From: FRS Sowong

Sendiri

Bacaan: Lukas 14: 26-33
14:26 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, 
isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan 
nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat 
menjadi murid-Ku.
14:28 Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara 
tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk 
menyelesaikan pekerjaan itu?
14:29 Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat 
menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia, 
14:30 sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup 
menyelesaikannya.
14:31 Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak 
duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia 
sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?
14:32 Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk 
menanyakan syarat-syarat perdamaian.
14:33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan 
dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.
--------------------------------------------------------------
KS-ILT
Luk 14:26 "Jika seseorang datang kepada-Ku dan dia tidak membenci ayahnya, dan 
ibunya, dan istrinya, dan anak-anaknya, dan saudara-saudaranya laki-laki, dan 
saudara-saudaranya perempuan, dan bahkan juga jiwanya sendiri, dia tidak dapat 
menjadi murid-Ku.
14:27 Dan siapa saja yang tidak memikul salibnya dan mengikuti Aku, ia tidak 
dapat menjadi murid-Ku.
14:28 Sebab siapakah dari antara kamu yang ingin mendirikan sebuah menara, yang 
tidak terlebih dahulu duduk, menghitung biayanya, apakah dia mempunyai sesuatu 
untuk penyelesaiannya?
14:29 Supaya jangan setelah dia meletakkan fondasinya dan tidak sanggup 
menyelesaikannya, maka semua orang yang melihatnya mulai mencemooh kepadanya,
14:30 sambil berkata: Orang ini mulai mendirikan, tetapi dia tidak sanggup 
menyelesaikannya.
14:31 Atau, raja manakah yang hendak pergi menyerang raja lain dalam 
peperangan, tidak duduk terlebih dahulu, mempertimbangkan apakah dia sanggup 
dengan sepuluh ribu orang menghadapi yang datang kepadanya dengan dua puluh 
ribu orang?
14:32 Dan jika tidak, selama musuh itu masih jauh, dengan mengirim seorang 
utusan dia menanyakan syarat-syarat untuk perdamaian.
14:33 Demikian pula selanjutnya, setiap orang dari antara kamu yang tidak 
melepaskan diri dari segala yang menjadi miliknya, dia tidak dapat menjadi 
murid-Ku.

KJV
Luk 14:26 If any man come to me, and hate not his father, and mother, and wife, 
and children, and brethren, and sisters, yea, and his own life also, he cannot 
be my disciple. 
Luk 14:27 And whosoever doth not bear his cross, and come after me, cannot be 
my disciple. 
Luk 14:28 For which of you, intending to build a tower, sitteth not down first, 
and counteth the cost, whether he have sufficient to finish it? 
Luk 14:29 Lest haply, after he hath laid the foundation, and is not able to 
finish it, all that behold it begin to mock him, 
Luk 14:30 Saying, This man began to build, and was not able to finish. 
Luk 14:31 Or what king, going to make war against another king, sitteth not 
down first, and consulteth whether he be able with ten thousand to meet him 
that cometh against him with twenty thousand? 
Luk 14:32 Or else, while the other is yet a great way off, he sendeth an 
ambassage, and desireth conditions of peace. 
Luk 14:33 So likewise, whosoever he be of you that forsaketh not all that he 
hath, he cannot be my disciple. 

Tuhan Yesus berkata bahwa kita harus melepaskan diri kita dari segala milik 
kita apabila kita mau menjadi murid-Nya. 
Dalam teks aslinya, "melepaskan" ditulis ??????????? (apotásomai) yang juga 
berarti "merelakan pergi" atau "mengucapkan selamat tinggal". 
Merelakan kita ditinggalkan oleh semua yang ada pada kita pergi akan berdampak 
kita lebih mengasihi Tuhan dan membangun hubungan yang eksklusif.

Melepaskan segala milik kita berarti rela menggunakan semua yang kita miliki 
untuk melayani Tuhan; melakukan apa pun yang dikehendaki-Nya sekalipun kita 
harus kehilangan milik kita atau ditinggalkan keluarga kita. 
Dengan begini kita lebih mudah melepaskan diri dari ikatan dunia yang 
membutakan mata pengertian kita terhadap kemuliaan Kristus (2Kor. 4:4). Ingat, 
kita datang tidak membawa suatu apa pun, dan kita juga akan pergi tidak membawa 
suatu apa pun (1Tim 6:7).
---------------------------------------------------
KS-ILT
2 Kor 4:4 yang di antara mereka, ilah zaman ini telah membutakan akal mereka 
yang tidak percaya, sehingga terang injil kemuliaan HaMashiakh yang adalah 
gambar Elohim, tidak menyinari mereka.

1Tim 6:7 Sebab kita tidak membawa apa pun ke dalam dunia, jelas pula bahwa kita 
tidak berkuasa untuk membawa apa pun ke luar.

KJV
2Co 4:4 In whom the god of this world hath blinded the minds of them which 
believe not, lest the light of the glorious gospel of Christ, who is the image 
of God, should shine unto them. 

1Ti 6:7 For we brought nothing into this world, and it is certain we can carry 
nothing out. 

Dengan menghayati kebenaran ini, mulai sekarang kita harus belajar berurusan 
sendiri dengan Tuhan. Maksudnya, dalam hidup ini kita berurusan dengan Tuhan 
seolah-olah kita tidak memiliki siapa pun dan apa pun. Kita harus belajar 
merasakan kesendirian ini; seolah-olah kita tidak memiliki orang tua, tidak 
memiliki pasangan hidup, anak-anak, saudara dan sahabat.

Sama sekali kita tidak bermaksud membuang mereka dari hidup kita, tetapi kita 
harus siap untuk melepaskan atau dilepaskan oleh mereka. Suatu hari kita akan 
menghadap Tuhan sendirian juga, tanpa disertai atau dibantu siapa pun dan tanpa 
membawa apa pun. Dengan mengerti kebenaran ini justru kita akan lebih mengasihi 
keluarga dan sahabat kita, sebab kita menyadari bahwa kesempatan bertemu dan 
bercengkerama dengan mereka tidak lama. Apabila mereka belum diselamatkan, kita 
akan lebih berusaha bertanggung jawab berbuat sesuatu demi keselamatan abadi 
mereka, dalam singkatnya hidup kita di dunia ini.

Karena itu marilah kita belajar membangun sendiri hubungan pribadi dengan 
Tuhan, sebab kualitas hubungan kita dengan Tuhan hari ini menentukan hubungan 
kekal kita nanti dengan-Nya. Itu bisa kita lakukan sendiri, tidak butuh 
perantara seperti tokoh rohani, pemimpin gereja atau orang lain. Kita tidak 
perlu percaya dengan orang yang mengatakan bahwa kita hanya dapat berurusan 
dengan Tuhan melalui mereka. Itu pembodohan dan manipulasi yang merusak pola 
hubungan eksklusif manusia dengan Tuhan. Kita tidak perlu bergantung kepada 
manusia, sebab kita hanya bergantung kepada Tuhan Yesus Kristus.

Kita harus berurusan sendiri dengan Tuhan untuk membangun hubungan eksklusif 
yang berkualitas dengan-Nya.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
================================================= 
From: FRS Sowong

Tinggal Di Dalam Kita

Bacaan: Yohanes 16: 7-15
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, 
jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang 
kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan 
penghakiman;
16:9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku 
lagi;
16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu 
belum dapat menanggungnya.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke 
dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya 
sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya 
dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang 
diterimanya dari pada-Ku.
16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: 
Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."
------------------------------------------------
KS-ILT
Yoh 16:7 Namun Aku mengatakan kebenaran kepadamu, adalah berguna bagimu bahwa 
Aku pergi, karena jika Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepada 
kamu; tetapi jika Aku telah pergi, Aku akan mengutus Dia kepada kamu.
16:8 Dan apabila sudah datang, Dia akan menempelak dunia mengenai dosa, dan 
mengenai kebenaran, dan mengenai penghakiman.
16:9 Mengenai dosa, sesungguhnya, karena mereka tidak percaya kepada-Ku.
16:10 Dan mengenai kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa-Ku dan kamu tidak 
melihat Aku lagi.
16:11 Dan mengenai penghakiman, karena penghulu dunia ini telah dihakimi.
16:12 Aku masih mempunyai banyak hal untuk mengatakannya kepadamu, tetapi kamu 
tidak dapat menanggungnya sekarang.
16:13 Namun bilamana Roh Kebenaran itu telah datang, Dia akan memimpin kamu ke 
dalam seluruh kebenaran, karena Dia tidak akan berbicara dari diri-Nya sendiri, 
melainkan apa saja yang telah Dia dengarkan, Dia akan mengatakannya; Dia juga 
akan memberitakan kepadamu hal-hal yang sedang datang.
16:14 Dia akan memuliakan Aku, karena dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang 
menjadi milik-Ku dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.
16:15 Segala sesuatu, apa saja yang Bapa miliki, adalah milik-Ku, karena itu 
Aku berkata bahwa dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku, dan 
Dia akan menunjukkannya kepadamu."

KJV
Joh 16:7 Nevertheless I tell you the truth; It is expedient for you that I go 
away: for if I go not away, the Comforter will not come unto you; but if I 
depart, I will send him unto you. 
Joh 16:8 And when he is come, he will reprove the world of sin, and of 
righteousness, and of judgment: 
Joh 16:9 Of sin, because they believe not on me; 
Joh 16:10 Of righteousness, because I go to my Father, and ye see me no more; 
Joh 16:11 Of judgment, because the prince of this world is judged. 
Joh 16:12 I have yet many things to say unto you, but ye cannot bear them now. 
Joh 16:13 Howbeit when he, the Spirit of truth, is come, he will guide you into 
all truth: for he shall not speak of himself; but whatsoever he shall hear, 
that shall he speak: and he will shew you things to come. 
Joh 16:14 He shall glorify me: for he shall receive of mine, and shall shew it 
unto you. 
Joh 16:15 All things that the Father hath are mine: therefore said I, that he 
shall take of mine, and shall shew it unto you. 

Kalau Roh Kudus tinggal di dalam diri kita, terbukalah kesempatan untuk 
memiliki persekutuan yang tiada henti dengan Elohim. Luar biasa, sebab ini 
berarti kita bisa mengalami percakapan yang terus-menerus dengan Elohim. 
Di zaman Perjanjian Lama, hanya orang-orang tertentu yang dihinggapi Roh Kudus; 
itu pun hanya sementara. Namun pada zaman Perjanjian Baru, semua orang yang mau 
percaya kepada Tuhan Yesus dihinggapi Roh Elohim secara permanen. Inilah 
anugerah itu.

Siapakah manusia itu, sehingga diperkenankan memiliki hubungan yang sangat 
istimewa dengan Pencipta-Nya yang Mahaagung? 
Inilah salah satu dari hak istimewa (???????, eksusĂ­a) yang diberikan Tuhan 
kepada orang yang menerima-Nya (Yoh. 1:12). 
Persekutuan dengan Elohim ini disebut sebagai hidup di hadirat-Nya. Sayangnya 
tidak semua orang Kristen menyadari dan mau menghargai hadirat-Nya tersebut, 
sebab mereka sibuk dengan segala urusan fana yang tidak membawanya kepada 
persahabatan dengan Tuhan secara benar. Orang yang tidak hidup dalam 
hadirat-Nya-tidak menghormati Tuhan sepantasnya-tidak hidup dalam pemerintahan 
Kerajaan Surga. Di luar pemerintahan Kerajaan Surga, jangan harap ia 
diperkenankan datang kepada Bapa di Kerajaan-Nya nanti.

Roh Kudus juga adalah Roh Kebenaran (ay. 13) yang menjadi meterai (Ef. 1:13). 
Artinya, Roh Kudus berfungsi sebagai stempel yang mengesahkan kita menjadi 
milik Tuhan; tetapi bukan hanya itu, Ia juga mengerjakan suatu karya besar 
dalam diri orang percaya, agar menuntun kita ke dalam segala kebenaran. 
Menuntun kita ke dalam segala kebenaran artinya memerdekakan kita dari belenggu 
dosa, supaya kita memiliki keberadaan seperti Dia. Roh Kudus aktif menuntun 
orang percaya kepada kesempurnaan. Apabila kita menanggapi penggarapan-Nya, 
maka kita pun akan bertumbuh dengan baik; tetapi jika kita tidak menanggapi 
kehadiran Roh Kudus, kita tidak akan bertumbuh.
---------------------------------------------------
KS-ILT
Yoh 1:12 Namun, berapa banyak orang yang telah menerima Dia, kepada mereka Dia 
telah memberikan otoritas untuk menjadi anak-anak Elohim, yaitu kepada mereka 
yang percaya dalam Nama-Nya,

Ef 1:13 Di dalam Dia, kamu juga, setelah mendengar firman kebenaran yaitu injil 
keselamatanmu, di dalam Dia juga, kamu yang percaya telah dimeteraikan dengan 
Roh perjanjian yang kudus,

KJV
Joh 1:12 But as many as received him, to them gave he power to become the sons 
of God, even to them that believe on his name: 

Eph 1:13 In whom ye also trusted, after that ye heard the word of truth, the 
gospel of your salvation: in whom also after that ye believed, ye were sealed 
with that holy Spirit of promise, 

Kita sedih bahwa dalam hidup banyak orang Kristen, hubungan persekutuan dengan 
Tuhan ternyata nyambung putus. Kadang nyambung(terhubung) yaitu pada saat 
berdoa atau meditasi, tetapi di luar itu, putus. 
Seperti kata syair sebuah lagu, "Aku jauh, Engkau jauh, aku dekat, Engkau 
dekat". 
Kita harus sadar bahwa kondisi ini menyedihkan, sebab kalau keadaan kita masih 
seperti ini berarti kodrat dosa masih menguasai kita. Kita seharusnya 
dimerdekakan dari kodrat dosa, tetapi diikat oleh Elohim, melalui meterai Roh 
Kudus. Bukan seperti manusia berdosa yang mau merdeka tidak diikat Elohim, 
walau tanpa sadar diikat oleh kodrat dosa.

Roh Kudus yang tinggal dalam diri kita memampukan kita bersekutu dengan Elohim 
tanpa henti.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
============================================ 
From: FRS Sowong 

Mencapai Level Dikenan Bapa

Bacaan: Roma 8: 5-11
8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari 
daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.
8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan 
damai sejahtera.
8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Elohim, karena ia tidak 
takluk kepada hukum Elohim; hal ini memang tidak mungkin baginya.
8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Elohim.
8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh 
Elohim diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia 
bukan milik Kristus.
8:10. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena 
dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.
8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, 
diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara 
orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang 
diam di dalam kamu.
------------------------------------------------------------
KS-ILT
Rom 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging memikirkan hal-hal daging, 
tetapi mereka yang menurut Roh, hal-hal mengenai Roh.
8:6 Sebab pola pikir daging adalah kematian, tetapi pola pikir Roh adalah 
kehidupan dan damai sejahtera.
8:7 Sebab pola pikir daging adalah perseteruan terhadap Elohim, karena dia 
tidak ditundukkan oleh hukum Elohim, bahkan karena hal itu tidak mungkin.
8:8 Dan mereka yang hidup dalam daging tidak mungkin berkenan kepada Elohim.
8:9 Dan kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh 
Elohim tinggal di dalam kamu; tetapi jika seseorang tidak memiliki Roh 
HaMashiakh, ia bukanlah milik-Nya.
8:10 Dan jika HaMashiakh ada di dalam kamu, memang tubuh itu mati karena dosa, 
tetapi roh adalah hidup karena kebenaran.
8:11 Namun, jika Roh Dia yang telah membangkitkan YESHUA dari antara yang mati 
berdiam di dalam kamu, Dia yang telah membangkitkan HaMashiakh dari antara yang 
mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana melalui Roh-Nya yang berdiam di 
dalam kamu.

KJV
Rom 8:5 For they that are after the flesh do mind the things of the flesh; but 
they that are after the Spirit the things of the Spirit. 
Rom 8:6 For to be carnally minded is death; but to be spiritually minded is 
life and peace. 
Rom 8:7 Because the carnal mind is enmity against God: for it is not subject to 
the law of God, neither indeed can be. 
Rom 8:8 So then they that are in the flesh cannot please God. 
Rom 8:9 But ye are not in the flesh, but in the Spirit, if so be that the 
Spirit of God dwell in you. Now if any man have not the Spirit of Christ, he is 
none of his. 
Rom 8:10 And if Christ be in you, the body is dead because of sin; but the 
Spirit is life because of righteousness. 
Rom 8:11 But if the Spirit of him that raised up Jesus from the dead dwell in 
you, he that raised up Christ from the dead shall also quicken your mortal 
bodies by his Spirit that dwelleth in you. 

Orang yang berusaha hidup baik dengan melakukan hukum-hukum tertulis tidak akan 
sampai pada level dikenan Bapa, sebab hukum yang tertulis tidak akan dapat 
mewakili kehendak Tuhan yang sempurna. Di zaman Perjanjian Baru ini, setiap 
umat pilihan Elohim dirancang-Nya untuk hidup menurut roh. Hanya orang yang 
hidup menurut rohlah yang sanggup melakukan hukum-hukum Elohim yang bersifat 
batiniah-bukan yang tertulis (ay. 7).

Melakukan hukum-hukum tertulis masih di wilayah hidup menurut daging. Jadi 
jangan kita salah sangka bahwa orang yang hidup menurut daging selalu jahat 
atau tidak bermoral. Melalui pendidikan, lingkungan yang baik, filosofi, budaya 
dan berbagai ajaran etika, seseorang bisa menjadi baik; tetapi semua itu 
dikerjakan oleh daging, bukan oleh roh. Roh manusia yang sudah jatuh ke dalam 
dosa itu rusak dan tidak berdaya, sama saja dengan mati. Hanya keselamatan 
dalam Tuhan Yesus Kristus sajalah yang dapat menghidupkan roh yang sudah mati 
itu agar dapat 
menguasai jiwa, dan kemudian jiwa mengendalikan seluruh hidup (ay. 10).

Mari kita tilik diri kita sendiri, apakah kita masih berusaha dikenan Bapa 
dengan melakukan hukum-hukum tertulis, yaitu hidup menurut daging. Ciri-cirinya 
yang paling kentara adalah sebagai berikut. 
Pertama, tujuannya untuk kepentingan dirinya sendiri-supaya Tuhan senang dan 
memberikan apa yang diinginkannya. Itu sama dengan memanfaatkan Tuhan. 
Kedua, mengukur kesalehan hidup dari tindakan lahiriah. Mereka kerap menghakimi 
sesama dengan standar moral etika lahiriah, dan menganggap dirinya lebih baik 
daripada orang lain.

Sebetulnya untuk melakukan kehendak Tuhan kita harus memahami pikiran dan 
perasaan Tuhan, sehingga melakukan segala sesuatu tepat seperti yang 
diingini-Nya. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata, "Kamu harus sempurna seperti 
Bapa di Surga" (Mat. 5:48); artinya melakukan segala tindakan persis dan tepat 
seperti yang Bapa inginkan. Untuk ini kita harus membiarkan roh kita menguasai 
jiwa kita sehingga kita mengalami pembaruan pikiran.
---------------------------------------------------
KS-ILT
Mat 5:48 Oleh karena itu, hendaklah kamu menjadi sempurna, sebagaimana Bapamu 
yang di surga adalah sempurna."

KJV
Mat 5:48 Be ye therefore perfect, even as your Father which is in heaven is 
perfect. 

Dari kebiasaan melakukan apa yang diingini Tuhan, kita akan menemukan apa yang 
dikehendaki Tuhan untuk kita lakukan dalam hidup ini, sehingga kita mencapai 
level dikenan Bapa. Secara otomatis, kita akan aktif dalam kegiatan gereja, dan 
juga menjadi berkat baik bagi jemaat di dalam gereja maupun masyarakat luas di 
luar gereja. Untuk itu pengertian kita akan kebenaran harus terus bertumbuh, 
sehingga menjadi cerdas untuk memahami kehendak-Nya.

Level dikenan Bapa hanya bisa dicapai oleh orang-orang yang hidup menurut roh.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.

Kirim email ke