From: FRS Sowong 

Juruselamat Ekonomi

Bacaan: Galatia 3:13-14
3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi 
kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada 
kayu salib!"
3:14 Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai 
kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah 
dijanjikan itu.
------------------------------------------------------------------
KS-ILT
Gal 3:13 HaMashiakh sudah menebus kita dari kutuk torat dengan telah menjadi 
kutuk demi kita, sebab telah tertulis, "Terkutuklah setiap orang yang 
tergantung pada kayu salib."
3:14 Supaya di dalam HaMashiakh YESHUA berkat Abraham dapat sampai kepada 
bangsa-bangsa lain, sehingga kita dapat menerima janji mengenai Roh melalui 
iman.

KJV
Gal 3:13 Christ hath redeemed us from the curse of the law, being made a curse 
for us: for it is written, Cursed is every one that hangeth on a tree: 
Gal 3:14 That the blessing of Abraham might come on the Gentiles through Jesus 
Christ; that we might receive the promise of the Spirit through faith. 

Kalau harus jujur, kita memang mengakui, masalah ekonomi adalah masalah yang 
termasuk pokok dan penting dalam hidup. Selain masalah keluarga dan sakit 
penyakit, masalah ekonomilah ternyata yang banyak menyita perhatian hidup 
sehingga juga menentukan suasana jiwa manusia. Di satu pihak, ada orang yang ke 
gereja karena masalah ekonomi yang tidak terselesaikan; di lain pihak, ada 
orang yang tidak sanggup atau tidak mau ke gereja karena masalah ekonomi. Kita 
semua menghendaki memiliki kehidupan ekonomi yang baik, tetapi ternyata hampir 
semua orang memiliki masalah ekonomi dalam kehidupannya. Bagaimana kita dapat 
dimerdekakan darinya?

Kita tidak boleh terjebak oleh cara-cara tidak dewasa dalam menangani masalah 
ekonomi, yang marak diajarkan oleh banyak pembicara Kristen melalui mimbar 
gereja. Misalnya, hanya dengan didoakan oleh pendeta, katanya semua masalah 
ekonomi otomatis akan selesai dengan sendirinya. Juga kita lihat dan dengar ada 
hamba Tuhan yang mengklaim bahwa dirinya dapat membebaskan umat Tuhan dari 
kutuk-kutuk resesi ekonomi. Memang ada kutuk yang dapat membuat seseorang tidak 
menikmati berkat Tuhan, tetapi bagi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, 
semua kutuk telah dipakukan di atas kayu salib (ay. 13), maka kita meyakini 
bahwa kita 
telah dibebaskan dari segala kutuk.

Kita sedih melihat jemaat diiming-imingi berkat jasmani melalui kebaktian 
khusus untuk menerima pemulihan ekonomi. Kebaktian dengan model seperti itu 
biasanya diminati banyak orang, sebab memang pada umumnya manusia modern adalah 
manusia yang materialistis, sehingga segala cara yang menjanjikan pemulihan 
ekonomi tentu sangat digemari. Dalam kebaktian seperti itu, pemberitaan Firman 
dipaksakan sedemikian rupa untuk menekankan berkat jasmani, sehingga 
menampilkan Yesus sebagai juruselamat ekonomi. Ajaran seperti ini sangat 
berbahaya sebab ini 
menyimpangkan maksud utama kedatangan Tuhan di dunia ini.

Orientasi dan pemahaman yang tidak dewasa tersebut tidak akan membawa kita 
kepada kemenangan yang sesungguhnya. Doa tidak menggantikan tanggung jawab; 
bekerja rajin dan jujur merupakan tanggung jawab yang harus dipenuhi untuk 
dapat menikmati berkat pemeliharaan jasmani dari Tuhan. Tuhan Yesus 
mengorbankan diri-Nya agar kita memperoleh berkat Abraham—yaitu pembenaran, 
pendamaian dan diterimanya kita sebagai anak-anak Elohim. Juga oleh-Nya kita 
menerima Roh Kudus (ay. 14). Yesus ialah Juruselamat yang sejati, bukan sekadar 
juruselamat 
ekonomi.

Jangan terjebak dengan penyesatan yang menampilkan Yesus sebagai juruselamat 
ekonomi. 

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment dengan ijin penerbit. 
=============================================== 
From: FRS Sowong 

Elohim Memenuhi Segala Keperluan

Bacaan: Filipi 4: 19; Yohanes 10: 1-10

Filipi 4: 19
4:19 Elohimku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan 
kemuliaan-Nya 
dalam Kristus Yesus.
--------------------------------------------------
KS-ILT
Fil 4:19 Dan Elohimku, akan memenuhi segala kebutuhanmu menurut kekayaan-Nya, 
dengan kemuliaan di dalam HaMashiakh YESHUA.

KJV
Php 4:19 But my God shall supply all your need according to his riches in glory 
by Christ Jesus. 

Yohanes 10: 1-10
10:1. "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang 
domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah 
seorang pencuri dan seorang perampok;
10:2 tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
10:3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan 
ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke 
luar.
10:4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka 
dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
10:5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari 
padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."
10:6 Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka 
tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.
10:7 Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah 
pintu ke domba-domba itu.
10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan 
domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
10:9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan 
masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku 
datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
-------------------------------------------------------
KS-ILT
Yoh 10:1 "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa yang masuk ke dalam 
kandang domba tidak melalui pintu, melainkan dengan memanjat melalui jalan 
lain, dia itu adalah seorang pencuri dan perampok.
10:2 Namun siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah seorang gembala domba.
10:3 Bagi dia inilah penjaga pintu membukakan, dan domba-domba itu mendengarkan 
suaranya. Dan dia memanggil domba-domba miliknya berdasarkan nama, dan dia 
menuntun mereka ke luar.
10:4 Dan ketika dia mengeluarkan domba-domba miliknya, dia berjalan di depan 
mereka, dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
10:5 Dan mereka sekali-kali tidak pernah mengikuti orang asing, malah mereka 
akan lari dari padanya, karena mereka tidak mengenal suara orang-orang asing."
10:6 YESHUA mengatakan perumpamaan ini kepada mereka. Namun mereka itu tidak 
mengerti apa arti yang Dia katakan kepada mereka.
10:7 Oleh karena itu, YESHUA berkata lagi kepada mereka, "Sesungguh-sungguhnya 
Aku berkata kepadamu bahwa Akulah pintu bagi domba-domba itu.
10:8 Semua orang, siapa saja yang datang sebelum Aku, mereka adalah para 
pencuri dan perampok, sebaliknya, domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
10:9 Akulah pintu. Jika seseorang masuk melalui Aku, ia akan diselamatkan, dan 
dia akan masuk dan akan keluar dan akan menemukan padang rumput.
10:10 Pencuri tidak datang kecuali untuk mencuri, dan membunuh, dan 
membinasakan. Aku datang supaya mereka memperoleh hidup dan memperolehnya 
berkelimpahan.

KJV
Joh 10:1 Verily, verily, I say unto you, He that entereth not by the door into 
the sheepfold, but climbeth up some other way, the same is a thief and a 
robber. 
Joh 10:2 But he that entereth in by the door is the shepherd of the sheep. 
Joh 10:3 To him the porter openeth; and the sheep hear his voice: and he 
calleth his own sheep by name, and leadeth them out. 
Joh 10:4 And when he putteth forth his own sheep, he goeth before them, and the 
sheep follow him: for they know his voice. 
Joh 10:5 And a stranger will they not follow, but will flee from him: for they 
know not the voice of strangers. 
Joh 10:6 This parable spake Jesus unto them: but they understood not what 
things they were which he spake unto them. 
Joh 10:7 Then said Jesus unto them again, Verily, verily, I say unto you, I am 
the door of the sheep. 
Joh 10:8 All that ever came before me are thieves and robbers: but the sheep 
did not hear them. 
Joh 10:9 I am the door: by me if any man enter in, he shall be saved, and shall 
go in and out, and find pasture. 
Joh 10:10 The thief cometh not, but for to steal, and to kill, and to destroy: 
I am come that they might have life, and that they might have it more 
abundantly. 

Saat Tuhan Yesus berkata, "Aku datang untuk memberi hidup dalam segala 
kelimpahan" (Yoh 10:10), tentu konteksnya meliputi segala aspek hidup. Karena 
manusia adalah personalitas totalitas, kelimpahan yang dimaksud tidak hanya 
dalam berkat rohani, tetapi juga berkat jasmani.

Dalam Injil, Tuhan Yesus mengajarkan bahwa harta dunia harus diturunkan 
takhtanya. Sebagai anak-anak Tuhan, kita harus menujukan perhatian hanya kepada 
Kerajaan Elohim, dan mata kita harus senantiasa memandang hal-hal rohani. 
Tetapi semasa kita masih hidup di dunia, Elohim tidak akan mengabaikan masalah 
jasmani kita. Bapa kita yang di Surga tahu dan setuju bahwa kita juga 
membutuhkan hal-hal jasmani seperti sandang, pangan dan papan kita Tetapi Ia 
ingin agar kita 
tidak khawatir mengenai masalah-masalah itu, sebab apabila kita mendahulukan 
kerajaan Elohim, semuanya akan ditambahkan kepada kita (Mat.6:32–33).
-----------------------------------------------------
KS-ILT
Mat 6:32 karena bangsa-bangsa lain mengejar semua ini; sebab Bapa surgawimu 
mengetahui bahwa kamu membutuhkan semua ini.
6:33 Namun, carilah terlebih dahulu kerajaan Elohim dan kebenaran-Nya, dan 
semua ini akan ditambahkan kepadamu.

KJV
Mat 6:32 (For after all these things do the Gentiles seek:) for your heavenly 
Father knoweth that ye have need of all these things. 
Mat 6:33 But seek ye first the kingdom of God, and his righteousness; and all 
these things shall be added unto you. 

Kepada jemaat di Filipi, Rasul Paulus menulis, "Elohimku akan memenuhi segala 
keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus." Jemaat 
Filipi bukanlah jemaat yang berkecukupan secara ekonomi, tetapi mereka membantu 
mencukupi kebutuhan Paulus dan para rasul lain. Pemberian itu merupakan 
pengorbanan bagi mereka. Tentu mereka tidak mengharapkan pengembalian dari 
Tuhan yang berlimpah-limpah, karena yang mereka inginkan hanyalah 
berpartisipasi mendukung pelayanan para rasul; dan mereka memandangnya sebagai 
anugerah, atau suatu kehormatan.

Tetapi Paulus berkata bahwa Tuhan tidak akan melupakan mereka. Ia akan memenuhi 
keperluan jemaat di Filipi. Perhatikan bahwa di sini ditulis "segala 
keperluan", berarti mencakup kebutuhan jasmani pula. Tetapi ini juga berarti 
yang dipenuhi adalah yang diperlukan, bukan yang diinginkan.

Maka kita harus percaya bahwa sesungguhnya Tuhan tidak menginginkan kita hidup 
dalam kemiskinan dan kekurangan. Ia tidak pernah mengajarkan bahwa kita harus 
hidup dalam kemiskinan supaya kita lebih menyenangkan Tuhan, lebih suci, atau 
lebih rohani. Kalau terjadi kemiskinan berkepanjangan dalam hidup kita, 
biasanya itu merupakan cara-Nya mendisiplin kita agar cacat karakter kita 
ditanggulangi. 
Tetapi setelah kita bertobat, Ia juga ingin kita menikmati berkat-berkat-Nya, 
sebab berkat jasmani-Nya akan mengefektifkan kita dalam melayani-Nya. 
Kepercayaan ini akan mendatangkan damai sejahtera dan kemudian menjadi 
kesaksian bagi orang lain, bahwa Tuhan membela anak-anak-Nya dan Firman-Nya.

Tuhan ingin kita menikmati berkat rohani dan jasmani dari-Nya, agar kita 
efektif melayani-Nya. 

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
============================================= 
From: FRS Sowong 

Merimnao

Bacaan: Matius 6: 25-34
6:25. "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa 
yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan 
apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan 
dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai 
dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang 
di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan 
sehasta saja pada jalan hidupnya?
6:28 Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di 
ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,
6:29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak 
berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
6:30 Jadi jika demikian Elohim mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada 
dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, 
hai orang yang kurang percaya?
6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? 
Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Elohim. Akan tetapi 
Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Elohim dan kebenarannya, maka semuanya itu 
akan ditambahkan kepadamu.
6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok 
mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
---------------------------------------------------
KS-ILT
Mat 6:25 "Itulah sebabnya Aku berkata kepadamu: Janganlah khawatir dengan 
jiwamu, apa yang akan kamu makan dan apa yang akan kamu minum; atau dengan 
tubuhmu, apa yang akan kamu pakai. Bukankah jiwa itu lebih utama daripada 
makanan, dan tubuh daripada pakaian?
6:26 Amatilah burung-burung di langit yang tidak menabur, tidak pula menuai, 
bahkan tidak mengumpulkan ke dalam lumbung, Bapa surgawimu memelihara mereka 
juga. Bukankah kamu lebih bernilai dari mereka?
6:27 Dan siapakah dari antaramu yang dengan khawatir sanggup menambah satu 
hasta pada usianya?
6:28 Dan tentang pakaian, mengapa kamu khawatir? Perhatikanlah bunga bakung di 
padang, bagaimana mereka tumbuh, mereka tidak berjerih lelah bahkan tidak 
memintal;
6:29 tetapi Aku berkata kepadamu, bahwa Salomo pun dalam segala kemuliaannya 
tidak berbusana seperti salah satu dari mereka.
6:30 Namun, jika rumput di ladang yang ada hari ini dan esok dilemparkan ke 
dalam perapian, Elohim mendandaninya sedemikian rupa, bukankah kamu lebih lagi, 
hai yang kurang iman?
6:31 Sebab itu janganlah khawatir dengan berkata: Apakah yang akan kami makan, 
atau apakah yang akan kami minum, atau apakah yang akan kami pakai,
6:32 karena bangsa-bangsa lain mengejar semua ini; sebab Bapa surgawimu 
mengetahui bahwa kamu membutuhkan semua ini.
6:33 Namun, carilah terlebih dahulu kerajaan Elohim dan kebenaran-Nya, dan 
semua ini akan ditambahkan kepadamu.
6:34 Oleh karena itu, janganlah khawatir akan hari esok, sebab hari esok akan 
mengkhawatirkan urusannya sendiri. Dalam suatu hari, cukuplah keburukannya."

KJV
Mat 6:25 Therefore I say unto you, Take no thought for your life, what ye shall 
eat, or what ye shall drink; nor yet for your body, what ye shall put on. Is 
not the life more than meat, and the body than raiment? 
Mat 6:26 Behold the fowls of the air: for they sow not, neither do they reap, 
nor gather into barns; yet your heavenly Father feedeth them. Are ye not much 
better than they? 
Mat 6:27 Which of you by taking thought can add one cubit unto his stature? 
Mat 6:28 And why take ye thought for raiment? Consider the lilies of the field, 
how they grow; they toil not, neither do they spin: 
Mat 6:29 And yet I say unto you, That even Solomon in all his glory was not 
arrayed like one of these. 
Mat 6:30 Wherefore, if God so clothe the grass of the field, which to day is, 
and to morrow is cast into the oven, shall he not much more clothe you, O ye of 
little faith? 
Mat 6:31 Therefore take no thought, saying, What shall we eat? or, What shall 
we drink? or, Wherewithal shall we be clothed? 
Mat 6:32 (For after all these things do the Gentiles seek:) for your heavenly 
Father knoweth that ye have need of all these things. 
Mat 6:33 But seek ye first the kingdom of God, and his righteousness; and all 
these things shall be added unto you. 
Mat 6:34 Take therefore no thought for the morrow: for the morrow shall take 
thought for the things of itself. Sufficient unto the day is the evil thereof. 

Apakah kekhawatiran itu? Menurut kamus bahasa Indonesia, khawatir adalah 
"takut, gelisah, cemas, terhadap suatu hal yang belum diketahui dengan pasti". 
Dalam teks asli Mat. 6:25, khawatir diterjemahkan dari kata μεριμνάω (merimnaō) 
yang artinya "cemas, waswas terhadap sesuatu", "menaruh sesuatu dalam pikiran", 
tetapi ternyata juga berarti "berhati-hati" atau "peduli terhadap sesuatu".

Dalam hal ini dapat dipahami bahwa kekhawatiran tidak selalu bermakna negatif. 
Orang yang sama sekali tidak memiliki kekhawatiran cenderung menjadi ceroboh 
dan tidak bersikap berjaga-jaga. Maka kita perlu dapat membedakan antara 
kekhawatiran yang negatif dan kekhawatiran yang positif. Sebenarnya 
kekhawatiran yang positif seharusnya disebut "berjaga-jaga" dan tidak bisa 
disebut sebagai kekhawatiran; tetapi untuk mempertajam penjelasan, terpaksalah 
disebut khawatir juga.

Kekhawatiran yang negatif adalah kecemasan atau ketakutan yang membangun 
kegelisahan dalam jiwa dan kecurigaan kepada Tuhan, bahkan sampai tingkat 
pelecehan terhadap pribadi Elohim. Dengan kecemasan tersebut, orang bisa 
menuduh Elohim sebagai Bapa yang tidak bertanggung jawab. Kekhawatiran negatif 
ini ditandai dengan selalu menaruh masalah yang dicemaskan dalam pikirannya. 
Beban ini membangun pikiran negatif yang merusak tidak saja jiwa tetapi juga 
fisik.

Kekhawatiran yang positif adalah sikap berhati-hati terhadap sesuatu, khususnya 
terhadap hal-hal yang akan datang. Ini membangkitkan sikap bertanggung jawab 
dengan cara berjaga-jaga menghadapi apa yang akan terjadi. Dengan kekhawatiran 
seperti ini, kita tidak akan menjadi sembrono. Kekhawatiran yang positif 
ditandai dengan tidak selalu meletakkan masalah dalam pikirannya, sebagai 
gantinya lebih bersikap antisipatif. Masalah tidaklah menjadi beban baginya.

Sering orang tidak dapat membedakan antara sikap berjaga-jaga dan kekhawatiran. 
Sikap berjaga-jaga terlahir dari kecemasan yang membangun tanggung jawab dan 
ketergantungan kepada Tuhan. Tanggung jawab berarti keadaan wajib menanggung 
segala sesuatunya—kalau terjadi apa-apa yang tidak sesuai boleh dituntut, 
dipersalahkan atau diperkarakan. Ketergantungan kepada Tuhan berarti bahwa 
Tuhan adalah segalanya. Dalam hal ini, yang penting adalah sikap hati, dan 
sikap hati memuliakan Tuhan pasti terekspresi dalam tindakan konkret—dalam hal 
ini tindakan berantisipatif terhadap segala sesuatu yang bisa terjadi dilakukan 
karena ingin memuliakan Tuhan. Tindakan antisipatif bukan dibangun dari 
ketakutan, tetapi menghargai potensi yang Tuhan berikan untuk dikembangkan guna 
menghadapi segala kemungkinan ke depan dengan tujuan memuliakan Tuhan.

Salah satu ciri orang yang bertanggung jawab adalah kita selalu mengembangkan 
sikap berjaga-jaga. 

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.

Kirim email ke