From: FRS Sowong Ketamakan Dunia
Bacaan: Amsal 11: 28; Markus 10: 17-27 Amsal 11: 28 11:28. Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda. ----------------------------------------------------- KS-ILT Ams 11:28 Siapa yang memercayakan diri pada kekayaannya, dia akan jatuh, tetapi orang benar akan bertunas seperti dedaunan. KJV Pro 11:28 He that trusteth in his riches shall fall: but the righteous shall flourish as a branch. Markus 10: 17-27 10:17. Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" 10:18 Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Elohim saja. 10:19 Engkau tentu mengetahui segala perintah Elohim: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!" 10:20 Lalu kata orang itu kepada-Nya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku." 10:21 Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juElohim apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." 10:22 Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. 10:23 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Elohim." 10:24 Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: "Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Elohim. 10:25 Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Elohim." 10:26 Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?" 10:27 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Elohim. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Elohim." ---------------------------------------------------- KS-ILT Mar 10:17 Dan ketika Dia keluar ke jalan, seseorang dengan berlari dan berlutut kepada-Nya, menanyai Dia, "Guru yang baik, aku harus melakukan apa agar mewarisi hidup yang kekal?" 10:18 Dan YESHUA berkata kepadanya, "Mengapa engkau mengatakan Aku baik? Tidak seorang pun yang baik, kecuali satu, Elohim. 10:19 Engkau mengetahui perintah-perintah ini: Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan bersaksi dusta, jangan menipu, hormatilah ayah dan ibumu." 10:20 Dan seraya menanggapi, dia berkata kepada-Nya, "Guru, aku telah menaati semua itu sejak masa mudaku." 10:21 Dan seraya memandang kepadanya, YESHUA mengasihinya dan berkata kepadanya, "Satu hal padamu yang masih kurang: Pergilah, juallah sebanyak apa yang engkau miliki, dan berikanlah kepada orang-orang miskin, dan engkau akan memiliki harta di surga; dan, marilah, ikutlah Aku sambil memikul salib!" 10:22 Namun, karena sedih atas perkataan itu, pergilah dia dengan murung, sebab ia memiliki banyak harta. 10:23 Dan seraya memandang ke sekeliling, YESHUA berkata kepada para murid-Nya, "Betapa sulitnya mereka yang memiliki kekayaan masuk ke dalam kerajaan Elohim!" 10:24 Dan para murid itu tercengang atas perkataan-Nya. Dan, sambil melanjutkan, YESHUA berkata lagi kepada mereka, "Hai anak-anak, betapa sulitnya mereka yang mengandalkan diri pada kekayaan masuk ke dalam kerajaan Elohim. 10:25 Lebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam kerajaan Elohim." 10:26 Dan mereka sangat keheranan, seraya berkata seorang terhadap yang lain, "Lalu, siapakah yang dapat diselamatkan?" 10:27 Dan sambil memandang kepada mereka, YESHUA berkata, "Di hadapan manusia, mustahil, tetapi di hadapan Elohim, tidak, karena segala sesuatu adalah mungkin di hadapan Elohim." KJV Mar 10:17 And when he was gone forth into the way, there came one running, and kneeled to him, and asked him, Good Master, what shall I do that I may inherit eternal life? Mar 10:18 And Jesus said unto him, Why callest thou me good? there is none good but one, that is, God. Mar 10:19 Thou knowest the commandments, Do not commit adultery, Do not kill, Do not steal, Do not bear false witness, Defraud not, Honour thy father and mother. Mar 10:20 And he answered and said unto him, Master, all these have I observed from my youth. Mar 10:21 Then Jesus beholding him loved him, and said unto him, One thing thou lackest: go thy way, sell whatsoever thou hast, and give to the poor, and thou shalt have treasure in heaven: and come, take up the cross, and follow me. Mar 10:22 And he was sad at that saying, and went away grieved: for he had great possessions. Mar 10:23 And Jesus looked round about, and saith unto his disciples, How hardly shall they that have riches enter into the kingdom of God! Mar 10:24 And the disciples were astonished at his words. But Jesus answereth again, and saith unto them, Children, how hard is it for them that trust in riches to enter into the kingdom of God! Mar 10:25 It is easier for a camel to go through the eye of a needle, than for a rich man to enter into the kingdom of God. Mar 10:26 And they were astonished out of measure, saying among themselves, Who then can be saved? Mar 10:27 And Jesus looking upon them saith, With men it is impossible, but not with God: for with God all things are possible. Ketamakan atau keserakahan mengenai hal-hal duniawi adalah bagian karakter yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia yang berdosa. Ini berbahaya sekali, sebab inilah yang membuat Yudas Iskariot—salah satu murid Tuhan Yesus— mengkhianati Yesus. Ketamakan inilah yang membuat ibadah seseorang kepada Tuhan tidak berarti (1Tim. 6:6). ------------------------------------------------ KS-ILT 1Tim 6:6 Akan tetapi, kesalehan dengan rasa cukup, itu adalah keuntungan yang besar. KJV 1Ti 6:6 But godliness with contentment is great gain. Untuk apakah Tuhan Yesus datang ke bumi ini? Untuk menyelamatkan umat manusia, agar mereka memperoleh harta surgawi, mewarisi langit dan bumi baru. Tetapi hari ini ketamakan dunia ternyata telah masuk ke dalam gereja, sebab melalui pengajaran-pengajaran yang salah, di gereja diberitakanlah harapan duniawi seperti agama-agama lain. Tuhan Yesus digambarkan sebagai Juruselamat ekonomi atau Mesias ekonomi, yang menyelamatkan orang dari kemiskinan, memberikan berkat yang berlimpah-limpah di bumi, memberikan hidup yang nyaman di bumi, sehingga orang betah tinggal di bumi, dan dampaknya jadi tidak ingin ke surga. Sebagai anak-anak Tuhan, kita harus dapat membuang atau mengkikis karakter dosa ini secara sungguh-sungguh. Kita harus merdeka dari materialisme ini, sebab orang percaya dipanggil untuk mewarisi langit baru dan bumi baru saja. Kita tidak dipanggil untuk memburu harta dunia. Rasul Paulus mengatakan, "Asal ada makanan dan pakaian cukuplah" (1Tim. 6:8). Oleh sebab itu, kalau seseorang mengatakan mau mengikut Yesus tetapi tidak mengingini harta sorgawi saja, sia-sialah ia menjadi Kristen. Kalau kita mengerti apa yang tersedia bagi kita yang setia, maka pandangan kita akan dunia ini pasti berubah. ------------------------------------------------- KS-ILT 1Tim 6:8 Dan manakala memiliki makanan dan pakaian kita akan dibuat cukup dengan hal-hal itu. KJV 1Ti 6:8 And having food and raiment let us be therewith content. Bila seseorang lebih mengutamakan materi daripada Tuhan, maka itu berarti ia telah jatuh ke dalam dosa mamonisme (μαμμωνᾶς, mamōnas berarti "kekayaan"). Ini sangat mungkin terjadi atas orang-orang yang tidak memiliki tujuan hidup yang benar. Bila Tuhan Yesus sudah menggariskan hal ini, maka mau tidak mau kita harus mematuhi-Nya. Kita tidak boleh bergantung pada kekuatan di luar Tuhan, tidak boleh memercayakan diri kepada harta kekayaan. Ini adalah perzinaan rohani yang mendatangkan dan membangkitkan murka Tuhan. Jadi janganlah kita tertipu seolah-olah kita tidak dapat hidup tanpa kekayaan. Ajaran "Uang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya butuh uang" terdengar sepertinya benar, tetapi prinsip itu membangun keinginan untuk mengejar uang. Inilah yang disebut percintaan dunia (Luk.21:34), dan membutakan mata rohani manusia sehingga tidak peduli mengenai keselamatan. ------------------------------------------------ KS-ILT Luk 21:34 Tetapi jagalah dirimu supaya hatimu tidak dibebani oleh kebingungan dan kemabukan serta kekhawatiran hidup, dan hari yang tak terduga itu akan datang kepadamu KJV Luk 21:34 And take heed to yourselves, lest at any time your hearts be overcharged with surfeiting, and drunkenness, and cares of this life, and so that day come upon you unawares. Berjaga-jagalah, sebab ketamakan dunia membutakan mata rohani manusia. Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. ============================================== From: FRS Sowong Di Bawah Otoritas Kedaulatan-Nya Bacaan: Yohanes 21:18-19 21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." 21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Elohim. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku." ------------------------------------------------------ KS-ILT Yoh 21:18 "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, ketika engkau masih muda, engkau mengikat pinggangmu sendiri, dan engkau berjalan ke tempat engkau menginginkannya. Namun manakala engkau bertambah tua, engkau akan merentangkan tanganmu, dan orang lain akan mengikat pinggangmu, dan akan membawa ke tempat yang tidak engkau inginkan." 21:19 Dan Dia mengatakan hal itu untuk menunjukkan dengan kematian seperti apa dia akan memuliakan Elohim. Dan setelah mengatakan hal itu, Dia berkata kepadanya, "Ikutlah Aku!" KJV Joh 21:18 Verily, verily, I say unto thee, When thou wast young, thou girdedst thyself, and walkedst whither thou wouldest: but when thou shalt be old, thou shalt stretch forth thy hands, and another shall gird thee, and carry thee whither thou wouldest not. Joh 21:19 This spake he, signifying by what death he should glorify God. And when he had spoken this, he saith unto him, Follow me. Kalau kita menjadi orang percaya, berarti kita menjadi milik Tuhan. Kalau kita menjadi milik Tuhan, kita harus mau menerima perlakuan apa pun juga dari-Nya. Bukankah kalau seseorang menjadi orang percaya oleh pengorbanan dan penebusan-Nya, itu berarti Tuhan memiliki penuh diri anak tebusan-Nya? Berarti kedewasaan seseorang ditandai dengan pengakuan hidup, "Janganlah kehendakku yang jadi, tetapi kehendak-Mu" (Mat.26:39). Inilah sebenarnya inti penyerahan diri yang benar. --------------------------------------------------- KS-ILT Mat 26:39 Dan setelah maju sedikit, Dia tersungkur dengan wajah-Nya seraya berdoa dan berkata, "Bapa-Ku, jikalau mungkin, biarlah cawan ini berlalu dari pada-Ku, tetapi bukan sebagaimana Aku menghendaki, tetapi sebagaimana Engkau!" KJV Mat 26:39 And he went a little further, and fell on his face, and prayed, saying, O my Father, if it be possible, let this cup pass from me: nevertheless not as I will, but as thou wilt. Maka setelah kita menjadi milik-Nya, timbul pergumulan baru dalam diri kita, bagaimana Elohim dapat berdaulat penuh atas hidup kita, mengontrol dan mengambil alih kemudi hidup kita ini. Dengan kata lain, bagaimana kita memberi diri dan merelakan diri untuk dikuasai Elohim sepenuhnya. Ini berarti sebagai milik Tuhan kita tidak akan pernah menanyakan hak-hak kita, apalagi mempersoalkan upah. Sebab dengan menjadi milik Tuhan, justru kitalah yang dipanggil untuk mengupayakan kepentingan-Nya. Berkaitan dengan ini, Tuhan Yesus mengatakan kepada Petrus, bahwa ketika ia sudah mengerti kedaulatan Elohim, ia tidak lagi seperti masih muda yang mengikat pinggangnya sendiri dan pergi ke mana saja ia suka. Tetapi setelah dewasa, tangannya diikat dan ia dibawa ke tempat yang tidak disukainya. Bahkan ia juga dinyatakan akan mati sebagai martir (ay. 19). Kita patut meneladani Petrus, karena sampai mati pun ia tetap setia mengikut Yesus. Ia patuh terhadap otoritas kedaulatan Tuhan. Demikian pula kita patut meneladani sikap Maria, Ibu Yesus. Saat Malaikat Gabriel mengabarkan kehamilannya, ia berkata, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." (Luk.1:38) Ia sadar dirinya hamba atau budak (δοῦλος, dúlos) yang tidak berhak apa-apa atas dirinya. -------------------------------------------------- KS-ILT Luk 1:38 Dan Maria berkata, "Lihatlah, aku ini hamba YAHWEH, kiranya terjadi padaku menurut firmanmu itu!" Dan, malaikat itu pergi dari padanya. KJV Luk 1:38 And Mary said, Behold the handmaid of the Lord; be it unto me according to thy word. And the angel departed from her. Maka satu hal yang harus kita pahami, bahwa percaya kepada Tuhan Yesus sama sekali tidak berarti kita dapat mempergunakan-Nya untuk manfaat atau keuntungan diri sendiri. Percaya kepada Yesus berarti mengupayakan kepentingan Tuhan semata-mata, bahkan ketika Tuhan memperlakukan kita sepahit-pahitnya atau berada dalam keadaan menderita sekalipun. Kita tidak boleh membantah-Nya, apalagi bersungut-sungut bila kita mengerti kebenaran tersebut. Di balik semua perlakuan-Nya itu ada rencana yang indah bagi Yang Mulia, Majikan kita. Hidup kita bagai tanah liat yang ada di dalam tangan Tuhan. Terserah bagaimana Ia mau menjadikan kita, yang penting kita menjadi sesuatu sesuai dengan yang dikehendaki-Nya dan direncanakan bagi kepentingan-Nya. Sebagai milik Tuhan, kita harus mengupayakan kepentingan Tuhan dan menerima apa saja perlakuan-Nya terhadap kita. Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. =========================================== From: FRS Sowong Roh Ahli Taurat Bacaan: Lukas 20: 45-47 20:45 Ketika semua orang banyak mendengarkan, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: 20:46 "Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, 20:47 yang menelan rumah janda-janda dan yang mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka itu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat." ----------------------------------------------------- KS-ILT Luk 20:45 Dan ketika seluruh bangsa itu mendengarkan, Dia berkata kepada para murid-Nya, 20:46 "Waspadalah terhadap para ahli kitab, yang suka berjalan dengan jubah kebesaran dan menyukai penghormatan di pasar-pasar, dan tempat-tempat duduk yang terhormat di sinagoga-sinagoga, serta tempat-tempat terhormat dalam perjamuan, 20:47 yang melahap rumah-rumah para janda, dan berdoa panjang-panjang dalam kepura-puraan. Mereka ini akan menerima hukuman yang semakin berat." KJV Luk 20:45 Then in the audience of all the people he said unto his disciples, Luk 20:46 Beware of the scribes, which desire to walk in long robes, and love greetings in the markets, and the highest seats in the synagogues, and the chief rooms at feasts; Luk 20:47 Which devour widows' houses, and for a shew make long prayers: the same shall receive greater damnation. Hari ini ahli Taurat seperti yang dijumpai pada zaman Yesus mungkin sudah tidak ada lagi, tetapi jabatan semacam itu dengan fungsi yang serupa masih ada pada zaman kita. Bila dicermati, ternyata fungsi mereka sejajar dengan fungsi pendeta, pengkhotbah atau guru Injil hari ini, sebab mereka mungkin telah mengikuti pendidikan tertentu, sehingga dianggap pantas mengajarkan isi Kitab Suci. Fungsi pengajaran itu baik, asalkan rohnya tidak sama dengan roh ahli Taurat di zaman Yesus. Sayangnya di antara para pengajar Firman Tuhan hari ini, ada juga yang memiliki roh yang sama seperti rohnya ahli-ahli Taurat di zaman Yesus. Tuhan Yesus mengungkapkan tanda-tandanya. Pertama, ahli Taurat suka berjalan memakai jubah panjang dan berdoa panjang-panjang. Jubah panjang dan doa yang panjang merupakan atribut seseorang yang beribadah kepada Tuhan. Tuhan Yesus mengecam orang-orang yang suka menunjukkan atribut lahiriahnya sebagai orang yang beribadah. Di balik ungkapan ini Tuhan menghendaki agar seorang hamba Tuhan bukan hanya menunjukkan atribut lahiriahnya saja yang kelihatannya rohani, tetapi dirinya harus benar-benar rohani. Seorang yang rohani pasti menyadari dirinya hanya sebagai musafir atau perantau di muka bumi ini, karenanya tidak terikat dengan harta dunia dan keinginan daging, hidup suci tanpa cela. Kalau seorang hamba Tuhan rohani maka jemaatnya pun menjadi rohani tanpa paksaan. Kedua, ahli Taurat adalah orang-orang yang haus pujian dan sanjungan. Mereka suka menerima penghormatan di pasar, suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat—supaya dilihat orang—dan di tempat terhormat dalam perjamuan. Hari ini orang yang punya roh ahli Taurat senang disanjung sebagai manusia rohani, ajarannya bagus, bimbingannya mantap, terhormat sebagai orang istimewanya Tuhan dan lain sebagainya. Semestinya penghormatan akan diberikan secara otomatis bagi orang yang memang terhormat (Rm.14:18) sebab penghormatan yang benar beralas dari pengakuan Tuhan bahwa ia adalah seseorang yang dipercayai-Nya (2 Kor.10:18). Ingatlah, Tuhan menetang orang yang congkak. ------------------------------------------------------ KS-ILT Rom 14:18 Sebab siapa yang mengabdi kepada HaMashiakh dalam hal-hal ini, berkenan kepada Elohim, dan diterima oleh manusia. 2Kor 10:18 Sebab, bukan orang yang memuji dirinya sendiri dia itu teruji, melainkan dia yang sedang YAHWEH puji. KJV Rom 14:18 For he that in these things serveth Christ is acceptable to God, and approved of men. 2Co 10:18 For not he that commendeth himself is approved, but whom the Lord commendeth. Ketiga, ahli Taurat rakus. Mereka menelan rumah janda-janda, berarti tidak peduli siapa jemaatnya, mereka memanipulasi jemaat untuk memperoleh harta kekayaan sebanyak-banyaknya. Padahal, ketamakan dibenci oleh Tuhan. Mari kita uji diri kita sendiri, apakah ada "roh ahli Taurat" dalam diri kita? Jika kita menyadari salah satu atau lebih ciri-ciri ini, bertobatlah sekarang juga, dan mohon pembaruan dari Tuhan. Waspadalah terhadap roh ahli Taurat bukan hanya pada diri orang lain, tetapi juga pada diri kita sendiri. Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.

