwakilan dari kehidupan seseorang. Dalam Alkitab, hati sering digunakan untuk mewakili jiwa manusia. Dalam bahasa Ibrani, kata "jiwa" adalah נֶפֶשׁ (néfésh), yang sejajar dengan ψυχή (psykhé) dalam bahasa Yunani. Dalam jiwa, bukan hanya ada perasaan dan pikiran, tetapi juga kehendak atau keinginan. Jadi hati bisa mewakili bagian diri seseorang yang memuat keinginan atau tempat dimana kehendak seseorang berada atau berasal. Maka kalau seseorang berkata "Kuberikan hatiku," memang itu berarti "Kuserahkan hidupku," tetapi jangan lupa, di dalam hidup, nyawa atau jiwa kita ada kehendak atau keinginan yang merupakan motor penggerak tindakan kita. Sebagai makhluk berkehendak bebas, inilah yang paling sulit kita serahkan kepada Tuhan. Pahamilah "Kuberikan hatiku" sebagai "Kuserahkan kehendakku," dan kita pun dapat menghayati kalimat dalam Doa Bapa Kami yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, "Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di Surga." Kita harus belajar menyerahkan hati kita, artinya menyerahkan kehendak kita kepada Bapa di Surga, dan mengenakan kehendak-Nya sebagai gantinya. Dengan mengatakan "Kuberikan hatiku", kita harus belajar mengatakan "Kuserahkan kehendakku". Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. ==================================================== From: FRS Sowong Mengumpulkan Harta Di Surga Bacaan: Galatia 4: 9-11 4:9 Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Elohim, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Elohim, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya? 4:10 Kamu dengan teliti memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun. 4:11 Aku kuatir kalau-kalau susah payahku untuk kamu telah sia-sia. ---------------------------------------------------------- KS-ILT Gal 4:9 tetapi sekarang, setelah mengenal Elohim, dan terlebih lagi dengan dikenal oleh Elohim, bagaimana mungkin kamu berbalik lagi pada kaidah yang lemah dan rendah, yang dengannya kamu menginginkan lagi untuk menghambakan diri kembali? 4:10 Kamu meneliti hari-hari dan bulan-bulan dan musim-musim dan tahun-tahun. 4:11 Aku khawatir mengenai kamu, jangan-jangan aku telah berjerih lelah dengan sia-sia bagi kamu. KJV Gal 4:9 But now, after that ye have known God, or rather are known of God, how turn ye again to the weak and beggarly elements, whereunto ye desire again to be in bondage? Gal 4:10 Ye observe days, and months, and times, and years. Gal 4:11 I am afraid of you, lest I have bestowed upon you labour in vain. Banyak orang berpikir bahwa mengumpulkan harta di surga berarti memberikan persembahan atau persepuluhan berupa uang di gereja, atau memberikan sedekah kepada orang miskin. Pandangan ini sebenarnya pengaruh dari konsep agama-agama di sekitar kita. Mengumpulkan harta di surga bukanlah melakukan hukum-hukum atau menyelenggarakan syariat-syariat agama; juga bukan menceburkan diri dalam kegiatan pelayanan rohani, bahkan menjadi pendeta. Kita mengumpulkan harta di surga, karena kita juga adalah ahli waris Kerajaan Surga (Rm. 8:17). Tetapi bagaimana caranya? Dengan memfokuskan diri kita kepada Kerajaan-Nya. Segala sesuatu yang kita lakukan adalah untuk kemuliaan-Nya, karena itu kita harus melakukan apa yang dikehendaki Bapa untuk dilakukan. Sia-sialah kita melakukan kegiatan rohani apabila tidak didasarkan atas kehendak Bapa.Tetapi tatkala kita mendasarkan segalanya atas kehendak Bapa, kita menjadi semakin kaya dengan harta di surga. -------------------------------------------------- KS-ILT Rom 8:17 Dan karena anak-anak, maka ahli waris juga, benar-benar ahli waris Elohim dan sesama pewaris dengan HaMashiakh -jika kita menderita bersama, maka kita juga dapat dimuliakan bersama. KJV Rom 8:17 And if children, then heirs; heirs of God, and joint-heirs with Christ; if so be that we suffer with him, that we may be also glorified together. Hukum dan ritual (upacara agama) diberikan kepada bangsa Israel di Perjanjian Lama, sebab mereka belum mampu mengerti kebenaran yang mendalam di dalam Kristus. Jadi, kalau sebagai orang Kristen kita mengikuti pola keberagamaan bangsa Israel, maka kita akan terjebak dalam pola permainan orang beragama yang tidak menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan dengan benar. Kebenaran ini tidak bisa dikenakan oleh semua orang beragama. Ini hanya bisa dikenakan oleh bagi umat pilihan yang diproyeksikan mampu berkarakter Kristus. Berarti setelah kita mengenal dan dikenal oleh Elohim, jangan lagi kita mau diperhambakan oleh roh-roh dunia yang lemah dan miskin (Gal. 4:9).Apabila kita menganggap mengumpulkan harta di surga adalah melakukan hukum dan syariat agama, sesungguhnya kita miskin,sebab yang kita lakukan adalah mengumpulkan harta di dunia. Bukan berarti salah kalau kita memberi persembahan ke gereja, atau membantu saudara-saudara kita yang berkekurangan; tetapi dasarnya bukan karena kita takut dosa bila melanggar hukum agama, melainkan karena kasih. ------------------------------------------------- KS-ILT Gal 4:9 tetapi sekarang, setelah mengenal Elohim, dan terlebih lagi dengan dikenal oleh Elohim, bagaimana mungkin kamu berbalik lagi pada kaidah yang lemah dan rendah, yang dengannya kamu menginginkan lagi untuk menghambakan diri kembali? KJV Gal 4:9 But now, after that ye have known God, or rather are known of God, how turn ye again to the weak and beggarly elements, whereunto ye desire again to be in bondage? Kasih adalah tindakan yang selaras dengan kehendak Bapa, karena Ia adalah kasih. Untuk mewujudkannya, kita harus mengerahkan seluruh diri kita untuk mengasihi Tuhan, dan Ia pun akan menolong kita bagaimana mengerti kehendak-Nya. Maka kalau kita masih menganggap kehendak Tuhan itu sesuatu yang abstrak atau tidak dapat dipahami, tanyakan kepada diri kita sendiri: sudahkah kita mempertaruhkan seluruh hidup kita untuk mengasihi-Nya? Mengumpulkan harta di surga mengharuskan kita rela mempertaruhkan seluruh hidup kita bagi Tuhan. Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. =============================================== From: FRS Sowong Apakah Tuhan Bisa Gagal? Bacaan: Kejadian 19: 23-29; 2 Petrus 3: 1-9 Kejadian 19: 23-29 19:23 Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar. 19:24. Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit; 19:25 dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. 19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. 19:27. Ketika Abraham pagi-pagi pergi ke tempat ia berdiri di hadapan TUHAN itu, 19:28 dan memandang ke arah Sodom dan Gomora serta ke seluruh tanah Lembah Yordan, maka dilihatnyalah asap dari bumi membubung ke atas sebagai asap dari dapur peleburan. 19:29 Demikianlah pada waktu Elohim memusnahkan kota-kota di Lembah Yordan dan menunggang balikkan kota-kota kediaman Lot, maka Elohim ingat kepada Abraham, lalu dikeluarkan-Nyalah Lot dari tengah-tengah tempat yang ditunggangbalikkan itu. ---------------------------------------------------- KS-ILT Kel 19:23 Matahari telah terbit di atas bumi, dan Lot tiba di Zoar. 19:24 Dan YAHWEH telah menghujankan ke atas Sodom dan Gomora, belerang dan api dari langit, dari YAHWEH. 19:25 Dan Dia menghancurleburkan kota-kota itu dan dataran-dataran sekitarnya, dan semua yang berdiam di kota-kota itu, dan hasil dari tanah itu. 19:26 Dan istrinya menoleh ke belakang, dan dia menjadi tiang garam. 19:27 Pagi-pagi sekali Abraham bangun dan pergi ke tempat ia pernah berdiri di hadapan YAHWEH. 19:28 Dan dia memandang ke arah Sodom dan Gomora, dan ke arah tanah datar di sekitarnya. Dan dia melihat, dan tampaklah asap dari negeri itu membubung ke atas seperti asap dari dapur peleburan. 19:29 Dan ketika Elohim membinasakan kota-kota di dataran itu, Elohim mengingat Abraham, dan Dia mengeluarkan Lot dari kebinasaan, saat penghancuran kota-kota itu, tempat Lot tinggal. KJV Gen 19:23 The sun was risen upon the earth when Lot entered into Zoar. Gen 19:24 Then the LORD rained upon Sodom and upon Gomorrah brimstone and fire from the LORD out of heaven; Gen 19:25 And he overthrew those cities, and all the plain, and all the inhabitants of the cities, and that which grew upon the ground. Gen 19:26 But his wife looked back from behind him, and she became a pillar of salt. Gen 19:27 And Abraham gat up early in the morning to the place where he stood before the LORD: Gen 19:28 And he looked toward Sodom and Gomorrah, and toward all the land of the plain, and beheld, and, lo, the smoke of the country went up as the smoke of a furnace. Gen 19:29 And it came to pass, when God destroyed the cities of the plain, that God remembered Abraham, and sent Lot out of the midst of the overthrow, when he overthrew the cities in the which Lot dwelt. 2 Petrus 3: 1-9 3:1. Saudara-saudara yang kekasih, ini sudah surat yang kedua, yang kutulis kepadamu. Di dalam kedua surat itu aku berusaha menghidupkan pengertian yang murni oleh peringatan-peringatan, 3:2 supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu. 3:3. Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. 3:4 Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." 3:5 Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Elohim langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air, 3:6 dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah. 3:7 Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik. 3:8. Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari. 3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. ---------------------------------------------------- KS-ILT 2Pet 3:1 Hai yang terkasih, sekarang aku menulis surat yang kedua ini kepadamu, yang di dalamnya aku menggelorakan akal budimu yang tulus di dalam ingatan 3:2 untuk mengingat firman yang telah dikatakan sebelumnya oleh para nabi kudus, juga perintah Tuhan dan Juruselamat mengenai kerasulan kami. 3:3 Dengan pertama-tama mengetahui hal ini, bahwa pada hari-hari yang terakhir akan muncul para pengejek yang berjalan sesuai dengan keinginannya sendiri. 3:4 Dan yang berkata, "Di manakah janji mengenai kedatangan-Nya, karena sejak leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap berlangsung demikian dari sejak awal penciptaan?" 3:5 Sebab hal ini tidak terselami oleh mereka yang mendambakan, bahwa langit ada dari sejak dahulu, dan bumi dari air dan melalui air pada saat berdiri bersamaan oleh firman Elohim. 3:6 Olehnya bumi pada waktu itu telah musnah ketika dibanjiri oleh air. 3:7 Namun sekarang, oleh firman yang sama langit dan bumi sedang disimpan untuk api, sambil dipelihara sampai pada hari penghakiman dan pemusnahan orang-orang fasik. 3:8 Akan tetapi biarlah satu hal ini jangan menutupi pandanganmu, hai yang terkasih, bahwa di hadapan Tuhan satu hari seperti seribu tahun dan seribu tahun seperti satu hari. 3:9 Tuhan tidak menunda akan janji-Nya sebagaimana beberapa orang menganggap sebagai kelambanan, sebaliknya, Dia bersabar terhadap kita karena tidak menghendaki seorang pun binasa, melainkan supaya semua orang memperoleh pertobatan. KJV 2Pe 3:1 This second epistle, beloved, I now write unto you; in both which I stir up your pure minds by way of remembrance: 2Pe 3:2 That ye may be mindful of the words which were spoken before by the holy prophets, and of the commandment of us the apostles of the Lord and Saviour: 2Pe 3:3 Knowing this first, that there shall come in the last days scoffers, walking after their own lusts, 2Pe 3:4 And saying, Where is the promise of his coming? for since the fathers fell asleep, all things continue as they were from the beginning of the creation. 2Pe 3:5 For this they willingly are ignorant of, that by the word of God the heavens were of old, and the earth standing out of the water and in the water: 2Pe 3:6 Whereby the world that then was, being overflowed with water, perished: 2Pe 3:7 But the heavens and the earth, which are now, by the same word are kept in store, reserved unto fire against the day of judgment and perdition of ungodly men. 2Pe 3:8 But, beloved, be not ignorant of this one thing, that one day is with the Lord as a thousand years, and a thousand years as one day. 2Pe 3:9 The Lord is not slack concerning his promise, as some men count slackness; but is longsuffering to us-ward, not willing that any should perish, but that all should come to repentance. Tentu kita masih ingat atas kisah keluarga Lot yang diselamatkan dari Sodom dan Gomora. Dalam kisah tersebut ada satu orang yang tidak terselamatkan, yaitu istri Lot. Ia gagal menerima rencana penyelamatan Elohim karena ia tidak dengar-dengaran terhadap perintah Tuhan untuk tidak menoleh ke belakang. Tragis, ia menjadi tiang garam. Janganlah kita berpikir bahwa Tuhan memang menentukan agar istri Lot tidak selamat. Tentu saja Tuhan tidak bermaksud untuk hanya menyelamatkan sebagian dari keluarga Lot. Ia menghendaki semua anggota keluarga Lot selamat, apalagi istrinya. Tuhan tidak menghendaki seorang pun binasa (2Ptr. 3:9). Di Perjanjian baru, kita juga melihat kegagalan Yudas Iskariot. Apakah Tuhan sudah menentukan Yudas sebagai pengkhianat dan binasa? Tentu tidak, namun Tuhan mengetahui setiap langkah dan keputusan yang akan diambil Yudas sebelum ia melakukannya. Lho, bukankah dalam Alkitab dituliskan bahwa Yudas ditentukan untuk binasa? (Yoh.17:12) Perlu diketahui bahwa dalam bahasa aslinya, digunakan kata ὁ υἱὸς τῆς ἀπωλείας (ho huiós tēs apōlias) yang artinya "anak kebinasaan", bukan "yang ditentukan untuk binasa". --------------------------------------------------- KS-ILT Yoh 17:12 Ketika Aku ada bersama mereka di dunia ini, Aku senantiasa memelihara mereka dalam Nama-Mu, yaitu mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, Aku telah menjaganya dan tidak seorang pun dari antara mereka yang binasa, kecuali anak kebinasaan itu, supaya kitab suci dapat digenapkan. KJV Joh 17:12 While I was with them in the world, I kept them in thy name: those that thou gavest me I have kept, and none of them is lost, but the son of perdition; that the scripture might be fulfilled. Jadi pengertiannya adalah, Yudas binasa bukan akibat kehendak dan kedaulatan Tuhan, tetapi akibat respons yang dikerjakannya sendiri. Buktinya, kita lihat teks Alkitab yang lain. Sebagai seorang bendahara, ia sudah sering berlaku tidak jujur (Yoh. 12:6). Tentu selama menyertai Tuhan Yesus sebagai murid, ia sudah diperingatkan Yesus berulang kali untuk bertobat. Tetapi pilihan ada di tangannya sendiri. Karena ia tidak insaf dan terus memilih untuk tidak taat, tidak heran Yesus berkata, "Seorang di antaramu adalah Iblis." (Yoh. 6:70). ------------------------------------------------------- KS-ILT Yoh 12:6 Namun dia mengatakan hal itu, bukan karena dia peduli terhadap orang-orang miskin, melainkan karena dia seorang pencuri, dan dia memegang kantong uang, dan apa yang dimasukkan, dia mengambilnya. Yoh 6:70 YESHUA menjawab kepada mereka, "Bukankah Aku telah memilih kamu, dua belas orang? Namun satu dari antara kamu adalah jahat!" KJV Joh 12:6 This he said, not that he cared for the poor; but because he was a thief, and had the bag, and bare what was put therein. Joh 6:70 Jesus answered them, Have not I chosen you twelve, and one of you is a devil? Maka Tuhan sempurna dalam rancangan-Nya. Ia tidak bisa gagal; yang gagal adalah manusianya sendiri. Istri Lot gagal menerima keselamatan dari Tuhan karena kegagalannya menaati kehendak Tuhan. Sesuai dengan Firman-Nya, Elohim yang Mahabaik tidak menghendaki seorang pun binasa. Ia menghendaki setiap orang berjalan di koridor-Nya, tetapi semua itu tergantung dari respons manusia dalam menerima rencana besar Bapa. Demikian pula dengan keselamatan. Keselamatan adalah anugerah, artinya kita tidak bisa memperoleh keselamatan dengan usaha kita sendiri. Keselamatan diberikan Tuhan dengan cuma-cuma, tanpa memandang kelayakan kita yang menerima anugerah tersebut. Kita hanya meresponinya; apakah kita mau menerimanya atau tidak, tergantung pilihan dan kehendak bebas kita. Tuhan ingin semuanya selamat; kalau ada yang tidak selamat, itu akibat kegagalan manusianya sendiri. Tuhan tidak menghendaki seorang pun binasa; kebinasaan manusia adalah akibat kegagalannya sendiri. Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.

