From: FRS Sowong

Berjuang Untuk Menyambut Keselamatan

Bacaan: Ibrani 12: 3-4
12:3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu 
terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi 
lemah dan putus asa.
12:4. Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.
---------------------------------------------------
KS-ILT
Ibr 12:3 Karena itu pertimbangkanlah, Dia yang tabah menanggung bantahan 
seperti itu terhadap diri-Nya oleh para pendosa, adalah supaya kamu tidak 
menjadi letih karena tawar hati dalam jiwamu.
12:4 Ketika bergumul dengan dosa, kamu belum melawannya sampai tetesan darah.

Rom 7:14 Sebab kita telah mengetahui bahwa torat adalah rohaniah, sedangkan aku 
adalah jasmaniah, yang terjual di bawah dosa.

KJV
Heb 12:3 For consider him that endured such contradiction of sinners against 
himself, lest ye be wearied and faint in your minds. 
Heb 12:4 Ye have not yet resisted unto blood, striving against sin. 

Rom 7:14 For we know that the law is spiritual: but I am carnal, sold under 
sin. 

Akibat pemberontakan manusia pertama, semua manusia telah terjual di bawah 
kuasa dosa (Rm. 7:14). Tidak ada yang dapat membuat manusia bebas dari keadaan 
ini, kecuali Tuhan Yesus Kristus yang dikandung dari Roh Kudus. 
Karya penyelamatan Tuhan Yesus Kristus memberikan fasilitas kepada manusia 
untuk mengalami kemerdekaan, antara lain: kebebasan dari pemilikan kuasa 
kegelapan-Iblis tidak berkuasa lagi atas kita; Roh Kudus yang menjadi 
pendamping (??????????, parakletos) untuk membawa manusia kepada segala 
kebenaran-Nya -tanpa Roh Kudus, kita tidak bisa mengerti kehendak 
Bapa;kebenaran Injil yang berkuasa menyelamatkan-kebenaran yang memerdekakan; 
penggarapan Tuhan yang intensif melalui segala peristiwa yang terjadi dalam 
hidup kita untuk penyempurnaannya agar serupa dengan Kristus.

Semua ini memungkinkan manusia untuk hidup menurut roh atau berjalan dalam 
kehendak Tuhan atau menjadi manusia seperti yang dikehendaki oleh Tuhan. Ini 
anugerah yang diberikan-Nya secara cuma-cuma. Tentu hanya orang yang meresponi 
anugerah Tuhan tersebut yang akan memperoleh kemerdekaan.

Jadi kemerdekaan Kristiani untuk tidak hidup dalam dosa tidak otomatis dialami 
atau terjadi dalam kehidupan seseorang. Tuhan menyediakan sarana dan berbagai 
fasilitasnya, agar orang percaya mengalami kemerdekaan itu. Dengan meresponinya 
dan memperjuangkannya, maksud penyelamatan Elohim atas kita untuk hidup dalam 
kemerdekaan bisa tercapai.

Penulis kitab Ibrani mengingatkan kita agar selalu ingat akan Yesus, yang tekun 
menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang 
berdosa, supaya kita tidak menjadi lemah dan putus asa. 
Nasihat yang berbunyi "Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai 
mencucurkan darah" menunjukkan bahwa kalau Tuhan Yesus sudah menderita begitu 
berat untuk kita agar kita dibebaskan dari kuasa dosa, maka kita harus 
mengimbangi penderitaan Tuhan tersebut dengan perjuangan yang keras, agar kita 
sungguh-sungguh merdeka atas dosa, artinya agar dosa tidak lagi berkuasa atas 
kehidupan kita ini.

Tuhan Yesus telah menyelesaikan bagian-Nya, yaitu tugas penyelamatan yang 
diberikan Bapa kepada-Nya. Kita perlu menyelesaikan bagian kita juga, yaitu 
menyambut keselamatan yang disediakan-Nya tersebut dengan perjuangan pula. 
Prinsip sola gratia berarti kita menerima keselamatan yang hanya oleh 
anugerah-Nya, dengan perjuangan sebagai respons, sama sekali bukan jasa.

Kita harus mengimbangi penderitaan Tuhan Yesus dengan perjuangan yang keras 
agar 
dosa tidak lagi berkuasa atas kehidupan kita.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
========================================== 
From: FRS Sowong

Hidup Menurut Roh

Bacaan: Galatia 5: 1-6
5:1. Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. 
Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.
5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan 
dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa 
ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum 
Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
5:5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita 
harapkan.
5:6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau 
tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.
---------------------------------------------------
KS-ILT
Gal 5:1 Oleh karena itu, berdirilah teguh di dalam kemerdekaan yang dengannya 
HaMashiakh telah membebaskan kita, dan janganlah kamu dibebani lagi dengan kuk 
perhambaan.
5:2 Lihatlah, aku, Paulus berkata kepadamu, bahwa jika kamu disunat, HaMashiakh 
tidak akan memberimu keuntungan apa pun.
5:3 Dan aku bersaksi lagi kepada setiap orang yang disunat, bahwa dia adalah 
seorang yang berutang untuk melakukan seluruh torat.
5:4 Kamu telah tersingkir dari HaMashiakh, siapa pun kamu yang dibenarkan oleh 
torat, kamu telah menjauhkan diri dari anugerah.
5:5 Sebab oleh Roh, kita sungguh-sungguh menantikan pengharapan kebenaran atas 
dasar iman.
5:6 Sebab di dalam HaMashiakh YESHUA, baik bersunat ataupun tidak bersunat 
tidak berpengaruh apa-apa, sebaliknya iman tetap bekerja melalui kasih.

KJV
Gal 5:1 Stand fast therefore in the liberty wherewith Christ hath made us free, 
and be not entangled again with the yoke of bondage. 
Gal 5:2 Behold, I Paul say unto you, that if ye be circumcised, Christ shall 
profit you nothing. 
Gal 5:3 For I testify again to every man that is circumcised, that he is a 
debtor to do the whole law. 
Gal 5:4 Christ is become of no effect unto you, whosoever of you are justified 
by the law; ye are fallen from grace. 
Gal 5:5 For we through the Spirit wait for the hope of righteousness by faith. 
Gal 5:6 For in Jesus Christ neither circumcision availeth any thing, nor 
uncircumcision; but faith which worketh by love. 

Mungkin selama ini kita berpikir, sesudah percaya kepada Tuhan Yesus, otomatis 
kita sudah tidak bisa dikuasai lagi oleh Iblis dan dosa. Sesungguhnya tidak 
sesederhana itu, sebab kemerdekaan dalam Kristus adalah kemerdekaan yang 
bertanggung jawab.

Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa Kristus sudah memerdekakan kita, berarti 
kita harus sungguh-sungguh merdeka, dan untuk tetap hidup dalam kemerdekaan 
itu, kita harus hidup terlepas dari cengkeraman kuasa dosa sama sekali, tidak 
mau diperhamba lagi olehnya (ay. 1).

Pembebasan Tuhan Yesus atas kita dari cengkeraman Iblis dan dosa memanggil kita 
untuk hidup menurut roh. Bagi umat Perjanjian Baru, hidup menurut roh mutlak 
harus dilakukan, sebab orang yang hidup menurut daging tidak mungkin memperoleh 
perkenanan Elohim (Rm. 8:8).

Hidup menurut daging bukan berarti selalu melakukan dan menghasilkan hal-hal 
yang bertentangan dengan hukum moral yang berlaku di masyarakat. Orang yang 
hidup menurut daging tidak selalu hidup tidak beradab dan tidak mengenal norma 
manusia. Melalui pendidikan moral, agama dan berbagai filsafat yang baik bisa 
menghasilkan manusia yang baik pula.

Hukum Taurat itu baik, tetapi tetap saja bersifat daging. Manusia yang berusaha 
melakukan hukum Taurat akan menjadi manusia yang baik, tetapi masih hidup 
menurut daging, sebab jika kita mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat, kita 
hidup di luar anugerah Elohim (ay. 4).

Karena itu hidup menurut roh adalah hidup mengikuti Roh (Gal. 5:25), yaitu 
kehidupan di dalam anugerah Elohim, yang bisa mencapai kesucian yang diinginkan 
Bapa, yaitu berkarakter Kristus. Orang yang hidup menurut roh dapat memiliki 
kembali keberadaan seperti sebelum manusia jatuh dalam dosa, dan dapat 
didewasakan hingga sempurna.
-----------------------------------------------------
KS-ILT
Rom 8:8 Dan mereka yang hidup dalam daging tidak mungkin berkenan kepada Elohim.

Gal 5:25 Jika kita hidup oleh Roh, kita juga dapat berjalan di dalam Roh.

KJV
Rom 8:8 So then they that are in the flesh cannot please God. 

Gal 5:25 If we live in the Spirit, let us also walk in the Spirit. 

Jadi jangan sia-siakan anugerah Tuhan agar kita bisa hidup menurut roh. Ini 
tidak bisa dilakukan oleh umat Perjanjian Lama, sebaik apa pun mereka. Umat 
Perjanjian Lama tidak dipanggil untuk sempurna; panggilan untuk sempurna hanya 
bagi kita yang hidup pada zaman Perjanjian Baru. Itulah sebabnya mengikut Tuhan 
Yesus bukan sesuatu yang mudah. Justru setelah menjadi orang percaya, hidup 
kita menjadi terasa lebih berat, karena harus belajar hidup menurut roh. Tetapi 
sekalipun berat di dunia ini, kita memperoleh pembenaran yang kita harapkan 
(ay. 5).

Hidup menurut roh adalah hidup mengikuti Roh, sehingga kita bisa mencapai 
kesucian yang diinginkan Bapa.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
============================================== 
From: FRS Sowong

Jatuh Tertidur

Bacaan: Efesus 5: 14-17
5:14 Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah 
dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu."
5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah 
seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti 
kehendak Tuhan.
--------------------------------------------------
KS-ILT
Ef 4:14 sehingga kita tidak lagi menjadi kanak-kanak yang diombang-ambingkan 
dan digiring oleh pelbagai angin pengajaran dengan tipu daya manusia dalam 
kelicikan dengan muslihat penyesatan.
4:15 Dan, sambil mengatakan kebenaran di dalam kasih kita akan bertumbuh ke 
arah Dia, Kristus, yang menjadi kepala segala sesuatu;
4:16 oleh-Nyalah seluruh tubuh sedang disusun rapi dan diikat bersama melalui 
topangan setiap persendian, sesuai dengan daya kerja dalam ukuran masing-masing 
bagian; Dia sedang mengerjakan pertumbuhan tubuh bagi kebangunan diri-Nya 
sendiri di dalam kasih.
4:17 Inilah selanjutnya, aku mengatakan dan menegaskan di dalam Tuhan, kamu 
tidak lagi hidup, seperti juga bangsa-bangsa lainnya hidup di dalam kesia-siaan 
pikiran mereka,

Gal 6:8 Sebab ia yang menabur bagi dagingnya sendiri, dari dagingnya dia akan 
menuai kebinasaan, tetapi dia yang menabur bagi Roh, dari Roh dia akan menuai 
hidup yang kekal.

KJV
Eph 4:14 That we henceforth be no more children, tossed to and fro, and carried 
about with every wind of doctrine, by the sleight of men, and cunning 
craftiness, whereby they lie in wait to deceive; 
Eph 4:15 But speaking the truth in love, may grow up into him in all things, 
which is the head, even Christ: 
Eph 4:16 From whom the whole body fitly joined together and compacted by that 
which every joint supplieth, according to the effectual working in the measure 
of every part, maketh increase of the body unto the edifying of itself in love. 
Eph 4:17 This I say therefore, and testify in the Lord, that ye henceforth walk 
not as other Gentiles walk, in the vanity of their mind,

Gal 6:8 For he that soweth to his flesh shall of the flesh reap corruption; but 
he that soweth to the Spirit shall of the Spirit reap life everlasting. 

Manusia sering kali diperhadapkan kepada momentum-momentum atau saat-saat yang 
nantinya akan berdampak bagi dirinya dan orang lain di waktu-waktu yang akan 
datang. Dengan menyadari hukum tabur-tuai ini, kita akan bersikap berhati-hati, 
sebab kita hidup di alam semesta yang ada Penguasanya, yaitu Tuhan yang 
menciptakannya dan selalu aktif memerintah.

Kalau kita menghormati Tuhan yang memerintah alam semesta dan akan terus 
menjadi Tuhan di atas segala tuan, maka kita harus bersikap sopan terhadap-Nya, 
dan menjauhi cara hidup yang ceroboh. Cara hidup yang ceroboh maksudnya hidup 
tanpa menghiraukan kehendak Tuhan secara pasti. Kalau kita bersikap sopan 
kepada Tuhan, niscaya kita berusaha untuk mengerti dan melakukan kehendak-Nya 
dengan segala kemampuan yang ada (ay. 17).

Alkitab menyatakan bahwa hari-hari ini adalah jahat (ay. 16). Dunia yang jahat 
ini mengakibatkan manusia menabur apa yang jahat karena pengaruhnya, agar 
manusia menjauh dari berkat Tuhan Menyadari hal ini, kita harus bangun dari 
tidur (ay. 14).
Dalam ayat ini, dalam bahasa asli kata yang digunakan untuk "tidur" adalah 
??????? (kathévdo) yang salah satu artinya adalah "jatuh tertidur", maksudnya 
bukan bermaksud untuk tidur, tetapi jatuh tertidur. Itulah sebabnya kata inilah 
yang digunakan untuk "tertidur secara rohani".

Kathévdo secara simbolis juga digunakan untuk kematian. Pada ayat 14, kata ini 
digunakan berdampingan dengan mati (??????, nekrós). Mati di sini bukan berarti 
tidak bisa berbuat apa-apa sama sekali, tetapi masih bisa bangkit kalau mau. 
Tetapi kalau tidak mau bangkit, Tuhan pun tidak membangkitkannya.

Iblis memang berusaha membuat orang percaya jatuh tertidur, sehingga menabur 
dalam daging supaya menuai kebinasaan (Gal. 6:8). 
Jadi yang harus kita perhatikan dalam hukum tabur-tuai bukan investasi dengan 
menabur secara jasmani untuk menuai secara jasmani seperti memberi sumbangan ke 
Gereja dengan motif mendapatkan berkat Tuhan berlipat kali ganda. Yang 
terpenting di sini adalah bagaimana mempersiapkan diri untuk menuai kemuliaan 
bersama Kristus dalam 
Kerajaan-Nya kelak.

Jangan kita berdagang dengan Tuhan, dengan menganggap pemberian ke gereja atau 
orang miskin sebagai investasi untuk dikembalikan-Nya berlipat kali ganda. Itu 
tindakan yang tidak hormat kepada Tuhan. Kalau kita bangun dari tidur rohani 
kita, pasti kita menghormati Tuhan dan dengan rela mendukung pekerjaan Tuhan 
tanpa pamrih.

Jangan terus tertidur secara rohani, tetapi bangkitlah untuk berusaha mengerti 
kehendak Tuhan.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 

Kirim email ke