Buku-buku
sekuler seperti The Da Vinci Code, Misquoting Jesus, dll mencoba mendongkel
Kristus dan kitab-kitab Perjanjian Baru dari fakta sejarah dengan mencoba
mengarang sesuatu yang tidak berdasarkan data sejarah apa pun. Benarkah Kristus
itu ada di dalam sejarah? Apakah Perjanjian Baru bisa diandalkan keakuratannya?
 
Temukan jawabannya dalam:
Buku
DOKUMEN-DOKUMEN PERJANJIAN BARU
 
oleh:Prof. F. F. Bruce, D.D., F.B.A.
 
Penerjemah: Dr. R. Soedarmo
 
Penerbit: BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2006 (cetakan
keenam)
 
 
 
Di
dalam buku ini, Dr. F. F. Bruce memaparkan bahwa Perjanjian Baru yang dimiliki
orang Kristen hari ini bisa diandalkan keakuratannya. Pembahasan beliau dimulai
dari penjelasan tentang dokumen-dokumen Perjanjian Baru, waktu, dan kesaksian
tentang dokumen-dokumen tersebut. Kemudian, beliau menjelaskan perihal kanon
Perjanjian Baru secara historis. Tiga bab selanjutnya merupakan penjelasan
beliau tentang dapat dipercayanya kitab-kitab Injil, mujizat-mujizat di
dalamnya, dan pengakuan Paulus akan Injil. Setelah itu, Dr. Bruce memaparkan
dapat dipercayanya catatan seorang sejarawan yang bernama dr. Lukas yang
menulis Injil Lukas dan kitab Kisah Para Rasul. Tiga bab terakhir menjelaskan
bukti arkeologi tentang dapat dipercayanya Perjanjian Baru baik dari penemuan
para arkeolog, penulis Yahudi kuno (seperti Josephus), dan para penulis
non-Yahudi (seperti: Tacitus, dll). Biarlah buku kecil dapat menguatkan iman
kita bahwa Perjanjian Baru dapat diandalkan keakuratannya, meskipun harus
menghadapi serangan dari orang-orang non-Kristen dewasa ini.
 
 
 
Profil
Penulis:
Prof. Frederick Fyvie(F. F.) Bruce, D.D.,
F.B.A. dilahirkan
tanggal 12 October 1910 di Elgin,
Skotlandia, Inggris. Beliau menempuh studi dalam bidang Classics di University 
of Aberdeen dan Cambridge University,
kemudian pindah ke University of Vienna untuk menempuh studi Doctor of 
Philosophy (Ph.D.). Namun di
tengah studinya, beliau dipanggil menjadi asisten pengajar di Edinburgh
University (1935-1938). Beliau menikah dengan Betty Davidson. Kemudian, beliau
mengajar bahasa Yunani di Leeds University (1938-1947). Setelah itu, beliau
dipilih menjadi ketua dalam bidang studi Biblika di Sheffield University
(1947-1959) dan kemudian Rylands Professor of Biblical Criticism and Exegesisdi 
Manchester
(1959-1978). Pada tahun 1957, beliau menerima gelar Doctor of Divinity (D.D.) 
dari the University of Aberdeen. Beliau
menulis beberapa buku, antara lain: Paul: Apostle of
the Heart Set Free (terbitan Amerika), The
Books and the Parchments, Biblical
Exegesis in the Qumran Texts,Israel and the Nations,Paul and his 
Converts,Biblical
Exegesis in the Qumran Texts, dll. Beliau juga melayani sebagai
editor pada The Evangelical Quarterly dan the Palestine Exploration Quarterly. 
Beliau terpilih sebagai: Fellow of the British Academy (F.B.A.)
dan juga menjabat Presiden dari the
Society for Old Testament Study dan juga Presiden dari the Society for New 
Testament Study. Beliau juga menulis beberapa
buku tafsiran atas surat: Roma, Kisah Para Rasul, 1 & 2 Korintus, Galatia,
Injil dan Surat Yohanes, dan Surat Ibrani. Beliau meninggal tanggal 11
September 1990.
 
 
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang 
Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya 
untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata."
(Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)

Kirim email ke