From: FRS Sowong [[email protected]]

Kesenangan Sesaat

Bacaan: Kolose 3: 5-6
3:5. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu 
percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama 
dengan penyembahan berhala,
3:6 semuanya itu mendatangkan murka Elohim (atas orang-orang durhaka).
------------------------------------------------
KS-ILT
Kol 3:5 Oleh karena itu, matikanlah bagian-bagianmu atas keduniawian, yaitu: 
percabulan, kenajisan, hawa nafsu, hasrat dan keserakahan yang sama dengan 
penyembahan berhala.
3:6 Berkenaan dengan hal-hal ini, murka Elohim sedang datang kepada anak-anak 
yang tidak taat.

KJV
Col 3:5 Mortify therefore your members which are upon the earth; fornication, 
uncleanness, inordinate affection, evil concupiscence, and covetousness, which 
is idolatry: 
Col 3:6 For which things' sake the wrath of God cometh on the children of 
disobedience: 

Dunia ini dipenuhi dengan berbagai kesenangan sesaat yang sangat memikat. Bisa 
berupa hiburan, hobi, hasrat untuk memiliki benda tertentu-mobil, rumah, dan 
seterusnya. Sesungguhnya ini dapat digunakan oleh Iblis sebagai perangkap bagi 
orang percaya.

Setiap kesenangan ada dampaknya bagi manusia. Kalau kesenangan-kesenangan itu 
benar-benar hanya sesaat dan tidak mengikat, dampaknya akan kecil. Namun kalau 
menjadi ikatan-selalu ingin diulangi terus-menerus sehingga menyita waktu, 
pikiran dan perasaan-maka kesenangan sesaat akan berubah menjadi kesenangan 
permanen. Suatu kesenangan yang menjadi permanen dan mengikat adalah berhala. 
Misalnya, tidak salah bagi kita untuk sekali-kali menonton film yang baik; 
tetapi apabila kita menjadi kecanduan kalau tidak nonton film merasa hatinya 
kosong, maka film telah menjadi kesenangan permanen. Ini akan memindahkan 
perhatian kita dari Tuhan dan Kerajaan-Nya kepada hal yang lain. Kita harus 
memandang hal ini sebagai sesuatu yang berbahaya.

Demikian pula, hasrat untuk memiliki telepon seluler (handphone) baru. Tidak 
bermasalah apabila kita memiliki ponsel baru dan menikmatinya sebagai 
kesenangan sesaat. Tetapi kalau segera sesudah itu, saat melihat iklan model 
baru lantas kita bosan dan ingin memiliki ponsel model yang lebih baru lagi, 
maka memiliki ponsel baru sudah menjadi suatu kebutuhan yang mengisi kekosongan 
jiwa. Hasrat gonta-ganti ponsel itu telah menjadi berhala.

Faktanya, banyak orang terjebak dalam belenggu ini, apalagi mereka yang 
berduit. 
Pada umumnya orang-orang tidak menganggap hal ini sebagai sesuatu yang 
berbahaya atau mengganggu keselamatan serta hubungannya dengan Tuhan; namun 
sejatinya ini merupakan cara Iblis untuk memperlemah gairah orang percaya untuk 
mencari Tuhan secara proporsional.

Orang percaya yang terbujuk untuk menikmati kesenangan sesaat tersebut biasanya 
awalnya tidak bermaksud hendak mengkhianati Tuhan. Tetapi seiring dengan 
perjalanan waktu, apabila ia mulai terikat, ia akan terbelenggu oleh 
kesenangan-kesenangan tersebut sampai tidak bisa lepas dari jeratnya. Oleh 
sebab itu, dengan hati yang tulus dan jujur mari kita memeriksa diri: adakah 
kesenangan-kesenangan dalam hidup kita yang mulai menjadi kesenangan permanen 
sehingga menggeser fokus kita dari hal-hal surgawi menjadi hal-hal duniawi? 
Jika ternyata memang ada gejala tersebut, segeralah melarikan diri darinya.

Jangan terjebak dengan kesenangan-kesenangan sesaat, sebab Iblis dapat 
menggunakannya untuk memperlemah gairah kita mencari Tuhan.

Diadaptasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
========================================== 
From: FRS Sowong [[email protected]]

Selalu Baru Setiap Hari

Bacaan: 2 Petrus 1: 3-11
1:3 Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu 
yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah 
memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.
1:4 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang 
berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian 
dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
1:5. Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk 
menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, 
1:6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, 
dan kepada ketekunan kesalehan,
1:7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan 
saudara-saudara kasih akan semua orang.
1:8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan 
dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, 
Tuhan kita.
1:9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, 
karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan. 
1:10 Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya 
panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu 
tidak akan pernah tersandung.
1:11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki 
Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
--------------------------------------------------
KS-ILT
2Pet 1:3 Sebagaimana seluruh kekuatan Elohim-Nya yang telah dilimpahkan kepada 
kita -yaitu hal-hal untuk kehidupan dan kesalehan- oleh pengenalan penuh akan 
Dia yang telah memanggil kita melalui kemuliaan dan kebajikan,
1:4 yang olehnya Dia telah melimpahkan janji-janji yang sangat besar dan 
berharga bagi kita, supaya melalui hal ini kamu dapat menjadi semitra dari 
kodrat ilahi karena telah luput dari kebinasaan yang ada dalam keinginan di 
dunia.
1:5 Namun dalam hal yang sama ini pun, dengan mengerahkan seluruh ketekunan, 
tambahkanlah kebajikan kepada imanmu, dan pengetahuan kepada kebajikan,
1:6 dan penguasaan diri kepada pengetahuan, dan ketabahan kepada penguasaan 
diri, dan kesalehan kepada ketabahan,
1:7 dan kasih persaudaraan kepada kesalehan, dan kasih kepada kasih 
persaudaraan.
1:8 Sebab, dengan ada dan berlimpahnya hal-hal ini, tidaklah membuat lamban 
ataupun mandul bagimu, berkenaan dengan pengenalan akan Tuhan kita YESHUA 
HaMashiakh,
1:9 karena bagi siapa yang tidak menghadirkan hal-hal ini, dia adalah seorang 
buta yang berpandangan sempit, karena melupakan penyucian dosa-dosanya masa 
lalu.
1:10 Oleh sebab itu, saudara-saudara, usahakanlah lebih lagi untuk membuat 
teguh panggilan dan pilihanmu, karena dengan melakukan hal-hal itu kamu tidak 
akan pernah tersandung.
1:11 Sebab, demikianlah kepadamu akan ditambahkan secara berlimpah, jalan masuk 
ke dalam kerajaan kekal Tuhan dan Juruselamat kita YESHUA HaMashiakh.

KJV
2Pe 1:3 According as his divine power hath given unto us all things that 
pertain unto life and godliness, through the knowledge of him that hath called 
us to glory and virtue: 
2Pe 1:4 Whereby are given unto us exceeding great and precious promises: that 
by these ye might be partakers of the divine nature, having escaped the 
corruption that is in the world through lust. 
2Pe 1:5 And beside this, giving all diligence, add to your faith virtue; and to 
virtue knowledge; 
2Pe 1:6 And to knowledge temperance; and to temperance patience; and to 
patience godliness; 
2Pe 1:7 And to godliness brotherly kindness; and to brotherly kindness charity. 
2Pe 1:8 For if these things be in you, and abound, they make you that ye shall 
neither be barren nor unfruitful in the knowledge of our Lord Jesus Christ. 
2Pe 1:9 But he that lacketh these things is blind, and cannot see afar off, and 
hath forgotten that he was purged from his old sins. 
2Pe 1:10 Wherefore the rather, brethren, give diligence to make your calling 
and election sure: for if ye do these things, ye shall never fall: 
2Pe 1:11 For so an entrance shall be ministered unto you abundantly into the 
everlasting kingdom of our Lord and Saviour Jesus Christ. 

Hidup ini harus diisi dengan hal-hal yang baru setiap hari. Hal-hal yang baru 
membuat hidup kita menjadi indah dan menarik. Tuhan selalu menyediakan 
berkat-berkat yang baru setiap hari untuk kita, seperti manna yang disediakan 
Tuhan bagi bangsa Israel. Manna harus diambil setiap hari; tidak boleh diambil 
lebih dari kebutuhan satu hari, kecuali pada hari Sabat (Kel. 16:26).

Demikian pula Tuhan Yesus mengajarkan dalam Doa Bapa Kami, agar kita cukup 
dengan makanan setiap harinya (Mat. 6:11). Ini bukan berarti kita tidak boleh 
memiliki persediaan makanan untuk satu bulan; tetapi Tuhan menghendaki agar 
kita tidak serakah, selalu memiliki hubungan yang berkesinambungan dengan-Nya. 
Selanjutnya Ia akan menyediakan berkat-Nya yang baru setiap hari. 
Berkat-berkatNya adalah pengenalan akan Dia, memahami kehendak-Nya dan mengerti 
rencana-Nya. Itu lebih indah dan lebih penting daripada berkat-berkat jasmani.
----------------------------------------------------
KS-ILT
Kel 16:26 Enam hari lamanya haruslah kamu mengumpulkan itu, tetapi pada hari 
yang ketujuh, yaitu Sabat, tidak akan ada apa pun di dalamnya.

Mat 6:11 Berikanlah kepada kami hari ini roti kami sehari-hari,

KJV
Exo 16:26 Six days ye shall gather it; but on the seventh day, which is the 
sabbath, in it there shall be none. 

Mat 6:11 Give us this day our daily bread. 

Dengan memahami keindahan berkat yang baru dari Tuhan setiap hari ini, hati 
kita akan semakin melekat kepada Tuhan dan jiwa kita harus merasa terganggu 
kalau tidak mendapat sesuatu yang baru dari-Nya. Namun sesuatu yang baru itu 
hanya dapat kita peroleh apabila kita menetapkan hati kita untuk mengutamakan 
Tuhan. 
Maksudnya menganggap kebutuhan untuk mengenal Tuhan, kehendak-Nya dan 
rencana-Nya sebagai sesuatu yang penting dan mendesak.

Dengan sungguh-sungguh mengutamakan Tuhan, kita akan menyediakan waktu yang 
memadai ditengah-tengah kesibukan mencari nafkah, mengurus rumah tangga, 
berkarier, studi dan lain sebagainya. Akhirnya kita bisa menghayati apa artinya 
melakukan segala sesuatu untuk kemuliaan Tuhan. Bila sampai di level ini, 
sulitlah bagi kita untuk kembali terbelenggu dengan kesenangan dunia. Sudah tak 
mungkin lagi kita menoleh ke belakang seperti istri Lot (Luk. 17:32).

Apakah kita sudah mulai mencari Tuhan? Jika ya, jangan berhenti. Berjalanlah 
terus mencari Tuhan sampai di "titik tidak balik" (point of no return), di mana 
pengharapan keselamatan menjadi milik yang pasti (Ibr. 6:11). 
Petrus menyebutkannya sebagai hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu 
Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus (2Ptr. 1:11). Memang ini 
menuntut keseriusan, sebab tidak dapat diperoleh dengan mudah dan murah. Tidak 
bisa instan, tetapi harus diperjuangkan dengan melibatkan dan mengerahkan 
seluruh waktu, tenaga dan segala sesuatu yang ada pada kita. Namun jika kita 
mau melakukannya, maka kita akan melihat bahwa sungguh Ia memberikan berkat 
rohani-Nya yang baru setiap hari.
--------------------------------------------
KS-ILT
Luk 17:32 Ingatlah istri Lot!

Ibr 6:11 Namun kami menginginkan, setiap kamu memperlihatkan ketekunan yang 
sama terhadap kepastian pengharapan sampai pada akhirnya,

2Pet 1:11 Sebab, demikianlah kepadamu akan ditambahkan secara berlimpah, jalan 
masuk ke dalam kerajaan kekal Tuhan dan Juruselamat kita YESHUA HaMashiakh.

KJV
Luk 17:32 Remember Lot's wife. 

Heb 6:11 And we desire that every one of you do shew the same diligence to the 
full assurance of hope unto the end: 

2Pe 1:11 For so an entrance shall be ministered unto you abundantly into the 
everlasting kingdom of our Lord and Saviour Jesus Christ. 

Berkat rohani-Nya yang baru setiap hari hanya dapat kita peroleh apabila kita 
menetapkan hati kita untuk mengutamakan Tuhan.

Diadaptasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
============================================ 
From: FRS Sowong [[email protected]]

Disamakan Dalam Segala Hal

Bacaan: Ibrani 2: 14-18
2:14. Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga 
menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya 
oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
2:15 dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur 
hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.
2:16 Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi 
keturunan Abraham yang Ia kasihani.
2:17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan 
saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan 
dan yang setia kepada Elohim untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia 
dapat menolong mereka yang dicobai.
-------------------------------------------------
KS-ILT
Ibr 2:14 Selanjutnya, karena anak-anak kecil itu telah memiliki persekutuan 
daging dan darah, maka Dia sendiri dengan cara yang sama telah ambil bagian 
dalam hal yang sama, sehingga melalui kematian, Dia dapat memusnahkan dia yang 
memiliki kuasa atas maut, yaitu si iblis;
2:15 bahkan Dia dapat membebaskan mereka, siapa saja yang menjadi korban 
perbudakan dalam ketakutan akan kematian di sepanjang hidupnya.
2:16 Sebab sesungguhnya, Dia menaruh perhatian bukan terhadap para malaikat, 
sebaliknya, Dia menaruh perhatian terhadap keturunan Abraham.
2:17 Itulah sebabnya, dalam segala hal Dia harus dijadikan sama dengan 
saudara-saudara, supaya Dia dapat menjadi seorang Imam Besar yang penuh 
kemurahan dan yang setia terhadap Elohim, sehingga dosa-dosa umat dapat 
diperdamaikan.
2:18 Sebab oleh-Nya, Dia sendiri telah menderita ketika dicobai, dengan 
demikian Dia mampu menolong mereka yang sedang dicobai.

KJV
Heb 2:14 Forasmuch then as the children are partakers of flesh and blood, he 
also himself likewise took part of the same; that through death he might 
destroy him that had the power of death, that is, the devil; 
Heb 2:15 And deliver them who through fear of death were all their lifetime 
subject to bondage. 
Heb 2:16 For verily he took not on him the nature of angels; but he took on him 
the seed of Abraham. 
Heb 2:17 Wherefore in all things it behoved him to be made like unto his 
brethren, that he might be a merciful and faithful high priest in things 
pertaining to God, to make reconciliation for the sins of the people. 
Heb 2:18 For in that he himself hath suffered being tempted, he is able to 
succour them that are tempted. 

Berkenaan dengan Kristologi (studi mengenai pribadi Kristus), Alkitab 
menginformasikan sebagai berikut: "Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia 
harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya." (ay. 17).

Ada beberapa kata penting di sini. "Itulah sebabnya. harus" juga bisa berarti 
"maka seharusnya" (bahasa Yunani: ???? ???????, hóthen ófilen). 
Kata ófilen dari akar kata ??????? (ofiléo) yang berarti "berkewajiban". Kalau 
Ia tidak disamakan dengan manusia, Ia tidak bisa menjadi Imam Besar. Sebagai 
Imam Besar, Yesus harus merasakan apa yang dirasakan manusia agar Ia bisa 
menolong kita dalam segala pergumulan hidup. Kalau imam besar dalam Perjanjian 
Lama mengorbankan domba sebagai alat penghabus dosa, Tuhan Yesus mengorbankan 
dirinya sendiri.

Kata "disamakan" dalam teks bahasa Yunaninya adalah ?????????? (homiothénai) 
yang artinya "menyerupai". 
Maksudnya, keadaan Tuhan Yesus tidak berbeda dengan keadaan kita. Adapun kata 
"dalam segala hal" aslinya ditulis ????? (pánda) yang berarti "semua" atau 
"menyeluruh". Ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus sama seperti kita dalam segala 
hal (ay. 14).

Dari keadaan fisik, Tuhan Yesus juga sama persis dengan manusia biasa. 
Tubuh-Nya bermetabolisme seperti kita. Ia tidak bertulang besi, tidak berotot 
kawat, tidak berkulit baja. Dimulai dari kelahiran-Nya melalui dara Maria, 
proses kehamilan Maria dan kelahiran-Nya pun juga alami-yang berbeda adalah, 
pembuahannya oleh Roh Kudus, bukan karena hubungan biologis. Ia pun harus 
mengalami proses pertumbuhan seperti anak-anak manusia lainnya (Luk. 2:52). Ia 
juga belajar, bertanya jawab dengan para pengajar Yahudi (Luk. 2:46).

Secara manusia, Yesus juga merasa lapar dan letih (Luk. 4:2; Mrk. 6:31; Yoh. 
4:6). Secara psikologis pun tampak jelas kemanusiaan-Nya: Ia ketakutan dan 
merasakan kengerian sebelum menghadapi salib (Luk. 22:44), sampai-sampai Tuhan 
Yesus meminta kepada Bapa, kalau boleh cawan berlalu dari hidupnya.
--------------------------------------------
KS-ILT
Luk 2:46 Dan terjadilah, sesudah tiga hari mereka menemukan Dia di dalam bait 
suci, sedang duduk di tengah-tengah para guru dan mendengarkan mereka serta 
menanyai mereka.

Luk 2:52 Dan YESHUA bertumbuh dalam hikmat dan kedewasaan dan dalam anugerah di 
hadapan Elohim dan manusia.

Luk 4:2 untuk dicobai oleh si iblis empat puluh hari. Dia tidak makan apa pun 
selama hari-hari itu dan setelah hari-hari itu digenapi, akhirnya Dia lapar.

Mar 6:31 Dan Dia berkata kepada mereka, "Marilah ke tempat yang sunyi, kamu 
sendiri secara tersendiri, dan beristirahatlah sejenak." Sebab mereka yang 
datang dan pergi itu banyak, dan mereka tidak mempunyai kesempatan bahkan untuk 
makan.

Yoh 4:6 dan di sana ada sumur Yakub. Kemudian YESHUA, tatkala merasa letih 
karena perjalanan itu, Dia duduk sedemikian rupa di tepi sumur itu. Waktu itu 
kira-kira jam keenam.

Luk 22:44 Dan ketika berada dalam penderitaan yang mendalam, Dia semakin 
bersungguh-sungguh berdoa. Dan peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang 
jatuh ke tanah.

KJV
Luk 2:46 And it came to pass, that after three days they found him in the 
temple, sitting in the midst of the doctors, both hearing them, and asking them 
questions. 

Luk 2:52 And Jesus increased in wisdom and stature, and in favour with God and 
man. 

Luk 4:2 Being forty days tempted of the devil. And in those days he did eat 
nothing: and when they were ended, he afterward hungered. 

Mar 6:31 And he said unto them, Come ye yourselves apart into a desert place, 
and rest a while: for there were many coming and going, and they had no leisure 
so much as to eat. 

Joh 4:6 Now Jacob's well was there. Jesus therefore, being wearied with his 
journey, sat thus on the well: and it was about the sixth hour. 

Luk 22:44 And being in an agony he prayed more earnestly: and his sweat was as 
it were great drops of blood falling down to the ground. 

Tetapi Ia mengakhiri tugas-Nya dengan elok dalam bentuk penyerahan-Nya kepada 
kehendak Bapa. Ia takluk dan tunduk kepada kehendak Bapa. Jadi ketika disalib, 
Ia juga pasti merasakan kesakitan dalam penderitaan yang hebat; Elohim tidak 
membuat-Nya menjadi tahan sakit. Dengan keberadaan-Nya seperti ini, barulah Ia 
dapat menjadi Juruselamat dan penolong yang sejati (ay. 18). Maukah kita 
benar-benar percaya, taat dan hormat kepada-Nya?

Yesus bisa menolong kita yang dicobai sebab Ia sendiri telah menderita karena 
pencobaan dan menang.

Diadaptasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 

Kirim email ke